Telah Terbit Buku Abu Salafy Kedua: “Ahlussunnah Versus Salafi Wahabi”

Alhamdulillah, segala puja dan puji bagi Allah SWT.

Serta Shalawat dan salam atas Nabi Muhammad Saw, keluarga dan para sahabatnya yang mulya.

Dengan senang hati kami informasikan bahwa dengan pertolongan Allah SWT akhirnya kami dapat menyempatkan diri untuk menerbitkan buku kami yang kedua “Ahlussunnah Versus Salafi Wahabi”

Cover_DepanSampul Depan

Buku kecil ini adalah kumpulan artikel (tentunya dengan sedikit penyempurnaan) yang kami tulis dalam blog kami dalam rentang waktu yang tidak sebentar. Ini adalah buku kedua AbuSalafy dan insya Allah akan disusul oleh buku-buku lanjutan.
.
Jika buku pertama lebih menyoroti klaim monopoli kebenaran Salafi Wahabi dan doktrin kekerasan dan ekstrimisme, maka buku kedua ini akan membongkar berbagai sisi kepalsuan klaim Salafi Wahabi bahwa mereka adalah PEWARIS mazhab Salaf Shaleh.
Cover_belakangCover Belakang
Semoga kehadiran buku ini dapat menambah khazanah kepustakaan umat islam di tanah air tercinta dan agar seluk beluk mazhab yang mengklaim sebagai kepanjangan dan pewaris tunggal mazhab Salaf Shaleh dapat diketahui dengan jelas sejatinya.
.
Silahkan mendapatkan buku ini di toko-toko buku terdekat .
.
Selamat Membaca

85 Tanggapan

  1. Musti beli nih buku, biar nambah wawasan.

  2. Aslmkm pak abu, mau tanya di mana sy bs mendapatkan buku tsb, sy di daerah surakarta

    Abusalafy:
    Di Gramedia.

  3. Assalamualaikum,… ustadz,..kalau di bandung udah ada belum ? di toko buku mana aja ya,…!.

    Abusalafy:
    Yang pasti di Gramedia.

  4. Mas Abu salafy,
    Ditoko-toko buku sudah ada belum, khususnya ditoko buku Gramedia yang peredarannya luas karena banyak cabang tokonya didaerah-daerah.

    Semoga buku2 Aswaja terutama buku2 yg membela ASWAJA dari serangan Wahabi mudah didapatkan dimana saja untuk menimbangi buku2 Wahabi yg banyak tersebar luas.

    Abusalafy:
    Ya, ada di Gramedia

  5. salam… saya Mohd Syamil dari malaysia.. saya sungguh2 mau membeli buku ini.. mohon pertolongan.. syeikh_roti@yahoo.com

    Abusalafy:
    Anda dapat membelinya di toko buku Gramedia.

  6. Wah,, buku yang seru nih… mumpung di Solo banyak banget nih aliran salafi wahabi… gimana cara pesennya? via online bisa kan?

    • Apanya yang seru?! Paling-paling kitab fitnah isinya!
      Sama dengan isi blognya…. fitnah dan hasud kepada para ulama menegak tauhid dan sunnah!
      Kitab setan…. sama dengan penulisnya abusetan!!!!!!!

      • Di Gramedia

      • hahahaha….si mujib sewottttt……weiiii …..di gramedia tuh cepet jangan ampe lu keabisan…..kenape ya ciri wahabi itu sewot, marah, gak berakal….berdengkul……cepet gih ke gramedia loe mujib!…

  7. wah klo diJakarta bs beli dimana?

    Abu salafy:
    Di gramedia.

  8. ane cari di gramedia ko gk ada seh pk ustadz ?
    kitab kitab yg ada di blog ini juga kenapa gk bisa di download , saat buka link-nya ko nyasar ke situs laen………

    Abusalafy:
    Di gramedia ada.

  9. berapa harga dan bagaimana cara mendapatkan buku sy yg jauh di kampung ni?. adakah yg jual online?. Tlg Informasikan kepada kami.

  10. mas abu, apakah buku tersebut tersebar luas di toko buku umum seperti gramedia, toga mas, dll atau hanya di toko tertentu saja?

    Abusalafy:
    Ya, di gramedia ada.

  11. Insya Alloh, Pengin membeli. Dimana mendapatkannya?
    Buku pertama Ust. Abu Salafy telah kami punyai. lanjut buku kedua………..

    Abusalafy:
    Anda dapat membelinya di gramecia.

  12. Koq wajah ulama ahlusunnah sama wajah ulama Salafi/Wahabi auranya beda ya?

    • Ya bener bang, yang wahabi, wajah mereka gelap, gosong kebanyakan sujud menyembah obama!
      Trus banyak yang matanya sebelah, jadi ingat DAJJAL aja.
      Mukanya galak-galak, persis GONDORUWO!
      Tapi buat cover majalah horor boleh juga sih…….

    • Hehehe….huhu…..mau aja di bohongin ABU SARAF i… dari mana ente yakin bhwa gmbar yg sblah kiri para ulama wahabi n sblah kanan ulama2 aswaja..?yg jelas ana ksh nyaho ni: gmbr sblah kanan adalah ulama2 syiah nyaho teu……????

      • syiah darimana mas??? fitnah lebih kejam dari membunuh lho….ya wajar sih pengikut wahabi emank doyan fitnah & memutarbalikkan fakta…

      • Wahabi atau aswaja klu menerbitkan buku ga akan memakai profil wajah,buku ini bohong besar dan fitnah

  13. Bagi teman2 yang tinggal di Jakarta, selain di TB Gramedia, sy melihat juga sudah tersedia di TB Wali Songo di daerah Senen. Baik dirak atau di display depan…^_^

    • @ ichal
      Ketahuan kadar akannya tsman teman WAHABI BIN SALAFI!!
      Masak untuk tau benar salahnya sebuah buku ditentukan oleh sampulnya! BLO ON NGGAK TU WAHABI?!

  14. Alhamdulillah, puji buat Allah…. akhirnya saya dapat menemukan buku ustadz abusalafy di TB Gramedia Basuki Rahmat. Biar adik-adikku juga bisa baca, nambah ilmu pengetahuan ttg penyimpangan ajaran wahabi.
    Syukarn ustadz abu. Meskipun ana tidak kenal secara pribadi dengan antum, tapi saya mendapat banyak ilmu dari blog ustadz. Dahulu saya hampir tersesat jakan agama, ikut-ikutan para pak jenggot…. sekua gara-gara ikut-ikutan pengajiannya alumnus saudi dan yaman…. tapi alhamdulillah, Allah masih menyelamatkan saya… mungkin karena saya menggunakan anugrah akal sehat saya untuk menimbang-nimbang dan meneliti.

  15. salam damai,
    saya beragama kristen protestan. saya tahu masalah perbedaan bisa muncul dimanapun, agama apapun itu, termasuk di kalangan agama kristen. karena perbedaaan adalah sebuah keniscayaan.
    saya setuju dengan sifat Allah yang selalu kita sebut paling awal, Ar Rahman, Ar Rahim, memberkati dan mengasihi. seperti matahari yang memberkahi dengan cahanya, seperti bumi yang menumbuhkan apapun tanpa menghakimi dan membedakan.

    menurut saya, siapapun boleh melakukan apa yang diyakininya asalkan tidak menghakimi, merendahkan orang lain, dan menganggap diri paling benar. takabur jadinya. bahkan perbuatan baik dengan niat yang tidak bersih pun bisa takabur. bukankah Sang Nabi bersabda, “orang baik adalah orang yang bermanfaat”. saya pikir semua sudah tersimpul disini. tapi saja setuju dengan pesan swami vivekananda, “kejahatan tidak terjadi karena orang jahat berbuat jahat tetapi ketika orang yang baik diam melihat kejahatan terjadi”.

    pak salafy. Apakah bapak melihat/ merasa agama lain lebih rendah dari agama islam, khususnya agama kristen?
    sebagai pengikut ajaran kristus yang mengajarkan kasih, “kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri”, itulah jalan keselamatan, bukan dengan menerima Yesus tapi melakoni ajaran kasihnya.
    saya pikir entah itu islam, kristen, budha, hindu kalau hidupnya bermanfaat dan penuh kasih tanpa menghakimi, itulah jalan keselamatan.
    saya ingin tahu pak salafy, aliran “islam” mana saja yang sangat anti dengan perubahan, tidak inklusif, merendahkan budaya lokal yang luhur atau merasa paling benar, dan selalu menyalahkan aliran atau agama lain ?
    mohon dibalas pak. terima kasih

  16. mas afzar harianja yang saya sangat hormati..
    walaupun kita berdua berbeda keyakinan, Pada dasarnya kami umat muslim sangat menghargai keyakinan saudara kami agama lain..

    bahkan junjungan kami Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam pernah bersabda “Barang siapa yang menyakiti seorang zimmi (non muslim yang hidup berdampingan dengan umat muslim ) berarti telah menyakiti aku, dan barang siapa menyakiti aku berarti menyakiti Allah.” (HR. Tabrani)

    Disetiap agama yang berbeda pasti terdapat perbedaan, dan begitu juga didalam agama yang sama juga terdapat perbedaan.

    Yang pasti kami umat muslim ahlussunnah wal jamaah, tidak pernah menganggap rendah, menghargai budaya Indonesia, Kearifan Lokal Indonesia, bahkan ketika Islam masuk ke Indonesia, Islam tidak menghilangkan budaya yang ada, karena pada dasarnya budaya yang ada di Indonesia banyak yang tidak bertentangan dengan syariat Islam, bahkan dapat dijadikan media dakwah, contoh : wayang..sebagai media dakwah wali songo,,tokoh-tokoh ulama islam yang sangat berjasa mengajarkan dan menyebarkan Islam di tanah Jawa dan sekitarnya..

    karena rasulullah shallallhu ‘alaihi wassallam bersabda “Sesungguhnya aku diutus (Allah) untuk menyempurnakan Akhlak.” (HR Ahmad)

    Lihatlah kata “menyempurnakan”, kenapa Sayyidina Muhammad tidak menggunakan kata “memperbaiki” pada hadits itu, karena sebenarnya banyak budaya ataupun adat istiadat wabil khusus yang ada di Indonesia tidak bertentangan, hanya perlu disempurnakan sedikit seperti ditambah ada bacaan shalawat ataupun al quran da sebgai media dakwah..

    Demikian indahnya dan mulianya budi pekerti junjungan kami Sayyidina Muhammad.

    Namun memang tidak dipungkiri , beberapa dari kelompok umat muslim, ada yang tidak suka dengan budaya, bahkan menganggap sesat kami sesama muslim yang menjalankannya..padahal sesungguhnya mereka merasa paling benar dan pasti masuk surga..
    Padahal siapa yang bisa menjamin masuk surga, tidak ada..

    Jadi kembalilah kita kepada hati nurani, karena didalam qalbu terdapat sentuhan kebenaran Allah SWT..

    • Segala puji bagi Allah penguasa alam semesta,
      saya sangat bersyukur karena masih ada manusia yang berhati luas dan penuh pengertian seperti bapak. jiwa-jiwa seperti bapak yang dibutuhkan di negara yang beraneka ragam ini. sudah lama saya merindukan jiwa-jiwa Hamzah Fansuri, semenjak kepergian bapak bangsa Gus Dur. jiwa yang mampu meng-apresiasi segala perbedaan tanpa menghakimi dan merendahkan. semoga bapak selalu diberkahi, dituntun oleh Allah SAW. bapak memang sufi sejati. karena seorang sufi melihat dirinya dimana-mana, melihat Allah dimana-mana.
      benar kata bapak kita harus ke dalam kalbu, rasa. karena rasa adalah pintu pertama mengenal Allah seperti yang disabdakan Sang Nabi, “Allah lebih dekat daripada urat nadimu sendir”.
      saya akan beli buku bapak. mudah-mudahan.
      i seek for your blessing.
      salam damai

      Abusalafy:
      Terima kasih.Salam damai.

  17. Alhamdulilla saya sudah beli di gramedia MAG

    Abusalafy:
    Mudah-mudahan bermanfaat bagi yang menulis juga. Amin.

  18. Salam. Maaf syekh Abu Salaf, apakah Anda pernah dialog dengan tokoh ulama Persis Persatuan Islam, khususnya dengan ustadz Aceng Zakariya. Beliau pimpinan pondok pesantren Persis di Persis Rancabango, Garut, dan pengarang kitab-kitab unggulan yg dijadikan mata pelajaran di seluruh Persis. Jazakumullah Khairan Katsiran.

