Syekh Salafy: Wanita Mengemudi Dapat Lahirkan Anak Dengan Kelainan Klinis

Lagi-lagi kita dikejutkan oleh kehebatan dan kemajuan fatwa para ulama salafy-wahabi….. belum lama dunia dikejutkan tentang fatwa “Jihad Nikah” kini disajikan fatwa baru yang sangat “ilmiah” yakni apa dibalik hikmah kenapa ulama salafy-wahabi mengharamkan wanita mengemudi? ternyata penemuaan sang syeikh  membuktikan dapat mengakibatkan merusak indung telur dan melahirkan bayi dengan kelainan klinis. Ternyata ulama salafy bukan hanya hebat dalam ilmu syariah tapi juga ilmu kesehatan dan kedokteran khusunya kandungan…. entah belajar di universitas kedokteran badui gurun sahara negeri seribu satu muthowwek entah dimana, mungkin ada ikhwan salafy yang memberi tahu dimana beliau belajar ilmu kandungan. Penemuan Syekh Salafy-Wahabi ini membikin gempar Dunia Timur dan Barat silahkan di google saja.

Selanjutnya biar saya tidak dituduh memfitnah maka saya persilahkan pembaca membaca laporannya yang saya copas dari situs propaganda  salafy-wahabi voa-islam yang menterjemah dari laporan situs “Al Arabiyah” milik salah seorang pangeran dinasty wahabiyah Al Saud.

Syaikh Al-Luhaydan: Mengemudi Bagi Wanita Pengaruhi Indung Telur dan Tulang Panggul

SUMBER: Voa-islam.com

al luhaydanSyaikh Saleh bin Saad al-Luhaydan

ARAB SAUDI (voa-islam.com) – Perempuan Saudi yang berusaha untuk menantang larangan de facto mengemudi harus menyadari bahwa pekerjaan ini dapat mempengaruhi indung telur dan tulang panggul mereka, Syaikh Saleh bin Saad al-Luhaydan, konsultan hukum dan psikologis untuk Gulf Psychological Association, mengatakan kepada situs berita Saudi sabq.org.

Mengemudi “bisa memiliki dampak fisiologis terbalik. Ilmu fisiologi dan kedokteran fungsional mempelajari sisi ini [dan menemukan] bahwa secara otomatis mempengaruhi indung telur dan gulungan panggul. Inilah sebabnya mengapa kita menemukan bagi wanita yang terus mengendarai mobil anak-anak mereka lahir dengan kelainan klinis berbagai derajat, ” kata Sheikh al – Luhaydan sebagaimana dilansir Al Arabiya.

Syekh al – Luhaydan mendesak para perempuan untuk mempertimbangkan “pikiran sebelum jantung dan emosi dan melihat masalah ini dengan mata yang realistis.”

“Hasil ini buruk dan mereka harus menunggu dan mempertimbangkan hal negatifnya,” katanya.

Reaksi di Twitter

Pernyataan Syaikh Al-Luhaydan itu menarik reaksi langsung di media sosial, dengan beberapa orang Saudi mengejek “penemuan ilmiah yang besarnya.” Sebuah Twitter hastag berbahasa Arab “Women_driving_affects_ovaries_and_pelvises” diciptakan dan tengah tersebar di kalangan pengguna warga Arab.

Pengguna Twitter perempuan @Shams_AlShmous memuji secara sinis “prestasi ilmiah eksklusif.” Sang syekh.

Seorang pengguna wanita dengan nama Ms Jackson @B_B1ack memberitahu semua orang:

“Apa yang anda fahami tentang fisiologi, serahkan itu kepada Syaikh kami Al-Luhaydan”.

Para aktivis perempuan Saudi sendiri telah meluncurkan kampanye online mendesak perempuan untuk mengemudi pada 26 Oktober.

Lebih dari 11.000 wanita telah menandatangani deklarasi oct26driving.com yang mengatakan:

“Karena tidak ada pembenaran yang jelas bagi negara untuk melarang wanita dewasa dan mampu dari mengemudi. Kami menyerukan sehingga memungkinkan bagi perempuan untuk tes mengemudi dan untuk mengeluarkan izin bagi mereka yang lulus.” (ab/aby)

_______________

Sementara itu Menurut ulama Saudi lainnya, seperti Syaikh Al Utsaimin mengemukakan bahwa:

wanita menyetir mobil mengandung banyak kerusakan, di antaranya; penanggalan hijab, hilangnya rasa malu, bisa menyebabkan sering keluar rumah, bisa bebas pergi ke mana saja, mudah ngambek, menyebakan fitnah saat berhenti dikala lampu lalu lintas menyala merah, berhenti di pom bensin, berhenti di tempat pemeriksaan, berhenti di tengah kerumunan kaum laki-laki karena terjadi pelanggaran atau kecelakaan, berhenti di tengah jalan karena ada kerusakan sehingga ia harus memperbaikinya dan sebagainya. (*)

Selanjutnya baca disini:

http://www.muslimedianews.com/2013/09/ulama-saudi-mengemudi-bagi-wanita.html

___________________________________________________________________________________

Dibawah laporan media milik pangeran wahabi-salafy Arab Saudi “Al Arabiyah” yang diterjemah oleh media takfiri wahabi-salafy diatas

Driving affects ovaries and pelvis, Saudi sheikh warns women

SUMBER:

http://english.alarabiya.net/en/variety/2013/09/28/Driving-affects-ovary-and-pelvis-Saudi-sheikh-warns-women.html

.

