Edisi Terbaru Kebodohan Imam Besar Wahhabi; Ibnu Abdil Wahhab dalam Ilmu Hadis

Ketika seorang itu jahil dalam ilmu agama, akan lebih terhormat jika ia diam tidak ikut campur berbicara masalah-masalah agama, sebab dapat tersesat dan menyesatkan orang banyak.

Tetapi sepertinya hal itu tidak diindahkan oleh Pendiri Sekte Wahhabiyah… kendati dangkal hampir dalam seluruh bidang dan keahlian, -kecuali kealhilan mengafirkan orang lain- ia tetap banyak berbicara… maka ia menjadi dhalla wa adhalla.

Jika biasanya Imam Besar Wahhabi ini mengafirkan kaum Muslimin…. Kini rupanya ia harus mencari sasaran baru…. para nabi dan rasul pilihan Allah kini menjadi sasaran pengafirannya dan tuduhan telah musyrik!

Nabi Adam as. kini dituduhnya telah musyrik!! Secara pribadi saya dapat memaklumi mengapa Nabi Adam as. Terjebak dalam nista kemusyrikan tidak lama setelah diturunkan ke bumi bersma istrinya, dan tentunya Iblis juga diusir ke bumi…. pasalnya ketika Adam turun ke bumi tidak ada GURU BESAR PENGAWAL TAUHID MURNI….. KEMUSYRIKAN Nabi Adam as. dikarenakan ia tidak dikawal “Syeikhul Islam” Ibnu Abdil Wahhab, andai sa’at itu beliau didampingi dan dibimbing langsung Sang Pendekar Tauhid dari Padang Pasir Gersang Najd, pastilah ia mampu menghindarkan diri dari kemusyrikan! Minimal itu mungking yang sempat terbesit dalam benak para Wahhabiyyun!!

Mau tau, Fatwa pengafiran Nabi Adam as.? Ikiuti data di bawah ini.

Dalam kitab Tauhid-nya, Ibnu Abdil Wahhab menulis sebuah bab dengan judul:

في باب : {فَلَمَّا آتاهُما صالِحاً جَعَلا لَهُ شُرَكاءَ فيما آتاهُما}

Bab “Tatkala Allah memberi kepada keduanya seorang anak yang sempurna, maka keduanya menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya kepada keduanya itu.”

Pada bab itu ia menukil pernyataan Ibnu Hazm yang menekankan bahwa menamakan anak dengan nama yang mengandung penghambaan kepada selain Allah itu adalah syirik, seperti nama Abdu ‘Amr (hamba ‘Amr), Abdul Ka’bah (hamba Ka’bah) dan semisalnya.

Kemudian ia menyebutkan sebuah kisah yan mencoreng kesucian dan kema’shuman Nabi Adam dan Hawwa istrinya. Ia menuduh keduanya telah menyekutukan Allah SWT. Iblis merayu Adam dan Hawwa agar menamai anak mereka dengan nama Abdul Hârits, tetapi keduanya menolak rayuan itu. Iblis pun terus menerus merayunya sehingga setelah berkali-kali kematian anak mereka segera setelah lahir, mereka setuju dengan permintaan Iblis untuk menamai anak mereka dengan nama Abdul Hârits demi kecintaan mereka kepada putra mereka yan baru saja lahir. Apa yang dilakukan Adam dan Hawwa adalah yang dimaksud dengan firman Allah SWT.: “… maka keduanya menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya kepada keduanya itu.” (QS. Al A’raf [7]: 190).

(Hadis riwayat Ibnu Abi Hâtim) (baca Kitab at Tauhid –dengan syarah Fathu al Majîd oleh Syeikh Abdur Rahman Âlu Syeikh-: 444. Dar al Kotob)

Hadis/riwayat di atas adalah hadis palsu yang kebatilannya telah nyata bagi pelajar pemula dalam ilmu hadis.

Pada kesempatan ini saya akan membuktikan kepalsuannya dari pernyataan Ibnu Hazm –yang tak hentin-hentinya dikultuskan dan dibanggakan kaum Wahhabi, bahkan oleh Ibnu Abdil Wahhab sendiri termasuk dalam bab ini-. Ibnu Hazm berkata:

Kemusyrikan yang mereka nisbatkan kepada Adam bahwa beliau menamai anaknya dengan nama Abdul Hârits adalah kisah khurafat, maudhûah/palsu dan makdzûbah/kebohongan, produk orang yang tidak beragama dan tidak punya rasa malu. Sanadnya sama sekali tidak shahih. Ayat itu turun untuk kaum Musryikin. (Baca Fathu al Majîd Syarah kitab at Tauhid:442).

Kisah itu kendati diatas namakan Ibnu Abbas ra. akan tetapi dapat dipastikan bahwa ia adalah hasil bualan kaum Ahli Kitab (Yahudi&Nashrani).

Coba Anda renungkan baik-baik, bagaimana Syeikh Ibnu Abdil Wahhab dalam kitab at Tauhid yang kecil itu yang ia karang untuk menetapkan hak Allah atas hamba-hamba-Nya, ternyata ia hanya mampu menegakkan konsep Tauhidnya di atas pondasi hadis palsu. Inilah kadar ilmu Imam Wahhabi yang dibanggakan para pemujanya sebagai sang Imam yang akan mengawal perjalanan ajaran Tauhid Murni dari kemusyrikan! Dan yang akan membentengi Tauhid dari mekusyrikan!

Subhanallah, kalau ternyata kemampuan ilmu dan penguasan disiplis ilmu Hadis Imam mereka sedangkal itu, apa bayangan kita kadar ilmu murid-murid dan para pengikutnya. Atau boleh jadi sekarang pengikutnya lebih pandai dari imamnya! Sebab mereka hidup di era dan zaman yang berbeda dengan zaman Syeikh Ibnu Abdul Wahhab … di mana keterbukaan informasi sudah sedemikian rupa…. mereka pasti memiliki kesempatan menghimpun banyak informasi dan ilmu pengetahuan lebih dari para pendahulunya, apalagi setelah kekayaan umat Islam mereka kuasai … hanya saja yang tetap mencerminkan keterbelakangan dan ketertingalan adalah cara berpikir mereka …. masih tetap seperti zaman padang pasir gersang Najd tiga abad silam ketika awal Syeikh Ibnu Abdil Wahhab pertama kali memecah keheningan dunia Islam, khususnya negeri Hijâz dengan pekikan seruannya yang memporak-pondakan kesatuan umat Islam dan membuat kaum Muslimin tersibukkan oleh hujatan-hujatan murahan Syeikh dari mempertahankan tanah air kaum Muslimin dari gerombolan srigala buas dari natah Eropa yang datang mencabik-cabik kekuatan umat Islam dan menancapkan kuku-kuku penjajahan mereka.

46 Tanggapan

  1. salam
    saya minta izin ambil artikel ini
    syukran

    ___________
    -Abu Salafy-

    Ahlan wa Sahlan. Silahkan. Kami seperjuangan dengn Anda dalam menentang kegemaran mengafirkan orang lain, siapapun Muslim tersebut dari mazhab apapun dia, hanafi, maliki, syafi’i, hanbali, zaidi, jakfari, abadhi, dzahiri dll. yang penting masih muslim. Syukran.

  2. Apa mungkin Allah salah pilih dalam mengangkat seorang Nabi? Kalo sudah sejauh itu penyimpangan aqidah abdul wahab dikarenakan ijtihadnya sendiri,maka apa jadinya aqidah para pengikutnya?
    Untuk Abu Salafi, lanjutkan fardhu kifayah anda dalam membongkar kesesatan wahabi, khususnya di Indonesia. Do’a kami menyertai usaha anda.