    Abusalafy:
    Maaf, saya tidak kenal beliau. Dan tidak juga tau pemikiran beliau. Mudah-mudahan saya berkesempatan menimba ilmu dari beliau.

    • Assalamualaikum kyai abu salaf
      Anda orang sholeh,saya saran kan
      Anda coba berdiskusi dengan ulama persis
      Aceng zakaria,semoga anda di beri hidayah oleh Allah Subhanahu Wata’la

      Abusalafy:
      Faqidu asy syai’ la yu’thi…
      Hidayah hanya milik Allah Swt. Dan kami selalu memohon petunjuk dari-Nya… semoga Allah melanggengkan kami dalam hidayah-Nya. Amin.

      • Enak aja main saran buat diskusi!!!
        Turs gimana caranya?
        Tentang apa?
        Di mana alamatnya?
        Ntu ustadz aceng kamu suruh diskusi aje di sini…. bantah tulisan ustadz abu yang menurutnya salah… dgn bantahan ilmiah… sopan dan terbuka!!!
        Jika ustadz acenhmu sanggup pasti kita semua seneng banget kang!

  19. Wah, kok ulama Wahabi wajahnya angkeeeeeeeer semua…….!

    • Gimana wajahnya nggak angker lhah wong jiwanya kerasukan iblis!!! Merasukan setan takfiri!!! Ya oleh Allah dipadamkan cahaya iman mereka dari jiwa mereka akhirnya muka mereka jadi serem.
      Yang aneh, kalau ada ulama wahabi yang agak ganteng… eeh nggak lama ia mesuk ahlusunnah. Itulah rahasia mengpa wajah2 mereka serem2! Dan tanpak bengis… sekan mau makan bayi hidup2

  20. Rehat sejenak bersama KANG DUL:
    Kawan: Dul, kerjaan sepi banget, dagang apa sih yg bagus ?
    DWS: Jual alat2 mutilasi.
    KWN: Serius Dul ?
    DWS: Iya, skrng dimana-mana kan beritanya soal mutilasi.
    KWN: Apa jual; Pisau, Gergaji, Catut ?
    DWS: Betul, sekalian kabel dan kantong warna hitam.
    KWN: kok ada kabel segala ?
    DWS: Jgn khawatir, ada dehh pelanggannya…Stlah 2 minggu kawan datang, wajahnya ceria tanda sukses, tapi jenggotnya makin panjang & tidak terurus, dahinya hitam, celananya cingkrang.DWS: Kenapa kamu jadi begini ?
    KWN: Aku hanya nyesuain gaya para pelanggan toko Dul -:)
    (semoga tidak ada yg tersinggung dgn khayalan Si Dul).

  21. lihat kebohongan abu salafy ( syiah penyembah bashar al assad ini ) di you tube ini bahkan syaikh yusuf qordowi bahwa pembunuhan kaum muslimin di lakukan di suriah oleh syiah teman2 abu salafy ini , youtube ini cukup membantah karangan yang dia tulis diatas dia nyertain gambar yusuf qordowi dengan ngambil kata2nya yang di potong2 , emang dari dulu syiah itu seperti itu , tapi skrng mereka udah ga nyembah Alllah ingat itu mereka nyembah bashar al assad ( abu salafy ) klo ga percaya lihat tulisannya dia tentang dia bilang saudara syiah2 mereka.

  22. akhi dadang, saya sudah lama mengenal uz aceng zakaria di garut … kalau masalah keilmuan sih …jauh sekali … lebih pantasnya beliau yg menimba ilmu ke uz abu salafy.

  23. WAHABI SALAFI GENERASI PENERUS KHAWARIJ YANG SUDAH TENGGELAM

    Penulis : Von Edison Alouisci

    Faham sekte Wahabi jika kita perhatikan mengikuti kaum Khawarij yang juga mudah mengafirkan, mensyirikkan, mensesatkan sesama muslimin karena tidak sependapat dengan fahamnya. Kaum khawarij ini kelompok pertama yang secara terang-terangan menonjolkan akidahnya dan bersitegang leher mempertahankan prinsip keketatan dan kekerasan terhadap kaum muslimin yang tidak sependapat dan sefaham dengan mereka. Lihat saja pengikutnya rata rata keras kepala jika di ingatkan.

    Contoh tingkah Khawarij :

    Ibnu Mardawih mengetengahkan sebuah riwayat berasal dari Mas‘ab bin Sa‘ad yang menuturkan sebagai berikut :

    Pernah terjadi peristiwa, seorang dari kaum Khawarij menatap muka Sa‘ad bin Abi Waqqash (ayah Mas‘ab) ra. Beberapa saat kemudian orang Khawarij itu dengan galak berkata:Inilah dia, salah seorang pemimpin kaum kafir!‘. Dengan sikap siaga Sa‘ad menjawab; Engkau bohong!. Justru aku telah memerangi pemimpin-pemimpin kaum kafir. Orang khawarij yang lain berkata: Engkau inilah termasuk orang-orang yang paling merugi amal perbuatannya ! Sa‘ad menjawab
    : Engkau bohong juga ! Mereka itu adalah orang-orang yang mengingkari tanda-tanda kekuasaan Allah, Tuhan mereka, mengingkari perjumpaan dengan-Nya (yakni tidak percaya bahwa pada hari kiamat kelak akan dihadapkan kepada Allah swt.) ‘! Riwayat ini dikemukakan juga oleh Al-Hafidz didalam Al-Fath.

    Thabrani mengetengahkan sebuah riwayat juga didalam Al-Kabir dan Al-Ausath, bahwa Umarah

    Bin Qardh Dalam tugas operasi pengamanan didaerah dekat Al-Ahwaz mendengar suara

    Adzan. Ia berangkat menuju ketempat suara adzan itu dengan maksud hendak menunaikan sholat berjama‘ah. Tetapi alangkah terkejutnya, ketika tiba disana ternyata ia berada ditengah kaum Khawarij sekte Azariqah. Mereka menegurnya: Hai musuh Allah, apa maksudmu datang kemari ?‘ Umarah menjawab dengan tegas: Kalian bukan kawan-kawanku‘ !
    Mereka menyahut: Ya, engkau memang kawan setan, dan engkau harus kami bunuh‘ ! Umarah berkata; Apakah engkau tidak senang melihatku seperti ketika Rasulallah saw. Dahulu melihatku . Mereka bertanya: Apa yang menyenangkan beliau darimu ? Umarah menjawab: Aku datang kepada beliau saw. Sebagai orang kafir, lalu aku meng-ikrarkan kesaksianku, bahwasanya tiada tuhan selain Allah dan bahwa beliau saw. Adalah benar-benar utusan Allah. Beliau saw. Kemudian membiarkan aku pergi ‘. Akan tetapi sekte Azariqah tidak puas dengan jawaban Umarah seperti itu. Ia lalu diseret dan dibunuh . Peristiwa ini dimuat juga sebagai berita yang benar dari sumber- sumber yang dapat dipercaya.

    Sikap dan tindakan kaum khawarij tersebut jelas mencerminkan penyelewengan akidah mereka, dan itu merupakan dhalalah/kesesatan. Perbuatan mereka ini telah dan selalu dilakukan olehpengikut mereka disetiap zaman. Mereka ini sebenarnya adalah orang-orang yang dipengaruhi oleh bujukan hawa nafsunya sendiri dan berpegang kepada ayat-ayat Al-Qur‘an dan Hadits secara harfiah atau tekstual. Mereka beranggapan hanya mereka/golongannya sajalah yang paling benar, suci dan murni, sedangkan orang lain yang tidak sefaham dengan mereka adalah sesat, berbuat bid‘ah, kafir dan musyrik! Mereka ini tidak sudi mendengarkan siapapun juga selain orang dari kelompok mereka sendiri. Mereka memandang ummat Islam lainnya dengan kacamata hitam, sebagai kaum bid‘ah atau kaum musyrikin yang sudah keluar meninggalkan agama Islam !

    Catat baik baik

    BANDINGKAN POKOK-POKOK AJARAN SEKTE AZARIQAH DENGAN WAHABI SALAFI .SEBAGAI BERIKUT :

    1. AZARIQAH : Semua penduduk yang tidak mampu membantu gerakan mereka adalah musrik. Alasannya
    Karena mereka menyeru masyarakat kepada seruan Rasul, jadi jika menolak adalah syirik.
    WAHABI : Lihat kata tokoh Wahhabi Salih bin Fawzan al-Fawzan turut menghukum golongan al-Asya‘irah sebagai sesat aqidah dan bukan Ahli Sunnah Wal Jama‘ah. Rujuk kitabnya Min Masyahir al-Mujaddidin Fi al-Islam ( ملاسلإا يف نيددجملا رهاشم نم ), muka surat 32, cetakan Ri’asah ‘Ammah Li al-Ifta’ Riyadh.

    2. AZARIQAH : Wilayah yang tidak menyetujui paham mereka dinilai Daru syirkah.
    WAHABI : sama jika bukan kelompok mereka dikatakan Daru syirkah bahkan ahlul bid`ah ala wahabi.

    3 AZARIQAH: .selain meraka Haram hukumnya menjalin kasih sayang, pernikahan, serta bermukim ditengah-tengah mereka.
    WAHABI : sebagian tidak sebagian mengharamkan

    4 selain mereka .haram waris-mewarisi, haram memakan sembelihan mereka,
    WAHABI : sebagian tidak sebagian mengharamkan

    5. AZARIQAH : tidak boleh menerima kesaksian mereka, namun boleh membunuh mereka termasuk anak-anak dan wanitanya.
    WAHABI : lihat kebanyakan pengikut wahabi salafi pelaku Bom bunuh diri dan teroris !!

    6. AZARIQAH : Penzina mukhson boleh tidak dirajam tapi cukup didera saja, karena nash hanya menyuruh mencambuknya (Alil milal wa nihal 121).
    WAHABI Lihat di makkah malahan jika ulama mereka zinah..aman aman cukup bayar denda saja. Tapi jika selain mereka bukan lagi rajam bahkan Mati !!

    7 AZARIQAH:. Tidak boleh taqiyah (menyembunyikan pendirian).
    WAHABI : Lihat betapa hebatnya wahabi salafi ngotot merasa paling benar dari semuanya.

    8. AZARIQAH: Dosa besar dan kecil boleh terjadi pada diri nabi.nabi sama dengan manusia kebanykan.
    WAHABI : Lihat pula uraian utmain ulama wahabi salafi yang mengatakan Nabi biasa saja di dalam karyanya, al-Manahi al-Lafdziyyah hal 161. Si utmain ini menulis:“dan saya tidak mengetahui sampai detik ini bahwa muhammad adalah makhluk allah yang lebih utama dari segala makhluk apa pun secara mutlak.”(Rasulullah dianggap biasa saja.pen)

    9 AZARIQAH: .paham sekte adalah mujasimah al-Hasyawiyyah,penampilan tuham Sama dengan makluknya.
    WAHABI :Lihat akidah wahabi salafi juga mujasimah !!
    Dalam kitab Ibnu Taimiah Majmu Fatawa Jilid 4 / 374 : إن محمدًا رسول الله يجلسه ربه على العرش معه “Sesungguhnya Muhammad Rasulullah, Tuhannya mendudukkannya diatas arasy bersamaNya”.
    Dalam Kitab Ibnu Taimiyah berjudul Syarh Hadith Nuzul cetakan Darul Asimah : إذا جلس تبارك و تعالى على الكرسي سُمِع له أطيط كأطيط الرَّحل الجديد artinya: ” Apabila Tuhan duduk di atas kursi maka akan terdengarlah bunyi seperti kursi baru diduduki”.

    10. AZARIQAH : pelaku pelaku bid`ah tanpa terkecuali di pandang sesat.wajib diperangi
    WAHABI :Lihat Wahabi juga mengtkan semua bid`ah adalah sesat.

    11. AZARIQAH : Haram hukunya sholat dengan imam selain imam mereka.
    Lihat fatwa fatwa ulama wahabi salafi bahkan haram sholat di balakang imam mekkah. Tokoh Wahhabi Soleh Al Fauzan yg merupakan seorg Ahli Majlis Tertinggi Ulama Saudi berfatwa HARAM solat sebagai makmun di belakang Imam Mekah Syeikh ‘Adil Al Kalbaniy. Rujuk surat khabar Ar Roi Al Kuwaitiah tanggal 16 Julai 2010 Jumaat Bil 11337.Dengar sendiri fatwa tersebut lihat juga sini:http://www.youtube.com/watch?v=ljvj78Zo57Y

    12 AZARIQAH : pengikut madzab madzab selain madzab mereka adalah syirik dan sesat.
    WAHABI : lihat fatwa fatwa Albani dan semua Ulama wahabi salafi. Anti madzab !!

