Persembahan Untuk Para Pemuja Gembong Kaum Munafik!
Sulit rasanya menemukan tandingan di antara para tiran dan penguasa kejam untuk kejahatan, dosa-dosa besar, kabâir dan kekejaman-kekejaman yang telah dilakukan Mu’awiyah bi Abi Sufyan selama ia berkuasa, baik selama dua puluh tahun menjadi Gubernur maupun setelah ia merampas kekuasaan dari kaum Muslimin dan menjadi RAJA TIRAN! Dan akibat dari bertumpuknya dosa dan kejahatan kemanusiaan yang telah mencabut dari dalam jiwanya sisa-sisa nilai kemanusian maka ia benar-benar telah berpengaruh pada jiwanya. Sebab setiap dosa, khususnya yang mengangkut hak manusia banyak, dan terkhusus lagi yang terkait dengan para Wali Allah dan hamba-hamba kekasih-Nya pasti berpengaruh dalam kestabilan kewarasan jiwa pelakunya!
Para sejarawan Islam melaporkan bahwa menjelang kematianya Mu’awiyah mengalami gangguan jiwa. Ia seakan melihat sesuatu yang menakutkannya. Ia menjerit-jerit ketakutan! Ia mengomel-ngomel dengan kata-kata yang tidak dipahami! Meminta-minta minum, setel;ah diberinya minum berkali-kali namun ia pun tak terpuaskan dahaganya! Sampai-sampai ia tak sadarkan diri, terkadang sehari dan terkadang dua hari baru siuman! Dan setelah siuman ia pun menjerit-jerit: “Apa urusanku denganmu hai Hujur bin ‘Adiy!! “Apa urusanku denganmu hai ‘Amr bin Hamq!! “Apa urusanku denganmu hai putra Abu Thalib!!
Imam ath Thabari melaporkan dalam Târîkh-nya,4/241 bahwa Mu’awiyah dalam sakitnya mengalami naffâtsât!
Semua itu adalah akibat dosa dan kejatahannya dalam membangkang dan memberontak kepada Khalifah Ali bin Abi Thalib dan kemudian merampas kekhalifahan dan memaksakan kekuasaanya atas umat Islam dengan tangan besi! Dan juga akibat dari dosa-dosanya dengan membunuh para sahabat dan para Wali Allah seperti Hujur bin Adiy dan kawan-kawan! Mu’awiyah seakan atau boleh jadi menyaksikan ruh-ruh suci dan baying-bayang mereka mengejar-ngejarnya! Baca selebihnya »
Filed under: Kenaifan Kaum Wahhabi, Manhaj, Membantah Ust. Firanda, Mengenal Pemimpin Wahabi, Menjawab Web/Blog Wahabi/Salafy, Wahhabi Versus Ulama Islam | 45 Komentar »