  3. Nice post

  4. Ass.Wr.Wb
    Thanx mas Abu atas info2-a ttg WAHABI,baik ttg imam besar-a mau pun syekh2 yg menyambung lidah kebatilan-a. Sy liat org2 yg mngkuti mrk kian hari kian brtambah,tetu-a selain tumbuh dan brkembang dg sndiri-a,mrk jg ditumbuhkan dan dikembangkn oleh syekh2 mrk dan klrga Su’ud.
    Sy khwatir 10-20thn yg akn dtang,jmlh mrk sama bnyk-a dg pngkut Sunni dtanah air ini,saat itu mrk akn brani mlakukan kekrasan dg dalih “Menegakkan Tauhid Murni”.

  5. atau dg dalih “Memerangi TBC (tahyul,bid’ah n churafat)”. Mrk akan mengulang sjarah para pndhulu-a dg melululantahkn peningglan2 sejarah Islam,mnteror bhkan tdk akan segan2 mmbnuh ulama2 yg tdk spaham/menntang mrk. Na’udzu billahi min dzalik. Allahumma sallimna wa sallimil muslimina min wahabi,fitnatihi wa afatihi.
    Mohon dkomentari mas Abu… Thanx sblm-a.

  6. mas ana kurang faham tentang wahabi, tolong anta jelasin dulu siapa itu wahabi, kapan pengikrarannya (hari, tanggal, tahun, dalam kitab apa?) supaya ilmiah, apakah syeikh ibnu abdul wahhab sendiri yang mengikrarkannya (dia mengatakan: “ana wahabi”), atau ini cuma karangan anta tentang ibnu abdul wahhab, lalu anta katakan sebagai wahabi? “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar” (al-Baqarah:111), kemudian kalau sekiranya anta tidak bisa menmukannya, maka anda seorang ahlul ghibah, yang menipu manusia, semoga Allah senantiasa memberikan taufiq dan hidayahnya kepada kita semua, wallahu A’lam.

    __________
    -Abu Salafy-

    Semua bukti telah kami lampirkan…. Jadi tidak usah kebakarang jenggot… kan memelihara jenggot wajib hukumnya?! Kalau kebakaran jadi gundul donk?

  7. Lagi lagi Abusalafy bikin dusta….Kasian sih orang2 bodoh yang cuma bisa mengangguk2 tanpa tahu bhwa dia telah diseret oleh abusalafy pada kesesatan sedang dia menuduh ibn wahab dhall mudhill padahal tuduhan tersebut lebih tepat ditujukan pada dirinya sendiri. Pernyataan Ibn hazm yang saya temui justru sebaliknya beliau mengatakan bahwa ulama bersepakat tentang haramnya penamaan sebagaimana yang disebutkan abu salafy diatas( cuma redaksinya disensor sebagian oleh abu salafy = tidak amanat scr ilmiah).Adapun hadis shahih yang dibilang kisah bathil juga diriwyatkan oleh imam tirmidzi dan imam hakim dan beliau menshaihkannya (kalau menuruti akal2an abusalafy maka imam tirmidzi dan imam hakim juga mengkafirkan nabi adam dan hawa karena beliau2 menshaihkan hadis tsb). Kemudian Ulama2 besar tabi’i seperti Qatadah, Mujahid, Hasan, dan Sa’id dll rahimahumullah juga membenarkan riwayat tersebut dan memberikan bermacam2 penafsiran (ini yang jadi pendapat ibn wahab) tapi tidak ada satupun yang mengatakan bahwa adam telah berbuat kekafiran tapi cuma menuruti bisikan iblis bukannya menjadikan tandingan bagi allah dikarenakan ketakutannya kalau anak yang dikandung istrinya akan mati dan ini merupakan ujian bagi adam (SEKALI LAGI INI PENDAPAT PARA ULAMA TABI’IN), saya tdk tahu dari mana abusalafy mengambil kesimpulan pengkafiran tersebut. JIKA HADIS TSB DHOIF KENAPA ABUSALAFY MENYANDARKAN PADA PERKATAAN IBN HAZM KENAPA PADA MASALAH2 SYIRKIAH,BID’AH, DAN YANG LAINNYA DIA TIDAK MENYANDARKAN PADA IBN HAZM??? Ini suatu keganjilan yang bisa kita lihat dengan jelas. sedang ibn hazm adalah salah satu ulama rujukan orang2 yang dituduh abusalafy sebagai wahabiyah, jadi sekarang coba bawakan keterangan yang menyatakan bahwa hadis serta pendapat para tabi’i tersebut lemah dan dusta? Coba dari ulama2 kamu seperti maliki yang bilang dirinya MUSNID? atau dari siapapun yang berseberangan dengan ibn wahab??? BIAR KETAHUAN SIAPA YANG CUMA NGARANG DAN FITNAH DAN SIAPA YANG BODOH TENTANG HADIS!!!
    Jadi saya menghimbau pda yang lain agar berhati2 dengan lidah abusalafy ini karena si DHALL MUDHILL Ini tidak akan berhenti sampai kalian semua sesat dan celaka

    ____________
    -Abu Salafy-

    Salam persahabatan buat saudaraku Benthaleb….. kami sudah cantumkan keterangan Ibnu Abdil Wahhab jadi tolong Anda rujuk dan konfirmasi ke sana!
    Masalah kenapa kami menyebutkan pernyataan Ibnu Hazm? Ya karena ia adalah ulama yang diandalkan kaum Wahhabiyyun (seperti yang saudara akui juga)…. Jadi sesuai adab munadharah/dialoq maka kami perlu membawakan bukti dari orang yang kamu mu’tabarkan!

    و شهد شاهدٌ من أهله

    والفضل ما شهدت به الأعداء

    wassalam.

  8. Ayo abu salafy….!!! Maju terus, bawakan dalil yang bukan dari grupnya wahaby karena ibn hazm kan LIDAHNYA TAJAM SEPERTI WAHABY, Kutipkan pendapat Al Alamah Assayyid Almaliki Alhasani kalau perlu Atau dari Assaqoff Yordan Biar tambah seru…….

    ___________
    -Abu Salafy-

    Salam mas/mbak inul…. ternyata kamu marganya benthaleb toh! kami pikir inul si jago ngebor itu? eh ternyata Arab dari marga benthaleb.
    Tapi nggap apa-apa juga…. sudah kami jawab mas/mbak. Lihat jawaban kami buat si benthaleb.
    makasih ya.

  9. ayao ayao ayo ayo…………biar tambah rameeeeeee…jangan pakai sensor… upload kabeeeeehhhhh

  10. Bismillahirrahmaanirrahiim

    Assalaamu’alaikum
    Segala puji bagi Allah yang selalu kami puji, kami mohon pertolongan dan ampunan-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejelekan diri kami dan dari keburukan amal perbuatan kami. Siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tiada yang dapat menyesatkannya dan siapa yang Allah sesatkan maka tiada yang dapat memberinya petunjuk. Kami bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

    Apakah benar seperti yg telah diperkatakan dan yang disangkakan.. Akakah pernyataan di atas adalah seperti mana yg dimaksudkan oleh beliau (Muhammad Bin Abdul Wahab)…?? Apa yang diterangkan di atas tidak lain adalah pembohongan semata-mata yg cuba memfitnah pembaharuan akidah (memurnikan akidah) yg cuba dibawakan oleh mujahid yg berjasa.. Hanya mereka yg dari golongan Ahlul Bid’ah sahaja yg sependapat dengan pendapat di atas..

    Di sini saya bawakan sedikit pencerahan untuk dikongsi bersama..semoga bermanfaat..InsyaAllah..

    __________
    -Abu Salafy-

    Apa yang kami bawakan kami dukung dengan referensi akurat Wahhabi (kitab at Tauhid) lengkap dengan halamannya juga. Jadi dirujuk dulu baru komentar, apakah yang kami sebutkan itu fitnah atau kenyataan pahit yang selama ini ditutup-tututpi kaum Wahhabi?!
    Kami dapat memaklumi kegarangan kalian yang dibuat malu artikel di atas.
    Tapi itu adalah kenyataan!