    14.Urusan fitnah memnfitnah,
    Memfitnah syiah. Memfitanh sunni.memfitnah, mengkambing hitamkan salah satu dari keduanya.membela diri dengan mengkambing hitamkan khawarij , SEKTE WAHABI SALAFI LEBIH JAGO ketimbang SEKTE KHAWARIJ AZARIQAH !!

    BANDINGKAN SIKAP KHAWARIJ INI DENGAN WAHABI SALAFI.LEBIH BANYAK SAMANYA KETIMBANG BEDANYA.

    Wahab salafi mudah pula berkata sesat, berkata bid‘ah, teriak kafir dan musyrik. Mereka ini juga tidak sudi mendengarkan siapapun juga selain orang dari kelompok mereka sendiri.

    Al-Imam Muhammad Amin Afandi. ulama madzhab Hanafi berkata dalam kitabnya, Hasyiyah Radd al-Muhtar tantang Wahhabi sebagai berikut:

    “مَطْلَبٌ فِي أَتْبَاعِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْوَهَّابِ الْخَوَارِجِ فِيْ زَمَانِنَا :كَمَا وَقَعَ فِيْ زَمَانِنَافِيْ أَتْبَاعِ ابْنِ عَبْدِ الْوَهَّابِ الَّذِيْنَ خَرَجُوْا مِنْ نَجْدٍ وَتَغَلَّبُوْا عَلَى الْحَرَمَيْنِ وَكَانُوْايَنْتَحِلُوْنَ مَذْهَبَ الْحَنَابِلَةِ لَكِنَّهُمْ اِعْتَقَدُوْا أَنَّهُمْ هُمُ الْمُسْلِمُوْنَ وَأَنَّ مَنْ خَالَفَاعْتِقَادَهُمْ مُشْرِكُوْنَ وَاسْتَبَاحُوْا بِذَلِكَ قَتْلَ أَهْلِ السُّنَّةِ وَقَتْلَ عُلَمَائِهِمْ حَتَى كَسَرَ اللهُشَوْكَتَهُمْ وَخَرَبَ بِلاَدَهُمْ وَظَفِرَ بِهِمْ عَسَاكِرُ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَ ثَلاَثٍ وَثَلاَثِيْنَ وَمِائَتَيْنِوَأَلْفٍ.” اهـ (ابن عابدين، حاشية رد المحتار، ٤/٢٦٢).

    “Keterangan tentang pengikut Muhammad bin Abdul Wahhab, KAUM KHAWARIJ PADA MASA KITA. Sebagaimana terjadi pada masa kita, pada pengikut Ibn Abdil Wahhab yang keluar dari Najd dan berupaya keras menguasai dua tanah suci. Mereka mengikuti madzhab Hanabilah. Akan tetapi mereka meyakini bahwa mereka saja kaum Muslimin, sedangkan orang yang berbeda dengan keyakinan mereka adalah orang-orang musyrik. Dan oleh sebab itu mereka menghalalkan membunuh Ahlussunnah dan para ulamanya sampai akhirnya Allah memecah kekuatan mereka, merusak negeri mereka dan dikuasai oleh tentara kaum Muslimin pada tahun 1233 H.” (Ibn Abidin, Hasyiyah Radd al-Muhtar ‘ala al-Durr al-Mukhtar, juz 4, hal. 262).

    Apapun Alasannya memang terbukti secara nyata wahabi salafi adalah penerus khawarij yang kebearadaannya kini sudah ANTAH BARANTAH alias tidak jelas.Yang Ada sekarang Adalah wahabi salafi dengan tata aturan sama dengan khawarij sekte Azariqah.bahkan wahabi salafi juga sama dengan beberapa sekte khawarij lainnya.
    Semoga kita Umat muslim tidak buta hati dan pandai mencermatinya sekte wahabi salafi ini dalam setiap apa yang mereka terapkan pada umat muslim selain mereka.mari kita lebih waspada pada sekte hasil kolaborasi yahudi.inggris dan Usa sebagai tonggak awal terciptaanya kembali sekte khawarij abad modern Wahabi salafi yang suka menyebut diri As Sunnah ( tanpa ada “ al jama`ah ),menyebut diri manhaj salaf versi wahabi.dengan mode on “ bermanhaj salaf berdasarkan pemahaman salafus sholeh” tapi hampir semuanya bertentangan dengan pemahaman salafus sholeh bahkan imam madzab.tapi lucunya jika berdalil comot ulama ulama generasi imam madzab dari golongan sunni termasuk Imam bukhari dan muslim.Padahal ngaku anti madzab ! ini saja sudah menunjukkan paham yang tidak karuan karuan.intaha.

  24. MENJAWAB LICIKNYA FIRANDA DENGAN DALIL SINGKAT IMAM NAWAWI DAN IMAM SAFI`I

    FIRANDA VS VON EDISON ALOUISCI

    A.Dalam Tulisan di al Madinah, 21 Dzul Hijjah 1431 / 27 November 2010 berjudul SYUBHAT-SYUBHAT PARA PENDUKUNG BID’AH HASANAH anda menulis begini :

    Awal kutipan :

    “……Oleh karena itu tidak kita dapati Imam Asy-Syafii berpendapat dengan suatu bid’ahpun dari bid’ah-bid’ah yang tersebar sekarang ini dengan dalih hal itu adalah bid’ah hasanah. Karena memang maksud beliau dengan bid’ah hasanah bukanlah sebagaimana yang dipahami oleh para pelaku bid’ah zaman sekarang ini.Diantara amalan-amalan yang dianggap bid’ah hasanah yang tersebar di masyarakat namun diingkari Imam As-Syafii adalah :-

    “ ACARA MENGIRIM PAHALA BUAT MAYAT YANG DISAJIKAN DALAM BENTUK ACARA TAHLILAN.BAHKAN MASYHUUR DARI MADZHAB IMAM ASY-SYAFII BAHWASANYA BELIAU MEMANDANG TIDAK SAMPAINYA PENGIRIMAN PAHALA BACA QUR’AN BAGI MAYAT.

    Imam An-Nawawi berkata:”Dan adapun sholat dan puasa maka madzhab As-Syafi’i dan mayoritas ulama adalah tidak sampainya pahalanya kepada si mayat…adapun qiroah (membaca) Al-Qur’aan maka yang masyhuur dari madzhab As-Syafi’I adalah tidak sampai pahalanya kepada si mayat…” (AL-MINHAAJ SYARH SHAHIH MUSLIM 1/90)- Meninggikan kuburan dan dijadikan sebagai mesjid atau tempat ibadahImam As-Syafi’I berkata :وأكره أن يعظم مخلوق حتى يُجعل قبره مسجداً مخافة الفتنة عليه وعلى من بعده من الناس”Dan aku benci diagungkannya seorang makhluq hingga kuburannya dijadikan mesjid, kawatir fitnah atasnya dan atas orang-orang setelahnya” (AL-MUHADZDZAB 1/140, AL-MAJMUU’ SYARHUL MUHADZDZAB 5/280) “ akhir kutipan

    BANTAHAN :

    Von Edison Alouisci Menjawab :

    he Firanda !! ente jika mau menjelaskan perkara sampai atau tidak sampainya pahala pada si mayit harus lengkap ! jgn sepotong sepotong !!

    marilah kita kaji lagi penuturan imam Nawawi dalam Al-adzkar halaman 140 : “Dalam hal sampainya bacaan al-qur’an para ulama berbeda pendapat. Pendapat yang masyhur dari madzab Syafei dan sekelompok ulama adalah tidak sampai. Namun menurut Imam ahmad bin Hanbal dan juga Ashab Syafei berpendapat bahwa pahalanya sampai. Maka lebih baik adalah si pembaca menghaturkan doa : “Ya Allah sampaikanlah bacaan yat ini untuk si fulan…….”
    Tersebut dalam AL-MAJMU JILID 15/522 : “Berkata Ibnu Nahwi dalam syarah Minhaj: “Dalam Madzab syafei menurut qaul yang masyhur, pahala bacaan tidak sampai. Tapi menurut qaul yang Mukhtar, adalah sampai apabila dimohonkan kepada Allah agar disampaikan pahala bacaan terbut. Dan seyogyanya memantapkan pendapat ini karena dia adalah doa. Maka jika boleh berdoa untuk mayyit dengan sesuatu yang tidak dimiliki oleh si pendoa, maka kebolehan berdoa denagn sesuatu yang dimiliki oleh si pendoa adalah lebih utama”.
    Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dalam madzab syaf`i terdapat dua qaul dalam hal pahala bacaan :
    1. Qaul yang masyhur yakni pahala bacaan tidak sampai jika Tidak berniat
    2. Qaul yang mukhtar yakni pahala bacaan sampai.
    Dalam menanggapai qaul masyhur tersebut pengarang kitab Fathul wahhab yakni Syaikh Zakaria Al-anshari mengatakan dalam kitabnya Jilid II/19 :
    “Apa yang dikatakan sebagai qaul yang masyhur dalam madzab syafii itu dibawa atas pengertian : “Jika alqur’an itu tidak dibaca dihadapan mayyit dan tidak pula meniatkan pahala bacaan untuknya”.
    Dan mengenai syarat-syarat sampainya pahala bacaan itu Syaikh Sulaiman al-jamal mengatakan dalam kitabnya Hasiyatul Jamal Jilid IV/67 :
    “Berkata syaikh Muhammad Ramli : Sampai pahala bacaan jika terdapat salah satu dari tiga perkara yaitu : 1. Pembacaan dilakukan disamping kuburnya, 2. Berdoa untuk mayyit sesudah bacaan Al-qur’an yakni memohonkan agar pahalanya disampaikan kepadanya, 3. Meniatkan sampainya pahala bacaan itu kepadanya”.
    Hal senada juga diungkapkan oleh Syaikh ahmad bin qasim al-ubadi dalam hasyiah Tuhfatul Muhtaj Jilid VII/74 :
    “Kesimpulan Bahwa jika seseorang meniatkan pahala bacaan kepada mayyit atau dia mendoakan sampainya pahala bacaan itu kepada mayyit sesudah membaca Al-qur’an atau dia membaca disamping kuburnya, maka hasilah bagi mayyit itu seumpama pahala bacaannya dan hasil pula pahala bagi orang yang membacanya”.
    Namun Demikian akan menjadi lebih baik dan lebih terjamin jika ;
    1. Pembacaan yang dilakukan dihadapan mayyit diiringi pula dengan meniatkan pahala bacaan itu kepadanya.
    2. Pembacaan yang dilakukan bukan dihadapan mayyit agar disamping meniatkan untuk simayyit juga disertai dengan doa penyampaian pahala sesudah selesai membaca.
    Langkah seperti ini dijadikan syarat oleh sebagian ulama seperti dalam kitab tuhfah dan syarah Minhaj (lihat kitab I’anatut Tahlibin Jilid III/24).
    Allahu … Allah, maka di manakah dinyatakan bahawa dalam “al-Adzkar,” Imam an-Nawawi menyatakan pahala bacaan al-Quran tidak sampai kepada si mati? Ente Jgn berdusta !

