Sekilas Tanggapan Atas Kebebasan Versi Al Hawâli dan Syi’ah!

Sekilas Tanggapan Atas Kebebasan Versi Al Hawâli dan Syi’ah!

Sumber: http://www.almaliky.org/news.php?action=view&id=1169

Oleh: Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Kebabasan adalah kamu bisa dengan bebas menjelaskan bahwa pikiran ini atau itu salah atau bid’ah atau syirik, dan selainmu juga bebas menjelaskan bahwa pikiran-pikiran ini atau itu mubâh/boleh dilaksanakan dalam Syari’at atau Sunah… dalam kondisi seperti itu kebebasan adalah milik/hak semua. Adapun kalian memiliki kebebasan menyifati/menuduh orang-orang yang rajin ruku’ dan sujud sebagai penyandang kemusyrikan! Kemudian hak-hak mereka –yang kalian berikan untuk mereka- hanya sebatas hidup dan mati saja! Maka ini jelas adalah Ghuluw/ekstrimisme sikap, arogansi, sikap manja yang berlebihan.

Hasan FarhanDr. Safar al Hawâli berkata sesungguhnya batasan kebebasan Syi’ah di Kerajaan (Arab Saudi) hanya sebatas ia dilahirkan dalam keadaan Syi’ah dan mati dalam keadaan menganut Syi’ah tanpa ada introgasi. Dan hanya ini batas kebebasan Syi’ah. Dan batas ini diberikan lengkap. Tetapi mereka tidak berhak menguasai akidah negeri dan akidah yang dianut mayoritas… dll dan ia berargumentasi dengan sebagian kelompok masyarakat Amerika.. sebatas itulah kebebasan mereka di Amerika.

Ini ringkas pandangannya. Baca lebih lanjut

Iklan

Seri Kejahatan Mu’awiyah (1): Mu’awiyah Orang Pertama Yang Menawan dan Memperbudak Wanita-wanita Muslimat!

Seri Kejahatan Mu’awiyah (1): Mu’awiyah Orang Pertama Yang Menawan dan Memperbudak Wanita-wanita Muslimat! 

Oleh: Abu Salafy

Kejahatan yang dilakoni Mu’awiyah dan yang tidak pernah akan dilupakan umat Islam adalah pemberontakan dan gerakan separatis untuk memisahkan diri dari pemerintahan Khilafah Islamiyah!

Segala cara telah ditempuh Mu’awiyah untuk tujuan tersebut…. Dan beragam bentuk agenda kejahatan juga dipraktikannya… mulai dari: (1) menuduh Imam Ali –salam atasnya- terlibat dibalik pembunuhan terhadap Khalifah Utsman, (2) menolak mengakui kekhalifahan Imam Ali, (3) menyuap para pemuka kabilah-kabilah agar bergabung mendukungnya dan ratusan agenda jahat lainnya. Dan di antara agenda jahat tersebut adalah apa yang dilancarkan Mu’waiyah -setelah gagalnya mediasi (tahkîm) yang dipaksaan oleh kaum Khawarij akibat mereka tertipu oleh muslihat yang dirancang ‘Amr bin al Âsh- yaitu: Baca lebih lanjut

Fenomena Kemunafikan, Antara Masa Kenabian dan Masa Sahabat.

Fenomena Kemunafikan, Antara Masa Kenabian dan Masa Sahabat.

Oleh: Abusalafy

Kemunafikan dan kaum munafikin adalah ancaman yang harus selalu diwaspadai dan tidak boleh lengah terhadapnya barang sedetik pun. Mereka adalah musuh dalam selimut dan samar makar jahatnya. Karena itu peringatan demi peringatan Allah firmankan agar kita selalu waspada dan bersikap ekstra “melotot” dalam membidik setiap gerak-gerik dan aktifitas berbahaya yang terselubung kemunafikan dan kaum munafikin!

Di masa hidup Nabi saw. wahyu suci selalu turun memperingatkan kaumMuslimin akan bahaya kaum munafikin…. Kendati demikian, mereka tidak segan-segan beraksi dan tidak sedikit pula di antara para sahabat (yang bukan munafik) tertipu oleh penampilan mereka, dan akibatnya menganggap mereka Mukmin sejati yang harus dicintai dan dibela serta dijaga kehormatannya. Baca lebih lanjut

Peringatan Allah Akan Bahaya Kaum Munafikin!