  11. Ooh ho ho ho.. Ternyata cuman segitu kualitas “mujaddid” dan “nabi” wahabi/ salafi (gadungan) yang mereka telan bulat-bulat fatwa-fatwanya bahkan melebihi alQur’an dan alHadits sendiri? Pantesan pengikutnya pada goblok ‘n jeblok!?! Sadarlah kalian wahai wahabi/salafi (gadungan)!!! Tinggalkan bid’ah&kebodohan Ibn wahhab. Dia bukan ulama. Jangan buta atuh!
    Baca yang sering serta khusuk ayat 1-10 surah alKahfi (HR.MUSLIM), biar tdk terjerumus ke sumur DAJJAL dan antek2nya (yang antara lain Muhammad bin ‘Abdulwahhab ini).
    اللهم إنا نعوذ من عذاب القبر و من عذاب النار و من فتنة المحيا و الممات و من فتنة المسيح الدجال

  12. gimana sih abu salafy ini, bingung saya apa maunya???? kamu kan suruh saya merujuk kitab tauhid ibn wahab dan setelah saya merujuk saya dapati tidak seperti yang anda tulis disini lalu saya komentar seperti diatas berdasarkan rujukan saya pada kitab tersebut tapi kok malah disuruh ngerujuk lagi??? apa saya ngerujuknya harus didepan mata anda???? ALHASIL JAWABAN ANDA SAMA SEKALI TIDAK MENGENA ALIAS FITNAHAN ANDA JUSTRU MENTAH DENGAN SENDIRINYA (KECUALI ORANG2 BODOH YANG CUMA YES…YES… YANG BISA ANDA PERDAYAI). JADI NASEHAT SAYA JIKA ANDA MEMANG MASIH BODOH DALAM ILMU AGAM INI LEBIH TERHORMAT ANDA DIAM DAN KERJAKAN SAJA APA YANG ANDA YAKINI KEBENARANNYA.

    __________
    -Abu Salafy-

    Bang benthaleb rujuk lagi bab yang saya sebutkan bang…. langsung di kitab aslinya berbahasa Arab…. jadi jangan membodoi pembaca dengan mengelak seperti itu.
    Buku at-Tauhid itu sudah tersebar di banyak tempat… baca cetakan dar al-Kotob yang telah digagung dengan syarahnya dengan nama Fath al-Majid syarh kitab at-Tauhid.

  13. OH…YA… ABU SALAFY SAYA JUGA MINTA TOLONG DIJELASKAN TENTANG HADIS LAIN YANG SENADA DG HADIS RIWAYAT IBN ABI AHTIM YANG DIRIWAYATKAN IMAM TIRMIDZI DAN IMAM HAKIM SERTA BELIAU MENSHAHIHKANNYA, APA BUKAN TERMASUK MENGKAFIRKAN NABI ADAM PARA IMAM HADIS TADI???? TOLONG DIJELASKAN TENTANG KEJAHILAN DUA IMAM HADIS YANG MENSHAHIHKAN RIWAYAT TSB!!!! TERUS BAGAIMANA DENGAN QOUL TABI’IN YANG MEMBENARKAN MASALAH ITU?? TOLONG JUGA DIJELASKAN/DIBONGKAR KEJAHILAN PARA TABI’IN???? YANG LEBIH BAGUS LAGI KALAU PEMBONGKARAN KEBODOHAN MEREKA2 ITU DIDASARKAN PADA KETERANGAN AL’ALAMAH ALMUSNID SAYYID ALWY ALMALIKI ALHASANI ATAU ULAMA2 YANG SE-SPESIES DENGAN BELIAU. BIAR KEBENARAN AKAN TETAP MUNCUL DAN KESESATAN AKAN BINASA

    ____________
    -Abu Salafy-

    Wan benthaleb…. jangan lari kesana kemari dulu… coba kamu bela imam kamu yang berdalil dengan hadis maudhu’!
    Apa benar kesimpulan saya yang saya sebutkan dalam judul artikel itu, bahwa Imam besar Wahhabi bodoh tentang hadis…. sampai-sampai karena kebodohannya itu ia berdalil dengan hadis maudhu’! Jika ia pandai dalam ilmu hadis dan mengetahui hadis itu palsu tetapi tetap juga ia andalkan dalam masalah penting itu, ya kamu hukumi sendiri aja wan!
    Singkatnya, apa benar hadis palsu? Jika ya, apa salah kesimpulan saya? Dan mengapa ia berdalil dengan hadis maudhu’?

  14. mas sadar jangan gitu ahh

  15. Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Pa Abu saya mohon izin untuk mengambil semua artikel di blog ini untuk dijadikan sebuah buku
    terima kasih

    ___________
    -Abu Salafy-

    Kami harap jangan mas… Demi maslahat kami, dan dengan mengharap keikhlasan saudara jangan diambil dulu, sampai kami nanti memberikan izin lebih lanjut.

  16. mas abu saya copy artikelnya ya
    terima kasih atas pencerahannya

    ____________
    -Abu Salafy-

    Untuk yang ini silahkan. terima kasih

  17. punten…ass,
    mas AS,sy pikir persoalan islam smakin mruncing o sbb poltik lokal yg dseret k global.wahaby,suny,syi’i jg tak lpas dr tu smua.jd,tlg mas AS jlskn tjuan/visimisi adanya blog yg menggairahkn birahi pmkiran umat islam.sy kira penting mas,agar smakin hot lg jeh!?

    ___________
    -Abu Salafy-

    Jelas. blog ini hanya mengkritisi setiap sikap gegebah takfir atas dasar perbedaan pandangan.

  18. @dede wahyudin

    mas dede seharusnya anda menulis nasehat itu ke blog-blog atau situs wahabi yang hobi mengkafirkan dan mensesatkan orang.

    blog-blog macam abusalafy adalah reaksi dari sikap takfir dan keganasan sekte wahabi yang mensesatkan semua golongan selain wahabi.

    siapa yan mengusung perselisihan madzhab kembali muncul di tanah air ini setelah redah perbedaan antara muhammadiyah dan NU jaman dulu? bukankah bocah-bocah wahabi yang baru lulus dari madrasah wahabi saudi yang memunculkan lagi perbedaan madzhab dan sangat ekstrim?

    rupanya anda wahabi yang resah mendapati abusalafy yang membongkar kedok dan wajah takfir wahabi yang asli.

    anda salah alamat mas, harusnya anda menasehati ikhwan-ikhwan wahabi anda?

    buat abusalafy bongkar terus kesesatan dan aqidah takfiri Ibnu abdul wahab. syukron jazakumullahu khoiron !!

  19. @bentahleb

    benthaleb berkata:

    ……kamu kan suruh saya merujuk kitab tauhid ibn wahab dan setelah saya merujuk saya dapati tidak seperti yang anda tulis disini …..

    ___________

    Anda sepertinya wahabi tulen suka kidzib dan berdalil dan berbuat dengan segala macam cara, walau ketahuan bohongnya? apa benar anda telah merujuk kitab aslinya? Saya rujuk dikitab aslinya (Fath al-Majid syarh kitab at-Tauhid.) apa yang ditulis abusalafy ada di kitab tersebut. kalo bo’ong yang pinter dikit ya, jangan semua orang dianggap seperti wahabi sekedar muqollid buta kepada ustad dan syekh-syekhnya

    Saya kok sangsi anda bisa berbahasa arab, karena banyak keturunan arab macam ente yang sudah tidak mengerti bahasa moyangnya, paling-paling “ana” “ente” doang…

    kalo ente mahir bahasa arab tulis aja komen dengan bahasa arab ke admin blog ini. mau tau ente bisa nggak ya?

    buat ustad abusalafy percuma aja ustad menyuruh benthaleb merujuk ke kitab aslinya wong nggak ngerti bahasa arab kok!

