Allah-nya Kaum Wahhabiyah Bersemayam Di Atas Arsy Dan Arsy-Nya Di Atas Punggung Delapan Kambing Hutan!

Dalam akhir kitab Tauhîd-nya, Imam Besar Sekte Wahhâbiyah menegaskan bahwa Allah bersemayan di atas Arsy… arsy-Nya berada di atas laut yang berada di atas langit ke tujuh dan memiliki kedalaman seperti jarak antara satu langit dengan langit lainnya yaitu 71 atau 72 atau 73 tahun perjalanan…. Nah di atas lautan itu ada delapan ekor kambing hutan yang ukurannya sangat besar, antara kuku-kuku danlutut-lututnya seperti jarak antara satu langit dengan langit lainnya.. di atas punggung-punggung kedelapan kambing hutan itulah Arsy Allah bertempat… lalu allah bersemayam di atas Arsy-Nya yang berada di atas punggung-punggung kambing hutan. (Kitab  Fathu al Majîd Syarh Kitab al Tauhîd:515-516)

Pentahqiqnya membanggakan konsep Tauhid sesat yang diusung Imam Sekte Wahhâbiyah ini. Ia mengatakan: Pengarang telah mengawali kitabnya yang agung ini dengan menerangkan tauhdi Ilahiyah, sebab kebanyakan umat yang datang belakangan jahil terhadapnya. Mereka malakukan sesuatu yang menyalahhi tauhdi berupa kemusyrikan dan menyekutukan Allah…. Kemdian beliau mengakhiri kitabnya dengan menerangkan Tauhdi Asmâ’ dan Sifat. Sebab kebanyakan kaum umum tidak perhatian terhadap ilmu ini yang digeluti oleh orang yang tidak mumpuni….. (Ibid.517)

Jadi inilah konsep Tauhid yang menjadi inti ajakan Imam Sekte Wahhâbiyah!! Kita diajak untuk mengimani konsep Tauhid yang mengatakan bahwa Allah bertengger di atas Arsy-nya yang berada di atas punggung-punggung delapan kambing hutan raksasa mengapun di atas air laut di atas laingit ke tujuh!

Saya beraharap ada seorang pelukis yang siap  melukis obyek unggulan ini untuk dijadikan hiasan dinding di kantor-kantor para mufti Sekte Whhâbiyah di Arab Saudi sana dan di depan mihrab-mihrab mmasjid mereka agar shalat mereka lebih khusuk dengan memerhatikan postur Tuhan mereka yang sedang diusung di atas punggung kambing hutan raksasa!

Atau  membuat miniature yang memposturisasi Tuhan mereka! Agar tidak kalah dengan para ppenyembah berhala di India atau negeri-negeri penyemba berhala lainnya!

Setuju?!   

Teks Riwayat Andalan Imam Wahhabi Dari Kitab at Tauhid dan Fathul Majid:

Sebegian pembaca mungkin ada yang meragukan kebenaran apa yang kami tulis dalam artikel kami sebeulmnya tentang akidah Imam Wahhabiyah bahwa Arsy Allah dipikul oleh delapan ekor kambing hutan dan meminta teks asli yang termuat dalam kitab tersebut, maka kami dengan senang hati menampilkan teks asli tersebut.

و عن العباس بن عبد المطلب رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه و آله و سلم: هل تدرون كم بين السماء و الأرض؟ قلنا: ألله و رسوله أعلم. قال: بينهما مسيرة خمسمائة سنة، و من كل سماء إلى سما مسيرة خمسمائة سنة، و كثف كل سماء مسيرة خمسمائة سنة، و بين السماء السابعة و العرش بحر بين أسفله و أعلاه كما بين السماء و الآرض، و الله تعالى فوق ذلك. و ليس يخفى عليه شيئ من أعمال بني آدم. أخرجه أبو داود و غيره.

(Baca Fathul Majid:515)

Akan tetapi sebenaranya Imam Wahhabi melakukan manipulasi dan merobeh-robah sedikit redaksi riwayat di atas. Sebab apa yang tertera dalam kitab Sunan Abu Daud berbeda dengan apa yang ia sebutkan. Tetapi kami tidak akan mempermasalahkannya sekarang.

Karenanya Syeikh Abdurrahman (pensyarahnya) mengakuinya walaupun kemudian ia menutupinya dengan mengatakan bahwa Syeikh meringkas riwayat, sementara yang terjadi bukan meringkas akan tetapi merobah-robah (merusak keotentikannya).  

Pensyarahnya menyebutkan riwayat dengan lengkap:

هل تدرون ما بعد ما بين السماء و الأرض؟ قالوا: لا ندري. قال: إن بعد ما بينهما إما واحدة أو اثنتان أو ثلاث و سبعون سنة، ثم السماء التي فوقها كذلك، حتى عدّ سبع سموات، ثم فوق السابعة بحر بين أسفله وأعلاه مثل ما بين سماء إلى سماء ثم فوق ذلك ثمانية أوعال، بين أظلافِهم و ركبهم مثل ما بين السماء إلى سماء ثم على ظهورهم العلرش بين اسفله و أعلاه كما بين سماء إلى سماء ثم الله فوق ذلك.

Tahukah kalian berapa jarak antara langit dan bumi? Mereka berkata: Kami tidak mengetahuinya. Beliau bersabda: Sesungguhnya jarak antara keduanya adalah tujuh puluh satau atau dua atau tiga tahun, kemudian langit yang ada di atasnya juga demikian hingga tujuh lapis langit. Kemudian di atas langit ke tujuh ada laut yang jarak antara bawah dan atasnya seperti jarak antara satu langit dengan langit atasnya. Kemudian di atasnya terdapat delapan ekor kambing hutan jarak antara kuku-kuku dan lutut-lutut mereka seperti jarak antara satu langit dengan langit atasnya. Kemudian di atas punggung mereka terdapat Arsy yang jarak antara bagian bawah dan atasnya seperti jakar antara satu langit dengan langit atasnya. Kemudian Allah di atas itu semua.

Adz Dzahabi berkata: Hadis ini telah diriwayatkan oleh Abu Daud dengan sanad yang hasan.

Akan tetapi, na’asnya hadis di atas adalah lemah dari sisi sanadnya, dan seperti ditegaskan oleh pentahqiq kitab tersebut Syeikh Muhammad Hamid Faqi. (Fathu al Majid:515-516)

 

 

Iklan

183 Tanggapan

  1. TAK AKAN ADA SEORANG PUN YANG MAMPU MEMBENDUNG MANHAJ SALAFIYYAH INI, TIDAK JUGA MAS SASTRO YANG ALIRAN ASYARIYAH + MUTAZILA.SEJAK BERIDIRINYA SITUS INI , MAKIN BANYAK SITUS2 DG DAKWAH MANHAJ SHALAFUSSHALIH, MAKIN BANYAK PONPES PONPES BERDIRI , MAKIN BANYAK MASYARAKAT YANG SUDAH TAHU TENTANG TAWASUL, TAHLIL, MAULID DLL. KASIHAN DIKAU WAHAI MAS SASTRO HEHEHEHEHEHE

    • setujuuu…abu salafy ni asbun ajaa….. pendalilannya kalah sama hawa nafsunya menjelek-jelekkan manhaj ahlussunnah…

    • Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “ … Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Asy-Syuura ayat 11)

      Sesungguhnya ayat ini sudah sangat jelas sekali memberitahukan kepada kita semua bahwa tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Allah, baik itu wajah Allah, kedua tangan Allah, istawa/bersemayam Allah, bashar-Nya, sama’-Nya, dan lain-lain yang terdapat didalam Al-Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaihi wa sallam.

      Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka. … (QS. Al-Maaidah ayat 64)

      “Allaahu a’lam bis-shawaab.”

  2. yang benar aja Pak Abu, masak maksudnya kaya begitu? Tolong deh, arabnya ditampilkan, biar lebih yakin. Jangan-jangan salah paham Pak Abu saja. Makasih.

    Abu Salafy:
    Mas, apa yang kami sebutkan bukanlah mengada-ngada atau penyimpangan tafsir! Tetapi baiklah, nanti akan saya cantumkan teks Arabnya, biar semua dapat menilai sendiri.
    Syukran.

    • Salafy sesat,, salafi gila, salafi yg benar adalh 4 imam yaitu; syafi’, maliki, hanafi dan hambali,, salafy yg sekrg ini mengaku2 aja,, sesat akn laknat tuhan.

  3. @ ujang

    Mas Ujang, jangan taklid buta gitu lho. Coba berikan penjelasan apa yang ditulis Pak Abu itu betul gak? Kalo betul bagaimana dalilnya? Ingat, shahabat Ali r.a. pernah berkata: kemungkaran yang terorganisir dapat mengalahkan kebenaran yang tidak terorganisir. Jadi perkembangan dakwah “manhaj salafiyyah” belum merupakan indikasi kebenaran. Benarkan “manhaj salafiyyah” yang anda maksud itu beul-betul manhajnya Salafus Shaleh? Itu yang harus dibuktikan, karena banyak bukti yang mengindikasikan sebaliknya. Semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada kita semua yang bersungguh-sungguh untuk mengikuti petunjukNya. Amin

  4. Ikhwan
    Jika kita tidak sepakat dengan fatwa maupun pemikirannya sy Muhammad bin Abd Wahhab, kenapa kita tidak merujuk kepada Al-Qur’an dan Assunnah dengan pemahaman Ulama yang kita sepakati, seperti Imam Syafi’i, Imam Ahmad dll, masih banyak salafusshalih yang bisa kita sepakati, hilangkan kesombongan dan kecongkakan diri, sudah banyak kerusakan dimuka bumi ini,jangan tambah lagi kerusakan dengan pikiran2 antum
    Wallohu a’lam

  5. Wah Hebat ya.!
    Mas Abu ini memang pakarnya kalau soal membuat fitnah terhadap Wahaby.
    Salut deh..
    saya sendiri banyak belajar tentang ilmu tauhid dari kaum Wahabi, tapi ga ada tuh, apa yang dikatakan mas Abu Goblog ini…
    Saya tanya sama mas Abu nih.., emang sudah berapa lama mas Abu bergelut dengan orang-orang wahaby ?
    jangan-jangan mas Abu ini cuma membaca sebuah kitab yang dikarang oleh oknum yang sengaja menghancurkan dengan mengatasnamakan konsepnya Wahaby..
    hati-hati mas !!
    Al Qur`an saja bisa dipalsukan, apalagi kitab !
    kalau memang itu benar, pasti saya tahu dan demi Alloh saya akan mengakui itu jikalau memang itu benar !!
    Rosul orang yang paling mulia pun tidak luput dari caci maki orang-orang biadab, Al Qur`an buat orang-orang kafir digambarkan sebagai konsep yang sesat oleh mereka, dan hal itu mudah saja dilakukan, toh mereka punya pendukung dan punya kekuatan yang banyak!
    Hati-hati Mas!!
    janganlah kebencian anda yang membabi buta akan meyeret anda sendidri ke dalam neraka!!!
    Kebenaran itu milik Alloh, selidiki dulu yang seksama dengan hati yaqng bersih, tanpa hawa nafsu bejat!
    Alloh tidak akan memberi petunjuk pada orang-orang kafir….
    Wallohu`alam

    Abu Salafy:
    Salam akhi Muharor, saya harap Anda tidak gegebah tentang apa yang Anda katakan… Jangan jadikan ilmu yang sementara ini baru Anda punyai sebagai segalanya, sehingga Anda mengatakan:saya sendiri banyak belajar tentang ilmu tauhid dari kaum Wahabi, tapi ga ada tuh, apa yang dikatakan mas Abu Goblog ini… Dan kemudian Anda menvonis apa yang saya sebutkan dengan bukti sebagai fitnah!
    Kang mas kalau kitab at Tauhid saja Anda tidak menguasai isinya, padahal dia hanya kitab alit alias kecil sekali, apa lagi terhadap kitab-kitab lain tentang ajakan Wahhabi, pasti Anda lebih buta…. Atau jangan-jangan Anda ini (karena tidak bisa bahasa Arab jadi dibodohi terus oleh Misionaris sekte Wahhabi!
    Jadi tolong minta dibantu ustadz Wahhabi yang Anda percaya suyapa mau membukakan dan membacakan kitab tersebut untuk Anda!
    Apa Anda mengklaim bahwa apa yang selama ini Anda ketahui tentang wahabi itu sudah total tentang Wahhabi? Atau masih ada bagian-bagian yang belum Anda ketahui? Jika jawabnya: ya,masih ada bagian-bagian yang belum saya ketahui tentang ajaran Ibnu Abdil Wahhab. ya semestinya paling tidak anda harus mengasumsikan: JANGAN-JANGAN DATA INI YANG SELAMA INI BELUM SAYA KETAHUI TENTANG WAHABI DAN AJARANNYA!
    Jadi rujuk aja ke kitab yang sudah saya sebutkan:Kitab at Tauhid, dengan syarah Fathul Majid oleh: Syeikh Abdur Rahman. cetakan Dar al Kotob al Ilmiah-Lenabon, tahun 2007, cetakan keempat. dengan tahqiq Muhammad Hamid Faqi. kalau ternyata saya berbohong, Anda boleh caci maki saya di sini! Tapi kalau benar, Anda tidak usah berhenti bertaklid kepada dia!
    Jadi, Anda tidak usah marah-marah dan sepertinya Islam akan hancur arajannya jika ternyata Syeikhnya kaum wahhabi itu punya ajakan ngawur!
    Jangan demikian kang mas, itu tidak baik, sebab itu termasuk Ghuluw (bersikap berlebihan dan mengultus Ibnu Abdil Wahhab, yang bukan nabi itu)….
    Wassalam.

    • MAS ABU…salafi itu bukan wahabi pemikiran itu yg harus sampeyan buang dari otak sampeyan…kalau wahabi kan pengikut as-Syaikh Abdul Wahab ya ga mungkin merujuk kepada para sahabat, tabi’in dan imam madzhab yg empat…Sebagai pengikut salaf maka kitab2nya As-Syaikh Abdul Wahab rohimahulloh secara hukum bukanlah kitab yg wajib dibaca, karena masih banyaaaaak kitab2 yg serupa yg ditulis oleh ulama salaf lainnya. jadi tidak ada itu wahabi otak sampeyan aja menggada-ada karena saking bencinya dg as-Syaikh Abdul Wahab…seburuk apaun di mata sampeyan as-Syaikh Abdul Wahab adalah seorang ulama besar seruan dakwahnya adalah Tauhid dan mengajak muslimin agar hati2 dg perkara syirik yg dapat membatalkan Islam.

      Abu Salafy:
      Tolong sebutklan satu saja kitab karangan Salaf yang Anda maksud? Dan siapa salaf yang Anda maksud? Ibnu Tamiyah? Ibnu Qayyim? Atau siapa?
      Dakwah Ibu Abdil Wahab bukan Tauhid tapi pengkafiran kaum Muslim yang ia tuduh sebagai musyrik!
      Hanya kaum awam sajalah yang tertipu oleh ajakan ngawur Ibnu Abdi Wahhab

  6. Saya Heran,
    Blog ini isinya ko penghujatan terhadap Wahaby semua..
    mana kajian ilmunya?
    Saya ingin tahu sedalam apa sih kaum penganut bid`ah ini dalam memaparkan sebuah konsep keilmuan tentang agama?
    Coba deh sekali-kali blog ini memberikan penjelasan tentang semua perbuatan bid`ah yang dianggap hasanah bahkan dianggap sunnah!
    banyak yang saya baca sanggahan -sanggahan yang ilmiah dari posting yang ada tentang penghujatan terhadap Wahaby, tapi tetap saja ga mudeng!!
    emang dasar gendeng kali ya…
    sudah jelas dan terang dalil hadist dan Qur`an sebagai pijakan tapi kaum penganut bid`ah ini tetap keras kepala dan sok pintar…

    Abu Salafy:
    Kang haror, mau tau kajian bid’ah yang dianggap hasanah? ya yang selama ini juga kalian (Wahhabiyun) jalankan; shalat terawir berjama’ah! Apa itu bukan bid’ah kang mas? Turs apa namanya?
    ya ketahuan kan kalau kaliaan juga PENGANUT BID’AH!!
    Jadi, gini aja mas, tidak usah plenca-plence, bantah aja bukti penyimpangan akidahnya Ibnu Abdil Wahhab yang kami bongkar di sini! Saya tunggu lho….

    • Nah ketahuan dah tololnya Abu salafy, shalat tarawih dikatakan bid’ah. tak ada satupun ulama yang menggaggap itu bid’ah. pasti ada merujuk pada perkataan Umar Bin khattab R.A khan ?
      Ih saya yang baru belajar ngaji aja tahu apa penjelasan dari Umar Bin khattab tersebut.
      emang lo mubtadi tulen.

  7. ujang berkata
    TAK AKAN ADA SEORANG PUN YANG MAMPU MEMBENDUNG MANHAJ SALAFIYYAH INI, TIDAK JUGA MAS SASTRO YANG ALIRAN ASYARIYAH + MUTAZILA.SEJAK BERIDIRINYA SITUS INI , MAKIN BANYAK SITUS2 DG DAKWAH MANHAJ SHALAFUSSHALIH, MAKIN BANYAK PONPES PONPES BERDIRI , MAKIN BANYAK MASYARAKAT YANG SUDAH TAHU TENTANG TAWASUL, TAHLIL, MAULID DLL. KASIHAN DIKAU WAHAI MAS SASTRO HEHEHEHEHEHE

    Hmmm Ketololan orang Wahabiyon
    Islam menyebar dan jaya lewat blog internet, brosur brosur, bid’ah tolol…..klo boleh dianalogikan dengan kelakuan kafir Qurays dengan menempel brosur di dinding ka’bah untuk memboikot bani hasyim dan bani abdulmutolib..emang berarti bukan perkara baru( bid’ah) tapi menyontoh kelakuan kafir Quraish tolol

  8. dulu saya masih goblok banget sama ajaran Islam…
    alhasil saya banyak termakan mentah-mentah ajaran
    wahabi yang sebagian besarnya hanya BULLSHIT belaka!!
    now,, saya sudah paham banget dengan ajaran wahabi ini.,

    Wahabi…wahabi…. sampai kapan sih kalian
    goblok terus…??? balita yang autis aja kagak
    goblok-goblok banget seperti kalian….kacian….kacian…lol!!

