Teguran (Tahzir) Syaikh DR. Bakr Abdullah Abu Zaid Pada Syaikh Robi

Teguran (Tahzir) Syaikh DR. Bakr Abdullah Abu Zaid Pada Syaikh Robi

Setelah menulis buku yang penuh tuduhan dan caci maki terhadap Asy-Syahid Sayyid Quthub yang berjudul, “Adhwa` Islamiyyah ‘Ala ‘Aqidati Sayyid Quthb wa Fikrih,” Syaikh Robi’ bin Hadi bin Umair Al-Madkholi meminta Syaikh DR. Bakr bin Abdillah Abu Zaid (anggota Hay`ah Kibar Al-‘Ulama di Saudi dan anggota Al-Lajnah Ad-Da`imah lil Buhuts Al-‘Ilmiyyah wal Ifta`) untuk memberikan kata pengantar bagi buku beliau tersebut. Namun, di luar dugaan, sebagai seorang ulama besar yang bijak dan berpengetahuan luas, Syaikh Bakr Abu Zaid dengan halus menolak memberikan kata pengantarnya.

Lalu, Syaikh Bakr pun menulis surat atau risalah kecil yang beliau beri judul “Al-Khithab Adz-Dzahabi” (surat emas) yang beliau tujukan kepada Syaikh Robi’. Di bawah ini adalah sebagian di antara yang beliau katakan dalam surat emas tersebut :

– Syaikh Bakr Abu Zaid berkata, “Dan di antara daftar isi tertulis ‘Perkataan Sayyid Quthub tentang Khalqul Qur`an dan Bahwa Kalam Allah adalah Ibarat dari Suatu Kehendak’… Akan tetapi, ketika saya membaca halaman-halaman yang disebutkan, saya tidak mendapatkan satu huruf pun yang di dalamnya menunjukkan bahwa Sayyid Quthub rahimahullahu Ta’ala mengatakan Al-Qur`an itu makhluk. Kenapa begitu mudahnya Anda melemparkan tuduhan takfir ini?”

– Syaikh Bakr Abu Zaid berkata, “Sungguh bergidik bulu kuduk saya ketika saya membaca daftar isi buku Anda, dimana tertera “Sayyid Quthub Membolehkan Orang Lain Selain Allah Untuk Membuat Syari’at.” Maka, saya pun segera membaca semua perkataan Sayyid dalam bukunya “Al-‘Adalah Al-Ijtima’iyyah,” dimana engkau menukil perkataannya; namun ternyata apa yang dikatakannya tidak layak untuk diberi judul yang sensasional seperti yang engkau lakukan. Taruhlah apa yang dikatakannya terdapat ibarat yang masih samar maknanya, tapi bagaimana engkau bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang mengafirkan? Engkau telah melenyapkan semua kebaikan yang telah dibangun oleh Sayyid Rahimahullah sepanjang hidupnya dan juga segala yang ditulis oleh pena-nya dalam rangka dakwah kepada Allah Ta’ala dalam masalah hukum dan syariat, dimana beliau menolak undang-undang buatan manusia serta berdiri tegak menentang kemungkaran ini.”

– Syaikh Bakr Abu Zaid berkata, “Di antara judul dalam daftar isi buku Anda juga tertulis, “Perkataan Sayyid tentang Kemakhlukan Al-Qur`an dan Bahwasanya Kalam Allah Adalah Ibarat dari Kehendak.” Akan tetapi, setelah saya baca halaman demi halaman yang disebutkan, ternyata saya tidak menemukan satu huruf pun yang menegaskan bahwa Sayyid Quthub Rahimahullah Ta’ala telah mengucapkan perkataan ini. Bagaimana engkau bisa semudah ini melemparkan tuduhan kafir kepada orang lain?!”

– Syaikh Bakr Abu Zaid juga berkata, “Dari segi bahasa yang digunakan, jika dibandingkan antara gaya bahasa buku Anda dan gaya bahasa (uslub) yang dipakai Sayyid Quthub Rahimahullah, maka ada ketimpangan di sana. Jika dilihat dari sisi Anda, maka gaya bahasa Anda seperti gaya bahasa anak i’dadi (persiapan bahasa pra sekolah) yang tidak sebanding dengan gaya bahasa seorang mahasiswa (maksudnya’ Sayyid Quthub) yang telah mendapatkan penghargaan tinggi tingkat internasional. Jadi, dalam hal ini, seharusnya ada kesepadanan kemampuan dalam ilmu sastra, kemampuan dalam balaghah, ilmu bayan, dan keindahan pemaparan dalam tulisan. Kalau tidak (maksudnya kalau tidak seimbang antara kemampuan bahasa Robi’ Al-Madkhali dan Sayyid Quthb), maka hancurkan saja pena Anda.