    Untuk diketahui adab wahabi dalam berdialog. jika kepepet berbohong dan membuat buku palsu pun dibikin untuk menyerang lawannya lihat postingan ini

    http://comein.blogs.friendster.com/my_blog/2007/03/menyingkap_yang.html

    bahkan buku-buku referensi seperti buku-buku hadis, sejarah dll oleh wahabi Saudi dicetak ulang dirubah dan direfisi kayak Injil aja.

    karena bodoh dipikir orang tidak mengetahui perbuatannya.

    saran saya buat benthaleb be smart dont be stupid like wahabi specially ibnu abdil wahab and his followers!

  20. oce.tp mas,bknkh ikhtilafu umati(aimmah?)rahmatun?prdban manusia ada krn perbdaan,bgtpun kbiadaban manusia tmbuhsubur krnnya jg.apakah taksiran huntington(clash civilization)itu musti terjadi dlm tubuh islam?

  21. Sadar atau tidak sadar mereka telah menjerumuskan diri dalam kaedah anthromorphisme, sudah banyak terjadi pemikiran-pemikiran macam ini menggiring manusia kepada materialisme Kekuasaan bahkan Dzat Allah Swt!

    Mengingatkan kita pada Ksatria Knight of Templar yang beraqidah Qabbala, Aliran Judeo-Kristian yang sekarang dianut oleh penggerak NEOCON.

    Dalam hal ini Wahabi dan Zawahiri yang bergentayangan di bumi ini bukan tidak mungkin akan menjadi bagian dari NEOCON yang beraqidah Qabbala ini. Melihat struktur gerakannya persis seperti Knight of Templar yang ingin “memurnikan” agama Kristen pada saat itu, namun kenyataannya ajaran-ajaran tersebut menimbulkan paradox baik bagi dirinya sendiri telebih bagi masyarakat luas!

    Ana ambil contoh astrologi Ibnu Taimiyah yang secara tegas menyebutkan bahwa Bumi adalah pusat alam semesta dan diikuti oleh Zawahiri wal Wahabi. Kita melihat bahwa planit Zuhal/Mars secara periodik terlihat seakan-akan berbalik arah orbitnya, kalau kita memakai kacamata astrologi Ibnu Taimiyah bagaimana menjelaskan orbit Planit Zuhal/Mars?
    Apakah orbitnya merupakan orbit MUDZABDZAB alias gojag-gajeg? Tentunya kalau masih berakal sehat ya tidak mengikuti kaedah astrologi tersebut.

    Dalam Fathul Majid, syarah kitab Tauhid Wahabi, Majmu Fatawane Ibnu Taimiyah, Syarah Hadits Nuzul Imran bin Husain ala Ibnu Taimiyah, kemudian Translation of the Qur’an oleh Yusuf Ali dan dikatakan sebagai versi revisi (dari Yusuf Ali) dan dicetak oleh King Fahd Holy Qur’an Printing Complex di al-Madinah, yang nyata-nyata menyebutkan ARRABBU JALASA ‘alal Kursy. MUSTAHIL BAGI ALLAH DUDUK! ini jelas-jelas aqidah Qabbala Judeo-Kristen!

    Bermadzhab Hambali??? Bah… itu cuman taqiyah doank. Imam Ahmad bin Hanbal tidak pernah berkata seperti yang tercakup di atas!

  22. #

    hadits nabi yang artinya : “Setiap sesuatu yang baru (diada-adakan) maka ia adalah bid’ah,
    Pertama tama saya mohon maaf sebelumnya apabila saduran saya ini membuat teman-teman sakit hati, karena sawa orang awam yang mencari kebenaran yang sejati, terus terang saya bermazhab kepada imam 4, ahlusunah tapi logika berfikir saya tidak memihak kepada semua golongan seperti yang pernah saya sampaikan sebelumnya, baik itu golongan salafy/wahabi, syiah, dan ahlussunah waljemaah. yang terpenting bagi saya adalah kebenaran.
    pada sesi ini saya ingin bertanya kepada pencita blog ini baik dari salafy/wahabi, ahlus sunah dan syiah kalau ada.
    dimana pertanyaan yang sangat penting mungkin teramat penting bagi saya sebagai seorang awam.
    pertanyaan seperti artikel yang saya dapat disatu blog yang ditulis oleh Syekh Mu’tashim Sayyid Ahmad dengan judul : “KEBENARAN YANG HILANG” dimana kutipan artikel sbb : “Kamu harus berpegang teguh kepada sunahku dan sunah para Khulafa` Rasyidin sepeniggalku, dan peganglah erat-erat serta gigitlah dengan gigi gerahammu.” hadits ini pegangan utama bagi manhaj Salafy/Wahabi betulkan ?
    hadits ini dikatakan dhaif oleh syekh tadi dengan dalil sbb :
    Hadis di atas terdapat di dalam Sunan Abu Dawud, Sunan Turmudzi dan Sunan ibnu Majah.
    Riwayat Turmudzi
    Turmudzi telah meriwayatkan hadis ini dari Bughyah bin Walid. Dan, inilah pandangan para ulama ilmu al-Jarh wa at-Ta’dil tentang Bughyah bin Walid: Ibnu Jauzi berkata tentangnya di dalam sebuah perkataan, “Sungguh kami ingat bahwa Bughyah telah meriwayatkan dari orang-orang yang majhul dan orang-orang lemah. Mungkin saja dia tidak menyebutkan mereka dan tidak menyebutkan orang-orang yang meriwayatkan baginya.” [1]
    Ibnu Hiban berkata, “Tidak bisa berhujjah dengan Bughyah.” [2] Ibnu Hiban juga berkata, “Bughyah seorang penipu. Dia meriwayatkan dari orang-orang yang lemah, dan para sahabatnya tidak meluruskan perkataannya dan membuang orang-orang yang lemah dari mereka.” [3]
    Abu Ishaq al-Jaujazani berkata, “Semoga Allah merahmati Bughyah, dia tidak peduli jika dia menemukan khurafat pada orang tempat dia mengambil hadis.” [4]
    Dan ucapan-ucapan lainnya dari para huffadz dan ulama ilmu al-Jarh wa at-Ta’dil. Dan apa yang telah kita sebutkan itu sudah cukup.
    Sanad Hadis Pada Abu Dawud
    Walid bin Muslim meriwayatkan hadis dari Tsaur an-Nashibi. Sebagaimana kata Ibnu Hajar al-‘Asqolani, “Kakeknya telah terbunuh pada hari Muawiyah terserang penyakit sampar. Adapun Tsaur, jika nama Ali disebut dihadapannya dia mengatakan, “Saya tidak menyukai laki-laki yang telah membunuh kakek saya.”[5]
    Adapun berkenaan dengan Walid, adz-Dzahabi berkata, “Abu Mushir mengatakan Abu Walid seorang penipu, dan mungkin dia telah menyembunyikan cacat para pendusta.” [6]
    Abdullah bin Ahmad bin Hambal berkata “Ayah saya ditanya tentangnya (tentang Walid), dia menjawab, ‘Dia seorang yang suka mengangkat-angkat.” [7]
    Dan begitu juga perkataan-perkataan yang lainnya. Itu sudah cukup untuk mendhaifkan riwayatnya.
    Sanad Hadis Pada Ibnu Majah.
    Diriwayatkan melalui tiga jalan:
    – Pada jalan hadis pertama terdapat Abdullah bin ‘Ala. Adz-Dzahabi berkata tentangnya, “Ibnu Hazm berkata, ‘Yahya dan yang lainnya telah mendaifkannya.'[8] Dia telah meriwayatkan hadis dari Yahya, dan Yahya adalah seorang yang majhul dalam pandangan Ibnu Qaththan.” [9]
    – Adapun pada jalan yang kedua terdapat Ismail bin Basyir bin Manshur. Dia itu seorang pengikut aliran Qadariyyah di dalam kitab Tahdzib at-Tahdzib. [10]
    Adapun pada jalan ketiga disisi ibnu majah adalah sebagai berikut: Hadis diriwayatkan dari Tsaur —seorang nashibi— Abdul Malik bin Shabbah. Di dalam kitab Mizan al-I’tidal disebutkan, “Dia dituduh mencuri hadis.” [11]
    Di samping itu, hadis tersebut sebagai hadis ahad. Seluruh riwayatnya kembali kepada seorang sahabat, Urbadh bin Sariyah. Hadis ahad tidak bisa digunakan sebagai hujjah, disamping Urbadh termasuk pengikut dan agen Muawiyah.
    Hadis Lain
    Bunyi nasnya: “Aku tinggalkan dua perkara padamu yang jika kamu berpegang teguh kepada keduanya niscaya kamu tidak akan tersesat, yaitu Kitab Allah dan sunah Nabi-Nya.”
    Hadis ini lebih lemah lagi untuk bisa didiskusikan. Adapun hal-hal yang dapat kita katakan mengenai hadis ini, di samping hal-hal yang telah disebutkan pada hadis sebelumnya ialah,