 Peringatan Allah Akan Bahaya Kaum Munafikin!

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=84

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Hasan FarhanAllah telah seringkali memperingatkan akan bahaya kaum munafikin. Andai kita perhatikan dan kita indahkan peringatan Allah pastilah kita tidak akan menjungkir-balikkan Islam. Merekalah yang menggiring kita ke jurang kenistaan ini yaitu perubahan dan perusakan agama Islam.

Jangan kalian kira bahwa peringatan Allah akan bahaya kaum munafikin itu sia-sia, dan ia tidak juga khusus untuk masa kenabian saja dan tidak pula hanya melawan kaum lemah yang tidak punya pengaruh. Tidak! Itu semua anggapan palsu yang sengaja dimunculkan kaum munafikin sendiri!

Mengapa kaum munafikin kelak ditempatkan di bagian terbawah/terhina di neraka?! Padahal secara lahir dalam kaca mata mazhab kejahatan mereka lebih ringan! Mereka hanya sekedar menyembunyikan (kekafiran) dan tidak memerangi Nabi saw. dan alasan-alasan lain (untuk membela dan meringankan kejahatan kaum munafik _red). Baca lebih lanjut

Jangan Jadikan Kaum Buta Agama Sebagai Rujukanmu Dalam Syari’at!

Jangan Jadikan Kaum Buta Agama Sebagai Rujukanmu Dalam Syari’at!

bin baz_1Berfatwa adalah sebuah aktifitas ilmiah yang membutuhkan penguasaan seperangkat ilmu agama. Ia adalah tugas para fuqahâ’/mujtahid. Penguasaan ilmu asal-asalan dan dangkal akan menyebabkan produk fatwanya menyimpang jauh dari kebenaran! Dan tidak jarang menyesatkan bahkan bisa jadi akan mencoreng kecemerlangan wajah Syari’at Islam.

Sebagaimana seringkali fatwa produk akal-akal kerdil membuat geli kaum berakal… Karenanya kita mesti berhati-hati dalam menerima fatwa dari peramu fatwa! Jangan jadikan mufti buta Syari’at rujukan Anda dalam memahami hukum! Karena si buta tidak tau arah, lalu bagaimana Anda mengikuti jejaknya?!

binbaz2Di bawah ini saya akan ajak Anda sedikit rehat menghibur diri dengan menyimak fatwa lugu lagi lucu nun menggelikan. Tetapi saya harap Anda tidak tertawa terbahak-bahak karena itu dilarang dan kurang etis. Anda cukup berucap Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku akal sehat! Baca lebih lanjut

Kajian Ilmu Hadis: Perlakuan Buruk Ahli Hadis Terhadap Nabi Saw. (EDISI KHUSUS MENYAMBUT BULAN KELAHIRAN NABI SAW.)

Kajian Ilmu Hadis: Perlakuan Buruk Ahli Hadis Terhadap Nabi Muhammad saw.

 

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=66

Demi Kecintaan kepada Nabi yang suci dan dalam menyambut maulid manusia yang digelari rahmatan lil alamin, Nabi yang agung, pelopor dan teladan budi pekerti dan akhlak Karimah, Kami persembahkan artikel dibawah ini untuk membela kesucian beliau dari hadis-hadis pelecehan dan penghinaan terhadap pribadi beliau produk tiran dan kaum nawashib (pembenci keluarga Nabi saw.). sangat disayangkan hadis-hadis palsu ini banyak bertebaran di kitab-kitab hadis standar yang diakui keshahihannya -Abu Salafy-

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Hasan FarhanAhli hadis mengklaim bahwa Nabi saw. menikahi Aisyah ketika ia berusia enam tahu! Dan beliau saw. berumah tangga (bersebadan) ketika Aisyah berusia sembilan tahun! Ini adalah batil (palsu)[1]

