Akar Kejahatan Teroris Salafy Al Qaeda Dan Afiliasinya ISIS, al Nushrah, Boko Haram dkk

Akar Kejahatan dan Kebiadaban Teroris Salafy Wahabi

Segala sesuatu pasti ada asal usulnya lalu darimanakah akar kejahatan dan kebiadaban para teroris berjubah seperti Al Qaedah dan afiliasinya ISIS, Jabhah al Nushrah, Boko Haram dkk yang mengatas namakan kejahatannya tersebut kepada Islam dan Nabi Suci Muhammad saw yang rahmatan lil alamin itu?

Semua kejahatan mereka seperti membantai rakyat sipil tak berdosa, memenggal kepala-kepala mereka dengan menggoroknya hidup-hidup bahkan dengan pisau tumpulmembakar hidup-hidup rakyat sipil yang mereka tawan, menggantungkan kepala-kepala para ulama dan kaum tak berdosa di jalan-jalan, meledakkan masjid-masjid kaum Muslimin, meledakkan makam anbiya’ dan para awliya’ dan berbagai kejahatan yang tak terbayangkan oleh pikiran sehat siapapun…

Tak lain dan tak bukan  kejahatan-kejahatan tersebut, mereka teladani dan warisi dari para pujaan dan panutan mereka yaitu kaum Nawashib  (pembenci keluarga Nabi saw) khususnya Bani Umayyah si pohon terkutuk dalam Al Qur’an. Bahkan mereka dengan bangga menamakan bataliyon-bataliyon mereka dengan nama para pembantai dan tokoh sadis dalam sejarah hitam Islam dari Bani Umayah seperti Bataliyon Yazid bin Muawiyah (lihat disini: https://www.youtube.com/watch?v=LN5QAAb_7go )

Syekh Hasan bin Farhan al Maliky yang telah melakukan riset kurang lebih 25th tentang sejarah Islam mengatakan bahwa  mazhab paling jelek perlakuan semena-menanya adalah mazhabnya kaum Nashibi yaitu pengikut bani Umayyah dan mereka yang terpengaruh dengan mereka. Dan Bani Umayyah mengambilnya dari Mu’awiyah,  dan Mu’awiyah telah menghidupkan kembali tradisi ibunya: Hindun binti Utbah si pengunyah jantung Hamzah dan tradisi bapaknya: Abu Sufyan yang telah menusukkan dengan ujung tombaknya ke pelipis Hamzah (jasad Hamzah paman Nabi saw _red)! Kekejaman dan berkreasi dalam menyiksa dan menghukum yang sama sekali tidak pernah disyari’atkan Allah telah diadopsi oleh Para Ekstrimis Salafy (sekarang) dari kaum Nawashib…  Baca lebih lanjut

Tanggapan Atas Pembakaran Pilot Yordania Mu’adz Kasasibah (rh)

Tanggapan Atas Pembakaran Pilot Yordania Mu’adz Kasasibah

 SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=1027

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Hasan FarhanTanggapan Atas Pembakaran hidup-hidup Pilot Yordania; Mu’adz al Kasasibah -Semoga Allah Merahmatinya- yaitu Harus Dilakukan Pembersihan Warisan Madzhabiyah

Kami kenal panutan (rujukan) pemikiran ISIS… Kami kenali tokoh-tokoh dan idola panutan mereka… Kami kenali chanel-chanel TV yang menjijikkan dan bermakar sangat tajam… Kami kenali semua itu. Dan Allah lebih keras pembalasan-Nya.

