Rezim Tiran Arab Saudi Tangkap Da’i Syekh Hasan bin Farhan Al Maliky

Rezim Tiran Arab Saudi Tangkap Da’i Syekh Hasan bin Farhan Al Maliky

Sumber: https://hasanalmaliky.wordpress.com/2017/09/19/rezim-al-saud-tangkap-lagi-syekh-hasan-bin-farhan-al-maliky/

Bersamaan dengan penangkapan beberapa ulama, aktivis dan beberapa amir/pangeran, Rezim Salman dan Bin Salman Menangkap juga Syekh Hasan bin Farhan al Maliky dengan tuduhan yang tidak jelas., mengingat Syekh Hasan tidak terlibat dalam kegiatan politik, gerakan oposisi atau partai apapun dan tidak ada  keterikatan dengan mazhab apapun. Syekh Hasan seorang ulama moderat dan pemikir bebas yang tidak terikat oleh mazhab (mujtahid), beliau juga seorang aktivis anti kekerasan dan terorisme baik terorisme mengatasnamakan agama atau bukan,  disamping itu beliau juga seorang peduli HAM.

Syekh Hasan menurut tweet anaknya ditangkap di kota Abha dan Ini merupakan penangkapan yang ketiga kalinya atas Syekh Hasan, sebelumnya Syekh Hasan juga pernah di tahan dua kali, Dan Sejak dulu sampai penahan terakhir ini Rezim al Saud telah mencekal beliau dengan mencabut paspornya.

Para ulama salafy/wahabi di Arab Saudi sudah lama gerah dengan kevokalan Syekh Hasan bin Farhan Al Maliky membogkar pemikiran ekstrim salafy/wahabi,  akidah takfirisme dan kritik atas faham atau “manhaj Salaf” mereka, Syekh Hasan selalu mengajak mereka berdialog secara ilmiah jika tidak berkenan dengan kritikan-kritikannya, banyak buku beliau tulis dalam menyanggah ulama salafy/wahabi namun kiranya mereka tidak berani menghadapinya secara ilmiah dengan jantan maka jalan satu-satunya  adalah fitnah dan memakai tangan penguasa untuk membungkam Syekh Hasan bin Farhan al Maliky (cara-cara licik yang  klise di dunia Islam untuk membungkam lawan). Mudah-mudahan Allah SWT menyelamatkan Syekh Hasan bin Farhan al Maliky dari makar jahat mereka.

Berita penangkapan Syekh Hasan bin Farhan al Maliky diberitakan anak beliau Al Abbas bin Hasan al Maliky lewat Twitter.

Sumber: https://twitter.com/alabbas66/status/907198105824714752

.

.

Dibawah beberapa media yang memberitakan penangkapan rezim al Saud terhadap Syekh Hasan Farhan Al Maliky dan aktivis lainnya. Baca lebih lanjut

Iklan

Video: Bagi Raja dan Amir-Amir Arab Saudi Syariat Islam Hanya Berlaku Di Dalam Negeri!

Video: Bagi Raja dan Amir-Amir Arab Saudi Syariat Agama Hanya Berlaku Di Dalam Negeri

Raja Arab Saudi memasang gelar sendiri untuk dirinya “Khadimul Haramain” (Pelayan dua kota suci Makkah dan Madinah, biar terkesan Islami – Istilah ini menggantikan gelar yang mereka pasang sebelumnya di depan nama Raja yaitu صاحب الجلالة الملك [Paduka Raja Yang Agung], penggantian gelar ini tidak lama setelah peristiwa penyerangan Masjidil Haram oleh Juhayman al-Otaybi seorang salafy yang muak melihat kehidupan keluarga kerajaan yang bertentangan dengan syariat Islam. Sementara untuk para amir masih tetap disematkan gelar kebangsawanan صاحب السمو الملكي [Paduka Pangeran Yang Mulya, ]).

Raja Arab Saudi Mengklaim negaranya negara Islam dan pemerintahannya pemerintahan Islami, maksudnya berlandaskan dan menjalankan syariat Islam. Seperti wanita dilarang menyetir mobil, bepergian sendiri, dan larangan bersalaman pria dengan wanita yang bukan muhrim, dan banyak lagi hal-hal yang syar’i yang harus diikuti di negara otoriter, negara tanpa DPR yang dipilih rakyat ini.