    Anda jangan memfinah seolah olah Imam Nawawi menyetujui pendapat Imam Safi`i dalam kitab yang anda sebutkan bahwa tidak sampainya pahala bacaan untuk si mayat. Anda jangan menganggap semudah itu menelaah perkataan imam safii tanpa melihat pendapat ulama lain.ingat pula faktanya Hujjatul Islam Al Imam Nawawi rahimahullah berkata begini :
    ع
    العلماء وكذا أجمعوا على وصول الدعاءوفي هذا الحديث أن الصدقة عن الميت تنفع الميت ويصله ثوابها وهو كذلك باجما
    “Dan dalam hadits ini (hadits riwayat shahih muslim diatas) menjelaskan bahwa shadaqah untuk mayit bermanfaat bagi mayit, dan pahalanya disampaikan pada mayyit, demikian pula menurut Ijma (sepakat) para ulama, dan demikian pula mereka bersepakat atas sampainya doa doa” (Syarh Imam Nawawi ala Shahih Muslim juz 7 hal 90)

    Anda sebagai Wahabi berdalil dengan Pandapat Imam Madzab, padahal anti madzab .sementara anda lupa jika muhammad bin shalih al-utsaimin merupakan syaikhul wahhabiyah yang fatwa-fatwanya banyak menjadi rujukan pengikut sekte wahhabiyah andalan anda bernama abu abdillah muhammad bin shalih bin muhammad bin utsaimin al-wahib at-tamimi atau lebih dikenal dengan ibn al-utsaimin. dalam beberapa fatwanya, terdapat pernyataan menarik yang mungkin jarang di publikasikan oleh pengikut wahhabiyah tentang bacaaan al-qur’an untuk orang mati berkata begini : .
    وأما القراءة للميت بمعنى أن الإنسان يقرأ و ينوي أن يكون ثوابها للميت، فقد اختلف العلماء رحمهم الله هل ينتفع بذلك أو لا ينتفع؟ على قولين مشهورين الصحيح أنه ينتفع، ولكن الدعاء له أفضل
    “pembacaan al-qur’an untuk orang mati dengan pengertian bahwa manusia membaca al-qur’an serta meniatkan untuk menjadikan pahalanya bagi orang mati, maka sungguh ulama telah berselisih pendapat mengenai apakah yang demikian itu bermanfaat ataukah tidak ? atas hal ini terdapat dua qaul yang sama-sama masyhur dimana yang shahih adalah bahwa membaca al-qur’an untuk orang mati memberikan manfaat, akan tetapi do’a adalah yang lebih utama (afdlal).”sumber : majmu fatawa wa rasaail [17/220-221] karya muhammad bin shalih al-utsaimin [w. 1421 h]
    perhatikan, ibn taimiyah dalam kumpulan fatwa-fatwanya berkata: ”bacaan al-qur’an yang akan sampai (bermanfaat bagi mayit) adalah yang dibacakan ikhlas karena allah”. (lihat majmu’ fatawa ibn taimiyah, j. 24, h. 300)
    pada halaman yang sama dia juga berkatai: ”barangsiapa membaca al-qur’an ikhlas karena allah lalu ia hadiahkan pahalanya untuk mayit maka hal itu dapat memberikan manfaat baginya”. (lihat majmu’ fatawa ibn taimiyah, j. 24, h. 300).
    pada halaman lainnya dia melanjutkan: “akan sampai kepada mayit bacaan (al-qur’an) dari keluarganya, bacaan tasbih mereka, bacaan takbir mereka, dan seluruh bacaan dzikir mereka jika memang mereka menghadiahkan pahala bacaan tersebut bagi mayit itu. itu semua akan sampai kepadanya”. (majmu’ fatawa ibn taimiyah, j. 24, h. 324).
    di halaman lainnya dia berfatwa begini: “allah tidak menyatakan bahwa seseorang tidak dapat mengambil manfaat kecuali dengan jalan usahanya sendiri. tetapi yang difirmankan oleh-nya adalah:
    وَأَن لَّيْسَ لِلإِنسَانِ إِلاَّمَاسَعَى (النجم: 39)
    yang dimaksud ayat adalah bahwa seseorang tidak dapat memiliki sesuatu apapun dari suatu kebaikan kecuali hasil usahanya sendiri, adapun yang bukan dari usahanya sendiri maka ia tidak dapat miliki-nya. maka hasil usaha orang lain adalah milik orang itu sendiri, bukan milik siapapun. perumpamaannya pada harta; seseorang hanya dapat memiliki hartanya sendiri, dan ia dapat mengambil manfaat dari harta yang ia miliki tersebut, harta tersebut bukan milik orang lain, harta dia milik dia, harta orang lain milik orang lain. akan tetapi bila seseorang berderma bagi orang lain dengan hartanya tersebut maka tentunya hal itu dibolehkan (dan memberikan manfaat bagi orang lain tersebut). demikian pula bila seseorang berderma bagi orang lain dengan usahanya maka tentu itu juga memberikan manfaat bagi orang lain tersebut; sebagaimana seseorang akan memberikan manfaat bagi orang lain dengan jalan doa baginya, dan atau dengan jalan bersedekah baginya. orang yang dituju (dengan doa atau sedekah) tersebut akan mengambil manfaat, dan akan sampai kepadanya segala kebaikan dari setiap orang muslim; baik orang-orang dari kerabatnya atau lainnya (jika memang ditujukan/dihadiahkan/didermakan baginya), sebagaimana seseorang (mayit) mengambil manfaat dari pekerjaan shalat dari orang-orang yang menshalatkannya, dan atau dari doa mereka baginya di sisi kuburnya”. (majmu’ fatawa ibn taimiyah, j. 24, h. 367)
    . Ibnu taymiyah katakan sampainya pahala bacaan dzikir/al qur’an yang dihadiahkan
    Tentang hadiah pahala, ibnu taimiyah menegaskan bahwa barangsiapa mengingkari sampainya amalan orang hidup pada orang yang meninggal maka ia termasuk ahli bid’ah. Dalam majmu’ fatawa jilid 24 halaman 306 ia menyatakan, “para imam telah sepakat bahwa mayit bisa mendapat manfaat dari hadiah orang lain. Ini termasuk hal yang pasti diketahui dalam agama islam, dan telah ditunjukkan dengan dalil kitab, sunnah, dan ijma’ (konsensus) ulama’. Barang siapa menentang hal tersebut, maka dia termasuk ahli bid’ah”.

    bukankah faktanya pendapat ulama anda menjelaskan sampainya amalan orang masih hidup pada orang yang sudah mati ?? sekarang saya tanya anda ikut siapa ?? ente mau menganggap sesat ibnu taymiyah ?? ente mau menganggap ibn al-utsaimi sesat ?? .kelihatan anda malah kontradiksi dgn ulama anda sendiri !!

    Anda jgn suka memfitnah Ulama menipu masyarakat hanya dengan bahasan sepotong sepotong yang membuat orang salah paham !!

    Satu hal lagi terkait bangunan kuburan.. untuk yang ini saya tidak menyalahkan anda jika memang anda anggap benar tapi Anda lihat kuburan ibnu taimiyah ?? Kenapa pada kanyataan ulama anda itu kuburannya tetap tinggi ?? Siapa yang bid`ah ?? beranikah anda meratakan kuburan ibnu taymiyah ?? sebaiknya anda mulai menjadi contoh sebelum mengatakan bid`ah atau syirik atau sejenisnya.!! Satu lagi secara akal sehat..apakah ente yakin jika orang jiarah kubur itu melakukan perbuatan syirik karana ente anggap menyembah kuburan ?? lantas jika ente naik haji menghadap ka`bah apakah ente mau dikatakan syirik hanya karna kabah itu BATU ?? kemana nalar sehat anda ??

    Dalam suatu Riwayat para sahabat ternyata melakukan apa yang telah dilakukan Rasulullah. Berikut ini adalah kutipan lengkap hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi:
    وَ رَوَى الْبَيْهَقِي فِي الشَّعْبِ، عَنِ الْوَاقِدِي، قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَزُوْرُ الشُّهَدَاءَ بِأُحُدٍ فِي كُلِّ حَوْلٍ. وَ إذَا بَلَغَ رَفَعَ صَوْتَهُ فَيَقُوْلُ: سَلاَمٌ عَلَيْكُم بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّار

    Al-Baihaqi meriwayatkan dari al-Wakidi mengenai kematian, bahwa Nabi SAW senantiasa berziarah ke makam para syuhada di bukit Uhud setiap tahun. Dan sesampainya di sana beliau mengucapkan salam dengan mengeraskan suaranya, “Salamun alaikum bima shabartum fani’ma uqbad daar” –QS Ar-Ra’d: 24– Keselamatan atasmu berkat kesabaranmu. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.

    Lanjutan riwayat:
    ثُمَّ أبُوْ بَكْرٍ كُلَّ حَوْلٍ يَفْعَلُ مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ عُمَرُ ثُمَّ عُثْمَانُ. وَ كاَنَتْ فَاطِمَةُ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا تَأتِيْهِ وَ تَدْعُوْ. وَ كاَنَ سَعْدُ ابْنِ أبِي وَقَّاصٍ يُسَلِّمُ عَلَيْهِمْ ثُمَّ يَقْبَلُ عَلَى أصْحَابِهِ، فَيَقُوْلُ ألاَ تُسَلِّمُوْنَ عَلَى قَوْمٍ يَرُدُّوْنَ عَلَيْكُمْ بِالسَّلَامِ

    Abu Bakar juga melakukan hal itu setiap tahun, kemudian Umar, lalu Utsman. Fatimah juga pernah berziarah ke bukit Uhud dan berdoa. Saad bin Abi Waqqash mengucapkan salam kepada para syuhada tersebut kemudian ia menghadap kepada para sahabatnya lalu berkata, ”Mengapa kalian tidak mengucapkan salam kepada orang-orang yang akan menjawab salam kalian?”
    Demikian dalam kitab Syarah Al-Ihya juz 10 pada fasal tentang ziarah kubur.

    Dalam Hadits lain Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

    (ما من رجل يزور قبر أخيه ويجلس عليه إلا استأنس ورد عليه حتي يقوم)

    “tidak seorangpun yang mengunjungi kuburan saudaranya dan duduk kepadanya (untuk mendoakannya) kecuali dia merasa bahagia dan menemaninya hingga dia berdiri meninggalkan kuburan itu.” (hr. Ibnu abu dunya dari aisyah dalam kitab al-qubûr).

    Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

    (ما من أحد يمربقبر أخيه المؤمن كان يعرفه في الدنيا فيسلم عليه إلا عَرَفَهُ ورد عليه السلام)

    “tidak seorang pun melewati kuburan saudaranya yang mukmin yang dia kenal selama hidup di dunia, lalu orang yang lewat itu mengucapkan salam untuknya, kecuali dia mengetahuinya dan menjawab salamnya itu.” (hadis shahih riwayat ibnu abdul bar dari ibnu abbas di dalam kitab al-istidzkar dan at-tamhid).

    apakah anda berani mengatakan Rasulullah Syirik ?? apakah anda berani mengatakan abu bakar itu pelaku syirik ?? apa di masa Rasulullahj kuburan albaqi dan suhada perang uhud rata dengan tanah saat Rasulullah masih hidup seperti sekarang ?? apa anda berani meratakan makam Rasulullah sekarang ?? anda justru insan tidak punya akal sehat !!

    B.Dibagian lain pd makalah yang sama anda menulis soal pengkhususan ibadah pada waktu-waktu tertentu atau cara-cara tertentu. Yang jelas maksudnya terkait bid`ah.anda menulis begini :

    awal kutipan :
    berkata abu syaamah :”imam as-syafi’i berkata : aku benci seseroang berpuasa sebulan penuh sebagaimana berpuasa penuh di bulan ramadhan, demikian juga (aku benci) ia (mengkhususkan-pent) puasa suatu hari dari hari-hari yang lainnya. Hanyalah aku membencinya agar jangan sampai seseorang yang jahil mengikutinya dan menyangka bahwasanya perbuatan tersebut wajib atau merupakan amalan yang baik” (al-baa’its ‘alaa inkaar al-bida’ wa al-hawaadits hal 48)

    perhatikanlah, imam as-syafii membenci amalan tersebut karena ada nilai pengkhususan suatu hari tertentu untuk dikhususkan puasa. Hal ini senada dengan sabda nabi« لاَ تَخْتَصُّوا لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ بِقِيَامٍ مِنْ بَيْنِ اللَّيَالِى وَلاَ تَخُصُّوا يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِصِيَامٍ مِنْ بَيْنِ الأَيَّامِ إِلاَّ أَنْ يَكُونَ فِى صَوْمٍ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ »”janganlah kalian mengkhususkan malam jum’at dari malam-malam yang lain dengan sholat malam, dan janganlah kalian mengkhususkan hari jum’at dari hari-hari yang lain dengan puasa, kecuali pada puasa yang dilakukan oleh salah seorang dari kalian” (yaitu maksudnya kecuali jika bertepatan dengan puasa nadzar, atau ia berpuasa sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya, atau puasa qodho –lihat penjelasan imam an-nawawi dalam al-minhaaj 8/19)

    perhatikanlah, para pembaca yang budiman, puasa adalah ibadah yang disyari’atkan, hanya saja tatkala dikhususkan pada hari-hari tertentu tanpa dalil maka hal ini dibenci oleh imam as-syafi’i.