    1. Hadis ini tidak diriwayatkan oleh para penulis kitab sahih yang enam dikalangan Ahlus Sunnah, dan ini sudah cukup untuk mendhaifkannya. Bagaimana bisa mereka berpegang kepada sebuah hadis yang sama sekali tidak ada di dalam kitab-kitab sahih dan musnad mereka. Seseorang yang memperhatikan bagaimana hadis ini diperlakukan dikalangan Ahlus Sunnah, sepertinya dia akan merasa yakin bahwa hadis ini telah diriwayatkan oleh kitab-kitab sahih, terutama sahih Bukhari dan sahih Muslim; padahal kenyataannya hadis ini sama sekali tidak terdapat di dalam kitab-kitab sahih dan musnad.

    2. Sesungguhnya sumber-sumber pertama yang menyebutkan hadis ini ialah kitab al-Muwaththa Imam Malik, Sirah Ibnu Hisyam dan ash-Shawa’iq Ibnu Hajar, dan saya tidak menemukan kitab lain yang meriwayatkan hadis ini. Kitab-kitab ini telah menukil kedua hadis ini secara bersama-sama, kecuali kitab al-Muwaththa.

    3. Riwayat hadis ini mursal di dalam kitab ash-Shawa’iq, dan terpotong sanadnya di dalam Sirah Ibnu Hisyam.[25] Ibnu Hisyam mengaku bahwa dia mengambil hadis ini dari Sirah Ibnu Ishaq, dan saya telah mencarinya di dalam Sirah Ibnu Ishaq namun saya tidak menemukannya di dalam semua cetakannya. Lantas, dari mana sebenarnya Ibnu Hisyam mengambil hadis ini….?!

    4. Adapun riwayat Malik terhadap hadis ini adalah khabar marfu’ yang tidak ada sanadnya. Perawi al-Muwaththa berkata, “Telah berkata Malik kepada saya bahwa telah sampai berita kepadanya sesungguhnya Rasulullah saw telah bersabda … (al-hadis).” [26]
    Sebagaimana Anda lihat, hadis ini tidak bersanad, maka oleh karena itu tidak boleh bersandar kepadanya. Mengapa hanya Malik yang meriwayatkan hadis ini sementara gurunya Abu Hanifah atau muridnya Syafi’i dan Ahmad bin Hanbal tidak meriwayatkannya. Jika hadis ini sahih maka kenapa para Imam mazhab dan para Imam hadis berpaling darinya.

    5. Al-Hakim mengeluarkan hadis ini di dalam mustadrak-nya[27] dengan dua jalur. Pada jalur pertama terdapat Zaid ad-Dailasi, dari Doimah, dari Ibnu Abbas. Kita tidak mungkin dapat menerima hadis ini karena pada sanadnya terdapat Ikrimah si pendusta.[28] Dia termasuk seorang musuh Ahlul Bait as, dan termasuk orang yang memerangi dan mengkafirkan Ali as. Adapun pada jalur yang kedua terdapat Shalih bin Musa ath-Thalhi,
    dari Abdul Aziz bin Rafi’, dari Ibnu Shalih, dari Abu Hurairah. Hadis ini pun tidak mungkin dapat diterima, karena menurut riwayat Abu Sa’id al-Khudri hadis ini dikatakan oleh Rasulullah saw pada saat beliau terbaring hendak wafat, sementara pada waktu itu Abu Hurairah sedang berada di Bahrain karena diutus bersama ‘Ala al-Hadhrami satu tahun setengah sebelum Rasulullah saw wafat. Lantas kapan Abu Hurairah mendengar Rasulullah saw yang sedang terbaring hendak wafat mengatakan hadis ini?!

    6. Sunan al-Kubra Baihaqi menukil hadis ini pada juz 10, halaman 4, terbitan Dar al-Ma’rifah Bcirut – Lebanon. Dia menukil hadis “Aku tinggalkan padamu Kitab Allah dan ‘ltrah Ahlul Baitku”, dan kemudian menukil dua hadis mustadrak dengan nas.

    7. Kitab al-Faqih al-Mutafaqqih, karya Khatib al-Baghdadi, jilid 1, halaman 94, mensahihkan hadis ini; dan kemudian Syeikh al- Anshari, anggota lembaga fatwa Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah Beirut – Lebanon memberikan komentar tentangnya. Dia menukli dua hadis: Yang pertama hadis mustadrak (dari Abi Shalih, dari Abu Hurairah). Adapun hadis baru yang dia nukilkan ialah, Saif bin Umar telah meriwayatkan kepadaku, dari Ibnu Ishaq al-Asadi, dari Shabah bin Muhammad, dari Abu Hazm, dari Abi Sa’id al-Khudri …. al-hadis. Sanad ini tidak mungkin dapat diterima berdasarkan kesaksian para ulama ilmu al-Jarh wa at-Ta’dil, dikarenakan adanya Saif bin Umar, yang telah disepakati kedustaan dan kebohongannya. Saya akan ketengahkan kepada Anda pandangan para ulama tentang dia.

    8. Kitab al-Ilma’ ila Ma’rifah Ushul ar-Riwayah wu Taqyid as-Sima’, karya Qadhi ‘lyadh yang hidup pada tahun 479 – 544 Hijrah, hasil tahkik Sayyid Ahmad Shaqir, cetakan pertama, penerbit Dar ar- Ra’s an-Nashirah —Maktabah al-‘Atiqah— Tunis, halaman 9, menukil nas hadis ini dari kitab al-Faqih al-Mutafaqqih, yang pada sanadnya terdapat Saif bin Umar.

    Selain dari yang kami telah sebutkan di atas tidak ada satu buku pun lainnya yang menukil hadis “Kitab Allah dan sunahku”. Dengan demikian, hadis ini tidak ditetapkan kecuali oleh tiga jalur, yaitu dari Ibnu Abbas, Abu Sa’id al-Khudri dan Abu Hurairah. Ketiga jalur ini, bersama dengan kedhaifannya, baru muncul pada pertengahan abad kelima hijrah, yaitu setelah masa Hakim. Dan tidak satu pun kitab yang lebih tua dari itu yang menyebutkan ketiga jalan ini. Ini yang pertama.
    Yang kedua, ketiga sahabat tersebut, yaitu Abu Hurairah, Ibnu Abbas dan Abu Sa’id al-Khudri telah meriwayatkan hadis “Kitab Allah dan ‘ltrah Ahlul Baitku” pada abad kedua hijrah, sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Muslim. Mana di antara keduanya yang akan kita terima.[29]

    petanyaan saya : APAKAH 2 HADITS TERSEBUT DIATAS MEMANG SHOIF DAN LEMAH, ? KALAULAH LEMAH DAN DHOIF MAKA SELAMA INI KITA TERTIPU. KITA SANGATLAH BERDOSA KEPADA NABI ATAS MELAPAZKAN HADITS SEDANG NABI TIDAK MENGUCAPKANNYA
    berarti selama ini apa yang saya lakukan terhadap perbuatan yang dikatakan syirik, bid’ah tidaklah benar karena kita bukan berpegang kepada hadits sepenuhnya tapi yang pokok adalah Alqu’an
    untuk mas Abu ; apa sebab saya menanyakan seperti pertanyaan dibawah ini, karena untukl memadukan antara 2 hadits ini dengan pertanyaan saya terhadap mas abu supaya jelas
    yang saya tanyakan :
    1. Kapan dan dimana nabi mengucapkan hal demikian
    2. Apa sejarahnya sehingga Rasullullah mengucapkan hal demikian.
    3. siapa yang meriwayatkan atau mendengarkan Sabda Nabi tersebut sehingga sampai ke kita sekarang.
    dengan melihat sejarah ini kita bisa tahu apa maksud nabi bersabda demikian.
    terima kasih.
    #
    _____________
    -Abu Salafy-

