I’tiqâd Ahlusunnah Tentang Keluarga Nabi saw.

I’tiqâd Ahlusunnah Tentang Keluargha Nabi saw.

Kecintaan kepada keluarga Nabi saw/Ahlulbait bukanlah monopoli kaum Syi’ah… Ahlusunnah juga sangat menekankan hal itu sebagai bagian tak terpisahkan dari hakikat akidah Ahlusunnah wal Jam’ah. Dan tidak menyalahinya selain kaum Nawâshib yang kesesatannya telah disepakati para ulama kita….

Kami Ahlusunnah, khususnya para pengikut mazhab Syafi’i telah diajarkan secara turun temurun berrdasarkan dalil Qur’ani dan hadis Nabi saw. serta atsar para Salaf Shaleh untuk mencintai dan menghormat keluarga dan dzurriyah Nabi saw., khususnya Ahlulbait mulia, seperti Sayyidina Ali, Sayyidatuna Fatimah az Zahra, Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husain –semoga ridha Allah untuk mereka semua-!

Dalam kesempatan ini, kami mengajak para pecinta keluarga Nabi saw. untuk merenungkan akidah Imam kita; Imam Syafi’i –radhiyallah ‘anhu wa ardhâhu– yang beliau abadikan dalam bait-baita syair indah beliau.

Bait-bait Syair Imam Syafi’i tentang Ahlulbait ra.

Di zaman beliau banyak kalangan yang masih belum dapat menyucikan diri mereka dari pengaruh buruk propaganda sesat bani Umayyah yang menghinakan dan memerangi habis-habisan keluarga Nabi saw./Ahlulbait ra. sehingga mereka segera akan menjulurkan lidah beracun mereka setiap kali melihat ada seorang yang mengutamakan Imam Ali ra. kendati di antara sahabat dan tabi’în ada yang beri’tiqâd seperti itu[1]. Menyaksikan penyimpangan itu dan menyaksikan sikap tidak adil dan cemoohan orang yang menganggap menguatamakan Imam Ali as. itu sebagai Rafdh, maka Imam Syafi’i mengeluh.

Sikap sinis dan tuduhan itu, kata Imam Syafi’i (rh) hanya  dilontarkan oleh  orang-orang bodoh dan jahil. Beliau menyitir bait-bait syairnya yang sangat tekenal:

.

إِذا نَحْنُ فَضَّلْنا عَلِيًّا فَإِنّنأ    *  رَوافِضُ  بالتَّفْضِيْلِ عند ذِيْ الْجَهْلِ

وَ فَضْلَ أَبِيْ بَكْرٍ إذا ما ذَكَرْتُهُ * رُمِيْتُ بالنُّصْبِ عندَ ذِكْرِيْ للفَضلِ

فَلاَ زِلْتُ ذا رُفْضٍ و نُصْبٍ كلاهُما * بِحُبِّهِماَ حَتَّى أُوَسَّدَ في الرملِ

.

Jika kami mengutamakan Ali, maka kami dituduh Rawafidh menurut orang yang jahil

Dan keutamaan Abu Bakar bila ku sebut aku dituduh nashibi ketika aku menyebutnya

Maka aku senantiasa di antara keduanya; rafdh dan nushb.

Dengan mencintai keduanya sehingga aku dibaringkan diliang kubur

.

Di masa itu, dengan sekedar mencintai Ahlulbait as. seorang Muslim akan dituduh Syi’ah/Rafidhi. Seorang perawi yang meriwayatkan hadis keutamaan Ahlulbait as. dicurigai bahkan juga dituduh sebagai Syi’ah. Imam Syafi’i ra. juga tidak selamat dari tuduhan yang bertujuan menghancurkan kepribadian dan nama baiknya di tengah-tengah masyarakat Islam dewasa itu. Tetapi beliau tidak dengan memperdulikan hal itu dan tetap tegar menghadapinya dan membongkar kejahatan para penuduh itu, beliau mengabadikan tuduhan itu dengan bait-bait syair masyhur beliau:

.