Tentang menikahnya Aisyah dalam usia di atas terdapat dalam Shahihain (Shahih Bukhari & Muslim) dari riwayat Hisyam bin Urwah dari ayahnya (Urwah) dari Aisyah. Ini adalah palsu. Hisyam dan ayahnya termasuk orang yang condong/mendukung para penguasa lalim/tiran. Dan para ulama pun berselisih, Abu Usamah meriwayatkannya dari Hisyam dari ayahnya secara mursal. Sementara Bukhari dan Muslim hanya meriwayatkan yang marfû’ dan riwayat yang sanadnya munqathi’ -dalam kasus ini – lebih kuat. Urwah yang tertuduh dalam riwayat itu. Ia teman dekatnya Mu’awiyah. Sedangkan Hisyam -putranya- sebagian ulama men-tsiqah-kannya semantara ulama lain men-dha’if-kannya. Ia bukan hujjah. Dan adanya idhthirâb/kekacauan -dalam riwayat ini- ada yang menyambungkan riwayat -dengan menyebut ucapan Aisyah- (al washlu) dan ada yang memutus -hanya menyebut ucapan Urwah- (al irsâl) adalah sebuah bentuk cacat dalam hadis/riwayat, dan fakta sejarah pun menolaknya.

Sebab-sebab itu panjang penjelasan tentangnya, di antaranya adalah: Sesungguhnya Aisyah sudah dewasa ketika dinikahi Nabi saw, usianya sekitar 18 (delapan belas) tahun, kenyataan ini didukung dua bukti: Baca lebih lanjut

Jangan Jadikan Kaum Buta Agama Sebagai Rujukan Akidahmu!

Jangan Jadikan Kaum Buta Agama Sebagai Rujukan Akidahmu!

bin baz_1Dusta dan kebodohan adalah ciri khas pada mufti dan masyâikh Salafy Wahhâbi… Klaim-klaim palsu adalah senjata unggulan para pengawal mazhab kejahilan dan haus darah yang satu ini. Dan yang tidak kalah khasnya adalah “suci dan bersihnya” muka mereka dari rasa malu, sehingga tidak sedikit pun masuk dalam pertimbangan mereka bahwa dusta dan kepalsuan klaim mereka kelak akan terbongkar dan mereka akan dipermalukan. Rasa malu, al hayâ’u minal îmân/rasa malu itu sebagian dari iman. Tapi sayangnya, kata yang satu ini telah terhapus dari kamus besar mereka…. Sehingga sulit bagi mereka mengerti apa itu malu?

Mufti Besar Kerajaan Wahhâbi Arab Saudi; Abdul Aziz bin al Bâz adalah salah satu dari masyâikh Salafy Wahhâbi binbaz2yang laling berani memamerkan kejahilan dan tidak pernah melek menatap cahaya kebenaran… Ia hanya hidup dalam gelapnya kebutaan akidah dan pemikiran!

Dalam salah satu fatwanya yang sangat memalukan karena ia memamerkan puncak kejahilan dan kebutaan pemikirannya, di samping juga membuktikan kedegilan dan pengingkarannya kepada fakta-fakta akidah tak terbantahkan, Bin Bâz berfatwa demikian tentang Ta’wil: Baca lebih lanjut

Khusus Untuk Ektrimis Salafy Wahhabi: Allah Tidak Akan Menerima Amal Kalian !

Khusus Untuk Ekstrimis Salafi Wahhâbi: Allah Tidak Akan Menerina Amal Kalian!

SUMBERhttp://almaliky.org/news.php?action=view&id=917

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Hasan FarhanEkstrimis Salafi Wahhâbi adalah para penghamba yang tidak bertaqwa kepada Allah dalam urusan hak-hak manusia. Allah tidak akan menerima amal-amal mereka sesuai dengan nash Al Qur’an Al Karim.

Inilah, kami akan membuktikannya dengan dalil Al Qur’an al Karim. Saya meminta (mereka) mendengar hujjah/bukti saya dari Al Qur’an kemudian apabila saya salah maka katakan salah!

Pertama: Siapa Ghulat (Ekstimis Salafy) yang sama maksud?

Kedua: Apa buktinya?