Apakah benar negara tersebut konsekwen menjalankan syariat Islam? nati dulu, sistem kerajaan yang turun temurun sendiri adalah sistem bid’ah dholalah yang bertentangan dengan Islam dan  tidak pernah diajarkan Nabi saw, tidak pernah dilakukan salaf saleh khususnya empat khalifa. Klaim-klaim tersebut sah-sah saja tapi faktanya, negara ini untuk menjaga keamanan negaranya saja harus membayar milyaran dollar kepada Amerika Serikat (AS) sekutu terdekatnya, di Saudi terdapat banyak pangkalan militer AS, membina hubungan baik secara rahasia maupun terang-terangan dengan Zionis Israel yang memusuhi Islam dan menjajah tanah Islam Palestina, Lebanon dan Suriah.  Baca lebih lanjut

Penipuan Salafi Wahabi Atas Nama Salaf!

Penipuan Salafi Wahabi Atas Nama Salaf!

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=103

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Salaf! Salaf!

Dahulu aku mempercayai mereka (Salafi-Wahabi_red) ketika aku tertipu bahwa mereka benar-benar berada di atas Hasan FarhanMANHAJ para sahabat dan Tabi’în, tetapi kenyataannya aku dapati mereka hanya memilih Salaf yang FASIK dan JAHIL, bahkan kebanyakan mereka tidak ikut memilih, karena mereka bukan para peneliti, akan tetapi memilih apa yang dipilihkan untuk mereka oleh al Lâlakai, Ibnu Buththah dan Ibnu Taimiyah dkk… dan sangat disayangkan bahwa mereka telah meyakinkan banyak orang dan kaum awam bahwa Syari’at Allah harus diambil dari SALAF, dan bukan diambil dari Kitabullah dan Sunnah yang Shahihah!

Mereka tidak serius dalam menjadikan Al Qur’an dan Sunnah sebagai dua sumber utama Syari’at. Keduanya berada di bawah belas kasih sebagian SALAF mereka. Mereka akan mengizinkan Allah dan Rasul-Nya berperan ketika mereka kehendaki saja. Sehingga jadilah Syari’at kita bukan bersumber dari Allah, khususnya dalam Akidah. Tetapi para pendeta yang kita jadikan tuhan-tuhan, persis seperti yang dilakukan umat-umat sebelum kita.
Baca lebih lanjut

Upaya Mengembalikan Akal-akal Kepada Tulang Tengkorak Manusia dan Hati-hati Kepada Dada-dada Mereka (Bag. 2)

Upaya Mengembalikan Akal-akal Kepada Tulang Tengkorak Manusia dan Hati-hati Kepada Dada-dada Mereka (Bag. 2)

Sumber: http://www.almaliky.org/news.php?action=view&id=278

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

.

Shalat Kita Bukan Shalat Qur’ani

hasan_Farhan

Shalat kita –pada umumnya- tidak mencegah kita dari perbuatan keji dan kemungkaran! Tahukah kamu, mengapa demikian? Karena shalat kita bukan shalat seperti yang diperintahkan Allah. Shalat kita telah dirusak oleh setan.

Bukti akan hal itu adalah bahwa orang-orang yang paling banyak shalat justeru mereka adalah orang yang paling getol dalam mengerjakan kemungkaran terbesar dalam pandangan Al Qur’an. Mereka orang yang paling jauh dari ilmu-ilmu pasti/ajaran-ajaran Al Qur’an teragung.

Shalat seharusnya difahami sesauai dengan tuntunan Qur’ani. Shalat dalam tuntunan Al Qur’an harus menjadikan kekhusyu’an sebagai rukun utama dan terpentingnya. Adapun shalat menurut tuntunan Mazhab tidak kita temukan di dalamnya kekhusyu’an sebagai rukun dan kewajibannya. Shalat dalam tuntunan Al Qur’an harus dibarengi dengan pengertian dan merasapi setiap kata yang diucapkan di dalamnya. Apa arti Allahu Akbar yang kamu ulang-ulang dalam shalat itu? Allah Maha besar dibanding apa? Apakah ada yang mampu menjawabnya dengan jujur?! Baca lebih lanjut

Jangan Jadikan Kaum Buta Agama Sebagai Rujukanmu Dalam Syari’ah! (2)

Jangan Jadikan Kaum Buta Agama Sebagai Rujukanmu Dalam Syari’ah! (2)

Pemahaman pas-pasan terhadap nash Syari’at akan menghasilkan penyimpangan dan fatwa-fatwa primitif yang menggelikan serta mencerminkan keterbelakangan mental.