Al Arabiya

Saudi women seeking to challenge a de facto ban on driving should realize that this could affect their ovaries and pelvises, Sheikh Saleh bin Saad al-Luhaydan, a judicial and psychological consultant to the Gulf Psychological Association, told Saudi news website sabq.org.

Driving “could have a reverse physiological impact. Physiological science and functional medicine studied this side [and found] that it automatically affects ovaries and rolls up the pelvis. This is why we find for women who continuously drive cars their children are born with clinical disorders of varying degrees,” Sheikh al-Luhaydan said.

Saudi female activists have launched an online campaign urging women to drive on Oct. 26.

More than 11,000 women have signed the oct26driving.com declaration that says: “Since there are no clear justifications for the state to ban adult, capable women from driving. We call for enabling women to have driving tests and for issuing licenses for those who pass.”

Sheikh al-Luhaydan urged these women to consider “the mind before the heart and emotion and look at this issue with a realistic eye.”

“The result of this is bad and they should wait and consider the negativities,” he said.

Twitter reaction

Al-Luhaydan’s statement drew immediate reaction on social media, with many Saudis ridiculing his “great scientific discoveries.” An Arabic Twitter hashtag “Women_driving_affects_ovaries_and_pelvises” was created and is going viral among Arab users.

Female twitter user @Shams_AlShmous sarcastically applauded the sheikh’s “exclusive scientific achievement.”
A female user with the name of Ms Jackson @B_B1ack tells everyone: “What’s your understanding of physiology, leave it to our Sheikh al-Luhaydan”.

Another female @Mshaal80 asked whether al-Haydan “studied Shariah, medicine or foolishness.”

Not part of Sharia

The head of the kingdom’s religious police said last week that the “Islamic sharia does not have a text forbidding women driving.”

Sheikh Abdulatif al-Sheikh stressed that since he was appointed as head of the Committee for the Promotion of Virtue and the Prevention of Vice religious police have not pursued or stopped a woman driving.

16 Tanggapan

  1. bener bener aneh…syekh ini..

  2. nmany jg syekh abal2….
    ilmuny jg gk jlas juntrungany dr mn dptny..,

  3. orang kaya gini ga perlu ditanggapi scr ilmiah, slain “nutty sheikh”. brangkali, mnrut refleksinya dunia.bakal kacau gara2 pengemudi permpuan berhenti di lampu merah. itu refleksi dirinya aja.

  4. klo dah kluar fatwanya…. langsung wahaboy/wahagirl pada ngumpet ga brani komeng…. tapi klo masalah menyangkut kuburan .. rame kaya di pasar burung😀

  5. subhanallahu
    hadza buhtanun “adhim

  6. seru seru
    kalau mau diskusi darat
    hubungi saya
    nanti saya kasih fee bantuan ongkos transpot lah
    call me 08973279533
    bos madu

  7. kalau berani diskusi darat antara abu salafi dan kontra abu salafi hubungi saya nanti tak kasih fee

  8. 😀😀😀

  9. Abu Salafy alias Syeikh Idahram alias Marhadi adalah PENDUSTA dari golongan pendukung RAFIDLOH yang sedang bertaqiyah, makanya tidak mengherankan KEDUSTAANNYA tersebar dan telah ditelanjangi oleh ikhwan-ikhwan yang ia sebut WAHABI…

  10. Katanya ustaz Wahabi ini bilang kalau nabi Saaw dulu mungkin jual minuman khamr. Gak tahu benar apa tidak soalnya gak fasih bahasa Arab. Ini link youtubenya