قَالُوا تَرَفَّضْتَ!  قلتُ كَلاَّ  *** ما الرُفْضُ دينِيْ وَ لاَ اعْتقادِيْ

و لـكِنْ تَوَلَّيْتُ دونَ شَكٍّ  ***  خيرَ إمامٍ  و خيرَ هـاديِ

إنْ كـانَ حُبُّ الوَصِيِّ رَفْضًا  ***   فَـإِنَّنِيْ أَرْفَضُ العبادِ

.

Mereka berkata; kamu telah berfaham Rafdh! Aku berkata: Tidak!

Kerafidhian bukan agamaku dan bukan keyakinanku.

Akan tetapi aku tanpa ragu berwilayah

kepada sebaik-baik Imam dan sebaik-baik pemberi petunjuk.

Jika mencintai washi (Ali) itu kerafidhian

maka ketahuilah bahwa aku paling rafidhinya manusia

.

Di zaman kita ini juga masih sering terdengar tuduhan bahwa siapapun yang mencintai Ahlulbait Nabi saw. dan membenci kaum munafik yang memusuhi mereka adalah Syi’ah/Rafidhi. Tuduhan itu biasanya dilontarkan oleh kaum Nashibi yang banyak terdapat di kalangan mereka yang mengklaim sebagai pengikut Salaf alias Salafi!

Kami Ahlusunnah, khususnya pengikut setia Imam Syafi’i tidak akan gentar mengatakan seperti kata imam kami:

.

إنْ كانَ رَفْضًا حُبُّ آلِ محمد *** فليَشْهَدِ الثقلاَنِ أَنَّيْ رافِضِيْ

.

Jika mencintai keluarga Muhammad itu kerafidhian,

maka hendaknya manusia dan jin menyaksikan bahwa aku adalah seorang Rafidhi

.

Abu Salafy berkata:

Dengan menurunkan tulisan ini kami siap menghadapi tuduhan yang bakal dilontarkan kaum Wahhâbi-Salafy, khususnya yang berfaham nashibi bahwa kami adalah Rafidhah! Dan kami akan menjawabnya dengan apa yang dijawabkab oleh imam kami! Tuduhan itu memang kami nanti, agar semakin menjadi jelas perbedaan Ahlusunnah dan Salafi-Wahhâbi yang selama ini sok berkedok sebagai Ahlusunnah!


[1] Seperti disampaikan oleh adz Dzahabi dalam Siyar A’lâm Al Nubalâ’ nya,16/457 bahwa banyak dari kalangan sahabat dan tabi’in yang meyakini keutamaan Ali atas para sahabat lain!

31 Tanggapan

  1. Ya Allah saya cinta kepada Nabi Mu, Keluarga dan para shahabatnya.

    • Saya Salut kepada Abu Salafy yang tidak mensensor komen, termasuk komen pendukung FIranda diatas…

      Anehnya saya taruh link di situs/blog Firanda sampai sekarang tak di muat…. nggak tau kenapa?

      padahal saya cuma titip link seperti Uut diatas agar ditanggapi.

  2. ass wr wb
    lagu lama whb tipu muslihat,g ilmiah,mengecam,tp gak bisa nunjuki yg mana yg mefitnah, aku pingin jawaban dr whb yg di tulis kang abu tentang ibnu tamiyah membungkam salafi wahabi .yg isinya dirubah ziarah kemakam nabi yg d rubah ziarah ke masjid nabawi smpai skr tak tunggu kpk blm ada jawaban. saya sbgi penonton bisa menialai mana yg jujur dan mana yg ngawur itu dulu di jawab baru menyelesaikan artikel yg lain.
    agama butuh kejujuran bukan hanya keliatanya rajin kemasjid tok dan se olah-olah tok.
    maju terus kang abu remaja sekitar saya sekarang banyak yg maiak artikelnya kang abu dan kang sastro jarena kelihatan kejujurannya wass wrwb dan aku tungu artikel2 jenengan tks

  3. Sebaik2nya pemikiran anda sebagitulah walaupun anda pengikut Shafie. Apa yang jelik adalah sifat munafiq Wahabi menggunakan alasan kemurnian Islam ttpi kesannya adalah untuk mwnjatuhkan maruah dan kreditabili Islam itu sendiri dikalangan umat Islam sendiri apatah lagi dimata umat bukan Islam. Islam dilihat sebagai ugama yang tidak ada toloransi.