  9. Tu delapan kambing hutan mestinya dikorbankan aza waktu iedul idlha. ………..
    Orang2 wahaby ini menganggap tuhannya laksana tuhannya orang2 yunani kuno.

  10. Ma`af mas Abu,..
    Yang saya tahu orang-orang yang anda sebut wahabi itu bermanhaj salaf, tentang bid`ah sholat taraweh berjama`ah yang anda bilang orang-orang wahabi sendiri melakukan memang betul, dan sayang sekali mas Abu ini kurang cermat dan memahami apa itu sunnah dan apa itu bid`ah.
    Kenapa kami juga mengerjakan sholat taraweh bejama`ah ? padahal itu adalah bid`ah, nah inilah yang kami pandang sebagi bid`ah hasanah, karena ijtihad itu datangnya dari seorang sahabat rosul yaitu Umar bin Khotob.
    Dan perlu anda ketahui, didalam hadist lain rosul mengatakan : “Ikutilah apa yang menjadi pijakanku dan pijakan para sahabatku”.
    Jadi, dari dalil hadist itu kita bisa mencermati bahwa hanya ijtihad para sahabatlah yang diREKOMENDASIKAN oleh rosul untuk boleh diikuti.
    JELASSS MASS ??
    Dan yang harus anda ingat, kami tidak bertaklid pada Abdil Wahab, beliau hanya manusia biasa yang tidak luput dari kekurangan dan kelemahan.
    Kalau memang apa yang dipaparkan dalam kitab itu ternyata diambil dari hadist dhiof, tentu saja kami akan membuangnya ditempat sampah!
    Tapi jika hadist itu ternyata derajatnya soheh, Berarti anda menentang dan mengingkari hadist rosul!, naudzubillah min Dzalik”
    masalahnya sekarang bisakah anda membuktikan bahwa dalil hadist tersebut adalah dhoif ?
    Silahkan buktikan !!
    kalau anda benar, tentu saya akan membenarkan anda!
    Terima Kasih.

    _____________
    -Abu Salafy-

    Mas betapah mudah mengaku bermanhaj SALAF! Memangnya SALAF itu punya MANHAJ DAN PENDAPAT YANG TUNGGAL?!

    Hadis yang Anda banggakan “Ikutilah apa yang menjadi pijakanku dan pijakan para sahabatku”.apa itu shahih? Di Kitab mana dan bagaimana teks arabnya? Saya yakin Anda sedang salah kutip bung! Sandaran Anda sangat rapuh jadi kesimpulan Anda ya pasti keliru!

    Anda sepertinya tidak mengenal etika dasar berdalil dengan hadis! Masa sekedar hadis itu dhaif mau Anda buang ke tong sampah?! Itu bukti bahwa Anda sangat awam (Tapi saya hargai semangat 45 Anda dalam beragama)
    Hadis yang dibanggakan kaum wahhabi termasuk imam-imam mereka bukan lagi dhaif tapi maudhu’ bung!

  11. Saya pengen tahu, sebenarnya mas Abu sendiri cenderung golongan mana ?
    Nahdiyin, Muhammadiyah atau apa ?
    Jujur loh Mas !!
    Anda begitu gigih memberondong Faham Wahabi, tapi anda lupa mengoreksi kesesatan faham anda sendiri.
    Ayo mas dijawab, anda ini fahamnya apa ?

    Abu Salafy:

    Jawab aja artikel di atas.. benar nggak itu menjadi akidah kalian kaum wahabiyyun.

    • SAYA MANTAN SALAFI
      ,, DULU SY GAK TAU APA2, G
      GAK ADA TEMPT UNTUK BELAJAR, DIAJAK TMEN BELAJR..TERNYATA SY BINGUNG. KEMUDIAN SY PERGI DR KAMPUNG SY CR TEMPAT BERTANYA KPD PAKARNYA,,
      AKHIRNYA SY TANYAKN KPD KYAI DAN SYEIKH YG TAMATAN UNIVRSY MEKAH , MADINAH, MESIR, MAROKO DAN YAMAN. SEMUANYA. ORG ALIM,, TAWADDHU’, ..’ABID DAN JG MEMILIKI KAROMAH,.
      SEMUANYA NENGATAKAN JGN ANDA TERUSIN PENGAJIAN AJARAN ITU,, Udah hampir 3 thn sy ikut salafy..
      ternyata,,

      SALAFY GILA,, SALAFY EDAN. SYIRIK, TDK ADA AKHLAQ

  12. Menurut hemat saya, mas Abu ga usah repot-repot memberangus konsep paham Wahabi.
    Kita ini tahu apa sih soal rahasia kegaiban Alloh ?
    Yang terpenting bagi kita adalah mengimani dan menjalankan semua yang diperintahkan Alloh dan RosulNya.
    Apapun yang dikabarkan oleh Hadist, masuk akal atau tidak, tugas kita adalah meneliti dan mengkoreksi derajat keshohehan sebuah hadist, “itu saja”
    Apakah masuk akal seorang manusia yang bernama MUHAMMAD SAW bisa menembus langit yang dilapisi atmosfer dengan kecepatan yang luar biasa ?
    Meteor yang berupa batu yang kokoh saja, akan dihanguskan oleh atmosfer jika mencoba mendarat di bumi, apalagi manusia yang terbuat dari tulang dan daging yang rapuh ?
    Hal-hal seperti ini jauh dari jangkauan akal sehat manusia.
    MAKA SAYA SARANKAN SEKALI LAGI, TELITI DAN KOREKSI HADIST, DAN JIKA HADIST ITU SHOHIH, HARAM BUAT KITA UNTUK MENGINGKARI !!

    Abu Salafy:

    Apakah kalau ada hadis mengatakan bahwa Allah Tidak adil kita harus terima tanpa menggunakan akal sehat kita?

    • Assalamualiku

      Untuk semua saudara ku se muslim.
      Alhamdulilah kita bisa berdialog tentang masalah Wahabi atau salafi.
      Kita harus lebih kritis lagi dengan ilmu yang telah kita terima dari para ustad kita. Misalkan Bidah melakukan apa dan apa gitu, kemudian membidahkan saudara semuslim.
      Mungkin kita harus lebih teliti dahulu bagaimana hal ini atau dasarnya apa.
      Tidak apa apa kalau kita sekarang masih salafi atau ahlusunah wal jamaah, yang penting kita terus mencari kebenaran terus mencari terus jangan berhenti .
      Mungkin kita harus banyak membaca lagi dari para salafus shloleh bagai mana pemahaman mereka tentang islam, dan itu sepakat yang akan kita ikuti.
      Tapi kita harus kritis jangan sampai yang disampaikan para Salafus Soleh di tafsirkan lagi oleh orang yang tidak bertanggung jawab makanya kita harus cerdas, ga perlu kita jengkel atau bagaimana.. mungkin saja apa yang dikatakan saudara kita ada benarnya…
      pesan saya belajar terus agar menjadi cerdas dan jangan mau kalau diadu domba, tapi kita juga harus menyampaikan dakwah yang sesuai dengan pemahaman para sahabat.
      Untuk bapak abu salafi, terima kasih atas pencerahannya, selama ini kok saya kira semua yang dilakukan oleh bapak kakek kita adalah bidah bidah terus.. mohon ilmunya disebar agar pemahaman salafi ini dapat dikaji kembali.

      Terima kasih.
      Alloh hu Akbar.

  13. WELEH…WELEEEHH, BU, ABU…ketemu lagi dengan artikel barunya, kok ternyata sama ngawurnya…he…kang abu,….kapan sampeyan tobatnya,..eh ..tapiapa bisa ya…
    lha sekarang itu…ahli bid’ah yang dah jelas2 perbuatannya saja, ngakunya juga ahlu sunnah, gimana mau tobat…
    yo wis kg abu…silahkan sampeyan “nggambleh sesukamu” silahkan menghina siapa saja yang kau anggap tidak sepaham…kan dirimu diciptakan kedunia ini, emang untuk itu, kalo dirimu tobat, malah gak rame dunia ini,…karena gak ada yang dicaci maki,…dan setan nanti malah kehilangan sahabat karibnya , …ya sampeyan ini…
    “semoga dirimu bertambah guuuoblok…!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!kg abu”

  14. assalamu’alaikum…
    untuk semua saudaraku seagama tak perduli apa manhaj dan sekte kalian yang terpenting masih ada setitik keimanan didalam dada itulah saudaraku… permisi dan perkenalkan saya karena saya baru masuk keblog ini dan mohon ma’af pula niat bukan bermaksud untuk promosi karena saya memakai email & web usaha saya namun inilah yang saya punya. “saya mau tanya ke bang abu tentang ulama sekaligus pahlawan negri kita imam bonjol apa manhaj beliau dan apa motif perang padri (memerangi kaum adat) yang beliau usung dan terjun langsung kemedan perang.? tolong jawab sesuai dengan wawasan yang bang abu ketahui tantangnya. sukron….?

  15. Assalamualaikum…
    Laa ilaha illallahu wa muhammadur rasulullah

    Seperti pertanyaan ana sebelumnya di kajian yang lain,benarakah penisbahan nama Wahabi ke pendiri “sekte”?hal ini perlu diluruskan lagi akh!biar pembahasannya jelas,
    Allahu Musta’an

    ___________
    -Abu Salafy-

    Tentang penisbahan nama wahabi, anda bisa baca artikel kami ini

    Mengapa Mereka Enggan Disebut Wahhâbi?

  16. @Kang haror

    Kang sampeyan ngajak diskusi, tapi kok gak jadi ente penuhi, gue lama nunggu lhoo

  17. To Abu Salafy
    Sip, Bagus..bongkar terus, biar yang mengaku-ngaku Ahlussunnah padahal dalamnya Wahabiyah TERBONGKAR.

    Alhamdulillah saya mendapat pencerahan dari kang Abu Salafy ini.

    Syukron Jaziilan

    _____________
    -Abu Salafy-

    Insya Allah dengan pertolongan Allah SWT akan kami bongkar terus, doakan mas !

  18. Pak Abu,

    terimakasih atas keterangan ‘istiwa’ itu. cuma saya sulit memahami, benarkah ayat al Qur’an itu, harus dibaca tanpa takwil? bagaimana dengan ayat ini:

    “Segala sesuatu akan binasa kecuali wajahNya” ( al-Qashah Ayat 88)

    bagaimana dengan tangan dan kaki Allah? apa harus binasa?

  19. wah bener bener wahabi tolol bukan main.cuma orang yang sinting otaknya mau ikut jama’ah gila dan guoblok ini.Kalau Allah bertempat sama aja ente menyembah berhala tahu…dasar ga pernah ngaji kitab usuludin…sibuk membid’ahkan orang…eh berapa banyak sih wahabi di dunia ini?????

  20. blog ini ga ada ilmu nya sama sekali suka pakai dongeng, apa guna nya bagi orang yg suka akan ilmu , kalo buat dongeng sebelum tidur sih ga apa2.

    ______________
    -Abu Salafy-

    Tulisan anda menunjukkan ketidakmampuan anda untuk membantah artikel diatas.
    bantahan anada ditunggu ya.

  21. sedang kan yg di tuduh ga pakai pendapat nya wahabi,
    tetapi pake kalallah, kalarasullullah, kalasahabat, kala tabiin. berarti tabiin dan imam2 tsb wahaby dung?????????

  22. kalo yg punya blog beraqidah sufi pantasan , bodoh bin tolol, soal nya menuduh itu dengan ilmu bukan bukan bunyi ting tong kodok. maaf kalo menyayat hati

  23. mas abu ini sebenarnya udah tau kalo dia itu diosisi kejepit, tapi dasar ahlul bid’ah wa dhalal, dia berkelit lagi deh ….he3x

    mengenai terawih berjamaah, hanya orang yang akalnya sempit dan kurang waras yang mengatakan itu bid’ah secara agama, kalao ga percaya baca deh tafsir ibn katsir surat al-baqarah, tapi afwan ana lua ayatnya…he333x

  24. to abu salafy.Kalau antum mengingkari jika dzat Alloh ber istiwa’ di atas Arsy-Nya, maka dimana dzat Alloh itu menurut pemahaman kalian yang telah memvonis aqidah tersebut aqidah sesat?Kemudian, bagaimana antum menafsiri ayat brkt.”Ar-Rohman (Alloh yang maha pengasih) beristiwa’ di atas Arsy-Nya”Qs Thaha: 5.Sertakan jawaban antum dengan dalil yang shahih, jangan pakai ra’yu dan cerita- cerita khurofat.

    Abu Salafy:

    Mas yang mulia, Hadakalah ilal haq.
    Allah itu tidak bertempat, sebab tempayt itu makhluk ciptaan Allah…. Bertempat itu ciri makhluk… yang bertempat berarti butuh kepada tempat itu… Allah Maha Kaya tidak butuh kepada apapaun.
    Kalau Allah Anda yakini bersemayam di atas Arys-Nya, lalu dimana Allah sebelum menciptakan Arsy-Nya itu…
    Mas munkinkah Anda dapat mengenal Allah tanpa menggunakan akal sehat Anda?! Lalu apa fungsi ayat-ayat yang memerintah kita agar berpikir... Afala ta’qilun?! Afala tatafakkarun?! dll.

    • Allah tidak sama dengan makhluknya, kita wajib beriman kepada sifat yang telah Allah tetapkan kepada diriNya tanpa takwil. Allah menetapkan sifat istiwa, dan Allah pun menunjukan diriNya ada diatas. ada pun ketika arsy belum diciptakan kita wajib beriman bahwa Allah diatas. Allah tidak sama dengan makhlukNya. Adapun sifat Allah yang tidak Allah sifati dirinya juga tidak Allah tiadakan. Kita wajib tawaqquf. Dan Allah bertempat, Allah berada di jihhah itu tidak pernah Allah bahas. Kita wajib tawaquf. Kita wajib beriman bahwa Allah berada diatas, Allah beristiwa diatas arsy. Allah ada dimana sebelum arsy diciptakan? tentu diatas semua makhluknya. Jangan kita bahas Allah berada ditempat. Karena tidak ada dalil tentang istbat maupun nafyi. Wajib tawaqquf. dan jangan lupa kaidah yang paling penting. “ALLAH TIDAK SAMA DENGAN MAKHLUK”

  25. Mas Sastro, ditempat saya, beberapa kyai seluruh pengurus dewan syuriah NU dan pengurus dewan tanfidz NU, berbondong-bondong masuk ke manhaj Salaf (inilah orang-orang yang mendapatkan hidayah irsyad dan hidayah taufiq). Menurut penjelasan beliau, untuk berani menyatakan bahwa beliau-beliau beralih ke manhaj salaf, prosesnya selama 8 tahun. Kalau begitu tinggal tunggu giliran dewan syuriah dan dewan tanfidz yang lainnya.
    Kalau Mas Sastro Gentle jangan delete komentar ini.

    _____________
    -Abu Salafy-

    Rupanaya anda salah alamat mas. kalo mas sastro alamat blog nya ini:

    http://salafyindonesia.wordpress.com/

    anda bisa mengirim komentar ke beliau…

  26. Abu Salafy:
    Kang haror, mau tau kajian bid’ah yang dianggap hasanah? ya yang selama ini juga kalian (Wahhabiyun) jalankan; shalat terawir berjama’ah! Apa itu bukan bid’ah kang mas? Turs apa namanya?
    ya ketahuan kan kalau kaliaan juga PENGANUT BID’AH!!

    Kusnanto komentar:
    Kang Sastro apakah akang belum pernah baca hadits yang isinya bahwa rasulullah pernah mengimami sholat tarawih?
    Ibadah yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah itu bukan bid’ah.

  27. males ahhhhh…ngurusi siabu rafidhy ini ….paling2 kalau dirujuk isinya penuh dengan plintiran………daaaaaaghhhhhhhhh

  28. to abu salafy.serta mau ana tambahkan.Perlu antum ketahui, dalam riwayat hidupnya, rosululloh SAW sholat tharawih berjama’ah 2 kali.Dimana pada hari pertama jama’ah yang datang banyak.Sedangkan pada hari kedua, jama’ah yang datang lebih banyak dari sebelumnya.Lalu hujjah dari mana yang antum lontarkan bahwa terawih berjama’ah adalah bid’ah atau yang kalian sebut bid’ah khasanah?

    Abu Salafy:

    Ya akhi mengapa Anda ngotot mau mempraktikkan ritual ibadah yang ditinggalkan baginda Rasulullah SAW. Dan tidak beliau sukai. Sebab jika itu benar dan beliau sukai pasti beliau teruskan. Bukankah shalat berjamaah itu besar pahalanya?!

    • Apa antum ga tau wahai Ust.Abu? Raslulullah bersabda, yang maknanya “Aku takut diwajibakan atas kalian” -pada hari berikutnya setelah rasul tidak ikut tarawih- Jadi rasul meninggalkan jamaah karena takut tarawih diwajibkan. dan dengan Rahmat Allah tarawih hanya bertingkat sunnah. rasul melakukan dan tidak melarang ketika beliau meninggalkan jamaah. beliau hanya takut diwajibkan. dengan mafhum mukhalafah beliau menginginkat derajat sunnah saja pada shalat tarawih.

  29. wahai abu fitan…
    ana ngaji kitab fathul madjid + qoulul mufid..(syarah kitab tauhid)…
    belum pernah dapat ajran seperti yang enti sebutkan

    Abu Salafy:

    Jangan-jangan antum ngajinya sambil tidur…. baca lagi dan perhatikan halaman yang saya sebutkan.