    http://goo.gl/QzUN6

    Kalau ada yang bisa terjemahan syukron

  11. PUKULAN TELAK ULAMA SAUDI TERHADAP AMERIKA

    Negara-negara Barat yang mengaku paling menjunjung tinggi kebebasan (demokratis) sekarang mencampuri urusan khusus internal kita, Jika Amerika benar-benar jujur dengan dirinya dalam hal kebebasan, mestinya mereka membiarkan kita dengan kebebasan (prinsip) kita..
    Seorang wartawan Amerika datang & bertanya pada saya:
    “Bagaimana tentang masuknya kaum wanita ke parlemen, dan bagaimana tentang wanita menyetir mobil (yg tidak diperkenankan di Saudi)..???”
    Maka saya jawab:
    Pertama, apakah kaum wanita kami mengadu kepada anda? Sehingga anda mencampuri urusan kami? Mengapa anda (lancang) mencampuri urusan kami?. Itu pertanyaan pertama.
    Kedua, saya Tanya pada anda: “Bukankan presiden Amerika waktu masih muda menyetir mobil sendiri?”..
    Dia jawab: “Ya betul”.
    “Lalu ketika menjadi gubernur negara bagian juga kadang masih nyetir mobil?”
    Dia jawab: “ya”.
    “Tetapi setelah menjadi presiden Amerika apakah sang presiden nyetir mobil sendiri?”,
    dia jawab:“Tidak”.
    Saya Tanya: “Mengapa?”..dia jawab: “Sebagai bentuk penghormatan dan penjagaan kami padanya”.
    Maka saya katakan padanya: (Itulah yang kami lakukan pada kaum wanita kami) Kami menyopiri wanita kami sebagai bentuk penjagaan & penghormatan kepada kaum wanita kami. Saya menyopiri saudara perempuan, istri dan anak-anak perempuanku.. kemudian realita jika kami dalam perjalanan.. jika saya kembali ke KSA dengan pesawat dan bersama kami para wanita apa yang terjadi?: laki-lakilah yang melayani wanita. Dialah yang mendampingi mereka, dia yang menjaganya dan melayaninya serta membawakan tasnya.
    Dalam realitas kehidupan kami, jika safar –tanpa melebih lebihkan- sekitar 70 – 80% kamilah yang melayani keperluan para istri kami: dalam menyetir mobil, keperluan di hotel, mencari hotel, bahkan dalam haji kamilah yang memasak dan mereka tinggal memakannya.
    Itu adalah fakta yang diketahui semua orang, .. dan sesungguhnya ini adalah bentuk pelayanan/ khidmah (kami kepada kaum wanita).
    Lalu saya meledek wartawan Amerika itu: “Anda bilang (Amerika paling) menghormati wanita dan mempertanyakan tidak masuknya wanita kami ke parlemen, sejak kapan Amerika merdeka?” –dia jawab: lebih dari 200 tahun-
    “kalau begitu tunjukkan kepada saya SATU saja presiden Amerika yang wanita”… dia jawab: “gk ada satu pun” . Saya bilang: “Kalo gk ada, Wakil presiden yang wanita .. ??” . Dia jawab: “Nggak ada juga ..”.
    Saya bilang padanya: “Kalian itu sebenarnya pendusta” (Cuma omong doang).. Beritahukan pada saya, dalam sejarah konggres (sejak dulu sampai sekarang) kapan ada masa dimana jumlah wanita sama dengan jumlah laki-laki?.. dia jawab: belum pernah ada sekalipun. (Hadeeeeuh –pentrjemah) “Kalian Cuma memasukkan beberapa wanita saja (ke parlemen) trus mentertawakan kami ???”….

    ===================
    Beliau adalah syeikh Nashir Al-Umar Hafizhohullahu ta’ala
    Lihat biografi beliau di sini:
    http://www.fimadani.com/biografi-syaikh-nashir-al-umar/

    **Syekh Nashir Al-‘Umar dalam seminar bertema: Kesepakatan dan Muktamar Wanita Internasional dan Dampaknya terhadap Dunia Islam.

  12. kalo nyupirnya sambil duduk dipangkuanku…jelas hamil tuch…tpi klo cuma duduk di Jok Mobil masa jdi HAMIL…??? ntar tuch anak siapa ayahnya ya…??? JOK MOBIL kalee ya…?? DASAR Saleh bin Saad al-Luhaydan aL GOBLOKY

  13. Sbenarnya klau mw ngelarang wanita utk menyopir jgn sperti ini. Tpi ajarkan hakekat wanita dlam Islam, Insya Allah mreka akan mengerti. N jika ada,pzti ada alasan yg bsa dmengerti🙂

  14. @Humaidullah…cerita antum merupakan cerita omong kosong ala wahbabrot…tujuan pengucilan hak wanita oleh KSA bukan untuk khidmat dan layani mereka akan tetapi mengekangnya.

  15. Nanti akan bermunculan berita-berita HOAX dari para wahbabrot baik lokal pula mancanegara untuk mendukung pernyataan si syekh…biasanya berita hoax ala babrot begini kira-kira….

    Seorang ilmuwan eropa (atau inggris, usa atau apalah — tp nama dan dimana si ilmuwan ga disbut) telah menemukan bukti melalui riset ilmiahnya bahwa wanita menyetir beresiko milliki anak kelainan klinis dan bla…bla…bla.

    Tunggu saja,mereka ahli soal hoax news.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s