    Mas Din berkaitan dengan pertanyaan untuk kami, jawabnya sepertinya sudah jelas dari uraian hadis itu sendiri dan dari pemaparan jalur-jalurnya.
    Nabi menyampaikan sabda itu (jika benar) di masjid Madinah di hadapan para sahabat di masa-masa akhir hidup beliau dam kemudian yang meriwayatkannya hanya seorang sahabat saja.

  23. maaf hadits yang saya tanyakan bukan terdapat pada poko tulisan saya namun pada 2 hadits seperti yang diuraikan tadi.
    hadits nabi yang artinya : “Setiap sesuatu yang baru (diada-adakan) maka ia adalah bid’ah, ini saya tanya mengenai :
    1. Kapan dan dimana nabi mengucapkan hal demikian
    2. Apa sejarahnya sehingga Rasullullah mengucapkan hal demikian.
    3. siapa yang meriwayatkan atau mendengarkan Sabda Nabi tersebut sehingga sampai ke kita sekarang.
    dengan melihat sejarah ini kita bisa tahu apa maksud nabi bersabda demikian.
    terima kasih.
    terima kasih wassalam

    Abu Salafy:

    Maaf untuk yang ini kami belum memiliki data lengkapnya.

  24. to m’arsad:
    sy muslim yg brmadzhab negara,beraqidah sosial,dan bermanhaj lokal.jd,anda salah alamat kalo mengatakn sy wahabi.sy msk k blog ini dlm rangka mencari konsep islam yg bisa dirasakan o masy dsk kita,khususnya.dan sbg andil perdamaian d kancah global,bila mungkin.

  25. abu salafy ngomong:
    Singkatnya, apa benar hadis palsu? Jika ya, apa salah kesimpulan saya? Dan mengapa ia berdalil dengan hadis maudhu’?
    Saya katakan bahwa kesimpulan kamu tentang hadis itu sebagai hadist maudhu tidak tepat karena hadist itu diriwayatkan dari banyak jalan dan juga dishahihkan oleh imam hadist (tirmidzi dan hakim) serta banyak sekali keterangan tentang hadist tsb yang dibawkan oleh ulama tabi’in. Jika para tabi’in dan imam hadist menshahihkan kenapa anda sewot ketika ana suruh membongkar kejahilan mereka? atau sebenarnya mereka yang benar dan kamu yang jahil!!! (buktinya kamu ngalor ngidul mau berkilah agar tidak menjawab).
    Wan biar semua pembaca dapat menyaksikan, tolong kamu cantumkan penshahihan Turmudzi dan Hakim, nanti baru giliran saya membongkar kesalahan itu!

    dan buat Nowaywahaby pertanyaan saya sama kamu sama dengan yang saya lemparkan ke abusalafy (karena NWW = AS): APA SAYA HARUS MERUJUKNYA DIDEPAN MATAMU????
    Masalah kesangsian anda tentang bahasa arab ya terserah anda karena itu hak anda kan dan kenapa banyak keturunan arab tidak berbahasa arab ya saya gak ngerti tanyakan aja pada mereka dan untuk menulis ke admin dalam bahasa arab saya kira buat apa karena saya juga sangsi dengan kemampuan si admin dalam berbahasa sebagaimana saya sangsi bhwa AS adalah Ahlussunnah.

    _____________
    -Abu Salafy-

    Wan benthaleb, mengapa mesti marah-marah di sini. Apa Anda tidak yakin dengan komentar Ibnu Hazm (yang biasanya digandrungi kaum Wahhabi) yang mengatakan bahwa hadis itu maudhu’? Biar kamu ndak repot saya ulang kembali kata-kata Ibnu Hazm kamu itu:
    Kemusyrikan yang mereka nisbatkan kepada Adam bahwa beliau menamai anaknya dengan nama Abdul Hârits adalah kisah khurafat, maudhûah/palsu dan makdzûbah/kebohongan, produk orang yang tidak beragama dan tidak punya rasa malu. Sanadnya sama sekali tidak shahih. Ayat itu turun untuk kaum Musryikin.

    Apa kali ini, kamu enggan menerima putusan dan hasil penelitian Ibn Hazm kamu sendiri?! Mengapa?
    Wan benthaleb, alasan kamu yang mengatakan bahwa hadis itu adalah: hadist maudhu tidak tepat karena hadist itu diriwayatkan dari banyak jalan , anda terlihat lugu tapi memalukan, sebab tidak semua hadis yang diriwayatkan dari banyak jalur itu bukti ia hadis shahih!

  26. @ NW Wahaby

    Kalau bicara dalam koridor islam jangan bawa2 syiah ya jelas gak ketemu karena kita sudah beda ad garis dimarkasi yang membedakan antara KUFUR dan IMAN antara Syiah dan Sunni
    FAHAMMMM???????

  27. Buat Abu salafy (NW Wahaby) mana postingan saya????? ngga dijawab malah ngga ditampilin….. katanya gak kaya situs salafy ??? atau ngaku aja anda salah dalam artikel anda kemudian anda bertaubat dn berjnji tidak akan mengulanginya lagi….

    Abu Salafy:

    Mana yang kamu maksudkan wan? Semua kami tampilkan, jangan khawatir.

  28. Salam to semua…
    Benthaleb merasa bhwa dirinya sunni.Ia jg menganggap bhwa kufur dan iman sama halnya antra syi’ah dan sunni. Pdhal dlm Q.S At-taubah dnyatakan “fain taabuu wa aqamush shalata wa atawuz zakata fa ikhwanukum fiddin”. Persoalan taobat slama tdk menyangkut hak adamy adlh urusan hamba dg Tuhannya.
    Jelas yg suka mengkafir kafirkan saudaranya ssma mu’min adalh antek2 khawarij yg sdh menjelma jd WAHABY yg tanpa malu2 mengaku2 sunni.