Itu kira-kira yang sering kita dapati dari “tukang fatwa” yang hanya bermodalkan secuil ilmu dan segudang kejahilan dan kecupetan.

Fatwa-fatwa para Mufti Buta Agama itu selalu mencoreng keagungan nilai-nilai mulia Syari’at Islam. Dan fatwa-fatwa Mufti Agung Kerajaan Wahhâbi yang buta jalan istinbàth tidak sedikit yang termasuk darinya.

Kerapian dan kebersian adalah nilai yang dijunjung tinggi Islam… Tetapi berbeda dengan Mazhab Wahhàbi yang dikawal para masyaikh buta jalan menuju taman kerapian semua nilai Islam itu tidak masuk dalam daftar kepeduliannya. Mufti Wahhâbi Abdul Aziz bin al Bâz memfatwakan bahwa jenggot seorang pria haram dipotong dan di pangkas… Ia harus dibiarkan tumbuh… Haram dipangkas.. Haram!!
Baca lebih lanjut

Syeikh al Albâni (rh) Ulama Salafy Kontemporer Yang Paling Obyektif!

Persembahan Untuk Para Salafiyyun Wahhabiyyun.

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=438

Nasihat Syeikh Hasan bin Farhan Al Maliky: Agar Anggota Salafy Tidak Makin Banyak Yang Menjadi Syi’ah!

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Hasan FarhanSyekh Al Albani (rh) adalah ulama salafy kontemporer yang paling obyektif dan bahkan sebagian buku karayanya telah menyebabkan sebagian orang (Salafy) menjadi Syi’ah

Ambillah (contoh) buku Tsumma Syayya’ani al Albâni”

Jika sebagian orang memeluk mazhab Syiah karena membaca buku saya atau buku karya Adnan Ibrahim maka tidak mesti kami berdua ini penganut mazhab Syiah.

Persis seperti al Albâni, tidak diperselisihkan bahwa ia seorang Salafy. Kendati demikian telah banyak orang memeluk mazhab Syiah karena dia.

Kami anjurkan agar Anda mau membaca buku Tsumma Syayya’ani al Albâni (Al Albâni Telah Membuatku Menjadi Seorang Syiah) -silahkan baca/download pdf-: https://ia700703.us.archive.org/29/items/aqaed_ht33_shiites-Albanian/571.pdf

Tsumma_Syayya'ni_Albani.

Buku itu karya seorang peneliti beraliran Salafy tulen (Asy Syaikh Abdulhamid al Jaaf). Jelas sekali bahwa ia seorang penuntut ilmu yang kuat (getol) … Ia bukan seorang awam.

Bacalah bagaimana ia menjadi Syiah.. Ambillah pelajaran darinya. Baca lebih lanjut

Syekh Hasan bin Farhan al Maliky: Bukti Kebohongan “Syaikhul Islam” Ibnu Taimiyyah

Syekh Hasan bin Farhan al Maliky: Bukti Kebohongan “Syaikhul Islam” Ibnu Taimiyyah

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=667

Ibnu Taimiyyah Gembong Pembohong; Imam Para Pembohong!

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Hasan FarhanArtikel ini adalah tanggapan kami atas tanggapan tulisan kami “Fatwa Ibnu Taimiyyah – bagian 5 : “Ibnu Taimiyyah berbohong Atas Nama Rasulullah!” (Lihat terjemah kami disini:

(https://abusalafy.wordpress.com/2014/05/07/mantan-pemikir-salafy-syeikh-hasan-bin-farhan-al-maliki-membongkar-kebohongan-dan-penipuan-ibnu-taimiyyah-atas-nama-rasulullah-saw/ )

Sebagian naskah berbeda dalam cetakan, kalau bukan karena kesalahan dalam menyebut rujukan penukilan. Ini pada al Fatâwâ al Kubro, jilid V halaman: 160:

.

 الفتاوى الكبرى – (ج 5 / ص 160)  وَقَدْ ثَبَتَ بِالنَّقْلِ الْمُتَوَاتِرِ الصَّحِيحِ عَنْ النَّبِيِّ أَنَّهُ قَالَ : { خَيْرُ هَذِهِ الْأُمَّةِ بَعْدَ نَبِيِّهَا أَبُو بَكْرٍ ، ثُمَّ عُمَرُ } رُوِيَ ذَلِكَ عَنْهُ مِنْ نَحْوِ ثَمَانِينَ وَجْهًا) الخ

.

