Seri Membongkar 10 Kasus Kepalsuan Ijma’ Klaim Ibnu Taimiyah!

Persembahan Untuk Ustadz Firanda Dan Para  Penyanjung Kesesatan Ibnu Taimiyah!

Berdusta dengan mengatas-namakan Ijmâ’ umat Islam, Ijmâ’ Para Sahabat, atau Ijmâ’ para ulama adalah kata-kata yang dengan mudahnya meluncur dari mulut Ibnu Taimiyah dan/atau ia tulis dalam berbagai bukunya.

Dalam kesempatan ini kami akan menyajikan sepuluh contoh klaim ijmâ’ yang dilontarkan Ibnu Taimiyah tentang bergabai masalah dengan mengatas-namakan para sahabat, para imam panutan umat, sementara bukti-bukti justru menunjukkan kepalsuan klaim ijmâ’ itu….

Dalam beberapa artikel kami mungkin kami telah menyebut beberapa dari ijmâ’ produk Ibnu Taimiyah… sebab sepertinya, produk unggulan Ibnu Taimiyah adalah berdusta atas nama Ijmâ’! maaf jika kata-kata kami itu kurang berkenan bagi Anda! Tetapi, yakinlah bahwa itu adalah kenyataan yang akan segera Anda ketahui dengan sedikit meneliti klaim-klaim ijmâ’ produk Ibnu Taimiyah itu….

Abu Salafy:

Tulisan ini, pada dasarnya hanya kami tujukan kepada pemuja dan penyanjung Ibnu Taimiyah… kami menanti agar mereka segera membuktikan kebenaran klaim ijma’ itu dengan menyebut ketarangan para ulama dan imam yang wafat sebelum kematian Ibnu Taimiyah.

Contoh Kasus Pertama Klaim Ijmâ’ Palsu Ibnu Taimiyah (1)

Ibnu Taimiyah berkata:

“Dan di antara mereka ada yang menakwil firman Allah –Ta’âla-:

وَ ما أَرْسَلْنا مِنْ رَسُولٍ إِلاَّ لِيُطاعَ بِإِذْنِ اللَّهِ وَ لَوْ أَنَّهُمْ إِذْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ جاؤُكَ فَاسْتَغْفَرُوا اللَّهَ وَ اسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُولُ لَوَجَدُوا اللَّهَ تَوَّاباً رَحيماً

“Dan kami tidak mengutus seseorang rasul, melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya jika mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nasa’i [4];64)

Dan mereka berkata, ‘Jika kita meminta darinya (Nabi saw._pen) istighfâr/agar memohonkan ampunan setelah kematiannya, maka kami seperti kedudukan para sahabat yang meminta darinya istighfâr, dan dengan itu mereka telah menyalahi ijmâ’ para sahabat dan tâbi’în yang mengikuti para sahabat dengan kebaikan serta seluruh kaum Muslimin. Dan tidak seorang pun dari para imam kaum Muslimin dalam kitab-kitab menyebutkan hal itu.”

Abu Salafy:

Dalam sebagian artikel yang telah lewat kami tulis di sini telah kami sebutkan beberapa bukti adanya praktik sahabat dan/atau tâbi’în bagaimana mereka mendatangi pusara suci Nabi Muhammad saw. dan kemudian memohon kepada beliau seraya membacakan ayat tersebut di atas! Kami tidak perlu menyebutnya kembalu di sini.

Kami hanya meminta dari para pengikut Ibnu Taimiyah untuk mendatang bukti adanya klaim ijmâ’ seperti yang ia fitnahkan itu! (Ya, yang ia fitnahkan itu. Sebab apa yang ia katakan itu adalah dusta dan sekaligus fitnah besar atas nama sahabat Nabi saw dan tâbi’în)   dari pra ulama yang telah wafat sebelum kematian Ibnu Taimiyah!

Jika ada, kami akan sangat berterima kasih dan akan segera menurunkan sebuah artikel besar yang memuji Ibnu Taimiyah dan seluruh tulisan yang menghujat Ibnu Taimiyah akan kami ralat dari blog abusalafy ini

Kali ini akan menantang dan menanti kesanggupan para Taimiyyûn… dan tidak ada larangan bagi kalian untuk meminta bantuan kepada Tuan-tuan kalian di Negeri Kesayangan Musuh Allah dan Umat Islam nomer wahid itu….

وَ إِنْ كُنتُمْ فِيْ رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُوْا بِسُوْرَةٍ مِّنْ مِّثْلِهِ وَ ادْعُوْا شُهَدَاءَكُم مِّنْ دُوْنِ اللهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِيْنَ فَإِنْ لَّمْ تَفْعَلُوْا وَ لَنْ تَفْعَلُوْا فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِيْ وَقُوْدُهَا النَّاسُ وَ الْحِجَارَةُ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِيْنَ

“Dan jika kalian (tetap) meragukan Al Quran yang telah Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah (paling tidak) satu surat  yang semisal dengan Al-Quran itu, dan jika kalian jujur, ajaklah penolong-penolongmu selain Allah (untuk melakukan hal itu). * Maka, jika kalian tidak mampu untuk melakukan (hal itu) –dan pasti kalian tidak akan mampu melakukannya, maka takutlah kepada api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Neraka itu telah disediakan bagi orang-orang kafir.” (QS. Al Baqarah [2];23-24)

Shadaqallahul Adzîm……

5 Tanggapan

  1. ibnu taymiyah bisanya cuma ngaku ngaku aja… dasar sesat menyesatkan!

  2. fakta yang terungkap, di artikel ini maupun dalam sejarah, bahwa Fatwa-Fatwa Ibnu Taimiyah begitu sesat! tapi mengapa para Taimiyun mengabaikan bukti, menafikan analisa, dan hanya memakan doktrin mentah-mentah. mungkin ini tepat denganpepatah arab “Likulli Saqithin Laqithun

  3. WAHAI ABU SALAFY BERTOBATLAH ANTUM, INGAT DAGING ULAMA BERACUN, APALAGI YANG KAU CACI ADALAH ULAMA ROBBANIYYUN YANG DIKENAL TEGUH DAN ISTIQOMAH DALAM MEMBELA ASSUNNAH DAN MENGHANCURKAN BID’AH DARI PENGEKOR HAWA NAFSU SEPERTI ANTUM, SEMOGA ALLAH AZZA WA JALLA MEMBERIKAN HIDAYAH KEPADA ANTUM….INGAT ABU SALAFY…INGAT….

    • kaum khawarij juga pembela Al Qur’an, mereka luar biasa teguh dan ta’at beribadah, dan mereka…
      tentunya dengan mudahnya mengkafirkan sesama muslim dan “membunuh” sesama muslim yang berbeda pendapat.

  4. Bagus artikelnya, semoga masyarakat semakin sadar bagaimana wahabi itu sebenarnya. http://islamiccenterr.blogspot.com/2013/05/status-facebook-luar-biasa-ipho-santosa.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s