  4. betul sekali apa yang dikatakn oleh Imam Syafi’i…

    lebih baik beliau dibilang rafidhi, daripada wahaby….

    tul g???

  5. Sebagai pengikut Imam Syafi’i kita harus mengikuti beliau secara total, kalau beliau pencinta Keluarga Suci Nabi SAW, maka kita jugapun harus. Lagipula apa sih yg perlu dikhawatirkan dari caci maki kaum wahhabi? toh….kita juga tidak pernah khawatir akan gonggongan anjing yg berada dibalik pagar & dalam keadaan terikat ……..maju terus cak Abu, kami warga Nahdliyin mendukungmu, apalagi bantahan konyol mereka tidak sebanding dg argumentasi sarat ilmu khas cak Abu

  6. Ternyata Firanda sudah kadung kebakaran jenggot, dia akan tetap menuduh orang lain penipu padahal dia sendiri yang menipu penggemarnya tapi bertingkah sok ilmiyah. Biasalah, namanya juga wahabi mana ada yang amanah, nggak ulamanya nggak awamnya sami mawon, rak iyo toh?

  7. smoga Alloh ta’ala menjauhkan kita smua dari fitnah

  8. Assalaamu’alaikum.

    Syaikh Ibnu Taimiyah?
    Klo saya mengambil beberapa pendapat dari beliau, dan tidak mengikuti beberapa pendapat beliau. Dan tidak menyalahkan beliau secara mutlak. Ada beberapa pendapat yang tidak saya ambil.

    Masalah komentar tidak dimunculkan, sangat disayangkan sekali. Pernah di blognya Ust Aris saya menge-radd artikel yang berkaitan tentang sufi tapi ada yang tidak dimunculkan. Saya sengaja menulis ini supaya jelas, tidak ada yang disembunyikan apalagi itu berkaitan hukum agama-jika tidak objektif tidak menutup kemungkinan akan menyesatkan umat-saya sangat marah dengan hal ini-. Masa di radd dengan kata-kata lembut TAPI tidak dimunculkan. Boleh tidak dimunculkan jika diluar pembahasan, kata-kata kotor, provokasi dan teman-temannya. WaAllahua’lam

    Saya akan terus menyimak diskusi ini InsyaaAllah.

    _____________
    -Abu Salafy-

    Akhi komen anda yang tidak di munculkan itu di blog ini atau di blog wahhabi/salafy? jika di blog ini, coba anda cek lagi tulisan anda tersebut, karena smua komen selalu kami kluarkan -kecuali yang copy-paste atau yang melanggar persyaratn yang kami umumkan di samping kanan blog kami ini.- anda bisa postingkan kembali komen anda tersebut jika memang tidak ada.

  9. Maaf tampaknya tulisan saya tidak berkaitan dengan artikel TAPI ini merupakan komentar saya setelah beberapa kali menyimak diskusi ini. WaAllahua’lam

  10. Saya menggunakan nama LFH
    http://ustadzaris.com/pengrusak-umat

    Saya menjawab Fahrul dan Tomi tapi tidak dimunculkan, menyedihkan sekali. Artikel yang aneh SANGAT tidak objektif. Bagi yang mengetahui ilmu akan bisa melihat bahwa artikel itu setengah-setengah Saya takut akan banyak yang membaca dan menerima mentah-mentah artikel tersebut. Padahal Syaikh Ibnu Taimiyah sendiri tidak menolak tasawwuf secara mutlak. Beliau membagi menjadi tiga yaitu shuufiyyah al-haqaaiq, shuufiyyah al-arzaq, dan shuufiyyah ar-rasm. Dapat dibaca dalam karya-karya beliau yang berhubungan dengan ilmu ini. WaAllahua’lam.