    Maka bagaimana jika imam as-syafii melihat ibadah-ibadah yang asalnya tidak disyari’atkan??!

    Apalagi ibadah-ibadah yang tidak disyari’atkan tersebut dikhususkan pada waktu-waktu tertentu??

    Akhir kutipan .

    BANTAHAN

    von edison alouisci menjawab

    Anda pengikut madzab safi`i ya ?? sejak kapan wahabi bermadzab safi`i ??
    Anda sepertinya memfokuskan imam safi`i dalam dalil dalil anda yang intinya seakan mau membenarkan pemhaman anda terkait bid`ah karna merasa pendapat imam safi`i sejalan dengan anda . Padahal sudah menjadi hal umum pengikut madzab mengetahui bahwa imam syafi’i pernah mengatakan,

    إذا صح الحديث فهو مذهبي

    “jika suaatu hadits shahih maka itulah madzhabku”

    dan juga,

    إذا وجدتم في كتابي خلاف سنة رسول الله صلى الله عليه وسلم فقولوا بسنة رسول الله صلى الله عليه وسلم ودعوا ما قلت

    ” jika kalian menemukan dalam kitabku sesuatu yang menyelisihi sunnah rasulullah shallahu ‘alayhi wa sallam, maka berkatalah dengan sunnah rasulullah itu dan tinggalkan perkataanku itu”

    akan tetapi banyak kalangan yang tidak memahami dengan benar perkataan ini. Sehingga, jika yang bersangkutan menemukan sebuah hadits shahih yang bertentangan dengan pendapat madzhab syafi’i maka yang bersangkutan langsung menyatakan bahwa pendapat madzhab itu tidak benar, karena imam syafi’i sendiri mengatakan bahwa hadits shahih adalah madzhab beliau. Atau ketika seseorang menemukan sebuah hadits yang shahih, yang bersangkutan langsung mengklaim, bahwa ini adalah madzhab syafi’i.

    al-imam nawawi menyebutkan dalam majmu’ syarh al muhadzab, bahwa pendapat beliau tidak keluar dari sunnah, kecuali hanya sebagian kecil. Ini memang terjadi di beberapa masalah, seperti masalah tatswib dalam adzan shubuh (bacaan ashalatu khoirum min annaum), imam syafi’i memakruhkan hal itu dalam qoul jadidnya. Akan tetapi para ulama madzhab syafi’i memilih sunnahnya tatswib, karena hadits shahih mendasari amalan itu.

    akan tetapi tidak bisa sembarang orang mengatakan demikian. Al-imam nawawi menyebutkan beberapa syarat. “sesungguhnya untuk hal ini, dibutuhkan seseorang yang memiliki tingkatan sebagai mujtahid dalam madzhab yang telah dijelaskan sebelumnya, dan dan ia harus berbaik sangka bahwa imam syafi’i belum sampai kepada hadits tersebut, atau belum mengetahui keshahihan hadits itu, dan ini hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang telah menela’ah semua kitab-kitab milik imam syafi’i dan kitab-kitab para sahabat yang mengambil darinya, dan syarat ini sulit, serta sedikit orang yang sampai pada tingkatan ini. Syarat ini kami sebutkan karena, imam syafi’i tidak mengamalkan dhahir hadits yang telah beliau ketahui, akan tetapi ada dalil lain yang mencacatkan hadits itu, atau yang menasakh hadits itu, atau yang mentakhish atau yang menta’wilkan hadits itu.

    asy-syeikh abu amru mengatakan: ”barang siapa menemui dari syafi’i sebuah hadits yang bertentangan dengan madzhab beliau, jika engkau sudah mencapai derajat mujtahid mutlak, dalam bab, atau maslah itu, maka silahkan mengamalkan hal itu. Akan tetapi jika tidak sampai derajat itu dan mereka yang menentang tidak pula memiliki jawaban yang memuaskan, maka jika itu diamalkan oleh mujtahid madzhab lain, boleh ia melakukan, dan itu adalah sebuah udzur dimana ia meninggalkan salah satu pendapat madzhab imamnya”. Imam nawawi mengatakan bahwa yang dikatakan syeikh abu amru ini merupakan perkataan yang cukup baik. Apakah anda sudah sudah mencapai derajat mujtahid mutlak sehingga sudah betul betul paham pemahaman imam safi`i ?? saya sendiri jujur saja belum !

    Perhatikan lagi . dinukil dari muqadimah al majmu syarh al muhadzab (1/99-100), terbitan dar al fikr 1426 h, tahqiq dr. Mahmud mathraji abu muhammad mengatakan…

    ” tidak ada yang menyalahkan madzhab imam syafi’i. Justru dalil di atas membuktikan dan menunjukkan bahwa imam syafi’i mengakui bahwa dirinya tidak ma’sum. Artinya sang imam akan ber madzhab dengan madzhab nabi yang shohih saja, karena setiap manusia pasti ada kekurangannya. Sehingga bila beliau mengatakan “jika suatu telah shahih sebuah hadits maka itulah madzhabku”. Jadi jika ada pendapat beliau yang tidak shohih, ikuti yang shohih. Begitu juga dengan qoul qodim dan qoul jadid beliau.jadi, tidak berarti otomatis seluruh pendapat beliau salah kalau beliau sebelum meninggal menggunakan hadits yang dho’if dan lainnya”.Disini anda mestimnya paham jika Imam Safi`i pada dasarnya tidak memaksakan pendapatnya.jika bertentngan dgn quran dan sunnah .

    sekarang anda perhatikan soal ibadah waktu waktu tertentu yang anda anggap bid`ah yang menyalahi syariat (itu sebenrnya maksud anda). perhatikan dalam beberapa hadits berikut :

    Hadits riwayat Abu Dawud dan Abu Nu’man dalam kitab Al-Hilyah :
    Nabi Muhammad Saw. bersabda yang maksudnya : “Barangsiapa mengikhlashkan dirinya kepada Allah (dalam beribadah) selama 40 hari maka akan zhahir sumber-sumber hikmah daripada hati melalui lidahnya”. (HR. Abu Dawud dan Abu Nu’man dalam alhilyah).

    apa caranya mengikhlaskan selama 40 hari ?? bukankah bisa dengan berpuasa secara ikhlas ??
    anda perhatikan lagi ini..
    – Imam at Tirmidzi meriwayatkan dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, ia mengatakan, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
    مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِي جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الْأُولَى كُتِبَتْ لَهُ بَرَاءَتَانِ بَرَاءَةٌ مِنْ النَّارِ وَبَرَاءَةٌ مِنْ النِّفَاقِ
    “Barangsiapa yang shalat karena Allah selama 40 hari secara berjama’ah dengan mendapatkan Takbiratul pertama (takbiratul ihramnya imam), maka ditulis untuknya dua kebebasan, yaitu kebebasan dari api neraka dan kebebasan dari sifat kemunafikan.” (HR. Tirmidzi, dihasankan oleh Syaikh Al Albani (wahabi majnun) di kitab Shahih Al Jami’ II/1089, Al-Silsilah al-Shahihah: IV/629 dan VI/314).

    – hadits yang diriwayatkan Imam Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dari Anas bin Malik radliyallah ‘anhu:
    مَنْ وَاظَبَ عَلَى الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوْبَةِ أَرْبَعِيْنَ لَيْلَةً لا تَفُوْتُهُ رَكْعَةٌ كَتَبَ اللهُ لَهُ بِهَا بَرَاءَتَيْنِ، بَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ وَبَرَاءَةٌ مِنَ النِّفَاقِ
    “Siapa yang menekuni (menjaga dengan teratur) shalat-shalat wajib selama 40 malam, tidak pernah tertinggal satu raka’atpun maka Allah akan mencatat untuknya dua kebebasan; yaitu terbebas dari neraka dan terbebas dari kenifakan.” (HR. Al-Baihaqi, Syu’abul Iman, no. 2746)

    – Dalam kitab syarah al-hikam
    Nabi SAW bersabda :” Barangsiapa Yang Mengamalkan Ilmu Yang Ia Ketahui Maka Allah Akan Memberikan Kepadanya Ilmu Yang Belum Ia Ketahui”.
    – Hadits qudsy shahih Riwayat Hakim
    Dari Abu Darda Ra. berkata : “Aku mendengar Rasulullah Saw. Bersabada, “Sesungguhnya Allah Swt berfirman kepada Isa As. : “Aku akan mengirimkan satu umat setelahmu (ummat Muhammad Saw.), yang jika Aku murah hati pada mereka, mereka bersyukur dan bertahmid, dan jika Aku menahan diri, mereka sabar dan tawakal tanpa [harus] mempunyai hilm (kemurahan/kemurahan hati) dan ‘ilm (ilmu) .” Isa bertanya: “Bagaimana mereka bisa seperti itu ya Allah, tanpa hilm dan ‘ilm?” Allah menjawab: “Aku memberikan mereka sebagian dari hilmKu dan ‘ilmu-Ku.” [HR. Hakim. Katanya Hadits ini shahihmenurut syarat Bukhary, tetapi ia tidak meriwayatkannya, sedangkan adzahaby menyepakatinya”. I/348]
    Keterangan : Hadits ini juga terdapat pada Muntakhab hadits SyaikhulHadits Maulana Yusuf, Hadits No. 27, Bab ikhlash dan Juga terdapat pada kitab Ucapan Nabi Isa as dalam kisah-kisah literature umat islam, Tarif Khalidi.
    – Dalam hadits qudsy (Kitab Futuh Mishr wa Akhbaruha, Ibn ‘Abd al-Hakam wafat 257 H).
    Allah mewahyukan kepada Isa untuk mengirimkan pendakwah ke para raja di dunia. Dia mengirimkan para muridnya. Murid-muridnya yang dikirim ke wilayah yang dekat menyanggupinya, tetapi yang dikirim ke tempat yang jauh berkeberatan untuk pergi dan berkata: “Saya tidak bisa berbicara dalam bahasa dari penduduk yang engkau mengirimkan aku kepadanya.” Isa berkata: “Ya Allah, aku telah memerintahkan murid-muridku apa yang Kau perintahkan, tetapi mereka tidak menurut.” Allah berfirman kepada Isa: “Aku akan mengatasi masalahmu ini.” Maka Allah membuat para murid Isa bisa berbicara dalam bahasa tempat tujuan mereka diutus.
    – Dalam hadis qudsi, Nabi Isa as. Juga bersabda:
    “Isa As. berkata: “Buat kalian tidak ada gunanya mendapat ilmu yang belum kalian ketahui, selama kalian tidak beramal dengan ilmu yang telah kalian ketahui. Terlalu banyak ilmu hanya menumbuhkan kesombongan kalau kalian tidak beramal sesuai dengannya.” [ Diriwayatkan oleh (Abu ‘Abdallah Ahmad bin Muhammad al-Syaibani) Ibn Hanbal (… – 241 H), Kitab al-Zuhd, 327. Dan (Abu Hamid Muhammad bin Muhammad) Al-Ghazali (… – 505 H), Ihya’ ‘Ulum al-Din, 1:69-70]

    Contoh lain Dalil tahlilan Jumlah Hari 3, 7, 25, 40, 100, 360 (setahun) & 1000 hari dari kitab ahlusunnah

    قال النبي صلى الله عليه وسلم الدعاء والصدقة هدية إلى الموتى

    وقال عمر : الصدقة بعد الدفنى ثوابها إلى ثلاثة أيام والصدقة فى ثلاثة أيام يبقى ثوابها إلى سبعة أيام والصدقة يوم السابع يبقى ثوابها إلى خمس وعشرين يوما ومن الخمس وعشرين إلى أربعين يوما ومن الأربعين إلى مائة ومن المائة إلى سنة ومن السنة إلى ألف عام

    Rasulullah saww bersabda: “Doa dan shodaqoh yg dihadiahkan kepada mayyit.”