Memvideokan pembakaran Al Kasasibah adalah siksa tambahan buatan manusia melebihi siksaan yang juga dibuat manusia, karena keluarga dan anak-anak korban pembakaran itu akan terbayang-bayang terus tayangan keji itu sepanjang hidupnya. Dan semua kekejian itu adalah “BERKAT” KAUM GHULAT (EKSTRIMIS WAHABI SALAFY).  Baca lebih lanjut

Membakar Manusia Hidup-hidup… Antara Hukum Agama Dan Praktik Sejarah

Menyoroti Eksekusi Pilot Yordania Mu’adz Kasasibah Dengan Dibakar Hidup-hidup Oleh ISIS

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=1026

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Bukan yang pertama kali gerombolan ekstrimis dan teroris salafy berjubah agama ini (ISIS, al Nusroh dll) yang diperalat barat dan antek-anteknya di Timur Tengah melakukan kejahatan diluar batas kemanusian, sebelumnya ketika gerakan teroris ini (ISIS) masih bersatu dengan Jabha al Nusroh dibawah al Qaeda mereka juga telah membakar manusia hidup-hidup beberapa kali… cuman waktu itu media khususnya barat tidak membesarkannya maklum yang dibakar warga biasa bukan warga barat atau sekutunya, dan waktu itu kejahatan mereka di Irak dan Suriah masih belum banyak di ketahui Dunia… Silahkan tengok tulisan Syekh Hasanbin Farhan Al Maliky  ketika mereka membakar tiga warga kurdi di Irak disini: 

https://abusalafy.wordpress.com/2014/06/04/ekstrimis-salafi-membakar-hidup-hidup-manusia-tanpa-belas-kasih-2/ 

(-Abu Salafy- )

Hasan FarhanPertama-tama kami ucapkan ungkapan bela sungkawa kami kepada keluarg Pilot Yordania, hendaknya mereka berhias diri dengan kesabaran dan mengharap pahala dari Allah, mudah-mudahan dalam kejadian itu terdapat hikmah dengan dibersihkannya jiwa dan ditingkatkannya derajat.

Kedua: Berulang kali kami katakan, bahwa mengkritik sejarah dan mazhab-mazhab, dan menundukkannya kepada Al Qur’an -yang mana ia adalah Rahmat bagi seluruh alam- adalah solusi. Dalam ajakan itu para Ekstrimis (Salafy Wahabi) mengecam kami dan memusuhi kami karena sikap moderat tersebut. Sebelumnya telah kami sebutkan bahwa Pola pikir (kultur) kemunafikan -karena ia bersifat setani- maka ia menyengaja meninsbatkan kepada Nabi saw. beberapa praktik keji dengan multi tujuan dan sasaran, di antaranya adalah mengecam Nabi saw. sendiri. Baca lebih lanjut

Seri Kejahatan Mu’awiyah (2): Mu’awiyah Mencongkel Dan Menggusur Kuburan Para Syuhada’ Uhud

Seri Kejahatan Mu’awiyah: Mu’awiyah Mencongkel Dan Menggusur Kuburan Para Syuhada’ Uhud Dan Memukul Jasad Sayyidina Hamzah Hingga Menyemburkan darah Segar

Pendahuluan

Dalam artikel ringkasnya, Syeikh Hasan bin Farhan al Maliky menyebutkan beberapa realita sejarah kejahatan Mu’awiyah yang boleh jadi sebagiannya asing bagi kaum Muslimin (tentu keasingan data-data kejahatan Mu’awiyah itu disebabkan upaya “ngotot” Mu’awiyah dan Bani Umayyah melalui “tukang-tukang sihirnya” -(baca: para ulama istana dan para penjilat berkedok agama- yang bekerja siang-malam untuk mempercantik wajah tuan mereka),,, tetapi demikian Syeikh Hasan telah menyebutkan dengan sangat detail dn terinci dengan menghadirkan data-data/ riwayat-riwayat tentangnya di berbagai buku berharga yang beliau tulis …. Hanya saja mungkin tidak banyak yang sempat menelaahnya. Karenanya dalam artikel ini saya akan mencoba membantu Anda untuk menyaksikan langusng beberapa data tentangnya.  Baca lebih lanjut

Inilah Mu’awiyah Yang Kalian Promosikan Kepada Dunia!

Mengenal Lebih Dekat Mu’awiyah Yang Dibanggakan Kaum Salafi Wahabi Nawashib!