    ____________
    -Abu Salafy-

    Akhi komen anda yang tidak di munculkan itu di blog ini atau di blog wahhabi/salafy? jika di blog ini, coba anda cek lagi tulisan anda tersebut, karena smua komen selalu kami kluarkan -kecuali yang copy-paste atau yang melanggar persyaratn yang kami umumkan di samping kanan blog kami ini.- anda bisa postingkan kembali komen anda tersebut jika memang tidak ada.

  11. Orang awam jika membaca artikel tersebut tidak menutup kemungkinan akan berpandangan bahwa semua sufi itu sesat. Padahal sufi terbagi tiga menurut Syaikh Ibnu Taimiyah-seperti saya jelaskan di atas-Belum menurut ulama-ulama lain. Jika ada yang mempunyai dalil lebih kuat, silahkan hubungi saya di Afevpoenya@yahoo.com. Jazaakumullah

  12. Afif Fatkhurrohman ibn Muhammad Da’iy,@

    Anda ditanya oleh Abu Salafy kok mbudeg aja? Jawab dong biar jelas. Setahu saya blog ASWAJA tidak curang seperti blog-blog WAHABI. Bahkan ada blog ASWAJA yg gak pakai moderasi, coba antum coment di sini tanpa moderasai http://ummatiummati.wordpress.com/2011/01/13/aqidah-ajaran-nabi-yang-dibilang-sesat-oleh-salafy-wahabi/#comment-3120

  13. Ustadz Abu Salafy, maaf rupanya rterjadi kesalahpahaman dg akhi Afif Fatkhurrohman ibn Muhammad Da’iy. Setelah saya telusuri untuk mengeceknya, ternyata dia berkomentar di blog Wahabi Ustdz Aris tapi oleh sang ustadz dicut, rupanya saudara kita ini mengadu ke antum.

    Kepada Afif Fatkhurrohman ibn Muhammad Da’iy, saya mohon maaf atas kesalahpahaman ini. Lain kali kalau komentar, arahkan yg lebih jelas biar tidak absurd arah dan tujuannya.

  14. Ya, insyaaAllah benar seperti itu, tapi lebih tepatnya bukan mengadu. Saya hanya memanfaatkan situs ini yang banyak pengunjungnya BAHWA untuk berhati-hati dengan artikel-artikel di blognya Ustadz Aris setelah saya membaca beberapa artikel di blog beliau. WaAllahua’lam

  15. Masalah anda bilang saya mbudeg heheh-saya maafkan-. Hmm…sebenarnya bukan mbudeg tapi saya menulis komentar tersebut bertahap. Dan ketika menulis komentar kedua saya belum melihat jawaban Ustad Abu Salafi, begitupula saat menulis komentar selanjutnya saya sama sekali tidak melihat komentar Ustadz Abu Salafi. Begitu ceritanya. Tenang saja It’s ok cuma lain kali anda harus lebih hati-hati dan gunakan kata yang lebih enak didengar:)

  16. wahabi?? laporin aja sama ulil amrinya pemilik negara Saudi pasti beres, mereka biar kelihatannya aktif dan militant tapi tunduk patuh kok apapun perintah ataupun larangan rajanya.
    wassalam

  17. Saya sarankan bagi siapa saja yang masih membenci ahlul Baitnya nabi hendaknya bertobat…
    Dan jika ada di antara yang Ahlu Sunnah benci Ahlul Bait Nabi maka dia segera harus dicurigai. jangan-2 dia itu bukan dari Ahlu Sunah tapi pengikut Umayyah si perusak agama seperti kata Nabi saw. yang dibawakan ustaz abu!
    Terima kasih.