  29. HADITS : “KAMU HARUS BERPEGANG TEGUH KEPADA SUNAHKU DAN SUNAH KHULAFA RASYIDIN SEPENINGGALANKU, DAN PEGANGLAH ERAT-ERAT SERTA GIGITLAH DENGAN GIRI GERAHAMMU “hadits ini pegangan utama bagi manhaj Salafy/Wahabi betulkan ?
    dan hadits :“AKU TINGGALKAN DUA PERKARA PADAMU YANG JIKA KAMU BERPEGANG TEGUH KEPADA KEDUANYA NISCAYA KAMU TIDAK AKAN TERSESAT YAITU KITAB ALLAH DAN SUNAH NABI NYA.
    ternyata benar hadits tersebut DHOIF, dengan demikian kenapa saling mengkafirkan, dan membi’ahkan kaum muslimin yang tidak sependapat dengan kita, dan saling menghujat. bukankah maknah hadits tersebut diatas sudah jelas MENYURUH KITA tidak berpegang teguh kepada sunah BELIAU, dan SEHARUSNYA BERPEGANG TEGUH KEPADA KITAB ALLAH AL’QUR’AN INI YANG BENAR, nah selagi HADITS TIDAK BERTENTANGAN DENGAN AL’QUR’AN KENAPAH KITA PERMASALAHKAH SEPERTI TABARUK, WIRIDAN, ZIKIR DLL,
    YANG PATUT KITA PERMASALAHKAN BAGAIMANA KITA MENCEGAH ORANG YANG MENGADU DOMBA ISLAM, CONTOH : SUNNI DAN SYIAH,
    APAKAH KITA SUDAH BENAR MENURUT PENDAPAT KITA , APAKAH ORANG LAIN DIANGGAP SALAH, KARENA TIDAK SEPAHAM DENGAN KITA ?
    SAYA BERTERIMA KASIH KEPADA MAS ABU YANG MEMBUKA BLOG INI SEBAB : DENGAN ADA BLOG INI MEMBUKA WAWASAN KITA BELAJAR TERHADAP YANG BENAR DAN YANG SALAH SEHINGGA KITA AKAN DISIBUKAN MENCARI DALIL, HADITS , DENGAN DEMIKIAN SECARA TIDAK SADAR KITA UDAH BELAJAR TERHADAP HADITS TERUTAMA DIRI SAYA PRIBADI.
    TADINYA SAYA PERCAYA KEPADA ULAMA-ULAMA, ATAPU KIYAI-KYYAI NAMUN SEKARANG TUNGGU DULU ” APAKAH PERKATAAN PADA ULAMA/KYIYAI TERSEBUT UDAH BENAR MENURUT AL’QUR’AN DAN HADITS YANG SHOHIH.
    DULU SAYA PERCAYA PENUH TERHADAP HADITS YANG SAYA BACA, TETAPI SEKARANG TUNGGU DULU APAKAH HADITS ITU DHOIF,LEMAH,
    KEBENARAN YANG MUTLAK ITU HANYA ADA PADA ALLAH DAN NABI YANG MAK’SUM,
    KESIMPULANNYA ; JANGANLAH SUKAH MENGKAFIRKAN , MENSYIRIKAN, MEMBI’AHKAN ORANG LAIN YANG TIDAK SEJALAN DENGAN KITA ; BERKACA DULU KITA APAKAH KITA BENAR APAKAH ORANG LAIN SALAH
    KAFIRNYA , SYRIKNYA SESEORANG INI JANGAN DIPANDANG DENGAN ZAHIRNYA SAJA, TAPI DILIHAT DARI HATINYA. SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK MELIHAT RUPAH KAMU TAPI MELIHAT HATI KAMU, INI ARTINYA TIDAK SEORANG LAINPUN TAHU KITA SYIRIK ATAU TIDAK, YANG TAHU HANYA ALLAH DAN HAMBA YANG MELAKSANAKAN PERBUATAN ITU SAJA,
    ARTIKEL INI DITUJUKAN KEPADA ORANG YANG BERPANDANGAN SEMPIT YANG MUDAH MEMFONIS ORANG BID’AH, SESAT, SYIRIK, YANG TIDAK SESUAI DENGAN SUNAH DLL, PADAHAL NABI SENDIRI TIDAK MENGATAKAN DEMIKIAN SEPERTI HADITS TERSEBUT DIATAS YANG DIANGGAP DHOIF.
    TERIMA KASIH
    WASALAM’MUALAIKUM WR.WB

    • @din. Anda ini beragama Islam apa bukan sih. Kalau iya,bagaimana anda bisa Shalat,puasa,zakat atau ber-haji,kalau tidak ada tuntunan atau sunnah dari Rasululah SAW? Apa bisa se-mata2 dgn membaca Al-Qur’an yg anda sendiri mungkin gak tau makna dan tafsirnya? Nabi mengatakan:”shalatlah kamu sebagaimana kamu lihat aku(nabi) shalat”. Kata2 beliau itulah yg disebut “Sunnah”,bisa berupa perkata an, bisa juga perbuatan. Saya ragu anda ini Islam benaran atau cu ma Islam KTP doang,hanya ikut2an aja. Anda setingkat dibawah si Abu Salafy lah soal ilmunya,sama2 senang BID’AH.

  30. Wahai umaat Islam zaman ini
    sadarlah…..
    hal-hal kayak gini sudah basi
    sudah dibahas ulama ribuan tahun silam
    Islam dateng bukan kemaren sore
    tapi 1400 th lampau
    sekarang tu pikirkan bagaimana amalan
    karena njaga sholat jamaah aja susah
    mo berdebat yg macem2
    duh nasibmu Islam

  31. agus Nu panjenengan kok pinter ya bikin kesimpulan, kok sama aja dg abu salafy main akal2an aja tapi ketika orang juga main akal2an dia bilang tidak ilmiah lah, tidak tahu bahasa arablah, dll yang intinya berkilah degan kilah yang bathil

  32. @dede_wahyudinIM
    siapa nyang nyebut ente wahabi? ente mao wahabi kek mao ikhwani prowahabi kek, mao zahiri kek, urusan ente, ndak usah kebakaran jenggot

    berakidah sosial? Ini bid’ah macam apa lagi mas?

    apakah anda juga ingin bilang apa yang anda pelajari dari seberang sana murni Tauhid?

    oh ya kalau ente masih berakidah Tuhan DUDUK, saya punya pertanyaan kapan Tuhan berdiri, Tuhan jegang, Tuhan berbaring, dan segenap aktivitas anthromorphisme lainnya?

    Dalam kitab Ibnu Taimiyah Majmu Fatawa Buku 4:374 (mufassal i’tiqad) :
    إن محمدًا رسول الله يجلسه ربه على العرش معه
    artinya:
    “Sesungguhnya Muhammad Rasulullah, Tuhan mendudukkannya diatas arsy bersamaNya”.
    Orang kristen bilang
    “Kristus diangkat ke surga dan duduk bersanding Tuhan Bapa”

    ini lagi aqidah israilliyat???

  33. @benthaleb

    Dari nafsunya anda tidak menangkap maksud saya, soal syiah kafir atau bukan itu bukan poin postingan saya….

    Poin saya adalah BAHWA WAHABI MENGHALALKAN SEGALA CARA SEPERTI MEMALSU BUKU-BUKU LAWANNYA, baik buku-buku ahlussunnah maupun syiah, seperti yang saya sebutkan buktinya.
    bahkan buku-buku referensi ahlussunnahpun dipalsu (sorri ya ahlussunnah beda dengan wahabi)

    apakah menghalalkan segala cara seperti memalsu buku-buku seperti itu adab orang Islam?

    itu bukti bahwa akidah sekte wahabi tidak mempunyai dalil dan hujjah yang kuat karena harus ditopang
    dengan kepalsuan dan penipuan.

    Hanya pengikut wahabi awam yang tidak tahu soal ini.
    Ketahuilah kepalsuan dan penipuan tidak dapat ditutup-tutupi!

    Alhamdulillah wahabi tidak identik dengan Islam dan Islam tidak perlu PEMALSUAN dan PENIPUAN SEPERTI WAHABI

    Sedangkan soal kafir-mengkafirkan itu sih memang hobi wahabi, jangankan syiah ahlussunnah-pun dikafirkan sama neo khowarij alias wahabi seperti ente .