    Berakata Umar : “shodaqoh setelah kematian maka pahalanya sampai tiga hari dan shodaqoh dalam tiga hari akan tetap kekal pahalanya sampai tujuh hari, dan shodaqoh tujuh hari akan kekal pahalanya sampai 25 hari dan dari pahala 25 sampai 40 harinya akan kekal hingga 100 hari dan dari 100 hari akan sampai kepada satu tahun dan dari satu tahun sampailah kekalnya pahala itu hingga 1000 hari.”
    Perhatiin h jumlah-jumlah harinye (3, 7, 25, 40, 100, setahun & 1000 hari) jelas ada dalilnya

    bukankah hal hal diatas adalah amalan waktu waktu tertentu ?? anda seharusnya lebih spesifik menjelaskan agar tidak keliru mana yang syriatkan mana pula yang tidak.!! Sekali lagi anda jangan sepotong sepotong jika mau mengkaji pemahman imam Safi`i demi melegalkan maksud maksud tersembunyi anda membodohi publik ! uraian anda dalam makalah anda memang lumayan.namun anda hanya mengutip point point tertentu saja yang anda anggap baik dan cocok dgn akal anda.padahal masih byk uraian dan bahasan dari maksud kutipan yang anda ambil.disini jelas anda memfitnah dengan statement anda yang setengah setengah !! Ustadz macam apa anda ini ?? baiklah semoga Anda menikmati hasil fitnahan anda ketika sekaratul maut !!

    MEMOAR 2010

  25. KEANEHAN DAN KEAJAIBAN SEKTE WAHABI SALAFI

    Oleh von Edison Alouisci

    Usman khaibawi dalam kitabnya menjelaskan ;
    Akan datang disuatu masa dimana islam tinggal namanya saja,agama tinggal bentuknya saja dan quran hanya bacaannya saja,mereka meramaikan mesjid sedangkan didalamnya sepi dari zikir kepada Allah.orang orang yang paling busuk dizaman itu justru para ulamanya dari mereka timbul fitnah dan fitnahpun akan kembali kepada mereka,mereka itulah bagian dari tanda tanda kiamat.(zubdatul waa izdiina ).lihat kitab Durattun nasihin jilid II halaman 233.

    mari kita kronologikan ungkapan dalam kitab ini seperti uraian diatas karna cocok pada sika dan sipat sekte wahabi salafi :

    perhatikan ;

    1.PERKATAAN : AKAN DATANG DISUATU MASA DIMANA ISLAM TINGGAL NAMANYA SAJA.
    kita bisa lihat dimana mana byk orang menyerukan tentang islam seperti wahabi salafi yang begitu nyunahnya sampai sampai disemua tempat seolah olah hanya mereka yang paling benar.

    2.PERKATAAN : QURAN HANYA BACAANNYA SAJA,
    Lihatlah wahabi salafi..dimana mana mereka bercerita soal quran tapi ternyata hanya Tekstual belaka tanpa berfikir jauh apa yang tersurat dan tersirat didalamnya menurut ijma ulama kebanyakan.mereka hanya memahaminya menurut akal mereka sendiri seakan sudah ahli tafsir.ahli ijthad.

    3.PERKATAAN : MEREKA MERAMAIKAN MESJID SEDANGKAN DIDALAMNYA SEPI DARI ZIKIR KEPADA ALLAH
    Lihatlah wahabi salafi..Dauroh mingguan bak Kristen mingguan kegereja.dimana mana dalam sebuah mesjid ada yang bayar buat sang ustad atau panitia ada juga yang gratisan.mereka bukannya Zikir tapi sibuk mencari cacat celanya golongan lain yang tidak sejalan.yang dibahas urusan bid`ah,syrik dan kafir mengkafirkan dengan bahasan yang super nyunah.boro bro mau zikir dengan adab yang benar.

    4.PERKATAAN : ORANG ORANG YANG PALING BUSUK DIZAMAN ITU JUSTRU PARA ULAMANYA DARI MEREKA TIMBUL FITNAH
    Lihatlah wahabi salafi..mulai dari awal munculnya wahabi oleh Muhammad bin abdul wahab..mereka sibuk memfitnah..mencari cela muslim yang lain.jika ada yang menasehati dikatakan syiah. Dan itu artinya memfitnah syiah.padahal islam itu tercatat 73 golongan.majemuk. mereka sibuk memfitnah kaum sunni yang di ridhoi Allah,mengkafirkan para ulama ,membidahkan mereka dengan cap sesat padahal mereka tahu islam kebanyakan asal muasalnya juga dari ulama sunni yang notabenenya ulama salaf,khalaf.tabiin dan tabiun. Tida ada yang langsung mendengar lisan dan melihat perbuatan Rasulullah setelah ulama ulama itu tiada.namun pada kenyataan seakan mereka jauh lebih paham agama ketimbang mereka. Jika ada yang mengkritik mereka..mereka katakana bahwa wahabi yang dimaksud itu nisbah ke rustum.padahal rustum dan pengikutnya sudah hilang ditelan sejarah ! lagi pula wahabiyah dan wahbiyah itu beda.wahab salafi ternyat juga memfitnah kaum khawarij yang walau pun di pandang sesat tetap saja kena fitnah wahabi salafi dan benar dalam kitab Durattun nasihin jilid II halaman 233.,

    5.PERKATAAN : FITNAHPUN AKAN KEMBALI KEPADA MEREKA dan terbukti..hampir seluruh dunia tidak menyukai adanya wahabi salafi.yang juga suka ngaku as sunnah.pengikt salaf tapi kriterianya sama sekali tidak masuk kategori pengikut sunah dan kaum salaf yang notabenenya sekali lagi kebanyakn dari sunni yang mereka fitnah.

    6. PERKATAAN : MEREKA ITULAH BAGIAN DARI TANDA TANDA KIAMAT
    dan memang dari banyak hadits sahih tanda tanda mereka adalah bagian dari tanda tanda kiamat.

    KEANEHAN PENYAMARAN SEKTE WAHABI SALAFI MEMANCING FITNAH

    NAMA UTAMA

    nama pendiri wahabi salafi MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB.
    Mirip dengan nama Nabi MUHAMMAD BIN ABDULLAH

    Nama nama anak Muhammad bin abdul wahab. Diantarnya HASAN DAN HUSEN DAN BEBERAPA AHLUL BAYTsama dengan CUCU RASULULLAH HASAN DAN HUSEN DAN BEBERAPA AHLUL BAYT
    jika salah maka bisa menimbulkan fitnah

    SEKTE

    1.sekte muhammad bin abdul wahab disebut WAHHABIYAH
    mirip dengan.sekte rustum khawarij disebut WAHBIYAH
    jika salah maka bisa menimbulkan fitnah

    ULAMA

    1.IBN QAYYIM AL-JAUZIYYAH ULAMA WAHABI
    dia adalah Muhammad ibn Abi Bakr ibn Ayyub az-Zar’i, dikenal dengan nama Ibn Qayyim al-Jawziyyah, lahir tahun 691 hijriyah dan wafat tahun 751 hijriyah. murid dari ibn taimiyah yang dalam keyakinannya persis sama dengan ibn taimiyah sendiri..mujasimah ,mirip dengan IBN AL-JAUZI ULAM SUNNI,beliau adalah al-imam al-hafizh abdurrahman ibn abi al-hasan al-jauzi (w 597 h), imam ahlussunnah terkemuka, ahli hadits, ahli tafsir, dan seorang teolog (ahli ushul) terdepan. beliau bermadzhab hanbali.nama: muhammad bin al husain bin muhammad bin khalaf bin ahmad al baghdadi al hanbali, dikenal dengan sebutan al qadli abu ya’la al hanbali. lahir tahun 380 h, wafat 458 h.Jika salah maka bisa menimbulkan fitnah

    2.AL QADLI ABU YA’LA ULAMA WAHABI

    ini dikenal sebagai orang yang menyebarkan faham tasybih, bahkan salah seorang yang paling bertanggungjawab atas kerusakan madzhab hanbali. orang inilah yang telah “menyuntikan penyakit” akidah tasybih di dalam madzhab hanbali, dia banyak menuliskan akidah tasybih lalu dengan bohong besar ia mengatakan bahwa itu semua adalah aqidah imam ahmad bin hanbal.
    Mirip dengan ABU YA’LA ULAMA SUNNI,beliau ahli hadits bernama lengkap ; ahmad bin ali bin al mutsanni bin yahya bin isa al maushiliy, penulis kitab musnad (dikenal dengan kitab musnad abi ya’la al maushili), lahir tahun 210 h, wafat tahun 307 h (satu pendapat mengatakan wafat tahun 306 h).guru-guru: di antaranya imam-imam ahli hadits terkemuka berikut ini; ali bin al madini, yahya bin ma’in, muhammad bin yahya bin sa’id al qaththan, abu bakr bin abi syaibah, dan lainnya.murid-murid: di antaranya imam-imam ahli hadits terkemuka berikut ini; an nasa’i, ibnu adiy, abu hatim, abu asy-syaikh, abu bakr bin al muqri’, ath-thabarani, dan lainnya.Jika salah maka bisa menimbulkan fitnah

    Dari Ibnu Mas’ud r.a. bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda: “Tahukah engkau semua, apakah kedustaan besar itu? Yaitu Namimah atau banyak bicara adu domba antara para manusia.” (Riwayat Muslim)

    TOLAK BELAKANG WAHABI SALAFI DENGAN AL JAMA`AH ( aswaja/sunni)

    sekte wahabi ini cenderung membahas masalah furu’ dan khilafiyyah bukan untuk mencari kebenaran. Karena meski lawan memberi dalil yang lebih kuat, mereka tidak mau tahu itu. Niat mereka memang untuk menimbulkan fitnah dan perpecahan. Ini sesuai hadits Nabi di bawah:

    Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
    Bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda sambil menghadap ke arah timur (Najd tempat lahirnya pendiri Wahabi: Muhammad bin Abdul Wahhab An Najdi): Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana! Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana. Yaitu tempat muncul tanduk setan. (Shahih Muslim No.5167)

    “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” [Ar Ruum 30]

    firqoh wahabi salafi justru cenderung menimbulkan fitnah: Sementara jama’ah yang lurus senantiasa menghindari fitnah

    Fitnah itu sedang tidur (reda) dan laknat Allah terhadap orang yang membangkitkannya. (HR. Ar-Rafii).

    “Akan keluar di akhir zaman suatu kaum yang usia mereka masih muda, dan bodoh, mereka mengatakan sebaik baiknya perkataan manusia, membaca Al Qur’an tidak sampai kecuali pada kerongkongan mereka. Mereka keluar dari din (agama Islam) sebagaimana anak panah keluar dan busurnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

    wahabi cendrung berfikir yang selamat adalah golongan yang sedikit.
    Sunni justru berfikir yang selamat adalah golongan yang banyak ( al jama`ah). Sunni mengikuti suara ulama besar terbanyak.

    Wahabi cendrung berfikir muhammad bin abdul wahab,ibnu taymiyah.bin baz.ustmain cs yang benar
    sunni justru berfikr atsar sahabat dan seluruh ulama salaf.khalaf.tabiin ,tabiun bersanad yang benar. Sunni mengikuti suara ulama besar terbanyak.

    Wahabi cendrung berfikir semua bid`ah adalah sesat dan itu benar menurut muhammad bin abdul wahab cs.
    Sunni justru berfikir bid`ah itu sesuai dengan maksud atsar sahabat dan seluruh ulama salaf.khalaf.tabiin ,tabiun bersanad yang benar sekalipun mereka mengatakan bidah tidak semuanya sesat.sunni mengikuti suara ulama besar terbanyak.

    Wahabi cendrung berfikir,mengkaji hadits dan quran secara tekstual bahkan cukup dengan akal umum.
    Sunni justru menekankan kaidah aturan bahasa..melalui disipilin ilmu nahwu.shorof..lughoh dll..agar tidak salah mengartikan dan memahami maksudnya..dengan kaidah ini..hadits dan quran jika diterjemahkan kedalam bahasa.. Seluruh dunia tetap sama maksudnya dan artinya. Tidak peduli apakah ia diterjemahkan dalam bahasa jepang.rusia.india..china.dsb dsb..inilah disebut pemersatu pemahaman umat muslim diseluruh dunia.INTAHA

    SEMOGA BERMANPAAT

    • Najd itu terletak di irak,yg akan muncul 2 tanduk setan,& di ikuti oleh 70.000 yahudi dari isfahan & jg kebanyakan wanita .
      Bukankah isfahan mayoritas kaum yahudi ?

      • Sungguh menggelikan kata kata kamu bahwa najd itu terletak di irak. Mending kamu bilang Najd itu di Cisaruadi sbb di sana banyak WAHABI ARAB SAUDI GENTAYANGAN MELEPAS SYAHWAT DI SANA

    • Von edison antum klo kasih redaksi yg bener knapa ?
      Gk usah jujur kan biar kmu gk berdosa alias takiyah.