  30. ya wahabi…wahabi…cape dehhh.

  31. dengan penuh keikhlasan ana mohon kepada mas abu salafy untuk menjawab pertanyaan ini,soalnya ana benar2 heran kok ada aqidah yang aneh, pernyataan di atas perkataan siapa ya?dan ktb fathul majid diatas apa nama penerbitnya ,tahun berapa dan siapa yang mentahqiq?ana tunggu jawabanya dan juga dikatakan diatas tgl 28 desember mas abu salafy berjanji akan mencantukan teks arabnya,dibagian mana dari blog ini ana bisa mendapatkan teks yang dijanjikan sekarang tgl 18 februari semoga Alloh tunjukan kepada kita jalan yang lurus..jazakallohu khoyron

    Abu Salafy:
    Kitab Fathul Majid. dengan tahqiq Muhammad hamid faqi. Terbitan DKI (Dar Al-Kotob Al-Ilmiyah. Beirut.Tahun 1426H/2007M)
    Dan Tolong Anda baca lagi artikel di atas. Kamiakan lengkapi dengan teks aslinya.

  32. assalamualaikum, mas abu salafi yang dirahmati Alloh kenapa pertanyaan saya tidak ditampilkan tidak pula dijawab…?saya berharap mas abu salafy bukan termasuk tipe orang2 yang dikatakan kepada mereka ya’khudzuuna ma lahu wa yatrukuna ma ‘alaihi

    _____________
    -abu salafy-

    mas jarwo tidak ada komen yang tidak kami keluarkan itu komitmen kami (kecuali caci maki, copy-paste, iklan dan sejenisnya), akhir-akhir ini kami belum bisa aktif seperti biasanya karenanya mungkin komentar anda terpending. tapi pada hari ini semua komen sdh kami keluarkan. jia anda tidak mendapatinya silahkan anda kirim kembali.
    syukron!

  33. lha nak gitu, antum kok mengatakan bahwa tharawih berjama’ah adalah bid’ah atau yang kalian sebut bid’ah khasanah?padahal sudah terdapat riwayat yang shahih bahwa rosululloh pernah tharawih berjama’ah.Rosululloh SAW tidak keluar saat malam ketiganya utk tarawih berjama’ah karena rosululloh khawatir bahwa tarawih berjamaah adalah wajib.Jika kalian katakan itu bid’ah atau wahaby penganut bid’ah khasanah darimana hujjah yang antum pakai itu.

  34. perlu ana tambahkan.Terus terang, sebelum Alloh menciptakan Arsy-Nya, Alloh dimana ana tidak tahu.Yang dibahas disini adalah kalian yang mengingkari dzat-Nya Alloh beristiwa’ di atas arsy-Nya.Menurut ana pertanyaan antum hampir sama dengan seorang lelaki yang bertanya pada imam malik mengenai bagaimana hakekat istiwa’nya Alloh SWT di atas arsy-nya yang kemudian diusir oleh imam malik.Jika kalian katakan Alloh tidak bertempat / dimana-man, mengapa Rosululloh saw saat peristiwa Isra’ mi’raj bersama Jibril a.s naik ke langit untuk berbicara dengan Alloh SWT mengenai kewajiban ibadah sholat?

  35. Eh kalian napa sih kok sebegitu benci nya dg salafy? Yg gw tau tuh salafy tuh ga gampang mengkafirkan org.mrk nyuruh berilmu dolo sblm b’amal.so mrk b’amal sesuai dg yg dicntohkn Rosululloh. Yg gw tau salafy tuh damai,ga mau buat kerusuhan/arogan. Bandingin aja dg gerakx amrozi ngebom, para pendemo,yg katax mw bt p’baikan.kok malah bikin kocar kacir negara.-dari yg semakin salut dg salafy –

    ____________
    -Abu Salafy_

    Mas bukankah amrozy cs, bin ladin, abubakar baksyir…. itu semua kan wahabi bin salafy

    • satu lagi bukti penisbatan keliru, mereka itu khawariz kilabun nar, bisa-bisanya ddi nisbatkan pada salafy

    • ABU SALAFI ITU NGAWUR!!

    • weleh-weleh, satu bukti kebodohan abu salafy niy…masak amrozy cs, bin ladin, abu bakar baksyir dikatakan wahabi…hahahaha…emang bukan orang pergerakan nih orang..jadi asal njeplakk aja…hehehe..maaf kalo kasar, ane jarang ngomong kasar..tapi kalo sama orang bodoh bin jahil jadi ikut-ikutan deh ngomongnya jadi orang bodoh gituuu…ganti..tksh

  36. setau gue, bedalah…jauh buanget bagai bumi dan langit..yg disebutkan amrozy, laden, baasyir, bukan salafy. nah berarti anda neh salah rupanya mengatakan salafy khawarij.. kalo amrozy emang betul…liat aja kiprahnya ngebom sana sini, demo sana sini. kalo salafy kagak lagee…makanya jgn asal terima berita, teliti dulu yah mas…

  37. Kalo kata gw langit dan Bumi itu tujuh lapis… apa lagi kue lapis itu enak…. Orang 2 otak juga enak…. pohon asem
    Ah tau ah pusing gw ma orang 2 sotoy…
    penglaman gw Wahaby Itu memang menyebalkan… Bukan Ulamanya tapi pengikutnya persis pengikut Syeh SITI JENAR

  38. pengikut abu salafy jyga sama

  39. Wah antum ini gimana?Menisbatkan amrozy cs pada salafy.Sudah jelas mereka itu bukan salafy.Salafy tidak mengajarkan memberontak pemerintah muslim.Jika mereka dinamai khawarij, itu baru tepat.Jangan – jangan kalian menuduh salafy / yang kalian sebut wahaby gini – gitu kalian tujukan pada Amrozy cs.Wah jika gitu kalian dan Mas Sastro kalian telah menebar fitnah.Eh gimana?Hujah yang ana lontarkan untuk mengingkari aqidah kalian dimana Alloh SWT itu tidak bertempat / dimana-mana?

  40. ini blog apaan seh???? gw yg baru ngaji aja smakin smangat utk ikut kajian salaf ini kok ada yg fitnah begini???? wah wah ini manusia apa manusia berwujud lain ya????

    Abu Salafy:

    Akhi fillah (hadanallahu ya iyyakum).. apa yanbg kami sebutkan di sini bukan fitnah. Anda bisa baca langsung ke kitab yang kami sebutkan.

  41. susah juga ya ngasih tau…..
    dan rata-rata pendapatnya cuma mereka nukil sebagian-sebagian untuk memuntahkan dalil yang bener.
    ya seperti qodariyah, syiah, sururiyin, dan sejenisnya, kalo dibantah terus mengambil sebagian-sebagian perkara tanpa menjelaskan secara keseluruhan dan dalilpun begitu juga cara mereka.
    mirip sekali ahlul kitab dan yahudi

  42. yang mana salafy, yang mana sururiyin, yang mana jama’ah islamiyyah aja ga tau dah bikin blog

  43. aneh memang, kenapa tidak boleh di pertanyakan ya tentang bersemayamnya Allah,turunnya Allah. dan juga kita tidak boleh mengganti artinya. bukankah dalam alquran itu terdapat ayat yang jelas dan yang tidak jelas yang hanya di ketahui oleh Allah dan orang yang berilmu pengetahuan….

    klo begini berarti ini sudah doktrin.

  44. Bisamillaahir Rohmaanir Rohiem …
    Alhamdulillaah, washolaatu wassalaamu ‘alaa Rosuulillaah, wa ba’du :
    ” Keselamatan manusia itu terletak pada bagaimana ia menjaga lisannya “.

    Diantara tanda hari kiamat yang disampaikan oleh Rosululloh shollalloohu ‘alaihi wa sallam adalah merebaknya kejahilan, dimana orang- orang yang sebenarnya tak faham agama, ikut berbicara atau berfatwa mengenai agama. [ Lihat hadits tentang masalah ini pada Shohih Bukhori : I : 194 – dalam Fathul Baari -; dan Muslim : XVI : 223 – 224 – dalam Syarah Muslim an Nawawi – ] Alangkah baiknya kalau kita bersikap seperti Mu’adz bin Jabal rodhialloohu ‘anhu, dimana ketika beliau ditanya tentang persoalan yang ia belum faham, maka beliau menjawab : ” Alloohu wa Rosuuluhu a’lam “. { Setelah Nabi shollalloohu ‘alaihi wa sallam wafat, maka cukup dengan menyebut ” Alloohu a’lam “.} Semoga hadits ini dapat dijadikan cambuk bagi kita semua, khususnya saya sendiri. Selanjutnya kepada pengasuh blog ini izinkan kami bertanya – semoga Allah menjadikan kita semua pada jalan yang lurus – : ” Seandainya saya dapat mengajukan kepada antum – semoga Alloh memberkahi antum – perkataan para imam dari masa shahabat, tabi’ien, tabi’ut tabi’ien dan bahkan para imam – wabilkhushush perkataan Imam Syafi’i – rohimahumulloohu ajma’ien – yang ternyata beraqidah sama dengan al Imam Muhammad bin ‘Abdul Wahhab rohimahulloh -, ( Khususnya dalam masalah Alloh bersemayam di atas ‘arsy-Nya ), maka apakah antum akan menerimanya, ataukah antum akan menolak semua perkataan para imam dari mulai para shahabat sampai para imam – imam yang empat – rohimahumulloohu ajma’ien – itu ? Itu saja pertanyaan ana kepada antum, semoga Alloh mama’afkan kita semua.

    Abu Salafy:

    Salam sejahtera untuk para pecinta dan penyanjung kebenaran sejati… Kami akan sangat berbahagia jika Anda berkenan membawakan bukti-bukti itu semua…. Silahkan kami nanti agar kita dapat bertukan pikiran di sini… Oh ya jangan lupa juga menyempatkan baca artikel-artikel kami tentang masalah terkait di sini.

  45. “Arrahman Ala alarsyi istawa” memehaminya gimana ya,

    Abu Salafy:

    Mungkin Anda akan temukan jawabannya dengan merenungkan keterangan dalam artikel-artikel di bawah ini:
    (1)Kaum Salaf Mena’wil Ayat-ayat/Hadis-hadis Shifat
    (2)Membongkar Syubhat Kaum Mujassimah (1) dll.

  46. to halwa.Hal ini dikarenakan, pada hakekatnya sifat-sifat Alloh itu beda dg makhluknya.Jika antum tanyakan gimana sih Alloh bersemayam di atas ‘Arsy-Nya, hal itu takalluf namanya.Dan akal pikiran manusia itu tidak dapat menjangkau ilmu ghaib yang hanya dimiliki oleh Alloh SWT.Seperti halnya tentang asma-asma Alloh yang tidak ada satupun makhluk yang dapat menghitungnya dimana telah diberitahukan asma-asma Alloh kepada nakhluknya sebanyak 99.Lha, yang lebih dari 99 ini apa antum bisa menemukan?Tentunya tidak, karena yang selebihnya hanya Alloh yang mengetahui.Karena ilmu kiti dengan ilmu-Nya tentu sangat jauuuuh perbedaannya.Jadi, jika antum tanya-tanyakan hal itu dapat menyeret antum dalam jurang kesesatan karena ketakallufan yang antum lakukan, sebagaimana takalluf itu sendiri telah menghancurkan umat-umat sebelum umat islam.

  47. Kusnanto,,,

    kalau ada kyai yang masuk salafi mungkin karena belum banyak mengenal ajaran ini, mungkin baru mengenal sebatas di luaran….
    kalau saya kebetulan menyatakan keluar dari paham wahabi salafi ini, setelah banyak mengetahui kekacauannya, khususnya belenggu aQIDAH TAsybih dan tajsim….
    kalau antum ingin tahu apa argumen saya, bisa kita diskusikan….

  48. kalo kambing jantan tempat bersemayamnya tuhan wah cocoknya jadi kutu loncat dang isap darah kambing.
    ana pnasaran ama mas abu karna sering nongkrong di blog ini malah ana banyak belajar hadis daif n palsu. kebejatan org2 pnghancur islam yg di jadikan panutan wahabiyun.
    maju terus mas abu

  49. ASSALAMUALAIKUM WARROHMATULLOH, MAS ANTUM SEPERTINYA HANYA SEKEDAR MENDENGAR DARI LUAR DAN MENUKIL DARI INFO YG SEPERTINYA SANGAT JAUH DARI KENYATAANNYA, KELIHATAN DARI TULISAN ANTUM, ANTUM TDK BISA MEMBEDAKAN SIAPA SALAFI DAN SIAPA YG BUKAN SALAFI ( AMROZI CS BUKANLAH SALAFI SEPERTI YG ANDA SEBUTKAN ) ….ANTUM TERLALU MENGIKUTI HAWA NAFSU BEGITU BESAR KEBENCIAN ANTUM KEPADA SALAF SEHINGGA MENUTUP KEBENARAN YG DATANGNYA DARI ALLOH DAN RASULULLOH, SEBAIKNYA BLOG INI ANTUM TUTUP SAJA KARENA SANGAT MENYESATKAN MASYARAKAT UMUM YG TIDAK PERNAH MENGIKUTI KAJIAN MANHAJ YG INSYAALLOH BENAR INI, JAZAKALLAHU KHAIRAN KATSIRAN…WASSALAMUALAIKUM WARROHMATULLOH

    Abu Salafy:

    Terima kasih atas usulannya agar blog ini ditutup aja. Tetapi sepertinya alasan yang saudara utarakan kurang berdasar… Kami tidak menyesatkan, jusretu kami memelekkan umat akan bahaya kelompok yang doktrin ajarannya ditegakkan di atas pengafiran kaum Muslim yangt tidak sependapat dengannya dengan alasan telah menyembah kuburan dll.
    Wassalam

    • Sungguh pikiran antum telah dirasuki kebencian dan kedustaan.
      perlu diketahui bahwa kaum salafi tidak pernah mengkafirkan sesama muslim, mungkin karena ilmu anda belum sampe kesitu jadi yang namnya kafir itu ada macam – macam dada kafir yang keluar dari islam dan yang kafir tidak keluar dari islam. makanya belajar aja dulu…..

      _________
      Abu Salafy:

      Mas lebih baik komentari ja tulisan kami… benar tidak apa kami tulis di sini.

  50. bagaimana ketika antum menulis dan menghujat dengan dasar mengikuti hawa nafsu dan memutar balikkan kebenaran KETIKA ITU MAUT MENJEMPUT , SUBHANNALLOH ……” TAKUTLAH WAHAI MANUSIA AKAN AZAB ALLOH , SESUNGGUHNYA AZAB ALLOH SANGAT PEDIH!!!!!!!

    Abu Salafy:

    Bagaimana kiranya jika malaikat izrail datang menjemput Anda sedangkan Anda masih meryakini keyakinan-keyakinan yang menyimpang tentang Allah?!
    Siapa yang memutar balikkan kebenaran sobat?!
    Jangan gegabah! Tolong komfirmasi dulu.
    Wassalam.

  51. Mas tgsalafy2 ” maaf mas kalau menurut saya kata-kata bersemayam itu berarti bertempat, sedangkan ALLAH itu tidak di batasi dengan Ruang dan waktu sedangkan ruang dan waktu itu kan ciptaan Nya. berarti ALLAH di batasi dengan ciptaannya.sedangkan ALLAH itu Maha Sempurna.

    mohon pencerahannya.

  52. ABU BELAJAD BAHASA ARAB DULU BARU MENTERJEMAHKAN. KALO UNTUK JAMAAH TABLIG GAK APA KARE4NA MEREKA ORANG-ORANG BODOH YANG GAMPANG DITIPU.

  53. COBA SEBUTKAN DALIL BAHWA aLLAH TIDAK DIBATASI OLEH RUANG DAN WAKTU. ANTUM JANGAN BICARA TENTANG ALLAH TANPA ILMU. JANGAN ASUN COY

    Abu Salafy:

    Akhi -hadakallah Ilal haq-
    Apa yang Anda nyatakan di sini mencerminkan ketidak mengertian Anda akan Allah dan sifat-sifat-Nya….
    Apa Anda yakin Tuhan Anda itu dibatasi oleh sesuatu dari ciptaan-Nya sendiri?
    Pertanyaan seperti itu pantasnya keluar dari Abdul Uzza bukan Abdullah al wahid al Ahad. Ma’af.
    Wassalam.

  54. untuk Abdul Wahid
    Suatu Dzat yang berdiri sendiri dan tidak pernah disebabkan sudah pasti Dzat yang seperti ini cuma satu. Karena kalau lebih dari satu artinya satu sama lain saling membatasi, dengan kata lain yang satu menyebabkan terbatasnya yang lain. padahal Dzat ini tidak ada penyebabnya. jadi wujud yang tidak ada penyebab dan hanya satu pasti tidak terbatas. Allah juga bukan materi (sesuatu yang dikuasai ruang dan massa), karena materi mempunyai sifat yang khas, yaitu keberadaannya disebabkan oleh ketersusunan atau terdiri dari bagian-bagian, seperti terdiri dari kepala, badan, tangan, kaki dll atau dapat dipecah menjadi 1/2, 1/4. 1/8 dst. Sementara Allah tidak ada penyebab yang berarti bahwa Allah juga tidak disebabkan oleh ketersusunan (Allah bukan materi).
    Karena Allah bukan materi berarti juga bahwa Allah tidak dikuasai ruang. Oleh karena itu Allah tidak butuh pada gerakan dan tidak juga bertempat. Kecuali para wahabi menganggap Allah itu materi sehingga Dia bergerak. Kalau sudah seperti ini, sama aja dengan aqidah kristen yang menganggap tuhan itu materi (seperti yesus) yang butuh gerak dan berubah dari kurang sempurna menjadi sempurna(misalnya dari bayi menjadi dewasa). padahal Allah tidak berubah dari awal sampai akhir tetap sempurna, karena Dia tidak ada penyebabNya, termasuk dalam pengertian tidak ada yang menyebabkan dia berubah.