Oleh Abu Salafy

Yang sangat mengherankan adalah orang-orang -yang mengaku mencintai Nabi saw.- memuji oknum-oknum yang telah menghabiskan hidup mereka dalam memerangi Rasulullah saw, Ahlulbait/keluarga dekat dan para sahabat beliau selama delapan puluh tahun!

Mu’awiyah lahir lima tahun sebelum kenabian, ia “disusui” dengan kebencian kepada Nabi sejak bayi. Ayahnya adalah Abu Sufyan. Ibunya adalah Hindun si pengunyah jantung Hamzah pama Nabi saw.. Bibinya Hammalatul Hathab/si penggendong kayu bakar (seperti diabadikan dalam surah Al Lahab/Tabbat_red) [1]

Ma’awiyah -pada awal masa periode Mekkah- bagian dari anak-anak kecil yang dipimpin oleh tokoh-tokoh kafir Quraisy untuk menggangu Rasulullah saw.

Dan Mu’awiyah bergabung bersama para remaja/pemuda Quraisy yang juga menggangu dan menyakiti beliau di bagian akhir masa periode Mekkah. Baca lebih lanjut

Antara Sahabat Abu Hurairah dan Para Sahabat Lain

Antara Sahabat Abu Hurairah dan Para Sahabat Lain

.

Oleh Abu Salafy

Dalam daftar nama-nama para sahabat yang terbanyak meriwayatkan hadis, nama Abu Hurairah menempati urutan teratas, kendati ia terbilang agak terakhir dalam memeluk Islam dibanding para sahabat lain, khususnya kaum Muhajirin.

Walaupun banyaknya riwayat yang ia miliki dan kemudian dinukil darinya oleh para tabi’în dan mungkin juga sahabat lain disebabkan beberapa alasan seperti disebutkan, yang sebagiannya telah disampaikan sendiri oleh Abu Hurairah… yaitu bahwa ia lebih berpeluang dan  memang lebih menyiapkan waktu untuk  mendengar hadis dari Nabi saw. tidak seperti sahabat lain yang sibuk dengan urusan dunia mereka... dan tidak seperti Aisyah -yang kata Abu Hurairah disibukkan berdandan dibanding mendengar hadis dari Nabi saw. suaminya- … Terlepas dari itu semua, kenyataan yang tidak dapat dipungkiri bahwa Abu Hurairah telah “berbanyak-banyak, aktsara”[1] dalam menyampaikan hadis dari dan atas nama Rasulullah saw. dan hal mana mengundang reaksi dan kecurigaan dari sebagian sahabat utamanya Khalifah Umar bin Khaththab dan Ummul Mukminin Aisyah…

Dalam artikel ini kami tidak bermaksud mempermasalahkan Abu Hurairah yang berbanyak-banyak dalam meriwayatkan hadis atas nama dan dari Nabi saw. karena boleh jadi menggeloranya semangat men-tabligh-kan hadis-hadis Nabi saw. dalam jiwanya dan juga didorong rasa tanggung jawab yang sangat tinggi… . Tetapi artikel ini akan menyoroti sikap kontras sebagian sahabat agung di mana mereka begitu takut dan menahan diri dari menyampaikan hadis Nabi saw. Baca lebih lanjut

Seri Kejahatan Mu’awiyah (1): Mu’awiyah Orang Pertama Yang Menawan dan Memperbudak Wanita-wanita Muslimat!

Seri Kejahatan Mu’awiyah (1): Mu’awiyah Orang Pertama Yang Menawan dan Memperbudak Wanita-wanita Muslimat! 

Oleh: Abu Salafy

Kejahatan yang dilakoni Mu’awiyah dan yang tidak pernah akan dilupakan umat Islam adalah pemberontakan dan gerakan separatis untuk memisahkan diri dari pemerintahan Khilafah Islamiyah!