Kaum Ghulat yang saya maksud adalah bukan mereka yang rusak akalnya (penyandang khurafat) baik dari kalangan Ahlusunnah maupun Syi’ah. Bukan mujassim (yang meyakini Allah berpostur seperti makhluk-Nya), hulûli (yang meyakini manunggalnya Tuhan dengan hamba), Shufi dan selainnya dari pemilik pemikiran. Tetapi yang saya maksud dengan Mughâli (Ekstrimis) adalah orang yang menerjang batasan dengan berbuat kejahatan terhadap orang lain yang tidak sepaham.

Ini tidak berarti bahwa si Mujassim dan Hululi tidak termasuk golongan Ghulat, tetapi terkadang seorang Ghulat boleh jadi ia bertaqwa jika ia tidak bertindak jahat terhadap  hak-hak orang lain. Yang saya maksud adalah orang yang bertindak jahat atas hak-hak orang lain. Dan ini juga tidak khusus hanya kaum Ghulat (ekstrimis) saja. Tetapi penyandang akidah ghulat (berlebihan) yang rajin beribadah bisa saja tertipu oleh ibadahnya, ia mengira bahwa Allah akan menerima darinya ibadah itu (padahal ia telah keluar dari lingkarang kaum bertaqwa yang mana Allah menerima dari mereka amal perbuatan)….  Baca lebih lanjut

Kajian Ibnu Taimiyah (4): Menurut Fatwa Ibnu Taimiyah Seluruh Warga Arab Saudi Adalah Ahli Bid’ah !

Menurut Fatwa Ibnu Taimiyah Seluruh Warga Arab Saudi Adalah Ahli Bid’ah !

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=895

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

.


Hasan FarhanAndai orang-orang mengenal siapa sejatinya (Ibnu Taimiyah) pasti mereka tidak akan menjadikannya  SYAIKHUL ISLAM….

Andai mereka mengetahui sikap ekstrim Ibnu Taimiyyah itu mencakup semua orang pasti mereka tidak memujinya.

Ibnu Taimiyyah melebarkan cakupan vonis Bid’ah sehingga tidak ada seorang pun dari kaum Muslimin di muka bumi ini melainkan terkena vonis bid’ahnya itu -tidak terkecuali para pengikut mazhab Hanbali-. Semua perkara dalam pandangannya adalah bid’ah atau kesesatan atau syirik!

Tentu saya harus obyektif dan meralat ucapan saya: “semua perkara”. Saya katakan bahwa banyak perkara yang tidak terlintas dalam pikiran pun menurut Ibnu Taimiyyah adalah bid’ah!

Perkara-perkara yang tidak pernah dikatakan seorang pun itu menurut Ibnu Taimiyyah adalah bid’ah… Dan demikian seterusnya!

Seperti telah saya sebutkan dalam contoh-contoh kasus sebelumnya, Ibnu Taimiyyah telah menvonis bid’ah seluruh umat Islam kecuali sayap/kelompok ekstrim dari penagutut mazhab Hanbali. Dan hari ini akan kami sebutkan sebuah contoh vonis bid’ah Ibnu Taimiyyah yang mencakup mereka semua.

Dan tentu kalian mengetahui bagaimana hukuman atas pelaku bid’ah menurut Ibnu Taimiyyah? Yaitu satu hukuman: 

Diminta bertaobat, jika ia mau bertaubat maka ia bebas, jika menolak maka harus DIBUNUH!

Dan kini akan saya buktikan bahwa warga Arab Saudi seluruhnya adalah penyandang bid’ah menurut Ibnu Taimiyyah!

Ibnu Taimiyyah berfatwa dalam kitab Majmû’ Fatâwa Ibnu Taimiyyah, 5/24Baca lebih lanjut

Ekstrimis Salafy Saling Memangsa Satu Sama Lain!

Ekstrimis Salafy Saling Memangsa Satu Sama Lain! 

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=883

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky [*]

hasan_FarhanMengapa Para ekstrimis kita (salafy-wahhabi) merahasiakan adanya pertempuran berdarah yang sangat sengit di antara mereka (baca: pemberontak bersenjata seperti ISIS, Jabhah Nushrah, Ahrar Sham, FSA dll yang sedang ber”jihad” ala setan _red) di utara Suriah?

Pertempuran dan pembunuhan dengan cara licik yang tak kunjung berhenti! Yang terakhir terjadi adalah peledakan yang memakan korban 70 pimpinan mereka dalam sekali pertempuran!