“Dan telah tetap dengan mutawatir yang shahih dari Nabi bahwa ia bersabda: “Sebaik-baik umat ini adalah Abu Bakar kemudian Umar.”. Sabda ini diriwayatkan dari sekitar delapan puluh jalur… ”

.

Semua yang dikatakan Ibnu Taimiyyah di atas adalah kebohongan belaka…  Ucapan itu hanya diriwayatkan sebagai ucapan Ali (bukan sabda Rasulullah saw sebagaimana didakwakan Ibnu Taimiyyah _red). Dan apa yang yang diriwayatkan dari Ali -kalaupun itu shahih- itu sama dengan yang diriwayatkan dari ucapan Abu Bakar  Baca lebih lanjut

Rezim Diktator Wahhabi Salafy Arab Saudi Memenjarakan Syekh Hasan bin Farhan Al Maliky

Pesan Syeikh Hasan bin Farhan al Mailiky dari Penjara Tempat Beliau Ditahan

.

Hasan FarhanPetisi Bebaskan Syekh Hasan bin Farhan al Maliky dari penjara Rezim Diktator al Saud. Bagi anda yang peduli HAM dan pembebasan Syekh Hasan bin Farhan al Maliky dimohon untuk menandatanganinya, silahkan klik disini:

.

.

https://secure.avaaz.org/ar/petition/lmlk_lswdy_why_lmm_lmtHdh_lfrj_n_lbHth_wlmfkr_lswdy_Hsn_bn_frHn_lmlky/?cZyOEib

Petisi_Untuk_Syekh_Hasan

.

Sebelum kami muat Pesan Syeikh Hasan bin Farhan al Mailiky dari Penjara tempat beliau ditahan, kami ingin memberikan sedikit catatan terkait penahan ini.

Setelah tak dapat  membungkam dengan dalil dan setelah beberapa usaha menyudutkan dan menjatuhkan Syekh Hasan bin Farhan Al Maliky lewat berbagai bualan, kebohongan dan fitnah baik media cetak dan telivisi akhirnya para ulama dan muthowek salafy wahabi menggunakan tangan-tangan penguasa dholim untuk menjebloskannya kedalam penjara tanpa tuduhan yang jelas…

Mereka para wahabi salafy juga pernah berusaha menjatuhkan Syekh Hasan lewat beberapa dialog atau debat di televisi-televisi propaganda mereka seperti Qanat/Chanel Weshal  yang sedianya men-setaup dialog dengan tujuan menjatuhkan Syekh Hasan dan mempermalukannya lewat dialognya dengan Syekh Ibrahim Al Farisi, tapi malah menjadi bumerang bagi mereka Syekh Hasan mencukur gundul semua argumen Syekh Wahabi Salafy Al Farisi dan terpaksa tv tersebut menghentikan dialog dan tanpa akhlaq islami mengusir Syekh Hasan bin Farhan Al Maliky dari studio… hal ini malah membuat pamor Syekh Hasan semakin meningkat dan mendapat banyak simpati bagi di dalam kerajaan Arab Saudi maupun Dunia Arab.. kepopuleran Syekh Hasan bin Farhan Al Maliky semakin meningkat di Dunia Arab dan Islam karena pemikirannya membuat mereka melek dan tercerahkan oleh pemikiran Syekh Hasan.

Kasus ilmuwan dipenjarakan dalam dunia mederen hanya karena pendapat ilmiahnya baru ada hanya dalam dua kasus yaitu kasus ilmuwan yang dipenjarakan karena hasil temuan ilmiahnya tentang Holocaust, yang pemenjaraannya karena desakan Zionis Israel. Dan yang kedua adalah kasus syeikh Hasan bin Farhan Al-Maliky ini yang dipenjarakan oleh sekte Wahabi Salafy yang sesat. Jadi betapa miripnya agama Zionis dan sekte Wahabi Salafy.  Baca lebih lanjut

Kapan Mazhab Kaum Nawâshib Terbentuk? Dan Siapa Pendirinya?

Kapan Mazhab Kaum Nawâshib Terbentuk? Dan Siapa Pendirinya?

 SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=919

.