  26. Alhamdulillah, turut bangga jika toko buku sebesar Gramedia bisa menjual buku Ustadz. Selamat terus berjuang!

  27. Saya sudah memiliki kedua bukunya. Terus berjuang wahai Abu Salafy !!! Hancurkan Kaum Mujassimah !!! Kami mendukungmu !!!


  28. CAK NO SANG WAHABI SEJATI

    Alkisah di negeri antah berantah terdapat sebuah
    organisasi keagamaan. Nama organisasi tsb adalah CAK
    NO. Ajarannya gabungan antara islam dan kejawen.
    Makanya asasnya bernama ASli WArisan JAwa. Ciri-ciri
    dari pimpinan, tokoh beserta anggota organisasi ini
    antara lain untuk prianya mudah tensi alias kebakaran
    jenggot. Makanya jenggot mereka pada habis karena
    terbakar. Nggak tahulah apa penyebab mereka ini
    mudah marah. Yg jelas mereka marah kalo ada orang
    yang ingin menjalankan sunnah dan menjauhi bid’ah
    seperti yg diperintah Allah dan RasulNya. Kalo ketemu
    orang yg seperti ini mereka menyebut wahabi. Mereka
    nggak sadar kalo salah seorang pendiri organisasi
    mereka bernama Abdul Wahab juga. Ya, Abdul Wahab,
    bukan hanya BIN Abdul Wahab. Maka secara bahasa yg
    pantas disebut Wahabi sebenarnya kelompok ini.
    Kemungkinan kedua jenggot mereka ini terbakar karena
    kebablasan nyumut rokok. Karena rokok bagi organisasi
    ini suatu “kewajiban”. Kalo nggak merokok nggak diakui
    atau minimal kurang diakui loyalitasnya.
    Sedangkan perempuannya juga pada kebakaran. Tapi yg
    terbakar adalah kerudungnya atau bahkan bajunya.
    Makanya kerudung mereka pendek-pendek atau hanya
    pakai kupluk, atau bahkan nggak pake kerudung sama
    sekali. Begitu juga dg bajunya. Sudahlah nggak bisa
    dikatakan lagi. Nggak ada atsar atau bekas dari
    keislaman mereka. Akan tetapi para pimpinan dan
    tokoh mereka enjoy aja melihat yg demikian itu. Justru
    kalo ada wanita yg mencoba menerapkan ajaran islam
    yg sebenarnya malah dicemooh. Wal iyyadzu billah.
    Demikianlah cerita dari negeri antah berantah.
    Alhamdulillah kita masih dikenalkan oleh Allah
    subhanahu wa ta’ala dg Islam yg benar. Sehingga kita
    tdk mudah kebakaran jenggot, terbukti semakin banyak
    panjang dan lebat saja kayak jenggotnya para Rasul,
    Nabi dan para a’immatul ummah salafunasshalih .
    Demikian juga para akhwatnya senantiasa istiqomah dan
    tidak mudah kebakaran kerudung atau jilbabnya apalagi
    bajunya.
    Gimana teman2 anggota Cak NO, ilmiah kan.

    • hahaaa…
      islam beda dengan arab mas,
      anda menjadi arab tapi belum sepenuhnya ngerti islam..
      belajar lagi yah ngger…

    • Mantap humaidulloh ilmiah abiss .
      Ketahuilah yg punya blog ini .
      Nejd tempat kluar’y 2 tanduk setan ,
      & di ikuti oleh 70.000 kaum yahudi dari isfahan kebanyakan wanita .
      Salah 1 tanduk setan yg kluar ialah dajjal mahdi yg slama ni kedatangan’y di nantinantikan oleh kaum syia’h .
      1 tanduk setan lg yaaa skrang ini fitnah SYI’AH .
      Bukankah isfahan mayoritas YAHUDI ?
      Ayo jawab yg bener ,,gk usah jujur soale kaum SYI’AH pandai bertakiyah .
      Maka’y jawab’y yg bener,biar orng awam pd bener .

      • Berbicara tanpa akal sehat hanya akan membuat malu pengucapnya. Kualitas sesdorang dinilai dari tutur katanya….

      • Benar seseorang dapat dinilai dari ucapannya…..

        Sedikit mengutip ucapan guru saya

        ‘Pandanglah akan muka orang bodoh, maka tiada engkau dapati padanya bibir yang berpengetahuan’

        Salam damai

    • lo komen jngn morat marit mas komen anda ga berguna komen ga jelas

  29. sy senang bc coment2nya. menambah ilmu dan wawasan.terutama coment tanggapan bumg vm edism cavani🙂
    karna kbnaran menyejukka hati.

    sy suka tanggapan2 cerdasnya.
    terima kasih. Tuhan merahmati antum sklian. trmta bung von edisen & kang Ust.abu salafy

    kebatilan harus diungkap agar kbenaran tampak

  30. sy senang bc coment2nya. menambah ilmu dan wawasan.terutama coment tanggapan bung von edison cavani🙂
    karna kbnaran menyejukka hati.

    sy suka tanggapan2 cerdasnya.
    terima kasih. Tuhan merahmati antum sklian. trmta bung von edisen & kang Ust.abu salafy

    kebatilan harus diungkap agar kbenaran tampak

  31. Assalamu’alaikum ustadz..
    Semoga ustadz abu salafy selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wata’ala..

    Perkenalkan nama saya hanif, saya orang awam yang baru belajar tentang islam.
    Melihat dari judul buku dan cover yang ada di buku tersebut, sepertinya saya melihat adanya satu hal ketidakwajaran dan ketidakadilan. syeikh2 yang abu tidak suka (benci), abu gambarkan dengan sosok yg menyeramkan dan dengan shadow/bayangan yang agak gelap, sedangkan gambar syeikh2 yang sejalan dengan pikiran dan manhaj abu, diambillah gambar2 pada saat ekspresi wajah mereka sedang tersenyum.

    Memang sih, orang2 yang mengajak kepada aqidah yang lurus dan benar akan selalu dihujat dan dibenci oleh para ahlul syirik dan ahlul bid’ah dengan berbagai macam tuduhan dan fitnah.

    Maaf, janganlah abu membodohi masyarakat dengan doktrin wahhaby, atau jangan2 anda sendiri tidak tahu siapa wahhaby? mungkin karena kedangkalan ilmu anda.

    Wahhaby yang mana yang anda maksud?, apakah dinisbatkan kepada Muhammad bin abdul wahhab?, jika iya, maka saya katakan anda adalah orang yang dangkal (maaf).

    Semoga Alloh memberikan hidayah kepada saya dan juga anda.

    Salam ukhuwah.

    • anda masih awam saja sudah bisa ngomong abusalafy dangkal.
      heee..
      tapi memang itulah pengikut wahaby yang ngaku2 salafy..
      udah jadi brand ya?

      coba anda baca kitab karangan kakaknya si muhamad ibnu abdul wahab ini ya biar imbang wawasannya…

      • KESAN INDAH BERSAMA BUKU ABU SALAFY.
        Ahlu Sunnah Versus Salafy Wahaby</strong&gt

        Siapa tak kenal Abu Salafy? Bagi penikmat kajian-kajian keislaman, nama Abu Salafy bak menjadi legenda nan misterius. Misterius, karena hingga saat ini tak ada yang dapat menguak tabir sosok di balik penulis dengan nama anonim “Bapak-nya Salafy” itu.
        Kini, nama Abu Salafy kembali mengguncang jagad kepenulisan Indonesia, khususnya bagi peminat kajian khazana keislaman, dengan buku karyanya yang bertajuk “Ahli Sunnah Versus Wahabi: Membongkar Kepalsuan Klaim Doktrin Salafy Wahabi”.
        Sesuai dengan judul bukunya, Abu Salafy memang benar-benar “menelanjangi” hal-hal yang selama ini menjadi klaim “kebenaran” bagi kelompok bernama Wahabi. Salah satu yang digugat oleh Abu Salafy ialah klaim kelompok Wahabi yang mengaku sebagai “salafi” (pengikut generasi “salaf”).Pada bab pertama, misalnya, Abu Salafy menaruh sub-judul “membongkar kepalsuan mazhab salafi wahabi”.
        Dengan bahasa yang lugas, tajam, menohok, Abu Salafi mengajak para pembacanya untuk melihat lebih jauh “kesalahan” klaim wahabi sebagai pewaris sejati mazhab salaf. Tak ketinggalan data-data yang valid juga disertakan oleh penulis yang terkenal di dunia maya karena polemiknya dengan salah satu ustad “kebanggaan” Wahabi, Ustad Firanda.
        Lalu, cukupkah di sana? Tidak! Abu Salafi kembali menggebrak pembacanya dengan bab kedua, yakni “membongkar penyimpangan akidah tauhid salafi wahabi”. Dalam bab ini, Abu Salafy dengan apik membahas mengenai paham “mujassimah” berikut dengan berbagai bantahan yang disertai dengan data-data yang valid dari para ulama tauhid terkemuka.Sebagai hidangan penutup, sekaligus pantas menjadi pemuncak yang paling dinantikan, ialah “rekaman” polemik yang pernah terjadi antara Abu Salafi dengan Ustad Firanda. Anda ingin mengetahuinya?
        Baiknya anda segera mencari buku ini di toko buku terdekat. Dengan harga Rp 65.000 ribu, saya merasa buku ini cukup layak berada di perpustakaan sebagai penambah pengetahuan kita tentang keislaman, sekaligus pemahaman kita tentang Wahabi setidaknya dari sudut pandang seorang Abu Salafy.
        Sangat jarang saya menamatkan membaca satu buku dalam satu hari. Namun untuk buku karya Abu Salafy setebal 360 halaman, tak terasa lembar demi lembar saya “kunyah” habis dengan dada yang berdegup kencang, menyimak adu argumentas khas seorang Abu Salafy.
        Sayangnya, saya kehabisan buku Abu Salafy yang pertama, dan hanya memiliki yang kedua dengan judul di atas. Inilah buku kedua yang mengguncang polemik di Indonesia pasca kehadiran tiga seri buku yang membahas perihal wahabi karya Syekh Idahram.Gitu aja koq repot!

        http://m.kompasiana.com/post/buku/2013/05/18/ahlu-sunnah-versus-salafy-wahaby/

    • “Perkenalkan nama saya hanif, saya orang awam yang baru belajar tentang islam.” orang awam apa orang dusta, boong alias wahangboy

    • yg dangkal ilmu sampean mas hanif yg bungul/bego,jngn komen yg ga pnting mas, kenyatan y wahabi bego seenak jidat y mmfitnah orang kafir ahli bidah,mka kelakuan wahabi sendri ahli bidah ahli fitnah…

  32. Supaya Anda lebih kebakaran jenggot (eh maaf, ga punya jenggot ding ya – mending sekalian jadi cewek aja deh Ummu, eh salah maksudnya Abu, hehe – ).

    Saya copykan link jawaban ilmiah yang sangat bagus..

    http://www.firanda.com/index.php/artikel/31-bantahan/113-sekali-lagi-tipu-muslihat-abu-salafy-cs-bag-2

  33. bukannya yusuf qardawi adalah wahabi ?
    ternyata penulis tidak mengetahui, siapa wahabi, siapa ahlu sunnah…

  34. Kemunculan saudari hanif (eh hanifah,😉 ) di blog ini dgn link ustadz kebanggaan wahabinya yg pembual. Dengan perkenalan sbg orang awam, justru semakin memperjelas kenyataan bahwa:

    1. Ustadz firanda yg bicaranya berbelit-belit ditambah dalil-dalil (pdhal ga nyambung dgn apa yg dibahas).

    2. Saudari Hanif ( eh Hanifah😉 ) dgn bangga mengatakan ini “ilmiah”.

    Maka kesimpulannya adl:

    KORBAN-KORBAN USTADZ FIRANDA MEMANG ORANG-ORANG AWAM, seperti saudari hanif ( eh Hanifah😉 ).

    Gimana sdri Hanif? Penjelasan yg ilmiah sekali KAN?!

    Salam kenal,

    • Salam kenal jg eddi & abu salafy .
      Sy rafidog yg mencintai semua sahabat rasulullah solaulah alaihiwassalam .
      Tanpa bertakiyah.
      Tanpa berkamuflase .
      Tanpa propaganda .

      • Tapi suka darahnya orang Islam kan? ayoo jawab..?
        ingat tragedi berdarah ulama2 di bantai oleh wahabi…
        Tanpa bertakiyah….tapi mengafirkan
        Tanpa berkamuflase …tapi arogan dan sok punya sorga.
        Tanpa propaganda …. tapi suka bikin fitnah
        ayoooo ketahuan ya..

