Video: Bagi Raja dan Amir-Amir Arab Saudi Syariat Islam Hanya Berlaku Di Dalam Negeri!

Video: Bagi Raja dan Amir-Amir Arab Saudi Syariat Agama Hanya Berlaku Di Dalam Negeri

Raja Arab Saudi memasang gelar sendiri untuk dirinya “Khadimul Haramain” (Pelayan dua kota suci Makkah dan Madinah, biar terkesan Islami – Istilah ini menggantikan gelar yang mereka pasang sebelumnya di depan nama Raja yaitu صاحب الجلالة الملك [Paduka Raja Yang Agung], penggantian gelar ini tidak lama setelah peristiwa penyerangan Masjidil Haram oleh Juhayman al-Otaybi seorang salafy yang muak melihat kehidupan keluarga kerajaan yang bertentangan dengan syariat Islam. Sementara untuk para amir masih tetap disematkan gelar kebangsawanan صاحب السمو الملكي [Paduka Pangeran Yang Mulya, ]).

Raja Arab Saudi Mengklaim negaranya negara Islam dan pemerintahannya pemerintahan Islami, maksudnya berlandaskan dan menjalankan syariat Islam. Seperti wanita dilarang menyetir mobil, bepergian sendiri, dan larangan bersalaman pria dengan wanita yang bukan muhrim, dan banyak lagi hal-hal yang syar’i yang harus diikuti di negara otoriter, negara tanpa DPR yang dipilih rakyat ini.

Apakah benar negara tersebut konsekwen menjalankan syariat Islam? nati dulu, sistem kerajaan yang turun temurun sendiri adalah sistem bid’ah dholalah yang bertentangan dengan Islam dan  tidak pernah diajarkan Nabi saw, tidak pernah dilakukan salaf saleh khususnya empat khalifa. Klaim-klaim tersebut sah-sah saja tapi faktanya, negara ini untuk menjaga keamanan negaranya saja harus membayar milyaran dollar kepada Amerika Serikat (AS) sekutu terdekatnya, di Saudi terdapat banyak pangkalan militer AS, membina hubungan baik secara rahasia maupun terang-terangan dengan Zionis Israel yang memusuhi Islam dan menjajah tanah Islam Palestina, Lebanon dan Suriah.  Baca lebih lanjut

Sanad-sanad [Hadis] Wasiat.

Sanad-sanad [Hadis] Wasiat

.

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=1422

Oleh: Syeikh Hasan bin Farhan al Maliky

hasan_Farhan

Di antara contoh yang saya kaji dan teliti adalah tentang tema ‘Wasiat’ yaitu hadis-hadis Wasiat; apakah Nabi saw. berwasiat untuk Imam Ali (sebagai Pemimpin Tertinggi umat Islam pasca beliau_red) atau tidak?

Dahulu, di masa awal saya menuntut ilmu, saya memastikan kepalsuan hadis-hadis tersebut, dan itu adalah dusta dan kepalsuan Syi’ah, dan sanad-sanadnya tidak lebih dari sekedar dua atau tiga sanad saja… tetatpi, wouw, ternyata sangat mencengangkan….!

Keistimewaan khusus Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib sangat banyak dan spesial dalam kualitasnya. Dan Imam Nasa’i –penulis kitab Sunan- telah berbuat baik ketika menulis buku: Khashaish Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib/Keistimewaan-keistimewaan Khusus Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib. Dan setiap dari masing-masing khashaish itu shahih. Dan para ulama Salafy telah meneliti dan menshahihkan sebagian besar khashaish itu. Dan dengan sangat terpaksa mereka harus membantah Ibnu Taimiyah dalam sikap fanatiknya ketika menolak sebagian keistimewaan khusus yang telah mencapai kemutawatiran.  Baca Lebih lanjut

ISIS Penjelmaan Baru Daulah Bani Umayah

ISIS Neo Daulah (Negara) Bani Umayah 

.

SUMBERhttp://almaliky.org/news.php?action=view&id=372

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

hasan_Farhan(Syaikh Hasan bin Farhan  Al Maliky adalah ulama moderat Arab Saudi. Beliau seorang Ahli hadis, hukum Islam dan peneliti sejarah, serta seorang  peduli HAM, beliau anti sektarian, ekstrimisme dan kekerasan, lebih-lebih atas nama agama, Anda bisa berinteraksi dengan beliau lewat halaman facebook dan Twitter-nya. juga bisa mendowload buku-bukunya lewat situs resminya http://almaliky.org/index.php atau mendengar ceramah-ceramahnya lewat halaman youtube-nya)

.

Perlu diketahui Tulisan ini di posting tanggal 23/10/2013 di situs Resmi Syekh Hasan bin Farhan Al Maliky: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=372

.

ISIS/Da’esh adalah simbol bagi “Negara Islam Irak dan Suriah”… Ia representatif penuh semangat pemikiran Bani Umayyah yang beragama dan mendekatkan diri kepada Allah dengan mendemonstrasikan maksiat-maksiat kepadaNya.