  55. saya mulai meragukan ajaran wahabi ketika jamaah tabligh disesatkan hanya gara2 keluar 3 hari 40 hari sangat tidak ilmiah jauh dari sejarah terus apaka agama akan sampe kenegeri kita apakah agama disebarkan lewat perang saja kenapa pesantren mereka yng belajar 3 th tidak dibidahkan.

  56. wajar aja kalau wahabi/salafi ga bisa jawab dimana Allah sebelum arsy diciptakan. karena mereka meyakini bahwa arsy itu “hawaditsul qodim” yaitu baru/makhluk yang qodim/tidak berpermulaan. mereka mengingkari arsy itu diciptakan, jadi arsy itu tidak berpermulaan tapi arsy itu bukan tuhan, klaim mereka. kayaknya pemahaman yang aneh bukan? jadi mereka mengingkari bahwa Allah bersifat Qodim. berikut saya lampirkan (bukan copy-paste lho) saya ketik sendiri

    Hafidz Ibu hajar berkata dlm Fathul Bari 13/421:
    “sabda beliau saw (Allah ada dan tidak ada sesuatu sebelumNya). Telah lalu pada bab ‘Permulaan Wahyu’ dengan lafaz (dan belum ada sesuatupun selainNya), dalam riwayat Abu Muawiyah (Allah ada sebelum segala sesuatu) ini bermakna Allah ada sendiri dan tidak ada sesuatupun bersamaNya, ini lebih tegas dibandingkan riwayat lain bab ini dalam membantah orang yang menetapkan hawadits yang tidak berpermulaan. Ini adalah permasalahan yang dipandang buruk dan disandarkan kpd Ibnu Taimiyyah,…”

    Hafidz ibnu hajar berkata dlm fathul bari 13/247:
    “Ibnu bathal berkata: maksud al-bukhari dalam bab ini ialah membantah jahmiyyah dan mujassimah dgn kebergantungan mereka dengan dhohir2 ini. Telah ditetapkan bahwa Allah bukan jism/jasmani/benda maka Dia tidak butuh kepada tempat untuk Dia menetap, Allah ada sendiri dimana tempatpun belum ada. Tempat2 naik disandarkan kepadaNya hanyalah penyandaran pemuliaan sedangkan makna naik kepadaNya ialah ketinggianNya bersama pensucian bagiNya dari tempat”.

  57. pengasuh blog ini pemikirannya seperti mu’tazilah.kedustaanmu telah jelas mas,arti dari tulisan arab diatas kok ada kalimat kambing hutan?jangan mengada2 mas..!padahal dak ada arti seperti itu.

  58. subhanallah …..
    sunggu orang diantara tanda2 hari kiamat adalah diangkatnya ilmu dan bertebarannya kebodohan. Yaitu dimatikannya para ulama dan manusia menjadikan ruusan juhala (diantaranya abu salafi ini) yang mereka berfatwa tanpa adanya ilmu maka SESAT DAN MENYESATKAN. Dan juga diantara tanda-tanda hari kiamat. berdasarkan sabda nabi kita Muhammad ibnu Abdillah ” Islam itu pada awal kehadirannya di anggap asing dan akan kembali dianggap asing seperti awal mulanya islam itu muncul” sungguh celaka orang-orang yang menganggap musyrik para masayikh ahlussunnah… (syekh bin baz, syekh albani, syekh ibnu taymiyah dll.) dan mereka meecehkannya??? subhanalloh.. inilah para pengekor dari iblis laknatulloh alaih. saya sarankan untuk antum agar segera bertaubat kepada Alloh karena Mengingat tanda-tanda hari KIAMAT telah banyak bermunculan.

    ________
    Abu Salafy:

    Mas, jngn ngaku-ngaku bahwa ben baz, Ibnu Taimiyah, Albani dkk. itu Ahlusunah…
    Anda (Wahabi/Salafy) jangan plenca plence… Kalau sedang perlu kalian berdalil degan dalil Sawad a’dzam… kalau sedang kepepet kalian berdalil denga hadis di atas!!! Aneh kalian ini.

  59. Kalau masalah tahrif kitab memang wahabi yang disponsori kerajaan Ibnu Saud jagonya coba anda baca sahih Bukhari/Muslim cetakan Arab Saudi di sana gelar alaihi/ha/hum as-ssalam, oleh penulis kitab ini kepada para ahlul bait rasulillah saw telah diganti dengan radhiyallahu anhu padahal gelar2 itu tentu sengaja dibuat oleh penulis kitab2 tersebut sebagai tanda pentaziman penulisnya kepada ahlulbait rasulillah saw. Mengapa bisa seperti itu ??????

  60. Bismillah. Coba lihat kitab I’tiqad aimah arba’ah, karya Asy Syaikh Muhammad bin Abdir Rahman Al Khumais (kalau tidak lupa), disitu disebutkan kesamaan aqidah keempat Imam (Abu Hainifah, Malik, Asy Syafi’i dan Ahmad), dan ternyata semuanya mengimani bahwa Allah diatas Arsy-Nya diatas langit.

    Abu Salafy:

    Kalau asal ngaku-ngaku sih semua bisa!

  61. buat kaum wahaby , sekarang gw tanya katanya shalat tarawih berjamaah dari para sahabat kan?? bagaimana dengan tawasul itu yang melakukan pertama kali adalah sahabat kanjeng nabi juga?? apa kalian berani menyesatkan beliau??

    payah pengikut wahaby ck ck

    • wkwkwkwk …tharawih itu BID’AH hasanah , keluaran Ummar bn Khattab …. ayo WAHBIYUN …. jangan dekat dekat dengan Ummar ! dia itu ahli bid’ah lhoooo !!!!

  62. assalamu’alaikum
    untuk semua yg terlibat disini
    gini aja deh,klo pada berani/jantan atau ngaku laki2, kita adakan pertemuan untuk menyelesaikan fitnah ini..kalo ga berani, jangan pernah nulis fitnah di internet..klo masih berani komentar lagi, kita selesaikan dgn mubahala..biar ketauan siapa yg sesat dan menyesatkan…
    wassalamu’alaikum

  63. klo daya nalar nt bagus. nt cukup bantah aja di sini dengan jelas. klo nt ga bisa. artinya wawasan nt kurang. ngajak ketemuan, paling buntutnya ngajak berantem. kalah akal emosi yang main.

  64. astagfirulloh, bener-bener dah neh wahabi dari gaya ngomong aja pake arab molo, tapi dalam bertauhid, audubillahimindalik

  65. إذا لقيت احدا من الناس رايت الفضل له عليك فإن كان جاهلا قلت هذا عصى الله بجهل و انا عصيته بعلم و لا ادري بم يختم لي او بم يختم له

  66. kalau saya amati mas abu salafy ini banyak refrensinya yang banyak orang awam tidak tau, tapi kadang pendapatnya betentangan dengan refrensi utama(Alqur,an dan hadits) lagian kalau ada comment yang telak koq ngga dikomentari?

  67. @ Arif Daruhadi

    Apa yang anda tulis bahwa Allah bersemayam di atas arsy -dengan pemahaman seperti yang difahami wahhaby- dan anda katakan bahwa itu sesuai dengan keyakinan Abu Hanifah, Imam Malik, Asysyafi’y dan Ahmad bin Hanbal adalah suatu kesalahan. Yang benar bertentangan bahkan bertentangan dengan yang diyakini oleh sahabat agung Nabi Sayyidina Aly ibn Abi Tholib RA

    Silahkan anda membaca ini :

    ذكر النقول من المذاهب الأربعة وغيرها على أن أهل السنة يقولون: الله موجود بلا مكان ولاجهة

    1- قال مصباح التوحيد ومصباح التفريد الصحابي الجليل والخليفة الراشد سيدنا علي رضي الله عنه (40 هـ) ما نصه : (كان- الله- ولا مكان، وهو الان على ما- عليه- كان اهـ. أي بلا مكان. (( الفرق بين الفرق لأبي منصور البغدادي [ ص / 333 ] )) .
    =================================================
    2- وقال أيضا : “إن الله تعالى خلق العرش إظهارًا لقدرته لا مكانا لذاته” أ هـ. (( الفرق بين الفرق لأبي منصور البغدادي [ ص / 333 ] )) .

    ===================================================
    3- وقال أيضا : (من زعم أن إلهنا محدود فقد جهل الخالق المعبود” اهـ. (المحدود: ما له حجم صغيرا كان أو كبيرا) . [حلية الأولياء: ترجمة علي بن أبي طالب (73/1) ].
    ==============================================================
    4- وقال التابعي الجليل الإمام زين العابدين علي بن الحسين بن علي رضي الله عنهم (94 هـ) ما نصه (4): (أنت الله الذي لا يحويك مكان” أ هـ. [إتحاف السادة المتقين (4/ 380) ] .

    5- وقال أيضا : ( أنت الله الذي لا تحد فتكون محدودا ) اهـ. [إتحاف السادة المتقين (4/ 380) ]

    6- وقال الإمام جعفر الصادق بن محمد الباقر بن زين العابدين علي بن الحسين رضوان الله عليهم (148 هـ) ما نصه : “من زعم أن الله في شىء، أو من شىء، أو على شىء فقد أشرك. إذ لو كان على شىء لكان محمولا، ولو كان في شىء لكان محصورا، ولو كان من شىء لكان محدثا- أي مخلوقا” أ هـ. [ ذكره القشيري في رسالته المعروفة بالرسالة القشيرية (ص/ 6) ].

    7- قال الإمام المجتهد أبو حنيفة النعمان بن ثابت رضي الله عنه (150 هـ) أحد مشاهير علماء السلف إمام المذهب الحنفي ما نصه : ” والله تعالى يُرى في الآخرة، ويراه المؤمنون وهم في الجنة بأعين رؤوسهم بلا تشبيه ولا كميّة، ولا يكون بينه وبين خلقه مسافة ” اهـ. [ ذكره في الفقه الاكبر، انظر شرح الفقه الاكبر لملا علي القاري (ص/ 136- 137) ].

    8- وقال أيضا في كتابه الوصية : ” ولقاء الله تعالى لأهل الجنة بلا كيف ولا تشبيه ولا جهة حق ” اهـ. [ الوصية: (ص/ 4)، ونقله ملا علي القاري في شرح الفقه الاكبر (ص/138)] .

    9- وقال أيضًا : ” قلت: أرأيت لو قيل أين الله تعالى؟ فقال- أي أبو حنيفة-: يقال له كان الله تعالى ولا مكان قبل أن يخلق الخلق، وكان الله تعالى ولم يكن أين ولا خلق ولا شىء، وهو خالق كل شىء” اهـ. [ الفقه الأبسط ضمن مجموعة رسانل أبي حنيفة بتحقيق الكوثري (ص/ 25). ].

    10- وقال أيضا : “ونقر بأن الله سبحانه وتعالى على العرش استوى من غير أن يكون له حاجة إليه واستقرار عليه، وهو حافظ العرش وغير العرش من غير احتياج، فلو كان محتاجا لما قدر على إيجاد العالم وتدبيره كالمخلوقين، ولو كان محتاجا إلى الجلوس والقرار فقبل خلق العرش أين كان الله، تعالى الله عن ذلك علوا كبيرا” اهـ.
    [ كتاب الوصية، ضمن مجموعة رسائل أبي حنيفة بتحقيق الكوثري (ص/ 2) ، وملا علي القاري في شرح الفقه الاكبر (ص/ 75) عند شرح قول الامام: ولكن يده صفته بلا كيف”] .

    وهذا رد صريح على المشبهة المجسمة أدعياء السلفية الذين يسمون أنفسهم الوهابية ويزعمون أن السلف لم يصرحوا بنفي الجهة عن الله تعالى. فإن أبا حنيفة رأس من رؤوس السلف الذين تلقوا العلم عن التابعين، والتابعون تلقوا العلم عن الصحابة رضي الله عنهم، فاحفظ هذا أخي المسلم فإنه مهم في رد افتراءات الوهابية على علماء السلف.

    ونلفت النظر إلى أن أتباع أبي حنيفة أي الذين هم على مذهبه سواء في لبنان وسوريا وتركيا وأندنوسيا والهند وغيرها من البلدان على هذا المعتقد أي ينزهون الله تعالى عن التحيز في جهة فوق العرش ويقولون الله موجود بلا كيف ولا جهة ولا مكان، إلا من لحق منهم بأهل التجسيم الذين فتنوا بالوهابية وغرتهم الحياة الدنيا أو فتنوا بابن تيمية رافع لواء المجسمة في القرن السابع الهجري كابن أبي العز الحنفي الذي فتن به أي ابن تيمية فشرح العقيدة الطحاوية على خلاف منهج أهل الحق عامة وأهل مذهبه خاصة، فقد حشا شرحه وملاه بضلالات ابن تيمية، فإنه كالظّل له، ومما ذكره [ ذكر ذلك عند الكلام على قول الطحاوي (والجنة والنار مخلوقتان لا تفنيان أبدا ولا تبيدان” : (ص/ 427 سطر 16 و. 2)، ط 9، عام 08 14 هـ. ] في هذا الشرح من عقيدة ابن تيمية أن أهل السنة على زعمه يقولون بفناء النار أي عنده وعند ابن تيمية وعند الوهابية عذاب الكفار والمشركين والوثنيين الذين حاربوا الله وأنبياءه في نار جهنم ينتهي وينقطع مكذبين قول الله تعالى: (وَلَا يُخَفَّفُ عَنهُم مِن عَذَابِهَا) (سورة فاطر/36). ومما ذكره [ ذكر ذلك عند الكلام على قول الطحاري: “ليس بعد خلق الخلق استفاد اسم الخالق): (ص/32 1 سطر 5- 6)، ط 9، عام 1988 ر. ] أيضا من عقيدة ابن تيمية قوله بأزلية نوع العالم التي أخذها ابن تيمية عن الفلاسفة أي على زعمهم أن الله لم يخلق نوع العالم إنما خلق الأفراد فقط والعياذ بالله.

    وقد اتفق علماء الإسلام في مشارق الأرض ومغاربها منذ زمن الصحابة إلى يومنا هذا على أن هاتين العقيدتين هما عقيدتان كفريتان لما في ذلك من تكذيب الله ورسوله، ومما علم من الدين بالضرورة أن النار باقية إلى ما لا نهاية له لأن الله شاء لها البقاء، وأن العالم كله مخلوق لله نوعه وأفراده، وهذا توارثه المسلمون خلفًا عن سلف لا يناقضه ولا يعارضه إلا من استحوذ الشيطان على قلبه وأضله الله وطمس على بصيرته.

    ومن العجب مع ما في هذا الشرح لابن أبي العز الحنفي من ضلالات كثيرة أن الوهابية استحسنته وصاروا ينشرون هذه العقيدة الفاسدة بين المسلمين ويتدارسونه فيما بينهم، حتى قرروا تدريس هذا الشرح في المعاهد والكليات بالرياض (14) [ صحيفة 9 من الشرح. ] وادعوا [ صحيفة 5 من الشرح ] أن هذا الشرح يمثل عقيدة السلف أحسن تمثيل.

    ونقول نحن: والذي أرواحنا بيده لقد كذبوا في ادعائهم وافترائهم على السلف كما هو دأبهم، وستكتب شهادتهم ويُسألون.

    وأما تكفير الإمام أبي حنيفة لمن يقول: “لا أعرف ربي فى السماء أو في الأرض “، وكذا من قال: “إنه على العرش، ولا أدري العرش أفي السماء أو في الأرض ” فلأن قائل هاتين العبارتين جعل الله تعالى مختص بحيز وجهة ومكان، وكل ما هو مختص بالجهة والحيز فإنه محتاج محدث بالضرورة. وليس مراده كما زعم المشبهة إثبات أن السماء والعرش مكان لله تعالى، بدليل كلامه السابق الصريح في نفي الجهة والمكان عن الله.
    ================================================
    وقال الشيخ الإمام العز بن عبد السلام الشافعي في كتابه “حل الرموز” في بيان مراد أبي حنيفة ما نصه (1): “لأن هذا القول يوهم أن للحق مكانا، ومن توهم أن للحق مكانا فهومشبه ” اهـ، وأيد ملا علي القاري كلام ابن عبد السلام بقوله (2): “ولا شك أن ابن عبد السلام من أجل العلماء وأوثقهم، فيجب الاعتماد على نقله ” اهـ. [(1) نقله ملا علي القاري في شرح الفقه الأكبر بعد أن انتهى من شرح رسالة الفقه الأكبر (ص/ 198).][ (2) المصدر السابق.]

    11- وقال الإمام المجتهد محمد بن إدريس الشافعي رضي الله عنه إمام المذهب الشافعي (204 ص) ما نصه : ” إنه تعالى كان ولا مكان فخلق المكان وهو على صفة الأزلية كما كان قبل خلقه المكان لا يجوز عليه التغيير في ذاته ولا التبديل في صفاته ” اهـ. [إتحاف السادة المتقين (2/ 24 ]

    12- وأما الإمام المجتهد الجليل أبو عبد الله أحمد بن محمد بن حنبل الشيباني (241 هـ) رضي الله عنه إمام المذهب الحنبلي وأحد الأئمة الأربعة، فقد ذكر الشيخ ابن حجر الهيتمي أنه كان من المنزهين لله تعالى عن الجهة والجسمية، ثم قال ابن حجر ما نصه : ” وما اشتهر بين جهلة المنسوبين إلى هذا الإمام الأعظم المجتهد من أنه قائل بشىء من الجهة أو نحوها فكذب وبهتان وافتراء عليه ” اهـ. [ الفتاوي الحديثية / 144).]