Kami telah mengatakan sejak awal tercetusnya “revolusi” bahwa “revolusi” yang dipimpin oleh al Qardhawi, ‘Ar’ùr dan semisalnya tidak akan melahirkan kecuali sikap berlebihan dan pertumpahan darah. Tetapi kami tidak membayangkan bahwa mereka akan saling berbunuh-bunuhan dengan seganas ini dan secepat ini... Sampai-sampai seorang dari mereka yang bernama Abu Umar al Kuwaiti– dan ia lebih Ekstrim daripada ‘Ar’ûr- disembelih oleh ISIS, padahal ia dari golongan mereka sendiri! Dan putranya tidak dizinkan untuk menjenguknya sebelum ayahnya dieksekusi ISIS dengan cara digorok…

Permusuhan di antara mereka sangat ganas dan keras!

Dan ini adalah hasil logis bagi orang yang angkuh dan menentang petunjuk Al Qur’an dan menghadap dengan antusias kepada kesesatan para pendahulu (Salaf mereka) ...

Allah akan perlihatkan kepada mereka buah hasil mengikuti Ekstrimis SalafIni adalah balasan Allah atas keberpalingan dari Kitab Suci dan dari Rahmat-Nya.  Baca lebih lanjut

Daftar Kejahatan Bani Umayah Yang Diteladani Ekstrimis Salafy: Al Qaeda dan Afiliasinya ISIS, Jabha Nushrah dkk (Bag. 1)

Daftar Kejahatan Bani Umayah Dan Kaum Nawashib Yang diteladani Ekstrimis Salafy: Al Qaeda dan Afiliasinya ISIS, Jabha Nushrah dkk

Pendahuluan

Oleh Abu Salafy

Sepenjang sejarah kaum Muslimin telah terjadi banyak penyimpangan dan penyelewengan…. Dan di antara faktor utamanya adalah bergesernya nilai-nilai sejati Islami dan kembalinya nilai-nilai Jahiliyah dengan menyelinapnya mantan musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya… ke tengah-tengah arena kekuasaan.

Selanjutnya -karena kelengahan kaum Muslimin- musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya, yang berpuluh-puluh tahun memusuhi dan memerangi Nabi Muhammad saw. dan kerasulan… memerangi wahyu dan nilai-nilai kemanusian yang dibawanya telah menduduki posisi tertinggi umat Islam… yakni mengkudeta kekhalifaan yang telah dibangun di atas sistem Syura… dan menggantinya dengan kerajaan  yang turun temurun dan dholim.

Dalam kealpaan -atau katakan dalam pengghaiban– nilai-nilai Islami Qur’ani-Sunnati, mereka memproduksi nilai-nilai Jahiliyah dan dipasarkan di tengah-tengah masyarakat Muslim… Semua yang bernilai wahyu diganti dengan yang bernilai Jahiliyah, tidak terkecuali akidah, syari’at dan norma-norma akhlaqiyah kemanusian yang dijunjung tinggi Islam.

Baca lebih lanjut

Kajian Ilmu Hadis (Edisi Khusus): Peringatan Pembesar Ahli Hadis Akan Fitnah Hadis!

Peringatan Pembesar Ahli Hadis Akan Fitnah Hadis!!

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=435

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky [*]

.

Dan tentu kami tidak mengeneralisir mereka… Di antara Ahli Hadis juga ada yang jujur terpercaya, rajin ibadah dengan baik dan bertaqwa kepada Allah…..

Dan kami pun tidak mengingkari hadis dan Sunnah, tetapi kami mengajak agar memposisikan hadis pada posisinya yang wajar yaitu setelah Al Qur’an. Kita harus mengawali dengan Al Qur’an… kita perhatikan hadis yang sesuai dengan apa yang terkandung di dalamnya (al Qur’an).

.

hasan_FarhanSebagaimana sebagian Ahli Kalam (Teoloqi Islam) kembali menarik diri dari tenggelam dalam Ilmu Kalam, para pembesar dan senior Ahli Hadis juga melakukan hal yang sama, mereka telah membongkar bahaya yang ditimbulkan oleh hadis!