Seperti kata pepatah: “Cinta itu buta”, cinta membuat pelakunya menjadi buta terhadap yg dicintainya. Cinta Salafy terhadap kaum Nashibi membuatnya mereka buta terhadap kejahatan-kejahatan Nashibi. Sampai hari ini kaum nashibi berlomba-lomba memuji dalam buku berjilid-jilid untuk Muawiyah dan Bani Umayyah, bahkan ada suatu perguruan tinggi yang dapat dengan mudah meluluskan desertasi mahasiswanya yang memuji-muji Bani Muawiyah.

Prilaku Salafy dan Nashibi itu sama dan sebangun. ada sekian banyak penerbit salafy nashibi yang enggan menerbitkan buku-buku keutamaan keluarga Nabi Muhammad s a w, kalau pun ada didalamnya juga penuh dengan distorsi, celaan dan riwayat-riwayat palsu yang menjatuhkan keluarga Nabi s a w. mereka enggan menerbitkan buku-buku tentang Ali, Hasan, Husain, Fathimah dan Khadijah, apalagi tentang Ali Zainal Abidin, Muhammad Al-Bagir, Zaid ibn Ali, Ja’far Ash-Shadiq, Musa Al-Kdhim dll tokoh-tokoh terhormat dan mulia yang punya banyak riwayat-riwayat berharga pada zamannya, mereka diabaikan bahkan seringkali dicemoohkan dengan riwayat-riwayat palsu yang dialamatkan kepada mereka. ini semua tujuannya agar ummat Islam terjauh dari keluarga suci Nabi s a w. namun disaat yang sama mereka gantikan dengan tokoh-tokoh yang lain yang jauh dibawah dari keluarga Rasulullah s a w.  

Dalam artikel kali ini Syekh Hasan bin Farhan Al Maliky mengungkap Siapa pendiri Mazhab kaum nawashib ini yang jarang diungkap oleh sejarawan dan ahli Hadis dan cenderung ditutup-tutupi bahkan dibela kejahatannya terhadap agama. Dari jarang atau tidak pernahnya dibahas terutama oleh kalangan Salafy Wahhabi maka bahkan banyak umat Islam tidak mengenal istilah nashibi atau nawashib .

Dam diantara ciri-ciri nashibi moderen cenderung enggan menamakan putra-putrinya dengan nama-nama keluarga Nabi saw. seperti nama Ali, Hasan, Husain, Jakfar, Fathimah, Zainab, Khadijah, Sukainah dll. dan ada kecenderungan menggunakan nama-nama tokoh-tokoh pembenci dan musuh-musuh keluarga Nabi saw. seperti Muawiyah, Yazid, Marwan, dll (Abu Salafy)

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Hasan FarhanPertama: Redaksi ini (Nushb=Kenashibian, Nâshibi=Orang berfaham Nushb, Nawâshib=Kaum Nâshibi) adalah redaksi/istilah berbasis kemazhaban, kami mengikuti Ahli Hadis dalam menggunakannya, adapun nama asli istilah/nama ini dalam Syari’at adalah an-Nifâq=Kemunafikan seperti disebutkan dalam hadis Nabi saw.

Kedua: Kaum Salafy merasa risih menetapkan dengan pasti siapa orang yang menjadi poros inti dalan kenashibian, penyebaran faham kenashibian dan menanamkannya dengan getol dalam jiwa kebanyakan kaum Muslimin. Bahkan mereka menghindarkan diri dari sekedar menyebut istilah Nushb dalam kajian akidah mereka. Misalnya: Seluruh kitab Akidah mengakui adanya kenashibian, tetapi tidak mengatakan kepada kita kapan ia muncul? Siapa yang mencetuskannya? Mereka hanya berkata: Sekte pertama yang muncul adalah Syi’ah, Khawârij kemudian Qadariyah… Mereka tidak mengatakan tentang kenashibian kapan ia muncul?

Tahukan kalian, mengapa demikian?

Karena pendirinya adalah Mu’awiyah. Sedangkan mereka sangat berlebihan dalam mengkultus Mu’awiyah. Karena itu saya tidak menemukan seorang dari mereka menyebut bahwa Mu’awiyah adalah pendiri aliran kenashibian kecuali adz-Dzahabiitupun sambil malu-malu ia menyebutkannya. Redaksi adz Dzahabi dalam Siyar A’lâm an Nubalâ’, 3/128 demikian:  Baca lebih lanjut

Kajian Ibnu Taimiyah (4): Menurut Fatwa Ibnu Taimiyah Seluruh Warga Arab Saudi Adalah Ahli Bid’ah !