Di akhir surat, Syaikh DR. Bakr Abdullah Abu Zaid bepesan kepada Robi’ Al-Madkholi, “Dan pada penutup surat ini, sesungguhnya saya menasehatkan kepada Saudaraku yang terhormat fillah, agar mencabut percetakan buku “Adhwa` Islamiyyah.” Sesungguhnya, buku ini tidak boleh diterbitkan dan diedarkan, karena di dalamnya terdapat pelecehan yang amat berat dan pengaruh yang sangat besar terhadap para pemuda umat ini untuk terjerumus ke dalam perbuatan mencela ulama, mendiskreditkan ulama, meremehkan kemampuan mereka, dan melalaikan segala keutamaan mereka. Dan, maafkanlah saya –semoga Allah memberi berkah kepada Anda– jika saya agak keras dalam menggunakan istilah. Hal ini tak lain karena saya melihat pelecehan Anda yang sangat berat, dan karena rasa sayang saya kepada Anda, juga dikarenakan keinginan Anda yang begitu menggebu untuk mengetahui apa pendapat saya tentang buku Anda tersebut… Maka, pena saya pun menuliskannya sebagaimana yang telah lalu. Semoga Allah memberikan kebaikan kepada apa yang telah saya tulis dan kepada semuanya.” (Amin).

Sumber: assunnah.jeeran.com

36 Tanggapan

  1. itulah kaum wahabi…..sekali A ampe mati tetap A, sudah menjadi tabiat mereka sih padahal jelas2 kita manusia ini tempatnya salah dan khilaf kok berani2nya mengaku saya yg paling benar yg lain kafir, syirik………wahabi…wahabi

    • antum sendiri islam apa?muludan .rajaban.halal bihalal dg campur laki dan prempuan,musik,merokok,nikah lari,ribawiyah.ghuluwiyah,aqliyyah,merokokdimasjid.menjungjung junjung hadis dho,if.haul.puasa muti.dll.ini ajaran nenek moyangmu yang belepotan syirik bin sesat dan menyesatkan.coba keluarkan hadis amalan sesatmu monyong!!!(preman pulo gadung)

  2. Assalaamu’alaykum!
    Wah, yang pertama nih di halaman yang kedua.

    Kalau dikatakan ada ulama salafiy yang tetap kokoh di atas manhaj salafiy mencela seorang “ulama” salafiy lainnya, itu berarti bahwa orang-orang yang tegas di atas manhaj salaf tidak pernah memperdulikan bagaimana atau siapa orang yang ada di sampingnya. Yang ia tahu, apakah sikapnya mencla-mencle terhadap Islam atau teguh di atasnya. Jika sudah diberikan nasihat masih juga mencla-mencle, ya celaan (maksudnya, tahdzir) harus diucapkan. Karena, si “ulama” tadi adalah orang yang suka berdakwah. Jika tidak segera di”cela”, maka kebobrokan aqidahnya akan menjalar seperti luka infeksi yang siap melumpuhkan aggota tubuh lainnya jika tidak segera disembuhkan, jika tidak bisa juga maka perlu dipotong. Walhamdulillah, kalau memang begitu ceritanya tentang ada dua ulama salafiy, mengapa orang-orang salafiy hanya berpihak pada syaikh Robi’, Syaikh Muqbil, Syaikh Al albany, Syaikh Bin Baz, Syaikh Al Utsaimin, atas dasar apa? atas dasar apa mereka bersatu mencintai para ulama tersebut? Mengapa tidak Yusuf Al Qorodhowi?, mengapa tidak bin ladin? mengapa tidak yang lainnya? Karena cinta mereka terhadap Islam, karena mereka tidak main-main dalam berfatwa, mereka rujuk pada pemahaman salaful ummah, tidak mencorengkannya dengan akal-akal mereka yang telah tertipu dengan pemikiran-pemikiran asing (luar Islam).
    Wallahu a’lam

    Luqman Hakim

  3. Oleh karenanya, salafiy bukanlah sebuah nama yang dinisbatkan pada di mana dia belajar, di mana dia tinggal, atau lainnya yang tidak ada hubungannya. Melainkan, dari bagaimana dia ber”jalan”.