    13- وقال الصوفي الزاهد ذو النون المصري (245 ص) ما نصه :
    “ربي تعالى فلا شىء يحيط به *** وهو المحيط بنا في كل مرتصد
    لا الأين والحيث والتكييف يدركه *** ولا يـحـد بـمـقـدار ولا امـد
    وكـيـف يـدركـه حـد ولـم تـره *** عين وليس له في المثل من أحد
    أم كـيف يبلغه وهـم بلا شبه *** وقد تعالى عن الأشباه والولد” اهـ
    [ حلية الاولياء ترجمة ذي النون المصري (9/388) ]

  68. Fhuih….! Sampai sebegini jauh wahabi yg ngeritik msh ga bisa mengiyakan atau membantah pemahaman pendiri mereka tentang istiwa dan arys Allah swt.

    Mereka berdalih bahwa tidak pantas membicarakan hal ini karena akal pikiran manusia itu tidak dapat menjangkau ilmu ghaib yang hanya dimiliki oleh Alloh SWT. Bahkan terus membicarakan ini akan menjerumuskan kepada kesesatan.
    Coba lihat, ketidakmampuan dan kelemahan pengetahuan mereka menafsirkan sesuatu, menjadikan mereka menciptakan doktrin-doktrin. Orang-orang yg belum mengenal agama lebih luas dan terperangkap dalam manhaj mereka akan menerimanya dengan fanatisme. Tapi bagi mereka-mereka yang mau berpikir dan menggunakan akalnya, tentu mereka akan menemukan kelemahannya.

    Mereka mengatakan kita bisa sesat jika terus menanyakan hal-hal ini, padahal mereka tidak sadar bahwa keyakinan yg mereka pegang teguh ini membuat mereka lebih tersesat. Bagaimana tidak sesat, jika beranggapan Allah swt Yang Maha Suci dan Maha Mandiri masih membutuhkan sesuatu dari ciptaan-Nya? Lalu bagaimana Allah swt sebelum semua itu diciptakan?

    Pertanyaan-pertanyaan yg sederhana saja utk menyanggah keyakinan mereka tsb mereka tak mampu menjawab, tapi toh mereka tak pernah menyadarinya. Padahal jawaban untuk semua itu tersedia, dan tinggal mereka mau menggunakannya atau tidak.

    Salam

  69. as. maju terus mas abusalafy. ungkap kebejatan antek-antek zionist dalam tubuh islam!!!

  70. udah dijawab ama abul jauza di blognya

  71. Assalamu’alaykum saudaraku semuanya …

    ada tulisan bagus sebagai pembanding artikel abusalafy diatas. Insya Allah banyak faedah bagi yang benar-benar menginginkan kebenaran.

    http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/06/allah-berada-di-atas-punggung-delapan.html

    Barakallahufykum…
    Wassalamu’alaykum

    Abu Salafy:

    Benar, ABu jauza membantah tulisan saya sebagai mengada-mengada kepalsuan untuk menjatuhkan Syeikh Ibnu Abdi Wahhab. (untuk sementara saya belum bermaksud menajwabnya dulu)… Tapi coba Anda perhatikan di sana, dia (Abu Jauza) tidak mengelak bahwa memang akidah Wahabi seperti itu.
    Insya Alah di kesempatan lain saya tanggapi tulisan beliau, dan saya berterima kasih atas bantahannya.

  72. Bener coy, aku dah baca, tapi herannya kang abu jauza kok ngedalilnya pakai ucapannya kaum mujassim seperti ad darimi dkk.
    trus, ia nggak bantah bahwa keyakinan yang diserang abu salafy memang ada di bukunya imam wahabi KW 2 maksud ane penulis syarah kitab tauhidnya imam wahabi KW 1.
    Jadi bener donk kalau wahhabi memang gitu keyakinannya.

  73. Alhamdulillah ada juga ternyata orang yang dengan sangat ilmiah seperti Abul-Jauzaa membantah syubhat yang dilontarkan AbuSalafy Ar-Rafidhi…

    Jadi ketauan dech belang Abu Salafy Ar-Rafidhi… wuakakakak…

    @wong awam

    ente baca ga sih bantahan Abul-Jauzaa? jelas2 hadits di atas itu dhaif!

  74. Sy sdh coba masuk ke blog Abul-Jauzaa. Sayangnya komen-komen yg mengkritik pemahaman dan tuduhan-tuduhan beliau tdk pernah dimuat. Setelah ditanya, alasannya komen dangkal, tidak berilmu dll. Kalau memang dianggap dangkal dan tak berilmu, tolonglah diberi pencerahan. Iya kan? Masakan orang yg ingin mencari kebenaran tdk bisa memiliki kesempatan? Apakah begitu yang namanya Salaf? Apakah begitu dakwah yg dicontohkan Nabi? Hanya utk orang-orang berilmu?
    Herannya begitu ada komen-komen yg muji-muji blog beliau – entah dangkal entah tidak – wah….langsung muncul 🙂

    Saran sy, jauhilah blog yg hanya suka menyebar tuduhan namun enggan mempertanggungjawabkannya. Karena kebenaran sejati akan terhijab dan hanya doktrinasi yg diperoleh, sementara agama Islam diajarkan bukan dengan doktrinasi namun dengan pemahaman.

    Salam

    • Sama banget dengan blognya FIranda….yg ditampilin cuma komen yg muji2 sama komen yg memaki-maki…yg bicara baik2 dan ilmiah nggak ditampilin….

  75. mas sastro..mas sastro…mbok yaa esok blognya jangan lagi pake nama abusalafy..sementara tulisan-tulisan sampah sampean ini memperlihatkan kebencian yg teramat sangat kepada manhaj warisan Rosulullohi sholallohu alaihi wasallam..dan apa yg ada dihatimu lebih kotor lagi…dan lebih jahat..
    naudzubillah…ganti nama blognya..yaa
    yang pantas untuk orang-orang sejenis kalian ini dari kalangan ahlulbid’ah wal-firoq wadh-dholalah yaitu nama blognya adalah………”ABUJAHAL LAKNATULLOHI ALAIH”

    • Bukan memperlihatkan kebencian, namun menunjukkan kedekilan manhaj Wahabi ini seperti sumpah serapah anda.

    • weleh weleh …. kapan manhaj ini diwariskan kepada abdul wahab ? ……………………… sebutkan satu hadits saja yang menyebutkan “taatilah abdul wahab” ????

  76. mas sastro…ternyata dari tulisan-tulisan diblog, nt ngga bisa ngebedain mana salafy, mana sururi, mana pula takfiri…dah ngebikin lembaran-lembaran berita fitnah kaya gini…gw kasi tau lo siapa gw yach? gw nie mantan NII nya Kartosuwiryo, namun walhamdulillaah kami( saya katakan KAMI karena telah berangsur-angsur saudara-saudara kami di NII dahulu yg mulai menyadari kekeliruan dan kesalahan dlm pemahaman dan pengamalan ttg Islam ini ketika itu dan walhamdulillaah Alloh berkenan menyelamatkan kami dari BADAI FITNAH NII hinnga akhirnya Alloh menanamkan kpd kami rasa cinta kpd assunnah..dahulu kami yang hanya bermodal semangat..,kini bukan cuma semangat..tetapi semangat yg juga dilandasi ilmu syar’i sbg pedoman dalam beramal shleh spy dapat membedakan mana amalan yg bid’ah, mana yg sunnah, mana syubhat, mana harom dsb..dsb..yg mana dimasa dahulu kami anggap sepele suatu amalan..ternyata begitu sangat diperhatikan dg disertai dalil-dalil lengkap dalam kajian salafy tsb..dahulu kami anggap sepele masalah sholat yg tanpa penutup kepala ( sorban,peci,kopyah dsb)..hingga kami lebih sering meninggalkan alias tidak memakainya..dahulu kami senang ber-BANTHOLUN(pantalon)-ria alias bercelana model celananya orang-orang kuffaar, kini pelan namun pasti kami tlah berganti dg SIRWAL agar ketika kami sholat (sujud,ruku’) tidak menampakkan bentuk (maaf) pantat, dahulu kami senang membicarakan aib penguasa dimanapun berada..kini dimajlis taklim salafy kami diajarkan untuk mendoakan mereka agar mendapat hidayah Alloh hingga memimpin negri ini dg aturan syariatNYA, dahulu kami banyak membuang waktu dg sgala hal yg melalaikan dari dzikrulloh spt nyanyian/syair, sgl jenis musik,pergaulan bebas (ikhtilat), merokok, nongkrong dijalan sambil melepas pandangan liar kpd setiap wanita yg bukan mahromnya, wahai engkau yg mengaku bernama sastro…atau apalah bila ada yg lain lagi…disanalah kami, dimajlis ilmu yg barokah mulai mengenal apa itu assunnah, al-ilmu, asy-syirik, siroh nabawiyah yg shohih, bagaimana memulyakan Rosulullohi sholallohu alaihi wasallam dan keluarganya (para istri dan anak-anaknya/ahlulbait) juga para shohabat dari kalangan muhajirin wal anshor, selain itu adapula materi-materi ttg rambu-rambu tauhid, hal-hal yg membatalkan keIslaman seseorang, bagaimana beriman yg benar, beribadah sesuai sunnah, dsb..dsb dg penjelasan dari ulama robbani yg bermanhaj salaf, sementara disini, diblog ini engkau dan teman-temanmu dari kalangan orang-orang yg tidak jelas pembelaannya thdp assunnah malahan mencaci maki para AIMMATUSSALAF…yg cacian tsb tidak akan keluar kecuali dari lisan-lisan para pendusta, penghina dakwah ahlussunnah, pembenci manhaj yg haq, dan lebih jelas lagi pengekor hawa nafsu semata (ahlul-ahwa’)
    semoga Alloh tidak memperbanyak jumlah mereka…
    Aamien Allohummaa aamien

    • @ibnuromin

      Masuk ke Wahabi? Bagai lolos dari mulut harimau masuk ke dalam mulut buaya. Sekiranya tdk ada klaim-klaim sesat dan syirik yg begitu getol anda proklamirkan ke manhaj yg berbeda dgn anda, maka serangan-serangan terhadp manhaj anda jg akan menghilang dengan sendirinya.

      Salam

      • Assalamualikum,,Untuk soal ini sbetulnya kalo Mas AbuSalafy mau jujur sudah sangat jelas dibeberkan dengan panjang dan cermat di blog Abul-Jauza bahwa tidak ada satupun dasar dalil yang membenarkan bahwa Allah berada diatas Arsy yang (Seolah-olah) Dipikul oleh sekian kambing hutan,(Di abul-jauzaa.blogspot.com) ,karena ternyata Hadits Lemah ( Kaji Kembali). tapi dengan ini saya harus bertanya kenapa Mas Abu hanya menjawab dengan tulisan (untuk sementara saya belum bermaksud menajwabnya dulu) dan tidak ada penjelasan yang lebih rinci untuk menjawab penjelasan AbulJauza disertai dalil yg kuat.

        Tapi SUDAH SANGAT JELAS. dalam tema utama tidak dicantumkan Nash yg paling tinggi. Atau Mas AbuSalafy memang tidak menghendaki;
        ” Ar-Rohman (Alloh yang maha pengasih) beristiwa’ di atas Arsy-Nya”( Qs Thaha: 5.)
        ITU ADALAH FIRMAN ALLAH SWT” Maha benar Allah atas segala firmanNya.

        Kembali dijelaskan oleh ALLAH SWT yaitu :
        ‘Dan pada hari itu ada delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka’ (QS. Al-Haaqqah : 17).

        Kembali ditegaskan:
        “Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya” [QS. Al-A’raaf : 54].
        Kenapa tidak dicantumkan Firman Allah yg ini, untuk menjadi dasar sebuah diskusi untuk mendapatkan suatu kebenaran.
        Dan saya harap AbuSAlafy menjelaskan Arti Ayat ini dari tafsir Ulama-ulama dahulu yang faqih dan rajih. Dan tidak diilhami dari Aqal dan Nafsu.

        Sungguh jelas apa yang Allah Firmankan dalam Alquran, belum lagi beberapa hadits sahih yang turut menjabarkan detailnya ayat-ayat tersebut.

        Dari awal sampi akhir tanggapan komentar dan tulisannya. saya bertanya; Apakah atas dasar menebarkan kebencian yang dimaksud oleh pemilik blog ini. sehingga tidak terlihat Akhlaqul Qarimah dari pemilik blog selayaknya Para pencari Ilmu.,Apakah adnda sudah sehebat ulama yang ulama dahulu pun bila tidak sepaham maka mereka tidak mengobarkan rasa kebencian apalagi sampai Fitnah (membanggakan konsep Tauhid sesat yang diusung) Dari teks tema diatas.
        Semoga Allah menunjukkan kita ke jalan yang Lurus. Syukran

        Abu Salafy:

        Mas Pembasmi yang saya hormati…. Apakah Anda yakin bahwa Tuhan Anda (Allah SWT) dipikul oleh Malaikat? Sebab menurut Anda Allah bersemayam (berisitwa’) di atas Arsy-Nya dan Arsy-Nya dipikul delapan malaikat!! BUkankah begitu kang mas Pembasmi??!!
        Jadi jangan salahkan kalau ada yang menyebut kalian (Wahabi) sebagai Mujassimah Musyabbihah!!!
        Tanggapan Aju Jauza’ sudah kami tanggapi secukupnya, di artikel khusus, coba dicari di sini!

  77. maaf nih mo ikut nimbrung…
    ALLAHUAKBAR ( Allah Maha Besar )
    Kalau Allah bertempat di Arrsy, berarti Arrsy lebih besar dari Allah , maka gugur sifat Allah Yang MAHA BESAR.

    • “Tempatnya” itu menurut akal manusia tak seBesar ArsNya Allah, Yakinkah anda bahwa Allah tidak pernah gugur dalam sifatnya.

  78. Dimana Allah Jalla Wa `ala ?

    Jawab Yang tegas : Allah Jalla Wa`ala Maha Ada.

    Dimana?Kapan?Bagaimana?
    Jawab Yang Tegas : semua kalimat Dimana, Kapan,Bagaimana dst..belum ada Allah Jalla Wa`ala Maha Ada.

    Allah tidak bisa dibatasi ruang/tempat dan Waktu.

  79. @wahabi

    Mana yang lebih besar, kursi (yang diduduki) atau yang menduduki.

    Mana yang lebih besar, ranjang tidur atau yang tidur diatasnya.

    jika dianalogikan Allah bersemayam, Arsy =kursi, dan Allah tinggal diatas,
    berarti ALLAH lebih kecil dibanding Arsy nya (karena yang diduduki lebih kecil dibanding yang menduduki)

    kalau begitu batallah Allah hu AKbar nya ALLAH…
    Dasar Wahabi…… Musryiik

    • @pena qolbu>>itulah yg ter jdi klw anda mngedepankan akal dalam beragama,akal anda tidak bisa dijadikan hujjah bntahan atas dalil al-qur’an.analogi?tidak ada itu kecuali disertai dengn dalil yg bsa dijadikan hujjah,dalil shahih.

    • nah itu kan makhluk. Kenapa pena ini menyamakan Allah dengan makhluk. Allah tidak sama dengan makhluk. Dzatnya saja sudah beda apalagi sifatnya. misalkan onta sama kucing, sama-sama punya kaki, tapi apa sama? dan mereka bisa berjalan, apakah cara jalannya sama? dan mereka bisa duduk, apakah duduknya sama? perbedaan antara makhluk dengan makhluk saja bisa terjadi apalagi dengan Allah yang Maha suci dan Maha Besar? Jangan samakan Allah dengan makhluknya. Allah tidak menyebutkan secara detail sifatNya, kenapa? agar kita beriman. bila tidak ada penjelasan maka cukuplah iman saja.

      • Jika memahami agama tanpa akal maka pasti kita akan menyimpang. Perhatikan betapa banyak ayat yang meminta kita agar menggunakan akal sehat kita!
        Utamanya dalam masalah akidah! Jangan kita menjadi jumud/kaku dalam memahami teks suci ilahi!
        Sebagaimana kita jangan asal telan riwayat yang diatasnamakan Nabi Saw, sahabat apalagi tabi’in! Bangunlah akidah Anda di atas nash-nash qath’i!
        Jangan sifati Allah dengan sifat makhluk-Nya, seperti :
        BERTEMPAT
        BERGERAK
        BERUBAH dll.
        Untuk ayat-ayat mutasyabihat kita harus berhati-hati dalam memahaminya. Kembalikan kepada ahlinya!
        Menakwil ayat-ayat mutasyabihat adalah jalan para SALAF!
        Anti takwil adalah bukti kedangkalan berfikir dan penyimpangan agama!

      • subhanallah perkataan mas ahmad ini sangat bagus. akal digunakan untuk masalah akidah tidak diragukan. tapi akal harus tunduk kepada wahyu. bukan begitu mas ahmad dhani?
        apakah kita boleh memalingkan arti asli ke arti yang lain tanpa qarinah? saya rasa anda ahli balagoh paham hal ini.

      • Jelasnya bahwa memalingkan sebuah kata dri mkna hikikinya harus disertai qarinah! Itu sudah jelas! Dan qarinah terkadang ditejukan bersama teksnyng hendak kita tafsirnya dan ia dinamai qarinah muttashilah. Dan terkadang ia tidak bersama teks yang hendak kita maknai makamia disebut qarinah munfashilah. Dan kita juga bisa menambahkan qarinah aqliyah! Al hasil pembahasan ini panjang.
        Seperti contoh ayat tsumma istawa… para ulama yang menakwilkan ayat tersebut dengan makna tertentu selain BERSEMAYAM/DUDUK DI ARSY juga melakukannya dengan alasan adanya qarinah tersebut? Saya pikir anda perlu tau alasan mereka!
        Lah kamu yang enggan menakwil ayat tersebut misalnya, apa alasan kamu? Apakah berangkat deri sikap anti takwil dalam semua kasus, atau hanya pada kasus tertentu dan tidak pada kasus tertentu lainnya?
        Cukup sekain dulu.