Di sini, dalam kesempatan ini saya akan sajikan stitmen-stitmen para senior dan pembesar Ahli Hadis, maha guru para penulis kitab-kitab hadis standar (Shihah) sebagai bukti pendukung, yaitu para pemerakarsa dan pilar periwayatan, al Jarhu wa at Ta’dil (pijakan untuk menentukan status para perawi apakah mereka jujur terpercaya atau sebaliknya (cacat) _red)

Apa saja ucapan dan stitmen para pembesar Ahli Hadis dalam memperingatkan akan bahaya yang dapat ditimbulkan dari hadis itu sendiri?

Ikuti paparan di bawah ini:  Baca lebih lanjut

Tiga Ayat Yang Memporak-porandakan Syi’ah! (Bag. 1)

Tiga Ayat Yang Memporak-porandakan Syi’ah! (Bag. 1)

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=844

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky (*)

hasan_FarhanPertama: Judul itu bukan saya yang menulisnya tetapi itu adalah cuplikan ucapan yang terkenal dari Syeikh Abdul Muhsin al Ahmad,” ada seorang pemuda bertanya kepadaku tentangnya.

Kedua: Syeikh Abdul Muhsin al Ahmad nyata sekali meyakini apa yang ia ucapkan padahal ia tidak sempurna makna-makna tiga teks (kata) dari Al Qur’an yaitu: ad Du’a’, an Nida‘ dan Duna.

Ketiga: Apabila kita menafsirkan tiga kata tersebut sesuai yang ditafsirkan Syeikh tersebut maka itu adalah tafsiran kerakyatan dan bukan tafsir yang sesuai dengan Al Qur’an maka ayat-ayat tersebut akan memporak-porandakan semua mazhab baik Ahlusunnah maupun Syiah dan akan mengarah kepada lahirnya mazhab baru yang menvonis kafir semua kaum Muslimin.

Keempat: Inilah cuplikan kalimat itu. Dan saya berharap diadakan dialog Sunni-Sunni tentangnya karena mayoritas Ahlusunnah seperti Lembaga Al Azhar bisa terkena vonis kafir berdasarkan pemahaman Syeikh Abdul Muhsin al Ahmad tersebut karena ketasawwufan mereka (-Ahlusunnah/Al Azhar maksudnya-, Salafy/wahhabi berbeda dengan umumnya ahlussunnah, khususnya dalam menyikapi maslah-masalah seperti ini _red).

Perhatikan stitmen Syekh Abdul Muhsin tersesebut di petikan  video youtube-nya disini:  Baca lebih lanjut

Latar Belakang Ideologis ISIS, Al Qaeda dan Sejenisnya (Bag. 2)

Latar Belakang Ideologis ISIS, Al Qaeda dan Sejenisnya (Bag. 2)

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=780

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

hasan_Farhan(Syaikh Hasan bin Farhan  Al Maliki adalah ulama moderat Arab Saudi. Beliau seorang Pakar dan Ahli hadis, peneliti sejarah, dan  peduli HAM, beliau anti sektarian, ekstrimisme dan kekerasan, lebih-lebih atas nama agama, Anda bisa berinteraksi dengan beliau lewat halaman facebook dan Twitter-nya. juga bisamendowload buku-bukunya lewat situs resminya http://almaliky.org/index.php atau mendengar ceramah-ceramahnya lewat halaman youtube-nya)

.

Doktrin Ideologis ISIS, Al Qaedah dan afiliasinya yang Wahhabi Salafy

Al Qaeda, ISIS  dan sejenisnya = Neo Bani Umayah

Pertama: Meremehkan pribadi Nabi Saw dan mengutamakan Bani Umayyah atas beliau saw.  seperti Mu’awiyah, Yazid dan Abdul Malik bin Marwan.

Semua orang fasik itu dalam pandangan mereka lebih mulia dan lebih utama dari Nabi Muhammad Saw. Dan Ini bukan rahasia lagi. Data tentangnya tidak hanya diriwayatkan oleh al Baladzuri (sejarawan Sunni) dan al Isbahani (yang berbau Syiah). Tetapi ia telah diriwayatkan oleh para ahli hadis dari kalangan kelompok Hanbali dan Salafi sendiri!