Al Qaedah pimpinan Usamah bin Ladin tidak secara kental mewakili Bani Umayyah seperti diwakili oleh ISIS. ISIS adalah Al-Qaedah cabang Irak, tetapi pemikirannya berbeda. Semangatnya hanya dialamatkan kepada kaum Muslimin saja!

ISIS punya ketulenan setan yang tak tertandingi baik oleh Al-Qaedah maupun selainnya. Saya menyaksikan liputan di salah sau chanel/Salauran TV Suria al Ghad dengan salah seorang petinggi mereka -saya lupa namanya-, seketika saya teringat dengan Musrif bin Uqbah (salah seorang algojo bani Umayyah).

iraq-5.si

Kejahatan Kemanusian Yang Dilakukan ISIS di Irak

ISIS mampu menghabisi eksistenti laskar-laskar lain di Irak. Kenyataan ini diakui oleh saluran-saluran TV murahan (seperti Wishal dan Shafa), setelah sebelumnya membebankannya ke atas pundak pemerintah Irak.

Kemudian ISIS menyerang Suriah dan menghabisi laskar-laskar/kelompok bersenjata (yang bernuansa “Revolusioner Islami”), karena seperti kelompok-kelompok bersenjata Irak yang dalam pandangan ISIS semuanya adalah MUNAFIK, KAFIR dan MURTAD!

1. ISIS tidak menyisakan kecuali sebagian seperti kelompok Jabhah Nushrah, Liwa’ at Tauhid dll (tulisan ini ditulis Syekh Hasan sebelum koalisi ISIS bersama kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan al Qaedah seperti Jabhah Nushrah, Liwa’ at Tauhid dll  pecah dan bermusuhan, sekarang mereka sudah saling gorok dan bantai _red)  ISIS menuntut mereka untuk membai’atnya, jika menolak maka pedang lah penyelesaiannya.  Baca lebih lanjut

Sisi Kelemahan Ideologis ISIS, Al Qaedah dkk (Bag. 2)

Sisi Kelemahan Ideologis ISIS, Al Qaedah dkk (Bag. 2)

SUMBER: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=761

.

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

hasan_Farhan(Syaikh Hasan bin Farhan  Al Maliky adalah ulama moderat Arab Saudi. Beliau seorang Ahli hadis, hukum Islam dan peneliti sejarah, serta seorang  peduli HAM, beliau anti sektarian, ekstrimisme dan kekerasan, lebih-lebih atas nama agama, Anda bisa berinteraksi dengan beliau lewat halaman facebook dan Twitter-nya. juga bisa mendowload buku-bukunya lewat situs resminya http://almaliky.org/index.php atau mendengar ceramah-ceramahnya lewat halaman youtube-nya)

.

Seperti telah saya sebutkan sebelumnya bahwa ISIS tenggelam dalam lautan keutamaan jihad sementara mereka jahil akan prinsip-prinsip jihad paling mendasar.. Persis seperti orang yang berbicara tentang keutamaan menikah setelah ia menikahi salah seorang mahramnya (wanita yang haram dinikahi)!!

Kamu menemukan seorang dari mereka mencecer hadis-hadis (tentang keutamaan jihad) dan menangis gembira karena ia akan segera melaksanakan “tindakan istisyhadiyah” (meledakkan diri dengan bom), sementara ia tidak pernah mendiskusikan prinsip jihad itu sendiri… Ia meledakkan dirinya di pasar tradisional… Yang penting baginya adalah nama jihad… Formalitas jihad. Demikianlah!

Saya telah berjanji akan melanjutkan pembicaraan dalam masalah ini dengan mengajukan dua pertanyaan:

Siapa yang dijawibkan Allah untuk ditumpahkan darahnya? Berdasarkan Al Quran! Agar si pembunuh berada di atas kejelasan dari perkaranya?.

Saya katakan, Di sini ada dua ayat yang merangkum masalah ini: Ayat Pertama: Dan selamanya kaum ISIS tidak menghiraukan/memperhatikan pengikat-pengikat dalam ayat itu, Mereka lari di belakang hadis-hadis dan fatwa-fatwa dan menolak ayat Al Quran! Ayat tersebut adalah:  Baca lebih lanjut

“Mujahidin” Salafy Vs “Mujahidin” Salafy: ISIS Vs Jabhat Nusroh, Saling Bantai Saling Mengkafirkan

Syekh Ar’ur: ISIS adalah Kaum Khawarij Yang Rafidhah!
ISIS:                 FSA Dan Kerajaan Arab Saudi Adalah KAFIR!

Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

(Syaikh Hasan bin Farhan  Al Maliki adalah ulama moderat Arab Saudi ahli hadis, peneliti sejarah, dan  peduli HAM, beliau anti sektarian, ekstrimisme dan kekerasan, lebih-lebih atas nama agama, anda bisa berinteraksi dengan beliau lewat halaman facebook dan Twitter-nya. juga bisa mendowload buku-bukunya lewat situs resminya http://almaliky.org/index.php atau mendengar ceramah-ceramahnya lewat halaman youtube-nya)

Hasan FarhanPernahkan kalian menyaksikan kekacauan dan campur-aduk seperti ini?
Pada ahirnya si Al ‘Ar’ur ingat hal-hal yang mencegah dijatuhkannya vonis KAFIR! Ia mengecam keras ISIS karena memenggal kepala para panglima Tentara Suriah Merdeka (FSA-Free Syrian Army)

Ia pada akhirnya ingat bahwa ketidak-tahuan, takwil, sikap lembut dan menegakkan hujjah/bukti kongkret harus dikedepankan sebagai alasan yang mencegah dijatuhkannya vonis kafir!… Ia baru sadar dan terjaga dari tidur.

Dan dalam adegan lain, di mana ketika salah seorang dari panglima Tentara Suriah Merdeka (FSA) tertangkap dan ditawan ISIS, Si al ‘Ar’ur kembali menyuarakan akidah aslinya, Ia segera MEMVONIS KAFIR ISIS! Sementara ISIS  KAFIRKAN KERAJAAN ARAB SAUDI, QATAR dan menuduh FSA sebagai jongos Israel (Zionis)!! Baca lebih lanjut

Membongkar Kepalsuan Syubhat Ustadz Firanda Dalam Buku “Ketinggian Allah Di Atas Makhluk-Nya” (4)

Membongkar Kepalsuan Syubhat Salafi Wahhâbi Tentang Ketinggian Fisikal Allah SWT Di Atas Makhluk-Nya

Menyoroti Pendalilan Ketiga Ustadz Firanda

Ustadz Firanda berkata, “Penjelasan adanya sesuatu yang naik (malaikat dan amal sholih) menuju Allah SWT. lafadz ‘naik’ yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan Hadits bias berupa Al-‘Uruuj atau as-Shu’uud.

Seperti dalam firman Allah SWT:

مِنَ اللَّهِ ذِي الْمَعارِجِ  *  تَعْرُجُ الْمَلائِكَةُ وَ الرُّوحُ إِلَيْهِ

Dari Allah yang memiliki al-Ma’aarij. Malaikat dan ar-Ruuh naik menuju kepada-Nya. (QS. Al-Ma’aarij;3-4)

Mujahid rahimahullah (murid sahabat Nabi Ibnu Abbas) menafsirkan (yang dimaksud) dzil Ma’aarij adalah para Malaikat naik menuju Allah (Lihat dalam Shahih Bukhari) Baca lebih lanjut

Mengungkap Kebohongan Ibnu Taimiyah (3)

Ibnu Taimiyah Mendustakan Hadis Muâkhât Antara Nabi saw. dan Ali ra.

Persembahan untuk Taimiyyun Salafiyun, Wahhabiyun

Seperti berulang kali telah kami katakan bahwa segala upaya dan cara ditempuh Ibnu Taimiyah untuk mendustakan apa saja yang mampu ia dustakan dari keutamaan Sayyidina Ali (karramallahu wajhahu wa radhiyallahu ‘anhu) betapapun ia telah diriwayatkan dan dishahihkan para ulama ahli hadis sebelum kelahiran Ibnu Taimiyah…

Dan kami telah banyak menyajikan bukti akan hal itu… baik dalam seri ini maupun dalam seri-seri lainnya…

Di antara hadis shahih keutamaan Sayyidina Ali (karramallahu wajhahu wa radhiyallahu ‘anhu) adalah hadis mu’âkhât, di mana Nabi Muhammad saw. ketika mempersaudarakan antara para sahabatnya, beliau menyisakan Ali ra. untuk beliau persaudarakan khusus dengan diri beliau. Baca lebih lanjut

Mudzakarah Kyai Muda NU dengan Prof Wahabi/Salafy Salim Bajerei

Masalah khilafiyah yang sudah ratusan tahun di dunia Islam,  dan di Indonesia dulu juga ramai di polemikkan oleh Muhammadiyah NU dan Persis, yang pada akhirnya sudah tidak dibicarakan lagi, demi persatuan dan ukhuwah Islamiyah, sekarang oleh santri-santri neo wahabi/salafy yang baru lulus dari padepokan masyaikh wahabi/salafy di negeri seribu satu muthowek di Jazirah Arab dan Yaman, yang merasa sok Islami dan paling benar sendiri… isu-isu khilafiyah seperti tahlil, nisfu sya’ban dll sekarang dihembuskan kembali oleh mereka khususnya dikalangan awam, untuk memecah belah kesatuan umat Islam di bumi tercinta ini.

Untuk melihat dalil kedua belah pihak tentang maslah-masalah khilafiyah tersebut yang seharusnya tidak boleh dijadikan alat untuk memecah ukhuwah islamiyah ditengah-tengah umat, khususnya dikalangan awam… marilah kita melihat dialog kyai muda NU Buya Yahya dengan Prof Wahabi/Salafy Salim Bajerei ini: Baca lebih lanjut

Wahaby/Salafy Kalah Debat

Ibin Utsaimin Menyuruh Menyembunyikan Kebenaran

Ibin Utsaimin Ulama Salafy/wahaby Menyuruh Menyembunyikan Kebenaran