Menurut Fatwa Ibnu Taimiyah Seluruh Warga Arab Saudi Adalah Ahli Bid’ah !

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=895

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

.


Hasan FarhanAndai orang-orang mengenal siapa sejatinya (Ibnu Taimiyah) pasti mereka tidak akan menjadikannya  SYAIKHUL ISLAM….

Andai mereka mengetahui sikap ekstrim Ibnu Taimiyyah itu mencakup semua orang pasti mereka tidak memujinya.

Ibnu Taimiyyah melebarkan cakupan vonis Bid’ah sehingga tidak ada seorang pun dari kaum Muslimin di muka bumi ini melainkan terkena vonis bid’ahnya itu -tidak terkecuali para pengikut mazhab Hanbali-. Semua perkara dalam pandangannya adalah bid’ah atau kesesatan atau syirik!

Tentu saya harus obyektif dan meralat ucapan saya: “semua perkara”. Saya katakan bahwa banyak perkara yang tidak terlintas dalam pikiran pun menurut Ibnu Taimiyyah adalah bid’ah!

Perkara-perkara yang tidak pernah dikatakan seorang pun itu menurut Ibnu Taimiyyah adalah bid’ah… Dan demikian seterusnya!

Seperti telah saya sebutkan dalam contoh-contoh kasus sebelumnya, Ibnu Taimiyyah telah menvonis bid’ah seluruh umat Islam kecuali sayap/kelompok ekstrim dari penagutut mazhab Hanbali. Dan hari ini akan kami sebutkan sebuah contoh vonis bid’ah Ibnu Taimiyyah yang mencakup mereka semua.

Dan tentu kalian mengetahui bagaimana hukuman atas pelaku bid’ah menurut Ibnu Taimiyyah? Yaitu satu hukuman: 

Diminta bertaobat, jika ia mau bertaubat maka ia bebas, jika menolak maka harus DIBUNUH!

Dan kini akan saya buktikan bahwa warga Arab Saudi seluruhnya adalah penyandang bid’ah menurut Ibnu Taimiyyah!

Ibnu Taimiyyah berfatwa dalam kitab Majmû’ Fatâwa Ibnu Taimiyyah, 5/24Baca lebih lanjut

Kajian Ibnu Taimiyyah (Bag. 3): Pemikiran Ibnu Taimiyah Dan Terorisme Salafy Wahhâbi! (2)

Pemikiran Ibnu Taimiyah Dan Terorisme Salafy Wahhâbi! (2)

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=893

.

Menyadarkan Si Dungu Dari Dakwah Ibnu Taimiyyah Untuk Membunuh

Hasan FarhanSekarang akan saya sajikan beberapa contoh fatwa dan uraian Ibnu Taimiyyah, karena kaum DUNGU yang baik-baik itu menganggap bahwa Ibnu Taimiyyah adalah seorang ulama yang sangat moderat! Dan kehadirannya di muka bumi ini sebagai “rahmatan lil Alamin” !

Contoh Pertama:

Dalam kitab Majmû’ al Fatâwà, 5/391 ia (Ibnu Taimiyyah) menukil dan membenarkan fatwa Ibnu Khuzaimah :

.

مجموع الفتاوى    [ جزء 5 – 391 ]  نقل عن ابن خزيمة مقراً له قوله : (أن من أنكر أن الله استوى فوق سبع سمواته فهو كافر به حلال الدم، يستتاب، فان تاب وإلا ضربت عنقه وألقى على بعض المزابل

“Siapa yang mengingkari bahwa ALLAH BERSEMAYAM DI ATAS LANGIT KE TUJUH maka ia KAFIR KEPADA ALLAH, HALAL DARAHNYA, ia diminta bertaubat, apabila ia mau bertobat (maka ia dibebaskan) dan apabila tidak maka KEPALALNYA HARUS DIPENGGAL DAN KEMUDIAN IA DIBUANG DI SAMPAH.!!”

.

Saya (Syekh Hasan bin Farhan Al Maliky) berkata: Coba perhatikan bagaimana di sini ia menetapkan syari’at kebuasan dan kekejaman!