  4. matilah kalian diatas jengkel kalian…..

  5. Bismillah. Semoga Allah memberi anda sekalian Taufiq dan HidayahNYA. sehingga anda bisa mengenal dakwah salafiyyah yg lemah lembut… kalian menghina org lain keras. kalian sendiri?…. kalian menghina org lain tukang fitnah kalian sendiri?…….. apa dasar kalian? punya catatan akurat ttg dosa? hmmm… mari kita sambut kematian kita… disanalah akhir dari penyesalan kita semua… baarakallahu fiikum.. semkoga kalian menjadi Alhusunnah sejati.. bukan sekedar …… (ah… males nuduh.. itu bukan sifat salafy…)

  6. Admin sensor aja… ini tulisan ndak layak tayang… he…he…

  7. Wah ternyata web site takfiri toh ini, yang suka mengkafirkan pemerintah muslim, yang menilai seorang muslim hanya dari sisi jihad. kalo ga jihad berarti muslimnya kurang… kalo dah jihad berarti muslim sejati… gito toh prinsip si pemilik web site ini… hee…3x

    dulu salafy dicela…. oleh kalian…
    tapi setelah jelas kebenaran manhaj salaf sekarang ngaku salaf…. (wah hebat benar setan laknatulloh membuat yang haq jadi samar, dengan mengakunya semua firqoh sebagai salafy)…

    ______________
    -abu salafy-

    yang takfiri itu wahabi bin salafy, nggak cukup diluar salafy/wahabi yang dikafirkan sekarang sesama wahaby/salafy sudah saling hujat dan kafir mengkafirkan…!!

    • klo sesama salafy saling hujat kafir, karena ada orang takfiri yang menyusuf menggunakan pakaian salafy, wajar klo terlihat dari luar seperti saling hujat,, karena ada yang menyusup untuk menjadi setan agar salafi terlihat terpecah

    • saya ini tetanggamu hai abu salafi!!!saya udin/ABUFAIQ.. masih inget nd? tidak usa menghujat wahabi,LU SENDIRI KUMPUL KEBO AMA PONAKANMU SENDIRI,JADI KOREKSILAH SENDIRI INGAT ND WAHAI BAJINGAN TENGIK,

  8. Like this

    I hate hadadi

  9. He ANJING abu salafy. BABI LO

  10. Anda harus membedakan wahhabi dengan khawarij yang takfiri.. saya belajar salafy tapi tidak pernah tuh yang mentakfiri siapapun.. dan saya ingin tahu siapa ustadz2 diindonesia yang bermanhaj takfiri?

    Abu Salafy:

    Akhi -razaqakallah ‘aqlan aqilan/semoga Allah menganugrahi Anda akal sehat-, apakah seluruh materi Wahabi sudah Anda pelajari, sehingga Anda mengatakan demikian?
    Jika sampai sekarang Anda belum mengetahuninya, itu pasti karena keterbatasan ilomu dan informasi yang Anda miliki. Jangan sekali-kali ketidak tahuan Anda itu Anda jadikan tolok ukur segalanya!! Mungkin Anda masih belum dipandang laik mendapat informasi dan doktrin bengis Wahhabi sebab Anda dipandang terlalu awam untuk mengetahuinya sekarang! Mungkin? siapa tau?

    • Secara langsung bilang ” HAI KAFIR” memang belum ada (belum saya dengar), tapi dalam penyampaiannya secara tertulis – itu tidak terhitung, dalam kata mereka, dalam Baiat mereka, dalam tafsir mereka-coba saja anda baca TAFSIR Al-QUR’AN yang disusun oleh para pendukung Islam Wahabi, yang ada di Indonesia saja dulu.-Ucapan, kalimat : JAHILIYAH-KERBAU-BINATANG-KERA -BINATANG–KAFIR-AHLI NERAKA (julukan kepada Islam yang tidak sefaham dengan ISLAM WAHABI) …itu bertebaran,lembaran demi lembaran-memenuhi halaman .