Segala cara telah ditempuh Mu’awiyah untuk tujuan tersebut…. Dan beragam bentuk agenda kejahatan juga dipraktikannya… mulai dari: (1) menuduh Imam Ali –salam atasnya- terlibat dibalik pembunuhan terhadap Khalifah Utsman, (2) menolak mengakui kekhalifahan Imam Ali, (3) menyuap para pemuka kabilah-kabilah agar bergabung mendukungnya dan ratusan agenda jahat lainnya. Dan di antara agenda jahat tersebut adalah apa yang dilancarkan Mu’waiyah -setelah gagalnya mediasi (tahkîm) yang dipaksaan oleh kaum Khawarij akibat mereka tertipu oleh muslihat yang dirancang ‘Amr bin al Âsh- yaitu: Baca lebih lanjut

Fenomena Kemunafikan, Antara Masa Kenabian dan Masa Sahabat.

Fenomena Kemunafikan, Antara Masa Kenabian dan Masa Sahabat.

Oleh: Abusalafy

Kemunafikan dan kaum munafikin adalah ancaman yang harus selalu diwaspadai dan tidak boleh lengah terhadapnya barang sedetik pun. Mereka adalah musuh dalam selimut dan samar makar jahatnya. Karena itu peringatan demi peringatan Allah firmankan agar kita selalu waspada dan bersikap ekstra “melotot” dalam membidik setiap gerak-gerik dan aktifitas berbahaya yang terselubung kemunafikan dan kaum munafikin!

Di masa hidup Nabi saw. wahyu suci selalu turun memperingatkan kaumMuslimin akan bahaya kaum munafikin…. Kendati demikian, mereka tidak segan-segan beraksi dan tidak sedikit pula di antara para sahabat (yang bukan munafik) tertipu oleh penampilan mereka, dan akibatnya menganggap mereka Mukmin sejati yang harus dicintai dan dibela serta dijaga kehormatannya. Baca lebih lanjut

Peringatan Allah Akan Bahaya Kaum Munafikin!

 Peringatan Allah Akan Bahaya Kaum Munafikin!

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=84

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Hasan FarhanAllah telah seringkali memperingatkan akan bahaya kaum munafikin. Andai kita perhatikan dan kita indahkan peringatan Allah pastilah kita tidak akan menjungkir-balikkan Islam. Merekalah yang menggiring kita ke jurang kenistaan ini yaitu perubahan dan perusakan agama Islam.

Jangan kalian kira bahwa peringatan Allah akan bahaya kaum munafikin itu sia-sia, dan ia tidak juga khusus untuk masa kenabian saja dan tidak pula hanya melawan kaum lemah yang tidak punya pengaruh. Tidak! Itu semua anggapan palsu yang sengaja dimunculkan kaum munafikin sendiri!

Mengapa kaum munafikin kelak ditempatkan di bagian terbawah/terhina di neraka?! Padahal secara lahir dalam kaca mata mazhab kejahatan mereka lebih ringan! Mereka hanya sekedar menyembunyikan (kekafiran) dan tidak memerangi Nabi saw. dan alasan-alasan lain (untuk membela dan meringankan kejahatan kaum munafik _red). Baca lebih lanjut

Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad Saw., Tanggung Jawab Barat dan Tanggung Jawab Umat Islam!

Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad Saw., Tanggung Jawab Barat dan Tanggung Jawab Umat Islam!

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=116

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Hasan FarhanBarat pada umumnya dan khususnya AS tidak mengenal kebebasan berpendapat ketika permasalahannya berkaitan dengan Israel atau Holocaust (pembantaian Yahudi oleh rezim Hitler _red).
Di sini Barat dan Amerika Serikat lupa akan kebebasan berpendapat, berekspresi dan berkreasi…
Di sini, kuliah-kuliah ilmiah, buku-buku, pena-pena dan pendapat-pendapat dilarang.
Di sini akan ada pengadilan, pemenjaraan, denda-denda memberatkan dll…

Tetapi Barat dan Amerika Serikat mereka adalah Pemimpin dan Pendukung Kebebasan berpendapat jika berkaitan dengan pelecehan dan penghinaan para Nabi, termasuk Nabi Muhammad bin Abdillah; Nabi Penutup -shalawat dan salam Allah atasnya dan atas keluarganya-.