  18. betul kang subhani ayo kita ramai2 bantu kang abu
    mensosialisasikan artikel2 kang abu ke daerah2
    yg belum terjangkau komputer / internet biar paham wahabi terbendung insya ALLAH kasian generasi muda kita, mari kita selamatkan

  19. Jangan tanyakan mengapa kita wajib mencintai keluarga nabi … Firman Allah jelas dalam As syura 23 …
    “Katakanlah (Hai Muhammad) sesungguhnya aku tak meminta upah apapun atas seruanku ini selain kecintaan kalian pada keluargaku”

    Yang mengingkari kewajiban mencintai keluarga nabi bersiap-siaplah akan azab neraka yg pedih ..

  20. Heran,..sing membenci ahlul bait ki sopo to,..ahlusunnah itu mencintai ahlul bait dan para shahabat Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam secara keseluruhan. Lah ini,…mengaku mencintai ahlul bait, tapi menjelek-jelekkan, memaki-maki shahabat Nabi Shalallaahu ‘alaihi wa sallam. Tapi herannya, kalau di sebut sebagai pengekor syiah tidak mau,..huft…

  21. pokoknya kalau yang ngomong wahabi udah banyak yang nggak percaya
    karena ulahnya sendiri

  22. Assalamualaikum wmtb,
    Ya, akhirin ini gawat sekali dengan pelbagai ancaman yang dihadapi oleh kita umat Islam (aswj) samada anasir musuh luaran dan juga dalaman.
    Ancaman luaran dari Nasrani, Yahudi, illuminat – gerombolan Dajjali sudah nyata hebat namun berbahaya lagi ancaman dalaman. Syiah, Wahabbi dan Qadhiani (Ahmadiyah – Ghulam Mirza ) juga dari kumpulan penolak Hadith mereka bergerak atas nama Islam sedangkan mereka SESAT LAGI MENYESATKAN. Ia amat menghuru harakan ummah. Dikhawatiri yang leman iman akan tersasar. ( wa na u’ zubillahi min zaa lik)
    Ana amat insaf dan bersyukur dengan kehadrat Illahi kerana ada insan mulya seperti antum yang gigih memperjuangkan kesucian Islam. Moga2 insan seperti antum bertambah ramai di Nusantara dan seluruh dunia agar KEBATILAN
    segera terhapus. Tewruskan usaha antum dan ana yakin Allah bersama antum.
    Sama2lh kita berdoa untuk kesejahteraan ummah.
    Wa assalaam…

  23. Assalamualaikum.
    1. Keturunan Rasululla sehingga ke berapa
    generasikah selepas Nabi s.a.w masih dianggap
    Ahlul Bait.
    atau
    2. Siapakah Ahlul Bait ini secara sohih?

    *** Setahu ana bukan semua keturunan Syed atau Habib atau Syariff itu keturunan Rasulullah.
    Ada juga keturunan Rasulullah dari sebelah Syd.
    Hussein menggunakan pangkal nama Shah cth:
    Shah Bahadur gitulah.

    • Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

      1. Untuk keturunan Muhammad shallallahu ‘alahi wa sallam bisa kita lihat dari nasabnya jika ada keragu – raguan bisa ditanyakan kepada ahli nasab.

      2. Dari Zaid bin Arqom bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu hari berkhutbah: Aku ingatkan kalian kepada Allah tentang Ahlul Baitku (sampai tiga kali) maka Husain bin Sibroh (perawi hadits) bertanya kepada Zaid “Siapakah Ahlul Bait beliau wahai Zaid bukankah istri-istri beliau termasuk ahlil baitnya? Zaid menjawab para istri Nabi memang termasuk Ahlul Bait akan tetapi yang di maksud di sini, orang yang di haramkan sedekah setelah wafatnya beliau. Lalu Husain berkata: siapakah mereka beliau menjawab:“Mereka adalah keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja’far, dan keluarga Abbas ? Husain bertanya kembali Apakah mereka semuanya di haramkan zakat ? Zaid menjawab Ya… [Shahih muslim 7/122-123]

      Dari sini jelas penggunaan istilah Ahlul Bait adalah istilah syari dan bermakna istri dan kerabat dekat beliau dari keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja’far, dan keluarga Abbas yang merupakan keluarga bani Hasyim