      Saya kalau baca bahasa mereka yang penuh dengan keindahan yang memukau , yang katanya terdidik dalam AQIDAH nya,tidak marah, atau lantas BUKU mereka saya bakar.saya hanya bisa NYENGIR-urut dada ,Itulah cerminan ORANG WAHABI SANGAT ISLAMI dan PUNYA TATAKRAMA serta PUNYA RASA TOLERANSI SEDEMIKIAN BESAR nya TERHADAP ISLAM yang tidak sefaham.

      saya sendiri SALUT kepada Keluarga Ibnu ,telah berpelukan erat dengan Bangsa yang berusaha memporak-porandakan Umat Islam.TAHUKAH ANDA APA ALASANNYA–

      karena khawatir KUDETA (dalam tubuh sendiri) terjadi ber ulang-ulang,sehingga DINASTI WAHABI terkubur dipadang gersang.-
      sebetulnya ISLAM WAHABI yang SEKARANG dapat menyatukan Islam dalam satu Komando(dibawah kendali Ibnu Sa’ud).
      Tapi timbul kecurigaan dari ISLAM WAHABI kepada ISLAM diluar WAHABI—bagai mana andai mereka minta sepotong keju dari tangan ISLAM WAHABI….??? (sepert kasus Juhaiman misalnya-)
      Maka dibangunlah PASUKAN IHWAN …sebagai pemecah persatuan Islam diluar ISLAM WAHABI-disebar TEROR dan FITNAH demi kelanggengan ISLAM WAHABI dari DINASTI ABU LAHAB.

      Kemudian yang khas dari ISLAM WAHABI ,pandai membelah tubuhnya sendiri (seperti AMUBA),.Ganti Baju warna warni-itulah keunikan ISLAM WAHABI dalam rangka mengelabui masyarakat awam.

      • kalo anda seorang muslim, sangat tidak pantas anda komentar seperti itu tentang Al Qur’an!!!! kalo anda non muslim……ya itu memang karakter jelek yang juga diterangkan dalam Al Qur’an, tentang tentang kalian.kalian akan terus mencari cara untuk memecah persatuan muslimin dengan cara cara yang busuk dan licik. hati-hati mas abu…..dari komentar orang ini.berdoalah kepada Alloh agar senantiasa di beri petunjuk yang lurus, dan bersikap adilah, walaupun terhadap orang yang anda benci,karena adil mendekatkan pada ketaqwaan dan ketaqwaan jalan keselamatan.

    • Ucapan Kufur dsb banyak dikalangan para ulama…
      coba aja antum baca

      1. kitab ASSUNAH karya abdullah bin ahmad bin hanbal…
      2. TALBIS IBLIS karya ibnu jauzi
      3. ASHLU SUNNAH WAL I’TIQAD ADDIN karya Ibnu Hatiim
      4.USHUL I’TIQAD AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH karya imam lalikai
      5.dsb… masih banyak ulama yg mengatakan kata2 KUFUR dalam KITAB2 mereka…

      adapun sikap ahlusunnah tidak bermudah2an dalam takfir dan tidak bersusah2an dalam takfir..
      semua sikap harus dengan Hujah…

  11. ketahuilah tidak ada didunia ini yang selamat dari perkataan
    semua manusia kecuaili nabi saw yang masum bebas dari dosa sedang ahlussunnah berpendapat kesalahan
    atau ketergelinciranya dimaafkan sedang masalah sayid quthb telah jelas dan sorih para ulama juga telah mentab di
    membidah kan beliau karna kekerasan hatinya
    berpengang teguh kepada suatu yang bid ah
    lagi sesat dan masalah ini sudah jelas

  12. apakah anda ingin menyelisih almahaj
    yang para aimatussalaf berpegang teguh atas nya
    yang mana 4 imam mazhab berpegang teguh atasnya
    telah berkata imam syafii rahimahullah
    ketahuilah setiap hadist yang shohih datang nya dari nabi saw dialah mazhab ku dan apalagi masalah aqidah pasti beliau akan terus berpegang atasnya tidak meyelisih
    apa apa yang telah shohih dari nabi saw
    sedang anda abu salafy miskin sebenar benarnya miskin
    miskin dari ilmu dan kamu bukan pula ahlinya
    pelajarilah apa itu almanhaj

  13. orang bego ah nich
    gak punya elmu ngomong mang dah belajar kemana jah
    guru siapa ajah dah apal berapa ribu hadist dan apakah anda sudah apal alquran seluruhnya
    apakah anada faham kumpulan irob nahwu yang aneh
    dan yang terkenal apakah anda sudah faham riwayat riwayat
    alquran cara membacanya apakah anda pernah belajar mustolah hadist dan jalan keluarnya suatu hadis kalo belum
    diam karna anda bukan ulama

  14. pak abu kemampuan ilmunya tidak diragukan lagi oke banget yang sangat diragukan ente abu zubair.

  15. Abu Salafy itu mirip banget dengan Syi’ah/Rafidhon yg senang TAQIYYAH, mudah2 kamu bukan dari golongan mereka.olongan mereka.