  35. mereka (abu sulafy) hanyalah ingin memberikan sebuah stetmen dalam cover bahwa dirnya ynga paling pinter dan benar, walau dirnya paling benci kalau salafy manhajnya paling benar.
    selain yng sepaham dengannya adalah wahabi salafy, bukan aswaja. kalau islam tidak ada barometer dalam beraqidah maka semuanya menganggap dirinya paling benar.
    secara nyata saja kalau salafy lebih dekat dengan kislamannya dari pada aqidah… suka musik, ikhtilath. …perokok,tidak suka kemasjid, suka pake jean, bersolek sana -sini Dll..
    kita kembalikan pada diri masing-masing saja…
    he…cuma coment

    • nggak ada relevansinya dengan iman dan islam seseorang bang,
      mo pake jeans atau apa.
      bukankah pakaian yang terbaik adalah taqwa?

      sayyidina abu bakar asshidiq ndak dipermasalhkan oleh Rosulloh berpakaian tidak cingkrang.

      sesungguhnya yang Alloh lihat hatimu dan amal perbuatanmu.

    • komen koq ngeyel, jawab ngeyel ach.
      sorga itu punya orang jenggot tapi kalo jenggotnya dah sampai mata-kaki……..Jenggotmu dah sampe mana?
      sorga tu punya celana cingkrang yg cingkrangnya ampe celana dalam…. cingkrangmu dah ampe mana ayooo?
      ngeyel koq di lawan broo…

  36. sekali lagi, salafy tidak menghujat wasilah dakwah ditanah jawa, bahkan mendo`akan semoga mereka para waliyullah dibri ampunan dan kasih sayang-Nya atas segala kesalahan dan jerih payahnya.tapi harusnya penerusnya jangan teruskan cara tersebut! karena mereka sudah generasi berikutnya…
    dan seharusnya anda bercermin pada diri anda!
    “aku tidak yakin kalau aku paling benar, tapi aku yakin apa yang aku yakini adalah suatu kebenran” so! akan aku perjuangkan sampai ajal menjemput, Insya Allah…

    • belajar islam jangan hanya kulitnya bung…
      belajarlah,,,
      dan hati hati jangan percaya dengan guru dari kelompoknya ente saja.

  37. aura covernya ada benarnya….
    yang aswaja (ngakunya sih!) senyum dengan adanya kebid`ahan dan kesyirikan…
    yang wahabi( katanya sih?) marah dengan adanya kebid`ahan dan maksiat…
    yang bener yang mano yo?
    lebih baek covernya ganti aza… pake Mr. Bean dan panglima shalehudin al ayubi aza! kan nda ada kontroversi…(mungkin)
    atau dajjal VS imam mahdi zuga boleh…(apa ada gambarnya ya?) kayaknya ada gambarnya…kan krunya pinter membuat gambar yang anaeh-aneh!!!

  38. Assalamu’alaikum..

    menurut saya, orang yg sk mengatakan “si fulan itu selalu perasa paling benar dan pintar sendiri” di depan umum, tanpa sadar juga merasa paling benar dan pintar sndr. knp? krn orang yg benar2 pintar tidak akan meneriaki orang lain dg “kamu bodoh” di depan umum, sekalipun orang tersebut memanglah bodoh.

    klaim “kami golongan ahlussunnah wal jama’ah” adalah janggal ketika dalam prakteknya justru mengamalkan ibadah-ibadah yang tak ditauladankan oleh ulama-ulama terdahulu yg BENAR-BENAR ahlussunnah.

    pun begitu dg klaim “kami pengikut shalafush shalih”, semua golongan bisa saja dg mudah mengklaim dirinya seperti itu, namun benarkah pada prakteknya ibadah-ibadah mereka seperti para shalafush shalih? atau sudah penuh dg kreasi-kreasi baru yg trlanjur mengakar?
    saya kita semua akan sependapat bahwa sebuah penilaian akan lebih valid jika tidak hanya brdasarkan manisnya kata tapi juga melihat dari apa yg dipraktekkan. dan ini bukan hanya untuk golonga si A, si B, si C, dan yg lainnya saja, namun untuk SEMUA GOLONGAN.

    sampaikanlah ilmu, ilmu ttg Islam yg diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bukan ilmu tentang klaim-mengklaim “SAYA BENAR, DIA SESAT” sedangkan masih bersaudara.
    jika si A dg lantang menyesatkan si B, dan si B pun membalas dg yg sedemikian samanya, padahal keduanya masih bersyahadat yg sama, membaca kitab yg sama, sama2 punya kelebihan dan kekurangan dalam memamahi kebenaran, dan kesamaan2 yg lain sbg muslim, lalu apa bedanya si A dg si B?

    saya tidak akan menjudge si fulan begini, dan lainnya begitu, golongan anda begini dan begitu, biarlah Allah Azza wa Jalla yang menilai karena hanya Allah Yang Maha Tahu hati seorang hamba.
    namun saya ingin bertanya kepada penulis artikel ini tentang sesuatu yang ‘SEPELE’.

    TANYA:
    ttg penulisan SWT dan SAW yg tertera dalam artikel di atas, kl boleh tahu saudara Abu Salafy meneladani golongan shalafush shalih yg bagaimana ya? atau golongan tabi’in, tabi’ut tabi’in mungkin?
    apa yg menggerakkan saudara Abu u/ menulis dg yg demikian?
    jika itu memang sebuah keutamaan, siapa yg meneladankan?
    jika itu bukanlah keutamaan, mengapa memilih yg seperti itu?
    artikel seperti ini, bukan untuk di pajang8 dlm waktu singkat dan apa yg disajikan penulis bisa saja menjadi ‘teladan’ bagi pembacanya, jadi mengapa lebih memilih SWT daripada Suhanahu wa ta’ala, dan SAW daripada Shallallahu ‘alaihi wa sallam?
    Apa saudaraku tidak terbesit bahwa penulisan tsb (scr sgj maupun tidak) sdkt membuat pembaca scr spontan membacanya dengan ucapan eS-We-Te dan eS-A-We (skalipun pembaca sudah tahu maknanya)?
    **untuk point terakhir, bisa anda riset sendiri jika meragukan, itupun jika pembaca yg diriset mau mengakui dg jujur.

    itu saja sdkt rasa penasaran saya, mohon maaf jika ada kata yang tak berkenan untuk saudaraku.
    Jazakallah khair..
    Wassalamu’alaikum..🙂

    • semua juga tahu arti dan maksudnya mas..
      memang buku ini bukan untuk org awam banget
      minimal pernah khatam quran dan tahu sejarah islam
      kalau ente bilang nggak bener,
      salahin saja semua kata selain yg bahasa arab.
      toh ente bukan orang arab khan?

  39. Makanya ayo bersatu dalam islam yang satu sesuai alquran al muminun 52-54 ayo kita kembali ke al quran , saya yakin anda semua inginkan surga, tapi jika dihati anda ada kebencian apa bisa masuk surga? saya ga peduli dari golongan manapun . Ayo kita ini bersaudara , kita bertengkar gara urusan yang tidak prinsip, ayo kembali kepada al quran dan suri teladan kita nabi muhammad saw, salam damai untuk islam yang satu

  40. Kalo udah kbakaran jenggot Group wahabier, bantahnya pake ilmiah, tp kalo gi ngotot mrasa plg benar, di jwb orang lain yg ilmiah ga mau, mintanya sllu HADIST HADIST QURAN QURAN.. Bikin geli aja Group wahabier ini.. Xi x ixi xi..

  41. q tnngal di kaltim kopta balikpapan q px tetangga,yg wahabi, wahabi masjid y ga blh di pke slaen se aliran,ga blh jd makmum jika tdk sealiran, maen kmbang api di bilang haram tp anak y maen di diam kan, hrz pk cadar tp di dlm rumah pk clana pndek hmpir kya clana dlm. tdk percx yg gaib ada mka Allah itu yg maha gaib.apaun di bilng BIDAH lo ga sesuai dngn ajaran Rassull,mka ALQURAN ntu bidah krn RASSULL tdk pernah mnyuruh untuk menjadikan firman2 Allah sgabai buku hngga mnjdi ALQURAN, tetapi sahabat Rassull yg mengumpulkan Firman2 ALLAH agar tdk hillang dan bs di plajari buat umat muslim, apa brarti ALQURAN mnjdi HARAM krn kalian kaum Wahabi mngtakan semua bidah HARAM……,trz knp lo bgt kalian wahabi berujuk pada ALQURAN >>>???????? lo ada jama ah yg ga sealiaran sholat di t4 wahabi hbs sholat di pel lantai y… apa sgt najis kah??? seperti binatang saja pk di pel lntai y… kalian bilang Ahlul sunnah tp kelakuan jauh dr Ahlulsunnah…. lo semua Bidah mnrut kalian wahabi yg ga sesuai , ngaca kalian lah yg ga sesuai laen omongan kalian laen jg perbutan kalian,manis di depan BUUUUUSSUUUUUKKKKKKK di blakang……

  42. pak,dimana kami bisa dapat buku tsb? juga buku perdana. karena di gramedia katanya kosong

  43. Tetap semangat para pengawal ASWAJA.

  44. Perkenalkan saya iblis bin setan bin dajjal.. Hua.. Hua.. Hua.. Saya senang..! Senang sekali..!! Karena banyak sekali teman manusia saya dari kalangan islam… Hua.. Hua.. Selamat bergabung kawan2 ku… Dan perlu kalian ketahui!! Aku iblis hanya melakukan satu kesalahan pada Allah SWT yaitu aku tidak mau menyembah kepada Adam AS, selebihnya aku adalah mahluk paling taat selain dari sujud pd Adam AS, aku selalu melaksanakan perintahNYA.. Hua.. Hua.. Tapi kalian bangsa Manusia!! Selalin saling menjelek2kan sesama, kalian juga mengotori agama kalian sendiri.. Hua.. Hua… Selamat bergabung… Hua.. Hua..

  45. ada yang pernah tahu wajahnya “abu salafy” ??
    angkat tangan deh,

  46. saya perlu 50 exp ada yg bisa bantu? kalo ada tlg sms ke 0853-65-65-65-65.dan bagi yg minat buku abu salafy madzhab wahabi ada qt punya dan sms ke no tadi.wassalam

  47. Izin Share sari dari Istana agency yogyakarta saya ingin mendapatkan buku ini kalaupenerbit asshafa Publishing ada dimana yah dan ada nomer Contack personya tidak mohon konfrimasinya sms ke 08122779457

  48. tulis tentang kesesatannya Gus Dur dong….

    • He HE HE !!!! BETUL BETUL BETUL ???? SYUKUR SYUKUR SYUKUR ! ! ! BIARKAN MEREKA SALING BERANTEM , BERKELAHI , SALING BUNUH ( SESAMA MUSLIM ) ???? MEMPERINGAN PEKERJAAN KITA SEBAGAI IBLIS ! ! ! HE HE HE ! ! ! LIAT TU DI SYRIA ! IRAK ! BIAR ABIS TU ORANG2 BERIMAN ? NANTI SISANYA MUDAH KITA AJAK KE JALAN KESESATAN ???? DEVISI IBLIS DI TIMUR TENGAH TELAH SUKSES ,DAN MENDAPAT PENGHARGAAN CULA SATU DI DAHINYA??? SEKARANG KITA SEBAGAI IBLIS DEVISI ASIA HARUS BERHASIL MENGHANCURKAN ORANG2 BERIMAN INDONESIA< MALAYSIA PAKISTAN ! KITA MENYUSUP KE OTAK2 MEREKA , KEHATI MEREKA < LALU < KITA ADU MEREKA KAYA AYAM ADUAN !!! SETELAH MEREKA ABIS <<< TINGGAL MEREKA YANG OON << LALU KITA SESATKAN MEREKA ! ! ! BERHASIL DEH KERJA KITA SEBAGAI IBLIS DEVISI ASIA . NANTI RAJA IBLIS PASTI BERI PENGHARGAAN CULA SATU DIDAHI KITA ! SESUAI MISI UTAMA KITA KAUM IBLIS : HANCURKAN IMAN MANUSIA SELURUH DUNIA AGAR BANYAK TEMAN2 KITA DI NERAKA JAHANAM ! ! ! HIDUP KAUM KITA IBLIS ! ! ! HA HA HA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s