      • Iya tapi sayang qarinahnya itu dari syair yang palsu.
        sedangkan saya tadi tidak mentakwil, tapi memang itu makna asli. bila dikatakan takwil pun qarinahnya jelas, bahwa jika dimaksudkan adalah mata yang buta ini menunjukan ketidak adilan Allah. dan ini aqidah yang salah dan rusak.

      • Dengan ngomong begini aja udah kelihatan kalau Wahabi itu meyakini Allah bersifat materi….

  80. …abu salafy al kadzabi al munafiqqin al fasiqqin al fitnatin laknatulloh ‘alaihim….

    …jika antum tidak tobat…semoga ALLOH memberikan adzab yg pedih…!!

    ..terungkap sudah fitnah antum atas tulisan di atas dg mempelintir arti hadits tsb…astaghfirulloh…

    …antum dibayar brp utk buat blog ini..??!!

    apa antum berani mubahalah utk semua ini..??!!?

    kalo memang abu salafy (baca : abu kadzabi) memang merasa benar dg aqidah di blog ini, maka knp takut mubahalah..??

    …takutkah hati abu kadzabi menghadap adzab ALLOH..??

    …jika memang mukmin itu benar…maka dia PASTI mau mubahalah….gmn abu kadzabi..??

    __________
    abu salafy:

    Rupanya anda pengikut Ibnu Taimiah dan Ibnu A. wahab yang setia, lisan dan mulut anda sama persis dengan kedua orang tsbt. anda perlu lebih banyak mempelajari akhlaq Rasululllah saw, bukannya akhlaq kedua orang tsbt.

    caci maki adalah senjata kaum jahil…

    عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم:
    ” ليسَ المؤمِنُ بِطَعّان ولا لعّان ولا فاحِش ولا بَذيء ”
    (رواه البخاري في الأدب وأحمد وإبن حبان والحاكم)

    من سب مسلماً فقد فسق لقوله صلى الله عليه وسلم:
    [سباب المسلم فسوق، وقتاله كفر]
    (متفق عليه)

    ومن لعن مسلماً فكأنما قتله لقوله صلى الله عليه وسلم
    [ومن لعن مؤمنا فهو كقتله ومن قذف مؤمنا بكفر فهو كقتله]
    اخرجه البخاري

    • Astaghfirullah..
      @ syuhada’
      hamba mohon jangan ada caci maki dalam bicara kita.bukankah dalam Shahih Bukhari :”mencaci maki orang muslim adalah fasiq, membunuh orang muslim adalah kufur”?

    • Syuhada palsu ini rupanya punya lisan dan hati yang sama dengan pendirinya yah ? Lupa kalau Abdul Wahab dan Abdul Aziz berasal dari YALAMLAM dan punya istana disana , sedang istana itu milik mendiang Musailamah Al Kadzdzab … sang Nabi imitasi ….. seharusnya perkataan mereka tentang al Kadzdzabiyun mengarah kepada mereka sendiri ….. wakakakakakakaka

      • antum menghina syuhada yang mencela abu salafi, sedang kalian sendiri mencela 2 syaikh besar. mencela di balas mencela? apakah itu akhlak kalian? @syuhada sebaiknya antum jangan emosi, rasul bersabda, “Janganlah marah”. sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar lagi benar.
        Kalo di dunia urusan ini belum selesai, kita lihat dihari pembalasan, siapa yang akan menangis!

  81. Allah wujud tanpa berhajat kepada tempat seperti arsy. Allah wujud sebelum Dia menciptakan arsy dan Dia tetap seperti semula (tidak bersemayam di atas arsy setelah Dia menciptakannya). Bila Dia menempati arsy setelah diciptakan maka berarti Dia berubah dari keadaan semula. Sifat berubah ini tidak boleh diatributkan kepada Allah karena ianya merupakan sifat makhlukNYa. Selain itu kalau Allah menempati arsy berarti Dia memiliki dimensi..ini adalah akidah kufur. Bahasa arab/quran mengandung banyak majas..jadi terkait ayat2 mustasyabihat tdk boleh diambil makna zahirnya karena mengandung keserupaan dng makhluk

  82. Mas Abu Salafy Wrote :

    Allah itu tidak bertempat, sebab tempayt itu makhluk ciptaan Allah…. Bertempat itu ciri makhluk… yang bertempat berarti butuh kepada tempat itu… Allah Maha Kaya tidak butuh kepada apapaun.
    Kalau Allah Anda yakini bersemayam di atas Arys-Nya, lalu dimana Allah sebelum menciptakan Arsy-Nya itu…
    Mas munkinkah Anda dapat mengenal Allah tanpa menggunakan akal sehat Anda?! Lalu apa fungsi ayat-ayat yang memerintah kita agar berpikir… Afala ta’qilun?! Afala tatafakkarun?! dll

    _______

    Maaf mas, saya bingung dengan yg mas maksud.

    Allah itu tidak bertempat
    Bertempat itu ciri makhluk…
    yang bertempat berarti butuh kepada tempat itu…
    lalu dimana Allah sebelum menciptakan Arsy-Nya itu

    Kalo boleh saya minta rujukan dari Al-Qur’an nya mas…

    Trus aq mo tanya, menurut mas kan “Bertempat itu ciri makhluk”
    Aq jd ingin tahu mas, kalo Al-Qur’an apakah termasuk makhluk juga mas…

    Mohon pencerahannya mas… maklum masih belajar…

    Salam

  83. To: Abu Salafyeah
    Maju Terus Kang, Semangat!!

  84. mendingan para wahabi…………………..(sensor)…..xxxxxxx

    ________________
    abu salafy:

    Mas usahakan tidak berbicara kotor, itu tidak baik !!

  85. Bismillah,
    Assalaamu`alaikum…,
    Kepada Ikwan Ahlussunnah, tidak ada gunanya anda berkunjung dan mengomentari isi blog ini, tidak ada gunanya menasehati orang munafiq, berpalinglah dari orang Jahil, sibukkanlah diri anda dengan ilmu yang bermanfaat. insya Alloh ini kunjungan pertama & terakhir bagi saya. Semoga Alloh memberi petunjuk kepada anda wahai Abu Salafy…..

    Abu Salafy:

    Kami dapat memaklumi jika teman-teman Salafi/Wahabi tidak mendapatkan apa-apa dari blog ini selain dibongkarnya kesalahan ajaran mazhab mereka.
    Terima kasih mas atas kunjungan perdananya… kalau tidak mau kunjung lagi ya tidak apa-apa…. tapi minta tolong jangan ngaku-ngaku Ahlusunnah… sebab wahabi bukan Ahlusunnah dan Ahlusunnah bukan wahabi, betapapun kaum Wahabi mengaku-ngaku.

  86. ALHAMDULILLAH..

    setiap datang para penyesat ummat, insyAlloh akan pasti ada para pembela al-haq..

    barang siapa tegar di atas manhaj salaf, maka dia tidak akan sedikitpun goyah dengan syubhat2. (seperti tulisan di atas)

    para pembaca yang budiman yang ingin membaca bantahan dari tulisan di atas:
    http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/06/allah-berada-di-atas-punggung-delapan.html

    _____________
    abu salafy:

    Yang sabar Insya Allah saya akan bantah tulisan abu jauza diatas !

  87. kl mmg kitab yang kang abu salafy sebutkan PALSU
    ( Kitab Fathu al Majîd Syarh Kitab al Tauhîd:515-516)
    SEBUTKAN bunyi ASLINYA gemana???
    kl gak bs jawab,gak usah ngomel2.

  88. Abu salafy koplo..
    sesat dan menyesatkan…

  89. bu…abu..
    tobat to…tobat…

  90. kesimpulan yang bisa ditarik:
    apa yang dikemukakan oleh abu salafy ini kemungkinan besar adalah fitnah berdasarkan kedengkian.

    penggunaan nama abu salafy sementara isinya mendiskreditkan kaum salafy merupakan ungkapan nyata betapa dengkinya anda terhadap kaum salafy.

    nasihat saya: sifat dengki itu sungguh buruk buat anda sendiri. jangan dipelihara.

  91. Alhamdulilllah , kelihatan tuh kaum SALAFIYUN al WAHABIYUN benar benar kebakaran jenggot atas kitab mereka sendiri, wahai Abu Salafi …teruskanlah hujjah Haq itu …. terlihat mereka menggeliat seperti cacing kepanasan …. dengan mengeluarkan kata-2 kotor … ciri khas kaum munafik !!!

    • Imam Ibnu Hajar al Asqollani mengatakan bhwa mengartikan istiwa’ Allah dengan istiqror/BERSEMAYAM adalah TAFSIR KAUM MUJASSIMAH? BACA KETERANGAN BELIAU DALAM FATHUL BARI:28/184 pada Bab Wa kana ARSYUHU ‘ALAL MAA’

  92. Semua bantahan terhadap Situs/Blog penghujat SALAFY, silahkan bantahan lengkapnya lihat diantaranya di situs dibawah ini :

    http://firanda.com/

    http://abul-jauzaa.blogspot.com/

    • Sekedar info:

      anda juga bisa bandingkan bantahan kepada salafy/wahabi termasuk kedau orang yang anda sebut itu… disamping di blog ini anda juga bisa liahat bagaimana abu jauza di gunduli di blog ini:

      http://secondprince.wordpress.com/

      jadi jangan keburu bangga… baca tulisan dan argumen lawan anda biar tidak diketawai orang!

      • Setelah membaca,nmencermati dan membanding-bandingkan dalil masing-masing maka tampak jelas bagi saya bahwa dalil-dalil ustadz Firanda dan Abu Jauza’ sepertinya belum mampu menandingi kuatnya dalil Ahlusunnah yang dipaparkan dengan apik oleh abu salafy.
        Jadi, saya harus berterima kasih kepada kalian semua yang telah memperkaya pengetahuan agama saya.
        Baik wahabi maupun Ahlusunnah sayanucapkan terima kasih.

    • Kamu memakai nama Ahlu Sunnah padahal hakikat akidahmu adalah akidah Mujassimah! Apa itu artinya kamu BERTAQIYAH?

    • Entah apa yg ada dalam akal dan pikiran para WAHABIYUN sehingga mereka itu berakidah bahwa Allah dipanggul para malaikat yg berpostur kambing kacangan?! Allah duduk di atas arsy-nya?! Gila!,,
      Arsy itu singgasana, dia adalah MAKHLUK ciptaan Allah… dan Allah memerintahkan para malaikat memikulnya, lalu kita klian meyakini Allah dudu di atas arsy dan arsynya dipikul para malaikat itu… maka akidah itu benar2 TAJSIM!
      AKIDAH GILA!!!!
      KASIAN BANGET KALIAN

    • Saya sudah baca artikelnya abu jauza’, tapi rasa-rasanya aneh deh! Dia asal bantah aja dan kelihatan melenceng!
      Jadi benar kata banyak orang bhwa kebiasaan wahbi itu asal bantah aja, masalah kena atau tidak itu urusan belakang!
      Kasian bener kalian hai wahabi

  93. apanya yang dusta bos… semua disajikan dengan dalil dan sopan santun……….
    wahabi aja yang sulit disadarkan

  94. ALLAH Subhanahu wa Ta’ala menceritakan tentang Fir’aun yang ingin menaiki bangunan yang tinggi supaya sampai ke Langit agar dapat melihat ALLAH Subhanahu wa Ta’ala. Fir’aun tidak beriman / tidak percaya dengan keyakinan Nabi Musa tentang ALLAH diatas Langit. Dan Fir’aun menganggap Nabi Musa sebagai seorang pendusta (pembohong). Seperti Firman ALLAH Yang Maha Suci dan Maha Tinggi sebagai berikut:

    Al-Qur’an Surah Al-Mu’min (40) ayat 36-37, ALLAH Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    Dan berkatalah Fir’aun, “Hai Haman, buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang tinggi supaya aku sampai ke pintu-pintu, (yaitu) pintu-pintu Langit, supaya aku dapat melihat TUHAN Musa dan sesungguhnya aku memandangnya seorang pendusta.” … (QS. Al-Mu’min ayat 36-37)

    -> Fir’aun adalah manusia yang pertama kali yang mengingkari / mendustakan / tidak percaya / tidak beriman bahwa ALLAH diatas Langit yaitu diatas Langit yang ketujuh, bersemayam diatas ‘Arsy.
    -> Barangsiapa yang mengingkari / mendustakan / tidak percaya / tidak beriman bahwa ALLAH diatas Langit yaitu diatas Langit yang ketujuh, bersemayam diatas ‘Arsy, maka dia termasuk pengikut-pengikut Fir’aun.
    -> Barangsiapa yang meyakini / mengakui / beriman bahwa ALLAH diatas Langit yaitu diatas Langit yang ketujuh, bersemayam diatas ‘Arsy, maka dia termasuk pengikut Nabi Musa dan pengikut Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaihi wa sallam.

    Abusalafy:
    Tentang syubhat ini yang Anda utarakan di sini, Anda dapat membaca ulasan dan bantahan saya dalam artikel Ternyata Tuhan tidak di Langit.

    • Sesungguhnya diatas Langit yang ketujuh ada Sidratul Muntaha tempat Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaihi wa sallam Mi’raj untuk menghadap ALLAH Subhanahu wa Ta’ala. Di sini Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaihi wa sallam mendapat perintah langsung dari ALLAH Subhanahu wa Ta’ala untuk menunaikan Shalat lima waktu.

      Diatas Sidratul Muntaha ada Air, bagaimana Air itu hanya ALLAH Yang Maha Mengetahui.

      Diatas Air ada ‘Arsy yang besar yang dipikul oleh para malaikat pemikul ‘Arsy yang terkenal dengan nama Hamalat al-‘Arsy berjumlah empat malaikat, setelah kiamat akan bertambah menjadi delapan malaikat. Didalam Al-Qur’an surah Al-Haqqah (69) ayat 17, ALLAH Yang Maha Suci dan Maha Tinggi berfirman:
      Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru Langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy TUHAN-mu di atas (kepala) mereka. (QS. Al-Haqqah ayat 17)
      Bagaimana ‘Arsy itu hanya ALLAH Yang Maha Mengetahui.
      Bagaimana malaikat Hamalat al-‘Arsy itu hanya ALLAH Yang Maha Mengetahui.

      ALLAH bersemayam diatas ‘Arsy yang sesuai dengan ketinggian, kebesaran, keagungan, kemuliaan dan kesucian-NYA, kita tidak mengetahui, tidak dapat dijangkau oleh akal, dan tidak ada sesuatupun yang serupa dengan DIA (tidak serupa Zat-NYA, nama-nama-NYA, sifat-sifat-NYA, maupun perbuatan-perbuatan-NYA).

      Abusalafy Menjawab:
      Akhi muhtaram, untuk mengetahuinsejauh mana kebenaran atau kebatilan apa yangAnda uraikan di atas, saya persilahkan Anda merujuk artikel saya tentang hadis Au’al.

      • Kalau diperhatikan dari gaya tulisannya yang namanya Muhammad dan zulfadli ini satu orang… tapi buat aku bukan masalah yang pentingii komentarnya. Saya seneng dengan komen kamu… walaupun semunya sudah pernah diulas habis oleh ustadz kita abusalafy … dan bgi pengunjung yang rajin mengikuti kajian ustadz abu pasti bisa mengetahui dengan runut.
        Sekali lagi tak apalah buat saudara kita zulfadli dan muhammad… baik baik kamu mengutarakan dalil yang selama ini kamu anggap mendukung akidah kamu. Tapi saya berharap bahwa niatan kita di sini adalah bejalar dan mencari kebenaran bukan menang menangan. Karena itu saya sarankan kamu mau meluangkan waktu kamu belajar dri tulisan-tulisan ustadz abusalafy lalu bandingkan dengan apa yang kamu ketahui selama ini kmudian ambillah keputusan berdasarkan akal sehat dan nurani.
        Wassalam.

  95. Kang mas, kalau saja kamu sudah baca artikelnya pak abu pada: seri anekdot akidah wahabi pasti saya yakin kamu malu menulis komen kamu di atas.
    Jadi saya minta para wahabi kalau mau komen ya mbok baca dulu artikel2 terkait biar tidak buat malu di sini

  96. Kaidah paling penting masalah bid’ah:
    1. Sesuatu yang tidak dilakukan rasulullah karena ada halangan dan hilang penghalang tersebut dengan sempurnanya Islam dan wafat nya beliau, maka hal ini diperbolehkan dalam agama.
    contoh: Shalat tarawih berjama’ah terus menerus; Penghalangnya adalah takut diwajibkan. dan setelah islam sempurna dengan wafatnya beliau maka hal ini boleh dilakukan.
    contoh2: pembukuan al-Quran; penghalang: Wahyu masih terus turun dan ada naskh dan mansukh yang bila dibukukan dizaman nabi dikhawatirkan akan ada mushaf yang naskh dan mansukhnya tidak tertulis. Dan boleh dijadikan mushaf setelah islam sempurna.
    contoh perkara dunia: mobil; penghalang; teknologinya belum ada, maka sekarang boleh dipakai
    Contoh dunia2: jualan duria: penghalang: tidak ada durian di arab. maka jualan durian boleh.
    2. Sesuatu yang tidak dilakukan nabi sedangkan tidak ada penghalang baginya untuk melakukan hal tsb dan tidak ada larangan khusus maka ini haram dilakukan dan inilah bid’ah.
    contoh: yasinan: tidak penghalang untuk melaksanakan, masa 23tahun dakwah tidak bisa sekali saja mengamalkan yasinan, berarti yasinan ini haram. dan nabi tidak pernah mengatakan
    contoh2: baca al-quran dikuburan: nabi sering pergi kekuburan untuk memakamkan sahabatnya tapi beliau sama sekali tidak pernah melakukannya walaupun sekali. padahal tidak ada penghalang, maka ini haram.
    Contoh3: soal tentang Allah bagaimana? istiwa Allah bagaimana? ini pertanyaan yang tidak pernah ada contohnya dizaman rasul. maka pertanyaan seperti ini bid’ah.
    3. Laukaana Khairan lasabaquunaa ilaih: seandainya perkara itu baik maka para sahabat telah mendahului kita. yasinan, tahlilan. kalian menganggap itu baik, baik menurut siapa? ustadz kalian? apakah Allah menganggap itu baik sedangkan rasulnya melarang kebid’ahan secara umum?