Demi menyingkat kami akan sajikan bukti tentangnya:

Bukti:

Sunan Abu Daud,13/365 hadis no.4644:

روى من طريقين عن جَرِيرٌ عَنِ الْمُغِيرَةِ عَنِ الرَّبِيعِ بْنِ خَالِدٍ الضَّبِّىِّ قَالَ: سَمِعْتُ الْحَجَّاجَ يَخْطُبُ فَقَالَ فِى خُطْبَتِهِ رَسُولُ أَحَدِكُمْ فِى حَاجَتِهِ أَكْرَمُ عَلَيْهِ أَمْ خَلِيفَتُهُ فِى أَهْلِهِ؟؟

Beliau meriwayatkan dari dua jalur dari Jarir dari Mughirah bin Rabi’ bin Khalid adh Dhabbi, ia berkata: “Aku mendengar Hajjaj berpidato lalu ia berkata dalam pidatonya: ‘Rasul/pesuruh seorang dari kalian untuk sebuah keperluan lebih mulia atau Khalifahnya/orang yang dipercaya menggantikan poisisnya??

.

Tahukan kalian apa yang dikatakan al Hajjaj?

Ia tidak merahasiakan keyakinan ini… Ia berpidato di atas mimbar..

Kesimpulannya:
Yazid bin Mu’awiyah, Mu’awiyah dan Abdul Malik dan para khalifah Bani Umayyah itu lebih mulia di sisi Allah atas Nabi Muhammad Saw!!

Ini tidak hanya dari al Hajjaj seorang!

Apakah kalian lupa bait-bait syair Yazid: Bani Hasyim bermain-main dengan kerajaan… ?

Apakah kalian lupa kata-kata Mu’awiyah (ketika mendengar nama Muhammad dikumandangkan dalam pasal adzan):

(إلا دفناً دفناً لابن أبي كبشة)

“Aku tidak akan biarkan nama anak Abu Kabsyah itu disebut-sebut. Ia harus dipendam! Harus dipendam”!! (jadi Nabi Muhammad saw di ejek dengan sebutan anak Abu Kabsyah/Kambing oleh Muawiyah wal iyadh billah _red)

Apakah kalian lupa bagaimana Abu Sufyan menendang-nendang kuburan Hamzah (sambil mengejek dan berkata bahwa kekuasaan yang dahulu kita perebutkan itu sekarang sudah kami -Bani Umayyah- rebut dan kami kuasai)?!
Dan lain sebagianya?  Baca lebih lanjut

Pembantaian Para Dokter Di Yaman Adalah Akhir Kreasi Bengis Ekstrimis Salafi!

Persembahan Buat “Para Mujahidîn” Berhati Batu!

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=439

.

Sebelum saya berkomentar, saya berharap Anda mau menyaksikan tayangan video dari Chanel Suhail yang berafiliasi kepada mereka (salafy):

.

.

Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliki

(Syaikh Hasan bin Farhan  Al Maliki adalah ulama moderat Arab Saudi ahli hadis, peneliti sejarah, dan  peduli HAM, beliau anti sektarian, ekstrimisme dan kekerasan, lebih-lebih atas nama agama, anda bisa berinteraksi dengan beliau lewat halaman facebook dan Twitter-nya. juga bisa mendowload buku-bukunya lewat situs resminya http://almaliky.org/index.php atau mendengar ceramah-ceramahnya lewat halaman youtube-nya)

hasan_FarhanYang membuat bringas sikap Eksrtimisme di Yaman adalah KAUM SALAFI (jama’ah Muqbil al Wâdi’i) dan –sangat disayangkan- juga banyak pihak dari anggota partai Ishlâh (Partai Reformasi), kemudian mereka (Partai Reformasi) menyesali tetapi setelah terlambat dan lewatnya waktu, karena mereka tidak mengenal Ekstrimisme (SALAFI).. ketika kami dahulu memperingatkan akan bahaya PARA EKTRIMIS dan p0la pikir serta fatwa-fatwa ramuan mereka, sebagian orang menyangka bahwa sikap saya sebagai reaksi karena mereka menzalimi kami… saya berlebihan… dan sebenarnya mereka itu mâ syâAllah/baik dan luar biasa, hanya saja akidah mereka perlu sedikit diluruskan! Baca lebih lanjut