Lalu setelah itu kita bertanya-tayata dari mana ISIS mengambil dasar praktik mereka?

Tentu fatwa itu akan menggilas seluruh umat Islam … yaitu kaum Asy’ariyah, Mu’tazilah, Zaidiyah, Ibadhiyah, Imamiyah dan Dzahiriyah

Semua mereka itu harus dibunuh dan dibuang di sampah-sampah!

Dan si DUNGU tidak memandang ucapan Ibnu Taimiyyah adalah kesalahan! Mereka memandangnya sebagai kebenaran absolut! Baca lebih lanjut

Keterangan Untuk Memahamkan Si “Dungu Salafy”! (4)

Keterangan Untuk Memahamkan Si Dungu Salafy! (4)

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=891

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Hasan FarhanDalam berdialog dengan si dungu (ekstrimis salafy wahhabi) kamu perlu mengajarinya arti setiap kata yang ia ucapkan, karena biasanya si dungu tidak mengontrol redaksi yang ia lontarkan.

Si dungu akan berbicara dengan kata-kata yang ia sendiri tidak memahaminya!

Seperti jika ia berkata kepadamu: “Menurut Akidah kami; Ahlusunnah wal Jamâ’ah bahwa ahli Bid’ah seluruhnya akan masuk neraka, kecuali satu golongan saja yaitu kami”!

Lalu bagaimana kamu akan mengajari dan berdialog dengannya?

Apa yang harus kamu perbuat?

Di sana ada banyak cara untuk berdialog dengannya. Kamu bisa berjalan bersamanya dalam bersikap ghuluw (berlebihan) -dan pada akhirnya ia pasti kembali-, atau kamu ajari dia makna kata perkata yang ia lontarkan agar ia mengerti betapa rendah dan tidak bermutunya kalimat yang ia lontarkan itu.

Mari kita coba ikuti ia dalam sikap Ghuluw-nya hingga akhir! Kemudian kita kembali mengajarinya arti setiap kata yang ia lontarkan agar ia mampu menyusun kalimat yang benar…

Katakan kepadanya: Cocok… Saya akan berjalan bersamamu/setuju denganmu bahwa hanya kalian yang akan masuk surga.  Baca lebih lanjut

Islam Terpenjara Dalam Peti Mu’awiyah!

Islam Terpenjara Dalam Peti Mu’awiyah! 

.

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=75

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky 

hasan_FarhanKamu tidak mungkin mampu merenungkan Al Qur’an dan memahami tujuan Allah dalam menciptakan makhluk-Nya, baik tujuan umum maupun tujuan khusus, dan tidak juga memahami tujuan diutusnya para Rasul kecuali dengan menyingkirkan Mu’awiyah dari jalan makrifat!

Kamu tidak mungkin dapat memahami agama dan memperbaharui kesegaran ajarannya karena ia sedang tertutup dan terpasung dalam peti Mu’awiyah! Dan Iblis telah mengunci dan menyegelnya dengan rapat.

Karena itu para kekasih syetan tidak menoleh kepada Islam yang haq dan tidak akan mampu mengenalinya selama segel dan kunci masih ada di tangan Mu’awiyah! Dan keduanya berada di istana hijau Damaskus! (Damaskus adalah pusat pemerintahan Muawiyah dahulu _red)

Oleh karena itu kami mendapati bagaimana para pengikut Mu’awiyah -dan mereka itu adalah pengikut syetan “mati-matian” dalam membela Mu’awiyah  dan menyingkirkan pemahaman agama yang benar serta bagaimana mereka memerangi setiap orang yang berupaya mencerdaskan akalnya. Ini adalah bukti yang cukup bagi kami akan kebenaran mukaddimah ini… Bagaimana?

Bukti bagi kita akan urgensi menyingkap dan mengungkap kenyataan-kenyataan sejarah dan akan pentingnya kesadaran dan kematangan sikap terhadap sejarah karena itu adalah mukaddimah untuk memahami watak Islam yang sampai kepada kita.

Kita tidak akan bisa membuka “Peti” itu kecuali dengan restu pemiliknya yaitu Mu’awiyah atau memeranginya demi mengambil kunci itu dengan paksa dan mengeluarkan agama dari “peti hitam” tersebut kemudian membacanya, memahami dan menterapkannya.  Baca lebih lanjut

Daftar Kejahatan Bani Umayah Yang Diteladani Ekstrimis Salafy: Al Qaeda dan Afiliasinya ISIS, Jabha Nushrah dkk (Bag. 2)

Daftar Kejahatan Bani Umayah  Dan Kaum Nawashib lainnya Yang Diteladani Ekstrimis Salafy: Al Qaeda dan Afiliasinya ISIS, Jabha Nushrah dkk (Bag. 2)

.