    • Pemahaman agama yang dangkal telah melahirkan golongan KHAWARIJ!!!
      Pemahaman anda tentang bid’ah perlu diluruskan!
      Mestihya anda harus defensikan dulu apa itu BID’AH? baru bicara dilanjutkan!

      • Maaf akhi ahmad, saya kira Ilmu antum sudah sampai kepada bid’ah yang saya maksud.
        bid’ah disini adalah bid’ah tentang masalah agama, itu inti perkataan saya.
        bid’ah secara syar’i adalah segala sesuatu yang belum pernah dicontohkan rasul dan para sahabatnya berupa ibadah yang dianggap baik oleh sebagian orang, yang ternyata dihadapan sang Khaliq tidak baik.
        Islam telah sempurna, tidak perlu ada tambahan dan pengurangan lagi, dan bid’ah ini adalah tambahan dalam ibadah. Bagaimana mungkin sesuatu yang telah sempurna ditambah? Berarti secara tidak langsung orang mengatakan bid’ah itu baik dia telah berkeyakinan bahwa islam masih ada yang kurang.

        kalo pemahaman bid’ah saya salah coba koreksi!

        khawarij? apasih khawarij itu. jangan asal menuduh orang khawarij dong. Pemahaman anda tentang khawarij sepertinya perlu diluruskan,
        Mestinya anda harus definisikan dulu apaitu KHAWARIJ?! baru bicara dan menuduh dilanjutkan.
        WAllahu ‘alam

  97. kalian bilang bid’ah hasanah. hasan menurut siapa? ulama, ustadz kiai kalian? apakah kebanyakan orang menjadi dalil, sedangkan Allah berfirman: jika kalian mengikuti kebanyakan orang dibumi mereka akan mnyesatkan kalian dari jalan Allah.

    contoh duniawi:
    Seorang disuruh bupati untuk memperbaiki jalan sejauh 1km dengan angggaran 1Milyar dan upah untuk dia 10jt. lalu dia perbaiki. ketika sedang memperbaiki dia dipuji oleh warga dan camat. “wah ini bagus sekali. coba kamu perbaiki sejauh 5km pasti kamu akan mendapat upah 50jt”. lalu orang ini memperbaiki jalan sejauh 50km.
    dan datanglah ke bupati dan berkata “saya minta upah dan anggaran untuk jalan 50km”
    bupati berkata “Loh siapa yang nyuruh bikin 50km? saya kan hanya kasih anggaran untuk 1km!?”
    orang itu menjawab, “Kata orang-orang bagus ko, dan kata mereka saya akan mendapat upah yang besar.”
    bupati berkata, “Saya kan hanya menyuruh sampai 1km saja, jangan berlebihan dong, yang orang pandang baik belum tentu baik dipandangan saya.”
    orang itu berkata, “Lalu ini siapa yang akan mengganti dana saya?”

    bupati berkata, “Minta sana sama yang nyuruh”
    lalu minta kepada yang nyuruh tadi dan mereka berkata, “Gila kamu, mana ada kami uang sebanyak itu, kami kan cuma bilang bagus.”

    dan rugilah orang tsb.ini masalh dunia apalagi agama?!

    • Kang mas fathon, defenisi BID’AH yang kang mas haturkan itu apa dasarnya? Apa ada dalilnya? Atau jangan-jangan hanya akal-akalan kang mas aja!!
      Jadi tolong jelaskan dasar dan dalilnya, setelahnya saya akan lanjutkan diskusi saya dan saya jamin kang mas dapat ilmu baru yang menghantarkan kang as mendapat hidayah Allah dengan seizin Allah!! Itupun kalau kang mas mendambaan bimbingan Allah, kalau tidak ya trserah Allah!!

      • Dalil 1. Allah telah menjelaskan bahwa islam telah sempurna. dari sini bisa diistinbathkan bahwa semua perkara baru dalam agama itu merusak agama. bagaimana mungkin sesuatu yang telah sempurna ditambah, justru tambahan itu membuatnya tidak sempurna dan melahirkan guluw fiddiiin, yang dilarang oleh Allah. yang dimana orang nashrani telah jatuh kepadanya.
        2. Kullu bid’atin Dholaalah. jelas ini menunjukan bid’ah itu sesat dan saya belum dan tidak akan menemukan hadits shahih yang mengecualikannya.
        Demi Allah saya ingin sekali Allah memberi saya hidayah.
        dan mas ahmad juga sebaiknya menelaah kembali. dan jika saya salah tolong koreksi. dimana letak kesalahan saya? dan tolong jelaskan beserta dalil.

  98. Menagapa ya komen teman-teman salafimkok selalu keluar tema utama?!
    Saya minta klian semua mau serius mencari kebenaran dengn mengkaji berbagai pemikiran baik wahabi salafi, ahlus sunnah maupun syiah dan mu’tazilah! Jadi komen kalian harus terarah. Bukan menang2an sendiri!

    • sekarang saya tanya. apakah perkataan saya diatas benar atau salah? dan alsan kenapa salah jika antum memilih salah.
      maaf jika saya keluar pembahasan. karena saya malas untuk membuka yang lain, jadi saya posting disini saja. maaf jika bukan pada tempatnya. saya hanya ingin kita tahu yang hak.

      saya tanya lagi. apakah perkataan saya salah? kalo salah, dimana salahnya?

  99. Tulisan kamu itu tdk layak dibilang salah atau benar, sbb ucapan bego!

    • maksudnya apa itu “tidak layak dibilang salah atau benar”. Orang pintar itu tahu kalo ditanya benar atau salah pilih salah satu. Alhamdulillah saya diberi akal sehat untuk ini. Jadi pak hidayat yang pintar perkataan saya diatas benar atau salah?
      Saya agak sakit hati dibilang bego, meskipun saya bukan termasuk orang yang cerdas tapi insya Allah tidak masuk ke derajat “bego”. Wallahu musta’an

  100. Maaf omongan kamu itu BEGO!!!!
    jangan salah takwil, saya tidak mengatakan KAMU BEGO!!!
    jadi tidak perlu diberi nilai salah atau benar, sebab ia dibangun di atas pondasi yang keliru ttg bid’ah! Yasa yakin pemahaman kamu ttg bid’ahiu sangat amburadul banget, karenanya muncul kalimat-kalimat yang bego begitu!!
    Jafi belajar dulu yang bnyak ttg Islam!
    JANGAN CUMA BELAJAR ISLAM DARI SYAIKH-SYAIKH WAHABI!!! BELAJARLAH ISLAM DARI PARA DZURRIYAH NABI SAW! PASTI KAMU MENEMUKAN ISLAM SEJATI!!!

    • Perkataan saya dibilang bego? ko nyalahin ucapannya. apa bisa ucapan itu dibilang bego? ya jelas orangnya lah yang dituju.
      Kalo gitu coba jelaskan kepada saya yang pemahamannya amburadul ini, tentang bid’ah yang antum maksud dan islam sejati yang antum maksud?
      jangan kebakaran jenggot aja dong, kita kan huur, merdeka, bebas, tidak ada paksaan dalam agama, saya hanya memaparkan penjelasan yang benar yang saya ketahui. jika salah tolong dikoreksi, bukan malah diejek atau dihina.
      gimana ini, dakwah ko hina menghina?
      sekarang coba jelaskan bid’ah yang benar menurut antum itu apa? itu permintaan saya.

      • Lhoh kamu itu gimana sih?! Yang pertama bicaraan bid’ah kan kamu!
        Ya kmu yg harus jelasin dgn dalil! Dgn dasar hadis Nabi saw.

      • lha antum ini gimana? antum bilang saya salah, tapi atum ga tau maksud dari bid’ah yang saya ucapkan apa?! coba kalo mau ngomong dengan ilmu dong, meskipun seadanya.
        ok saya jelaskan semampu saya.
        bid’ah disini adalah bid’ah tentang masalah agama, itu inti perkataan saya.
        bid’ah secara syar’i adalah segala sesuatu yang belum pernah dicontohkan rasul dan para sahabatnya berupa ibadah yang dianggap baik oleh sebagian orang, yang ternyata dihadapan sang Khaliq tidak baik.
        Islam telah sempurna, tidak perlu ada tambahan dan pengurangan lagi, dan bid’ah ini adalah tambahan dalam ibadah. Bagaimana mungkin sesuatu yang telah sempurna ditambah? Berarti secara tidak langsung orang mengatakan bid’ah itu baik dia telah berkeyakinan bahwa islam masih ada yang kurang.
        kalo pemahaman bid’ah saya salah coba koreksi!

        Dalil 1. Allah telah menjelaskan bahwa islam telah sempurna. dari sini bisa diistinbathkan bahwa semua perkara baru dalam agama itu merusak agama. bagaimana mungkin sesuatu yang telah sempurna ditambah, justru tambahan itu membuatnya tidak sempurna dan melahirkan guluw fiddiiin, yang dilarang oleh Allah. yang dimana orang nashrani telah jatuh kepadanya.
        2. Kullu bid’atin Dholaalah. jelas ini menunjukan bid’ah itu sesat dan saya belum dan tidak akan menemukan hadits shahih yang mengecualikannya.

  101. maaf Pak kemarin nama saya saya pisahkan, sekarang nama saya saya gabungkan aja jadi nama lengkap saya.

    Pak saya mau tanya: menurut Bapak malaikat yang menjunjung ‘Arsy itu ada atau tidak, kalau ada apakah Bapak pernah melihat malaikat itu, apakah Bapak mengetahui keadaan malaikat itu, mohon jelaskan tentang malaikat itu kpd saya,,,

    Abusalafy Menjawab:
    Maaf, sebelum menjawab, saya ingin bertanya, apakah dalam akidah Anda Allah itu dipikul para malaikat itu?
    Syukran, saya tunggu jawabannya Anda tanpa berpura-pura atau malu mengatakannya!

    • Ini juga si zulfadhli! Akidahnya tauhidnya aneh! ALLAH KOK DIPIKUL MALAIKAT.!

      • Bukan, bukan itu maksud saya, bukan ALLAH yang dipikul oleh malaikat, tetapi ‘Arsy-NYA, seperti didalam Al-Qur’an surat Al-Haqqah (69) ayat 17, ALLAH Yang Maha Suci dan Maha Tinggi berfirman:
        Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru Langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy TUHAN-mu di atas (kepala) mereka.
        mohon penjelasannya..

        Abusalafy Menjawab:
        Ya, tapi menurut Anda Allah bersemayam di atas arsy yang dipikul malaikat-malaikat itu kan?

    • ALLAH Yang Maha Suci dan Maha Tinggi tidak dipikul oleh siapapun, ALLAH Yang Maha Kuasa tidak membutuhkan pertolongan makhluk-NYA.

      Abusalafy Menjawab:
      YA TAPI MENURUT AKIDAH ANDA BAHWANBERSEMAYAM DI ATAS ARSY YANG DIPIKUL MALAIKTA-MALAIKAT ITUNKAN.

    • Pak jawaban saya ada dibawah,,

      Abusalafy Menjawab:
      Ya, sudah saya tanggapi, tolong dibalas. Terima kasih

  102. Yang bilang Allah dipikul siapa mas nur? mas zulfadhli kan bilangnya malaikat yang menjunjung arsy?

  103. Pak Abusalafy, malaikat-malaikat itu hanya memikul ‘Arsy saja, sedangkan ALLAH Yang Maha Ghaib tidak dipikul oleh siapapun..

    Abusalafy Menjawab:
    Akhi, kalau seorang raja duduk/bersemayam di atas singgasananya, lalu singgasananya dipikul 8 algojo kekar misalnya, apa Anda akan mengatakan bhwa raja itu tidak dipikul 8 algojo itu. 8 algojo itu hanya memikul singgasana saja?!
    Apakah demikian logikanya akhi?!

    • Itu kan makhluk. Kenapa ustadz abu ini menyamakan Allah dengan makhluk? Itulah kenapa logika kita dibatasi. Memang benar logika itu digunakan untuk berfikir. Tapi ingat kaidah besar tentang sifat Allah. Allah tidak sama dengan makhluknya. Apa anda tidak tahu bahwa Allah hayyul Qoyyum. Berdiri sendiri??

      Abusalafy Menjawab:
      Anda sudah benar bahwa Allah tidaknsama dengan makhluk-Nya, tapi sayangnya Anda menetapkan bagi Allah sifat makhluk!

      • Lalu anda menetapkan bagi Allah sifat apa?
        Hyat? Ilmu? Bashar? bukankah semua itu ada pada makhluk?
        sifat istiwa tidak khusus bagi makhluk yang khusus adalah kaifiahnya dan hakikatnya begitu juga hayat, bashar, Allah mempunyai sifat bashar, manusia juga, ilmu Allah punya sifat itu begitu juga manusia, tapi hakikat dari keduanya berbeda.

  104. Apa itu? Istiwa? Itu memang sifat yang ada di makhluk.tapi, Apa semua sifat yang dimakhluk itu khusus bagi makhluk? Apa antum tidak tahu? Ilmu itu ada di makhluk. Tapi sifat ilmu juga ada Pada Allah. Dan ilmu makhluk tidak sama dengan Khalik. Begitu pula semua sifat lainnya. Termasuk istiwa.
    Kita harus mengistbatkan sifat Allah tanpa takyiif dan ta’thiil juga tamtsil.

    Abusalafy Menjawab:
    Ketika Anda mengatakan bahwa Allah bersemayam/DUDUK di atas arsy dan arsy itu dipikul para malaikat berbentuk kambing gunung atau dipikulnoleh kambing-kambing gunung itu artinya Anda telah menatapkan bagi Allah sifat khsus makhluk… bertempat dan berlokasi! Jadi apa manfaat ucapan kalian setelah itu semua bila kaifin/ tanpa menetapkan bagaimana , atau dengan kata-kata TIDAK SEPERTI DUDUKNYA MAKHLUK!!!
    Kata-kata itu tidak akan mengelakkan mentajsiman dan pentasybihan Allah Swt.

    • Antum itu selalu membayangkan kata-kata kami ini mentasybih. Kan sudah saya bilang istiwanya Allah tidak sama dengan istiwanya manusia ada pun sifat juluus yang berarti duduk itu saya bertawaquf karena tidak ada dalil -setahu saya Wallahu alam- yang menunjukan sifat julus yang dalam bahasa indonesia berarti duduk.
      Dan saya sudah katakan, istiwa Allah itu tidak sama dengan makhluk. coba camkan ini.
      ada pun bertempat dan berlokasi ini sifat yang saya tawaqquf dari lafazhnya. adapun jika makna lokasi atau dalam bahasa arab jihhah ini bermakna di atas dan tidak bersentuhan dengan makhluknya maka ini saya terima namun jika maknanya lokasi seperti makhluk, saya nafyikan.

      Abusalafy Menjawab:
      Tidak banyak yang ingin saya tanggapi dari tanggapan Anda kali ini, tapi saya hanya ingin kembali menanyakan: apa perbedaan arti kata DUDUK dan BERSEMAYAM?
      Sekian dulu akhi.

      • Ya bener banget pak abu, dia harus bisa membuktikan perbedaan atau persamaan antara duduk dan bersemayam? Lalu apa alasan dia menerjemahkannkata istiwa’ dlm ayat itu dengan bersemayam?

      • Kan saya sudah berungkali bilang. Jika ada terjemahan yang salah maka kembalikan kepada bahasa arab. Dan kita lihat makna nya di kamus bahasa arab. Sedangkan arti kebahasa indonesia ada kemungkinan salah karena tidak semua bahasa arab dapat diterjemahkan. Tapi hanya pendekatan makna.

        Abusalafy:

        Apa meyakini bahwa dlam bahasa Arab ada makna hakiki dan makna majazi?

  105. Pak Abusalafy, saya tidak pernah mengatakan bahwa malaikat-malaikat yang menjunjung ‘Arsy itu berbentuk kambing gunung atau kambing hutan, saya tidak tahu bentuknya seperti apa. Saya hanya mengatakan “bagaimana bentuk malaikat-malaikat yang menjunjung ‘Arsy-NYA itu, hanya ALLAH Yang Maha Mengetahui.”

    Abusalafy:
    Apa Anda beriman dengan hadis Au’al yang menjadi dasar akidah dipikulnya Arsy yang di atasnya Allah DUDUK/BERSEMAYA.

    • Abusalafyyy, antum coba baca al-Haqqoh ayat 17. Coba kasih saya arti dari surat alhaqoh tsb.