  16. abu salafi ajarin tuh umatnya yg berjenggot,celana ngatung,bercadar,sopan santun,tukang bid’ah hin orang sama kaya ustadnya tukang gampang memponis ajaran islam yang lain salah semua,kalo belajar tauhid,sejarah,fiqih dll yg bener jangan nyesatin umat,coba kelompok salafi wahabi debat tuh ama para pakar,ulama2 yg beda pemahaman pasti ga mau,palestina tuh di acak acak israel,luh diam aja,kejadian ambon,posso kemana aja,bisanya cuma bid’ah melulu ah,bertobatlah engkau

    • HAI MONYET!!WALAU SAYA ISLAM ABANGAN TAPI TAU SIAPA YANG BENAR.MANA DALILMU TENTANG MARHABANAN,TAHLILAN MULUDAN DAN SIFAT ALLOH YANG 20 ITU?!!!BERATUS RATUS TAHUN UMAT ISLAM INDO DI TIPU OLEH ORANG YANG MENAMAKAN DIRINYA HABIB.DAN WONG NU YANG MENGATASNAMAKAN AHLI SUNNAH WALJAMA,AH.DASARRR THERORIS SYI,AH !!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • buat mas saepullah
      kayaknya kita semua harus bertobat dech, dari kata kata yang melecehkan orang, baik dari fisik ataupun yang lain dari kekurangan yang ada pada saudara kita. Rasululloh kan sdh ngasih contoh ttg tata cara bergaul dengan sesama manusia. kalo kita bener ngaku cinta kepada Rasul dan ingin dapat cintanya rasul… ya lakukan apa yang di perintahkan rasululloh.
      lha yang bikin laskar jihad /FORUM KOMUNIKASI AHLUSUNNAH WAL JAMAAH siapa mas?????YANG NOLONG WARGA AMBON YANG DIBANTAI RMS siapa mas????? mas saepullah kemana aja kok nggank tahu????

      • LHA YANG MENDOAKAN SUPAYA PERANG DI AMBON CEPAT SELESAI, LASKAR JIHAD DIMUDAHKAN URUSANNYA DAN KEMBALI DENGAN SELAMAT SERTA UMAT ISLAM DI INDONESIA BISA BERSATU BUKANNYA ORANG ORANG SYIAH YAAAAAA. Kemana aja koq nggak tahu????

  17. udah urusin aja tuh tahlilan ada hadisnya nd? biar saya tidak di pesantren juga bisa membedakan yang benar dan yang salah.NU dan SYI,ah itu kakak beradik,

  18. Abu salafi(bukan nama asli tapi nama di gunakan untuk memfitnah orang orang salafi)inilah ciri khas munafiq tulen.dia sendiri sering meninggalkan sholat jumar,dan kalau waktu sholat teraweh dia keluar rumah,istrinya bertanya,mau kemana? abu salafi jawabnya mau sholat traweh,padahal dia ingin jalan jalan tidak mau sholat,orang saya tetangganya kok ya taulah,

  19. setan itu terdiri dari jin dan manusia…

  20. kasihan q mlihat org2 yg mati2an mmbela wahabi..or salafy atau apalah..(malu pake nama wahabi ganti salafy),,apkah klian tdk mmbaca sejarah hitam wahabi ,baca doonk biar tahu

    • manusia tempatnya salah dan dosa, sebaik-baik manusia adalah yang segera bertobat dan mengakui kesalahannya.saya juga kasihan kalo purnama nggak baca “SALAFI ANTARA TUDUHAN DAN KENYATAAN” jadi….. saran saya baca juga itu buku, biar anda bisa menentukan pilihan mana yang benar dan yang salah. tentunya anda tetap harus berdoa kepada Alloh azza wajalla agar di beri tiik terang yang sejelas jelasnya. semoga Alloh azza wajalla memberikan kita petunjuk yang jelas. amiin

  21. to admin: abusalafy
    bnrkh apa yg dtuduhkn oleh abu faiq???

  22. @abu faiq.
    Dimana sih alamatnya abu salafy itu ?

  23. Alloh Ajja Wajalla telah membutakan mata hati Abusalafy tidak bisa membedakan wahabi dan salafy. kasihan dikau abusalafy. kebenaran segede gajah nggak akan nampak dimatamu.

  24. abu salafy ni org yg ga fhm mana khowarij dan mana salafy, yg suka mengkafirkan tu khowarij bro.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s