Di sana berlangsung dengan sempurna paling tegasnya penghinaan dan paling kejinya dusta dan fitnah tanpa pengontrolan dan pengawasan. Standar ganda ini harus segera berakhir…!  Baca lebih lanjut

Membela Nabi Muhammad Saw.

 Membela Nabi Muhammad Saw.

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=id=60

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

hasan_FarhanMembela Nabi saw. tidak bisa dengan modal kabodohan. Kaum jahil menjadikan kebodohan sebagai cara/senjata untuk membela Nabi saw., seperti membalas caci maki dengan caci maki atau memutus hubungan (seperti yang mereka lakukan terhadap si dungu dari Najd). Membela Nabi saw. harus dilakukan dengan mendengarkan argumentasi si penghujat/pengecam kemudian membantahnya secara ilmiah.

Pertanyaan pertama adalah: Bagaimana kita membuktikan kenabian Nabi (Muhamad) saw. untuk seluruh dunia.?!

Para peneliti yang telah memberikan perhatian tentang besarnya kenabian dan bukti-bukti kenabian telah kita abaikan, dan kita tidak memanfaatkan warisan intelektual mereka, khususnya para ulama dari mazhab Mu’tazilah, hanya karena mereka bertentangan dengan kaum Hanbali (salafy/wahabi)!

Kita memusuhi person dan mencintai serta membela person pula.. Kita tidak memusuhi karena Allah dan tidak mencintai karena Allah… Baca lebih lanjut

Sunnah Nabi Saw. Itu Indah Dan Lembut (EDISI KHUSUS MENYAMBUT BULAN MAULID NABI SAW.)

Ayat Teragung Tentang Sifat Rasulullah saw.

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=993

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

hasan_FarhanAyat teragung tentang sifat Rasulullah saw. adalah ayat yang memuji beliau bahwa berat atas beliau kesulitan dan kerepotan yang dihadapi kaum Muslimin khususnya dan umat manusia pada umumnya, dan sesungguhnya beliau sangat lembut dan belas kasih.

لَقَدْ جاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزيزٌ عَلَيْهِ ما عَنِتُّمْ حَريصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنينَ رَؤُفٌ رَحيمٌ

“Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang- orang mukmin.” (QS. At Taubah;128)

Maka barangsiapa menginginkan Sunnah teragung beliau hendaknya ia menanggalkan dan meninggalkan sikap al ‘anat (berkeras-keras sikap, berlebih-lebihan dan menyusahkan orang lain)! Hendaknya ia menebar kemudahan, mengabar-gembirakan dan menanam kecintaan pada makhluk Allah dalam kemuliaan akhlak. Padanya terdapat seluruh kelapangan.

Al Qur’an telah menjelaskan bahwa di masa hidup Nabi saw. ada sekelompok orang yang menjadi tempat kepercayaan para sahabat, mereka itu menentang dan menginginkan kerepotan/ al ‘anat (yaitu sikap yang bertolak belakang dengan Sunnah teragung Nabi saw.) Baca lebih lanjut

Dua Potret Nabi Muhammad Saw. Yang Kontradiksi! (EDISI KHUSUS BULAN NABI SAW.)

Dua Potret Nabi Muhammad Saw. Yang Kontradiksi

Pendahuluan:

Sudah seharusnya seorang nabi –nabi siapapun- menyandang sifat mulia yang menjadi contoh terindah dan uswah hasanah bagi umat manusia seperti yang dimaukan Allah Taâ’lâ-. Ia seorang penyandang keutamaan, pemilik akal sempurna dan puncak kesempurnaan. Teladan dalam hikmah, kewibawaan dan keanggunan. Seorang yang alim (mengenal Tuhannya dengan pengenalan sempurna), bijak, pemberani, tegar dan teguh serta sifat-sifat mulia kemanusiaan lainnya.