      Abusalafy Menjawab:
      Akhi yang saya hormati, perlu Anda sadari bahwa membaca Al Qur’an al Karim tidak cukup bermodalkan mengandalkan terjemahan Depaq atau lannya!
      Memahami Al Qur’an tidak dapat dicapai dengan bertaqlid kepada pemahaman masyaikh Salafy Wahhabi dan akal-akal sempit Kaum Mujassimah Musyabihah!
      Memahami Al Qur’an butuh kepada tadabbur dan melibatkan ayat-ayat lain dalam semahami sebuah ayat misalnya! Sehingga terbentuklah pemahaman yang utuh dan shahih!
      Saya berterima kasih kepada Anda yang meminta saya merenungkan dan menaknai ayat 17 surah al Haqqah! Dan memang sudah dalam rencana saya untuk membahas ayat ini dalam seri bantahan saya atas ustadz Firanda tentang AKIDAH KETINGGIAN FISIKAL ALLAH! Tetapi karena Anda meminta saya memaknainya maka saya di sini akan mengajak Anda merenungkannya bersama-sama saya!
      Akhi muhtaram, dalam menemukan pemahaman yang utuh tentangnya coba perhatikan rangkaian ayat-ayat tersebut mulain ayat 13, ternyata ayat ini berbicara tentang HARI KIAMAT! Di hari itulah, wa yauma idzin para malaikat itu MEMIKUL ASRY TUHAN!!!
      JADI DI HARI KIAMAT! SEMENTARA ANDA DAN KAUM WAHHABI SALAFI LAINNYA MEYAKINI SEKARANG ALLAH SUDAH DI ATAS ARSYNYA DAN ARSYNYA DIPIKUL OLEH 8 MALAIKAT!
      Ahki muhtaram! Untuk memahami ayat-ayat Al Qur’an kita harus sehat pikiran kita dri belenggu riwayat-riwayat kaum mujassimin! Karena para Salafiyyu TERLALU KENYANG DENGAN RIWAYAT-RIWAYAT PALSU TENTANG KETINGGIAN ALLAH DI ATAS ARSYNYA MAKA MATA MEREKA TIDAK MAMPU MENATAP CAHAYA AL QURAN DAN PIKIRAN SERTA HATI MEREKA TAK SANGGUP MEMAHAMI HAKIKAT AJARA SUCI AL QURAN!
      MAAF JIKA ADA KATA-KATA SAYA YANG KURANG BERKENAN!
      SEMENTARA SEKIAN DULU! SAYA HARAP ANDA MAU MERENUNGKANNYA KEMBALI!
      WASSALAM!

      • SETUJU PAK USTADZ ABU!!!
        Memang memahami makna dan kandungan firman suci tidak boleh dipaksa untuk dicocok cocokkan dgn akidah kita yg sudah terbentuk sebelumnya.
        Kita harus duduk di hadapan Al quran dengan pikiran kosong kemudian belajar dari Alquran! Bukan datang membuka Al quran dengan membawa pemahaman tertentu kemudian kita paksa Al quran untuk kitanmknai sesuai pemikiran kita tadi! Itu namanya memperkosa Al quran!
        Arahan pak ustadz abu sudah tepat, tinggal akhuna tafhan abu Abdillah mau merenungkannya dan menyingkirkan fanatisme buta nun membutakan. Allahumma waffiqna lit tibaa’ilnhaqq. Amiiin.

      • Lha, Allah memang mempunyai sifat istiwa sejak Dia telah menciptakan langit dan bumi. silakan antum buka surat Yunus ayat 3. itulah aqidah kami.
        Antum itu sebagai dai -yang belum jelas asal usulnya- harusnya tahu dong cara berdakwah. tidak boleh menghina meskipun lawan bicara salah dan sesat. bagaimana lawan yang sesat bisa taubat jika didebat dengan debat yang keras?
        dan saya sering melihat debat syaikh adnan dengan orang syiah. dan syiah selalu kalah. dan mereka mencaci maki syaikh tapi beliau tetap tenang.

        Abusalafy:

        Urusan Syi’ah kalah dengan Syeikh Adnan itu bukan urusan saya. saya juga tidak kenl siapa Syeikh Adnan itu?
        Urusan kasar. kalau saya kasar saya minta maaf.
        Adapun inti masalah kita adalah Allah beristiwa’ di atas Arsy-Nya. yang dalam pemaknaan Anda dan kelompok Anda adalah bersemayam. Dan Anda mengkailm bahwa memang demikian sifat Allah dalam Al Qur’an-Nya! sementara yang pasti itu adalah pemahaman Anda tentang ayat itu! Apakah Al Qur’an menegaskan bahwa pemahaman Anda terhadapnya itulah yang benar mewakili maksud Allah?! itu yang perlu Anda buktikan!
        Adapun dengan mengatakan bahwa itu kan sudah tertera dalam Al Qur’an? Apa kita akan menolaknya?! tentu jawabnya, tidak! Tetapi pemaknaan terhadapnya yang perlu diluruskan!
        sekedar contoh, apakah Anda akan mensifati Allah dengan sifat PELUPA\NASIYA?! Hanya karena dalan Al Qur’an Allah menyebut sifat itu untuk diri-Nya:
        نسوا اللهَ فنسيهم
        ِAnda pasti akan mengatakannya TIDAK!!! Mustahil Allah bersifat LUPA! padahal sifat itu tertera dalam Al Qur’an kan! Jadi masalahnya tidak sedangkal pemahaman kaum kulit!
        Jika pada ayat lupa di atas Anda menakwilnya,lalu mengapakah haram bagi selain Anda dan kelompok Mujassimah Musyabbihah untuk menakwil ayat ISTIWA’?!
        Selain itu hendaknya Anda jangan lupa bahwa Anda meyakinibahwa ISTIWA’ Allah di atas Arsy-Nya itu disertai dengan keyakinan bahwa Arsy yang Allah bersemayam di atasnya itu DIPIKUL OLEK 8 MALAIKAT (yang dalam hadis andalan kaum Mujassimah disebut 8 kambing hutan jantang\ ‘Aual)!
        Jadi tidak hanya masalah BERISTIWA’ SEMATA!
        COBA ANDA CERMATI POIN INI BAIK-BAIK!!!

      • Masya Allah, itu ayat tafsirnya tarku atau da;am terjemahan indo meninggalkan. itu ada dalam tafsir ath-thobari atau ar-rozi,
        Saya masih harus banyak belajar. Terima kasih pak abu ini sudah banyak membuka cakrawala saya.
        sebaiknya antum tunjukin diri dan adakan diskusi terbuka dan debat sama ustadz-ustadz yang saya kenal. Orang syiah, haraki, NU bahkan nasrani aja nunjukin diri dan debat langsung.
        itu pun kalo berani.

        Abusalafy Menjawab:
        Akhi tafhan yang saya hormati. Pertama yang saya ingin tegaskan di sini adalah, saya tidak bermaksud dalam semua tanggapan saya terhadap Anda mencari popularitas atau menag-menangan, Allah Syahidun ‘ala ma Aqul.
        Kedua, dua tokoh tafsir yang Anda sebutkan adalah dua tokoh tafsir yang secara akidah dapat dibilang berseerangan dengan pola pandang akidah yang Anda anut, khususnya Imam ar Razi yang terang-terangan beraliran Asyari sehingga panutan para Salafi Wahhabi yaitu Ibnu Taimiha mengecamnya dengan sebuah buku besar bejuduh TALBISUL JAHMIYAH. Buku yang sangat keras dan menyebut beliau sebagai beraliran Jahmiyah. Jadi adalah aneh ketika sekarang Anda meloncat pindah aliran/padepokan akidah, ketika harus kepepet dihadapkan kepada sebuah ayat yang mungkin harus menyebabkan Anda berpikir meneliti keluruwan akidahnAnda!
        Ketiga, akhi, yang Anda lakukan itu adalah sebuah takwil! Adakah secara bahasa dengan makna hakiki kata nasiya itu diartikan meninggalkan?
        Akhi fathan yang saya hormati, cobalah Anda meneliti kembaoi serangkaian qkidah tauhid yang sementara ini Anda yakini! Coba tolehlah pemikiran lain dengan terbuka dan teliti serta mohonlah petunjuk Allah agar membukakan jalan mustaqim di hadapan Anda, yakinlah Allah Maha Pemberi Hidayah!
        Adapun semangat Anda untuk saya bertatap muka bertemu langsung dan berdiskusi dengan ustadz-ustqdz yang Anda kenal, maka lupakan saya! Anda tidak usah memanas-manasi saya dengan kata-kata: itupun kalau berani! Sebab muncul atau masturnya saya tidak akan mempengaruhi kuat atau lemahnya dalil yang saya ajukan! Selain kemunculan saya itu sepenuhnya tergantung kepada MAHA GURU SPIRITUAL saya, jika beliau mengizinkan saya tampil, saya segerq akan tampil, namun beliau berkata: sabar ya waladi, tidak lama lagi RAJA WAHHABI YANG DURHAKA itu akan segera MATI dan KERAJAAN SETAN YAHUDI itu akan segera HANCUR akibat perebutan kekuasaan antar Emir-emir bejat yang bergelimang dalam mksiat! Di sat itu engkau akan muncul bersamaku di hadapan pusara suci Nabi Agung berbaiat kepada Ratu Adil al Mahdi yang beliau janjikan dalam hadis-hadis yang mutawatir, dan saat itu kita akan i’lankan dakwah suci kita dan kita murnikan Konsep Tauhid dari kesesatan ajaran Wahhabi!
        Saya harap akhi fathan sabar menanti saat bersejarah itu, saya akan berdiri di samping kiri MAHA GURU SAYA SAYYID A’DZAM yang mengenakan serban berwarna hijau sebagai tanda beliau sebagai DZURRIYAH RASUL MULIA,
        Wassalam.

  106. Saya memohon kepada Allah agar kita diberi hidayah ke JalanNya yang lurus dan dikumpulkan dengan Rasulullah dan para sahabatnya di surga Firdaus yang tinggi.
    Ketahuilah sesungguhnya Islam ini akan terpecah menjadi 73 golongan. Dan setiap golongan ini berdakwah bahwa setiap mereka adalah yang hak.
    Ketahuilah cara untuk membedakan mana yang hak dan yang batil:
    -Kita lihat “Syaikh Ulama” yang terkenal dengan wara dan takwanya dan mereka tidak mencari dunia. apakah ada syaikh yang bertakwa tersebut keluar dari ajarannya. Maka ajaran ini salah.
    Contoh: Abul Hasan Al-Asyari. Beliau merupakan orang yang sangat bertakwa dan wara tidak mencari dunia. Dia keluar dari mu’tazilah, lalu masuk ke kullaabiyah dan keluar dan masuk ke Ahlussunnah atas madzhab imam Ahmad bin Hanbal.
    Lihat kenapa beliau keluar dari mu’tazilah karena mu’tazilah salah begitu juga kulabiyah. Karena dengan takwa Allah akan memberi seseorang hidayah. Dan akhirnya yang dipilih adalah aqidah yang diyakini oleh Ahmad bin Hanbal. Dan aqidah Ahmad bin Hanbal adalah aqidah salafush shalih.
    Sedang dari ulama kami yang bertakwa dan tidak mencari dunia, tidak kami dapati dari mereka keluar dari akidah shahihah ini. Saya bicara tentang ulama Tersohor dan bukan ustadz ecek-ecek yang hanya ingin dunia maupun ilmunya rendah.

    Abusalafy:

    Silahkan Anda berdongeng! Karena hanya anak-anak kecil yang gemar didongengi nenek tuanya sebelum tidur!
    Semua dongen yang Anda sampaikan perlu didukung data valid, biar tidak jadi seperti cerita ludruk!
    Adapun Doa yang selalu saya panjatkan, khususnya ketika di hadapan pusara suci Nabi, Ahlul Bait dan para sahabatnya yang shaleh agar Allah mengumpulkan saya dan keturuna saya bersama Nabi Muhammad Saw., Ahlul Bait Nabi dan para sahabat beliau yang SHALIHIN (BUKAN YANG MUNAFIK SEPERTI MUAWIYAH DAN ABU SUFYAN Cs)

    • Subhanallah la haula wala quwwatanilla billah! Sungguh aneh bin ajaib saudara kita fathan ini! Anda ini jangan jadi KUTU LONCAT ATAU BAJING LONPAT!!! benet kata ustadz abu, kalau sudah kepepet pasti wahabi salapi cari-cari pembelaan dari ulama yang mereka kafirkan atau mereka zindiqkan atau mereka bid’ahkan!
      Semua sekarang jadi tau kualitas keseriuasan kamu fathan dalam mencari kebenaran!
      Betapa sabarnya Antum ya ustadz mengahadapi manusia kaku dan congkak seperti si fathan! Kamu ganti saja nama panggilan kamu dengan fattan!
      Maaf, kalau komentar saya agak kurang berkenan, sbb saya merasa waktu saya disia-siakan oleh para wahabi yang penuh keangkuhan dan inpoten hidayah!

    • Aneh benar sikap mas fathan abu abdillah ini ya?!
      Ustadz abu bawakan penjelasan yang sangat mantap, eeh malah dibantah dengan omongan melenceng dan kesombongan dgn menyebut ustadz ECEK ECEK!!!
      Subhanallah! Apa kamu lupa hai fathan bahwa sombong itu sifatnya iblis? Karenanya ia diusir dari surga dan dikutuk selamanya!
      Saya sependapat dengan teman-teman komentator yang uqola’ di sini bahwa kalau para wahabiyun sudah terdesak mereka akan melakukan dua aksi:
      1- memelencengkan pembicaraan ke tema lain dan menyeret untuk melupakan tema inti.
      2- mengjilang dan tidak lagi berkoementar untuk kemudian hadir lagi dgn nama samaran lain! Itu namanya WASWAASIL KHONNAAS! sifat setan yang disebut dlm surah an Naas.
      Jadi untuk semua teman saya ingatkan jangan sampai tertipu dengan aksi para WAHABIYYUN, mereka bukan tipe penceri kebenaran, tapi mereka adalah KAUM POKOKNYA BEGINI KATA SYEIKH WAHABI ARABKU DI SONO, titik!

  107. Ustadz abu, si fathon itu keliatannya kurang serius, dia sering lari dari poin inti tema yang sedang dibahas, khususnya ketika antum ajukan pertanyaan, dia selalu muter-muter! Jadi jangan terlalu bung2 energi melayani dia!
    Dan kamu mas fathon, jangan berdiskusi hany karena memuaskan syahwat debat! Carilah kebenaran dengan iklash!

    • Benar kata kamu akhi Lala’. Kamu sepertinya Ba ASYIR pilihan, karenanya kamu berada di atas jalan yang benar dan diridhai Allah insyaallah.

  108. hehehe… sudah cukup tahu saya, dan saya sudah tahu bantahan sdbagainya, adapun nukilan saya yang jika salah, semoga Allah mengampuni saya. kita lihat saja nanti diakhirat!

  109. Pak Abusalafy, sesungguhnya ALLAH Yang Maha Perkasa tidak dipikul oleh siapapun, ALLAH Yang Maha Berdiri Sendiri tidak memerlukan bantuan makhluk-NYA, ALLAH berada diatas ‘Arsy istawa sesuai dengan Kehendak-NYA. Istawanya ALLAH tidak dapat dijangkau oleh akal dan logikanya Pak Abusalafy, Istawanya ALLAH tidak seperti apa yang Pak Abusalafy logikakan. Seperti yang Pak Abusalafy katakan diatas “bahwa Allah bertengger di atas Arsy-nya yang berada di atas punggung-punggung delapan kambing hutan raksasa mengapung di atas air laut di atas langit ke tujuh.” ALLAH Yang Maha Suci tidak seperti itu, logika Pak Abusalafy salah. Okelah kalau Pak Abusalafy membayangkan bagaimana Air yang ada diatas Langit yang ketujuh, kemudian membayangkan bagaimana malaikat-malaikat yang menjunjung ‘Arsy, dan kemudian membayangkan bagaimana ‘Arsy-NYA yang besar, tetapi Pak Abusalafy tidak dapat membayangkan bagaimana ALLAH istawa/bersemayam diatas ‘Arsy-NYA seperti yang Pak Abusalafy katakan diatas. Mudah-mudahan Pak Abusalafy dapat mengerti.

    Abusalafy Menjawab:
    Akhi Zulfadhli, apa yang saya katakan dan saya sanggap itu adalah apa yang Kalian yakini berdasarkan hadis Au’al. Jadi itu bukan seperti yang Anda katakan bahwa iyu yang saya logikakan! Itu makna matan hadis yang menjadi dasar akidah kalian!
    Akhi, antara konsep/teori yang Anda katakan dengan akidah yang Anda yakini saling bertentangan/kontradiksi! Anda mengatakan Allah Swt tidak butuh kepada siapa-siapa dan apa-apa, lalu seelahnya ANDA MENETAPKAN SIFAT BUTUH ITU KEPADA ALLAH TANPA ANDA SADARI!
    mungkin itu salah satu prestasi masyikh Wahhabi membodohi akal-akal sebagian awam yang gemar membuka telinganya mendengar syubhat-syubhat kaum Mujassimah yang mereka promisikan.
    Semoga Allah memberi kita hidayah ke jalan-Nya yang mustaqim. Amin.

    • Maaf Pak Abusalafy, saya belum pernah membaca hadis Au’al.

      _____________
      Abu Salafy

      Silahkan baca hadis au’aL DISINI

      • Saya baru tahu ternyata yang saya baca diatas itu hadis Au’al.
        Mungkin saja hadis yang sebenarnya tidak seperti itu, krn sudah banyak orang-orang jahat yang ingin merubah isi Al-Qur’an dan Hadis Nabi Sallallahu ‘alaihi wa sallam. Pak Abusalafy harus berhati-hati.

  110. Lebih baik semuanya ditengahi di majelis nyata dengan ulama2 alim, kita tahu berprasangka buruk kepada Allah dan saudara muslim kita adalah kesalahan berat. bertemulah secara nyata dan di naungi ulama alim, kita hanya murid, hafalan sedikit, makan juga kurang hati2, sehingga hati pikiran dan mulut tidak bsa dipercaya. dan kalau mati esok hanya menyesal kenapa berprasangka buruk.

    • hati-hati ini abu salafi adalah asli orang SYI’AH..!! orang Zindiq tulen…!!
      parah…ini blog nya orang dungu, bodoh, bodoh, otak udang muka sapi, hati anjing….!!!
      dasar ASWAJA…!!! Aswaja bukan ahlusunnah wal jamaah.
      Tapi…
      Aswaja = asli warisan jawa
      Aswaja = asli wajah jawa
      Aswaja = asli warisan dari Jahiliyyah
      Aswaja = anak-anak syi’ah wilayah jawa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s