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=77

.

Perhatikan daftar list kejahatan Bani Umayah yang diungkap Syekh Hasan bin Farhan Al Maliky dibawah ini dan bandingkan dengan kejahatan yang dipertotonkan terhadap dunia oleh ekstrimis salafy wahhabi al Qaedah dan semua afiliasinya, para teroris ISIS, Jabhat Nushrah, Anshar Tauhid, Boko Haram, al Shabab Somalia dll

Bagi yang alergi terhadap pembongkaran sejarah hitam kaum muslimin, sebelum membaca artikel ini, sebaiknya membaca postingan yang ini:

Urgensi Kesadaran Terhadap Sejarah

https://abusalafy.wordpress.com/2014/09/09/urgensi-kesadaran-terhadap-sejarah/

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky [*]

hasan_Farhan.

.

.

Bagi yang belum membaca bagian pertama, silahkan klik disini

.

16). Syarik bin Syaddad al Hadhrami

Ia dibunuh Mu’awiyah karena ia menentang pelaknatan terhadap Imam Ali.

Dan seperti itulah hukum produk kaun Nashibi yang mereka klaim secara palsu sebagai hukum Syari’at Allah. Dan -dalam syari’at mereka- sesungguhnya Allah memerintahkan membunuh siapa saja yang menyeru kepada kebenaran dan keadilan!

.

17). Kaddam bin Hayyan al Anbari.

Ia dibunuh secara keji oleh Mu’awiyah karena menolak melaknat Imam Ali. 

Beginilah hukum mereka. Dan – tentu menurut mereka (salafy-wahabi)- tindakan Mu’awiyah ini adalah hujjah!! Dalam pandangan mereka Mu’awiyah adalah seorang sahabat dan “Khalul-Mu’minin” (paman kaum Mukminin)!! Jadi ia bebas melakukan apa saja sekehendak nafsunya terhadap Syari’at Allah, agama dan hukum ketetapan-Nya.

.

18). Mihraz bin Yahya at Tamimi.

Ia dibunuh Mu’awiyah karena menolak menuruti perintahnya untuk melaknati Imam Ali dan berlepas diri dari agama Ali.

Ini adalah “semangat berapi-api” bani Umayyah dalam mengetrapkan Syari’at Allah! Semoga Allah membelas mereka. Baca lebih lanjut

Ekstrimis Salafy: Kecupan Hangat Di Atas Kepala ISIS!

Ekstrimis Salafy: Kecupan Hangat Di Atas Kepala ISIS!

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=792

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky [*]

hasan_FarhanPembantaian pemikiran, nurani dan akal waras yang secara khusus dialamai oleh para pemuda Arab Saudi.

Pembantaian ini akan terus berlangsung. Ini tanggung jawab kita semua, baik aparat kerajaan, para menteri, cendikiawan dan para penulis.

“Andaikan aku jumpai para anggota ISIS pasti aku kecup kepala-kepala mereka” Ini bukan ucapanku, tetapi ucapan seorang pembawa acara di salah satu saluran TV Ekstrim (takfiri) yang mana kementrian penerangan (Arab Saudi) bersembunyi di belakangnya! setelah Al Ghamidi melalui saluran TV al Wishal memprovokasi atas pembantaian terhadap rumah sakit di Shan’a’ ibu kota Yaman, sehingga terjadilah apa yang telah kita ketahui bersama… Kini sang pembawa acara yang bergelar al Husaini -juga pada TV yang sama- mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi ISIS: “Andaikan aku jumpai seorang anggota ISIS pasti aku kecup kepalanya. “

Sebelumnya telah kami buktikan dengan dokumen provokasi penyiar saluran TV al Wishal di hari-hari peledakan dan pembantaian rakyat sipil di rumah sakit di Shan’a’ ibnu kota Yaman. Hari ini kami sajikan bukti dengan dokumen ucapan pembawa acara Saluran al Weshal bahwa ia akan mencium kepala-kepala anggota ISIS!  Baca lebih lanjut