Ikhtisar kata: ia adalah seorang yang makshum dari kesalahan, terbebas dari kekurangan dan ketergelinciran. Paling mulia dan sempurnanya makhluk. Karena itu Allah mengutus Nabi kita Muhammad saw. sebagai uswah dan teladan bagi umat manusia sepanjang masa dan Allah mewajibkan atas mereka berteladan dengannya dalam segala perkara sampai-sampai dalam rincian paling parsial dari urusan dan tindakan kita sekalipun.

Allah SWT. berfirman:

لَقَدْ كانَ لَكُمْ في‏ رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كانَ يَرْجُوا اللَّهَ وَ الْيَوْمَ الْآخِرَ وَ ذَكَرَ اللَّهَ كَثيراً

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al Ahzâb [33];21) Baca lebih lanjut

Kapan Muncul Nama Mazhab Kita; Ahlussunnah wal Jama’ah? Dan Sejauh Mana Legalitasnya?

Kapan Muncul Nama Mazhab Kita; Ahlussunnah wal Jama’ah? Dan Sejauh Mana Legalitasnya?

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=877

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

hasan_Farhan

Semua sepakat bahwa nama ini tidak pernah ada di masa hidup Nabi saw.

Semua sekapat bahwa nama ini tidak ada di masa empat Khulafa’ Rasyidin, bahkan tidak juga di masa dinasti Bani Umayyah dengan lengkap (Ahlusunnah wal Jama’ah). Nama ini baru muncul di masa dinasti Bani Abbas.

Semua sepakat bahwa tidak ada satu pun ayat Al Qur’an, satu hadis pun dan satu atsar pun dari seorang sahabat yang menyebut nama ini. Ia adalah nama yang dirakit di masa kekuasaan al Mutawakkil untuk menghadapi kelompok Mu’tazilah dan Syi’ah[1]

Ya.. Telah digunakan redaksi As Sunnah sendirian tanpa digandeng dengan Al Jama’ah, dan juga Al Jama’ah sendirian tanpa digandengan dengan as Sunnah. Tetapi menggabungkan antara dua redaksi ini baru ada di masa al Mutawakkil al Abbasi (yang sangat dikenal kebenciannya kepada Ahlulbait Nabi saw.). Di sana harus dibedakan antara adanya nash-nash tentang sebuah perkara dan dibolehkannya menamakan dengannya sebagai simbol. Nash-nash tidak hanya datang memerintahkan mengamalkan Sunnah saja, tetapi ia juga datang untuk menekankan kejujuran, keadilan, tauhid dan kecintaan kepada Ahlulbait Nabi… dll. Baca lebih lanjut

Setan Dan Penistaan Pribadi Nabi Saw.! (EDISI KHUSUS BULAN MAULID NABI SAW.)

Setan Dan Penistaan Pribadi Nabi Saw.!

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=944                                                                                                                                                    

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Hasan FarhanSetan kontra setiap cahaya Al Qur’an… Cahaya kenabian… Cahaya akal… Cahaya berpikir positif…

Lalu bagaimana setak beraksi untuk memadamkan cahaya-cahaya tersebut?

Al Qur’an: Cahaya Al Qur’an ia padamkan dengan hadis-hadis dan riwayat-riwayat (khususnya redaksi dan makna-makna besar)

Nabi Saw.: dipadamkan cahayanya dengan mencoreng kecemerlangan kepribadian beliau dengan kepalsuan-kepalsuan atas nama beliau… Dan para sahabat adalah yang mewakili contoh-contoh hidup beliau!

Akal: dipadamkan dengan dikecam… Sampai-sampai mengecam akal seperti mengecam kekafiran.. Berpikir dan merenungkan keagungan alam semesta dan keajaiban jiwa diabaikan… Tidak ada manfaatnya… Mereka tidak lebih hanya sekedar ciptaan Allah yang sangat biasa.. Batu, pepohonan, udara dan air…  Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 240 pengikut lainnya.