      ** Untuk mengetahui keturunan Muhammad shallallahu ‘alahi wa sallam bisa juga dilihat dari pemakaian nama / fam dibelakang nya
      contoh : Agil Alkaf/Alatas/almunawar dll, jika masih ada keraguan atas nasab beliau bisa ditanyakan kepada ahli nasab. WaAllahua’lam
      terimakasih

  24. @Krongthip Mahalakorn
    memang yg bahaya yg malsu2 ato yg ngaku2 gitu bos lha lebih bahaya lg klo dia nyebar atas namanya
    banyak yg d simpangkan kaya sejarah kan banyak yg d simpangkan lihat yg
    d palsu2
    1 bukunya imam syaii
    2.buku jalain
    3.bukunya ibnu taimiyyah. ini malah muncul lg buku putih abdul qodir jailani
    sebtulnya sy nunggu buku putihnya ibnu taimiyyah n abd wahab n binbaz tp kok g muncul2 klihatan g ada yg brani nih
    d artikel2nya abusalafy aja banyak yg d utarakan lha jangan2 nanti ngaku ktrunan nabi /ahlul bait ngapusi uang
    orang awam kan banyak yg tdk tau ahlul bait sungguhan apa nipu?
    untung ternyata yg ahlul bait asli ada daftar sanadnya smp jam n detinya. tks

  25. ustad abu..tolong bahas tafsi surat Asyura ayat 23 dong..“Katakanlah (Hai Muhammad) sesungguhnya aku tak meminta upah apapun atas seruanku ini selain kecintaan kalian pada keluargaku” atau Katakanlah (Hai Muhammad) sesungguhnya aku tak meminta upah apapun atas seruanku ini selain kasih sayang dalam kekeluargaan..yang mana yang betul ustad..karena terjemahan Alquran cetakan madinah( dan banyak beredar di Indonesia menulis yang versi “kasih sayang dalam kekeluargaan”..
    kalau saya lebih ambil yang kecintaan kalian terhadap keluargaku..

    Abu Salafy:
    Dalam banyak riwayat dan seperti diyakini para ulama Ahlusunnah wal Jamaah bahwa yang dimaksud dengannya adalah perintah untuk mencintai keluarga Nabi saw.

  26. WAHABI ITU SYAITHONIRROJIIM, KNP? KARENA MRK TIDAK SUKA ORANG ISLAM MASUK SURGA………….BUKTINYA MRK SLL MENYESATKAN DN MENERAKAN ORANG YANG MAULID, TAHLIL DAN DZIKIR BERJAMAAH, KLO BUKAN SYETAN APA DONG MEREKA……….

  27. ini nasihat bukan ngomentari pembahasan, saya tidak rela hujjah yang haq disandingkan dengan hujjah yang bathil dari orang-orang majhul seperti kalian ibarat pedang yang tajam mau diadu dengan pedang dari kayu???
    cukuplah bukti betapa busuknya mulup pendusta abu salafy cs terhadap para shohabat. jangan sampai mulit busuknya itu dibungkam oleh Allah dengan Adzab yang pedih dunia akhirat… Ya Allah saya menjadi saksi atas bejatnya adab dan akhlak si abu salafy al kadzdzab ini. sungguh dia telah berbuat makar terhadap agama-Mu yang lurus. balaslah makarnya ya Allah di dunia dan akhirat jika dia tidak bertaubat.

    _____________
    Abu Salafy:

    Alangkah indahnya jika anda membantah dan membuktikan apa yang anda tuduhkan!!

    قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ .. البقرة 111

    ________________

    عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم:
    ” ليسَ المؤمِنُ بِطَعّان ولا لعّان ولا فاحِش ولا بَذيء ” (رواه البخاري في الأدب وأحمد وإبن حبان والحاكم)

    [سباب المسلم فسوق، وقتاله كفر] (متفق عليه)

    [ومن لعن مؤمنا فهو كقتله ومن قذف مؤمنا بكفر فهو كقتله] اخرجه البخاري

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s