    DIBAWAH INI SEKELUMIT BUKTI-BUKTI PENGKAFIRAN/PENSESATAN WAHABI YANG SAYA AMBIL DARI SITUS WAHABI:

    1. pensesatan neo khawarij/wahabi atas ahlussunnah

    Fatwa Ulama Wahabi Syaikh Ibn Utsaimin (Saya harap anda tidak seperti kebanyakan keturunan arab yang sdh lupa bahasa leluhurnya)

    سئل فضيلة الشيخ : عما يتعلمه طلبة المدارس في بعض البلاد الإسلامية من أن مذهب أهل السنة هو ” الإيمان بأسماء الله تعالى، وصفاته، من غير تحريف، ولا تعطيل، ولا تكييف، ولا تمثيل”. وهل تقسيم أهل السنة إلى قسمين: مدرسة ابن تيمية وتلاميذه، ومدرسة الأشاعرة والماتريدية تقسيم صحيح؟ وما موقف المسلم من العلماء المؤولين؟
    ini jawaban syekh wahabi alkhoriji:
    …………
    إذاً فلابد أن يختص وصف أهل السنة بأحدهما دون الآخر، فلنحكم بينهما بالعدل، ولنعرضهما على ميزان القسط وهو كتاب الله تعالى وسنة رسوله صلى الله عليه وسلم وكلام الصحابة، والتابعين لهم بإحسان من سلف الأمة وأئمتها. وليس في هذا الميزان ما يدل بأي وجه من وجوه الدلالة، المطابقة، أو التضمن، أو الالتزام صريحاً أو إشارة على ما ذهب إليه أهل المدرسة الثانية، بل في هذا الميزان ما يدل دلالة صريحة، أو ظاهرة، أو إشارية على ما ذهب إليه أهل المدرسة الأولى، وعلى هذا فيتعين أن يكون وصف أهل السنة خاصاً بهم لا يشاركهم فيه أهل المدرسة الثانية، لأن الحكم بمشاركتهم إياهم جور، وجمع بين الضدين، والجور ممتنع شرعاً، والجمع بين الضدين ممتنع عقلاً
    FATWA LENGKAPNYA ENTE BUKA TAUTAN INI:

    http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=28289&highlight=%C7%E1%C3%D4%C7%DA%D1%C9

    ATAU INI:

    http://www.sahab.com/go/fatwa.php?id=92

    2. MAU TAU PENSESATAN/PENGKAFIRAN WAHABI LAINNYA?

    nggak cukup, syiah dan ahlussunnah kali ini sesama wahabi/salafy-pun disesatkan termasuk saudara ente, entah saudara sekandung atau saudara semarga “JAKFAR UMAR THALIB” dimata wahabi dia sesat lho!

    Baca fatwa pensesatan JAKFAR UMAR THALIB di salafy online:

    http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=detil&id_artikel=664

    3. Mau tau Daftar Panjang ustad-ustad wahabi/salafy keturunan arab (AL IRSYAD) yang disesatkan wahabi
    mungkin diantaranya keluarga/teman anda, baca disini:

    https://abusalafy.wordpress.com/2007/07/18/lagi-salafy-menohok-salafy-apakah-nama-anda-ada-disini-dan-termasuk-kategori-%e2%80%9cmenyimpang%e2%80%9d-%e2%80%9csesat%e2%80%9d-atau-%e2%80%9cahli-bid%e2%80%98ah%e2%80%9d/

    4. Ente tau kan Syekh wahabi dari Saudi Aidh al Qarni? Diapun sesat dimata wahabi

    baca fatwa pensesatannya oleh Syekh wahabi Syaikh Fauzi Al-Atsary :
    http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=detil&id_artikel=508

    5. SOAL TUDUHAN SYI’AH ITU SALAH SATU HOBI WAHABI KALO KEPEPET,
    MAU TAU? AL-IRSYAD YANG WAHABI/SALAFY-PUN DITUDUH SYI’AH
    BACA DISINI:

    Syubhat Irsyadiyyun dan Turatsiyyun
    http://abdurrahman.wordpress.com/2007/02/12/syubhat-irsyadiyyun-dan-turatsiyyun/

    6. Fatwa pensesatan Ulama besar salafy Yusuf al-Qardhawi, baca disini:

    http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=detil&id_artikel=648

    DAN MASIH BANYAK LAGI DAFTAR PANJANG PENSESATAN DAN PENGKAFIRAN WAHABI, BUKA SATU SITUS WAHABI SAJA SALAFY ONLINE
    ANDA AKAN DAPATI PENUH DAFTAR PENGKAFIRAN DAN PENSESATAN SESAMA MUSLIM

    Jadi kalo ente yang wahabi anak bawang ikut-ikutkan mengkafirkan dan mensesatkan sesama muslim itu sih bukan hal aneh bin ajaib.

    walhasil yang dianggap Islam dimata gerombolan pengikut sekte Ibnu abdil wahab adalah
    wahabi saja…!

  34. sudahlah ya akhi benthaleb ente gak perlu susah payah meladeni org NGOTOT dan HOBI MENYEMBUNYIKAN TEKS2 YG BENAR krn takut GAK LAKU BUALANYA di tempat umum.berpalinglah kamu ya benthaleb dari “ORANG2 BERPALING” seperti abu harat yg ngaku2 salafy.

  35. percuma ngomong sama org2 yg belajar Islam tapi dgn tujuan untuk merusak ISLAM itu sendiri..

  36. Anda blg aku kbakaran jnggot?aku gak berjenggot mas?he6x.kok nada sampean ga jauh beda ma org2 wahaby?wah,jgn2 anda pembenci wahaby hy karena miskin dalil,yah?biasa za X Mas…?islam murni,sy dah gak yqin mas?jd,kalo sampean ngaku murni islam,sy tmbh gak yqin nya! Masa,org islam msh meminggirkan yg lain sesamanya..

  37. @abu yahya

    bukankah yang terbukti suka harat itu wahabi?, yang hobi memalsu buku-buku? lebih baik anda berpaling dari blog ini, karena lama-kelamaan keharatan ente tambah terbongkar lebih banyak lagi !

  38. @Dede Wahyudin, IM Yth.

    Menarik dengan bahasan “gak yakin dengan Islam murni”.

    Coba kaji:
    – QS. Al-Maidah:3
    – QS. Al-Ahzab: 36

    “Senantiasa ada segolongan dari umatku yang memperjuangkan kebenaran, tidak membahayakan mereka orang yang menghinakan mereka sehingga datang keputusan Allah.” (HR. Muslim)

    saya sempat tidak yakin ada Islam yang masih murni. Tapi kemudian tertegun. Ini Qur’an dan Sunnah yang bicara.

    tugas kita adalah berbuat yang terbaik (QS. Al-Mulk: 2). smoga Allah SWT senantiasa menjaga hati, raga dan pikiran kita dari kesesatan-kesesatan hawa nafsu dan setan-setan laknatullah ‘alaih.

    salamhangat dan hormat saya.

    ___________
    Abu Salafy:

    Benar mas, Islam yang murni adalah yang diwakili oleh al Qur’an dan Sunnah… tapi jangan lupa Al-Qur’an perlu ditafsirkan dengan benar dan baik…. Sunnah perlu diteliti keshahihannya kemudian diteliti pula matan dan kanduingannya….
    banyak lho hadis palsu sekarang beredar diatas namakan Sunnah Nabi saw. Dan saya sudah contohkan bagaimana Ibnu Abdil Wahhab menegakkan ajakannya di atas dasar hadis palsu tersebut!

  39. komentar saya bukan berarti menyatakan satu dari dua “salafy” ini.

    Allah yang Maha Mengetahui, sedang kita tidak mengetahui (QS. Al-Baqarah: 216)

  40. setuju buat abu salafy, bongkar terus eksesatan salafy bin wahaby bin mujassimah.
    aku bosan ma mereka, pemecah belah umat n pembuat kerusakan

  41. Abu Salafy wrote:
    “Kemusyrikan yang mereka nisbatkan – sampai dengan – Ayat itu turun untuk kaum Musryikin. (Baca Fathu al Majîd Syarah kitab at Tauhid:442)”
    Saya ingin bertanya, siapakah yang menulis kitab Fathu Majid Syarah kitab at Tauhid tersebut?
    Apakah sama dengan kitab syarah Fathu al Majîd oleh Syeikh Abdur Rahman Âlu Syeikh, yang berada pada kalimat sebelumnya (3 alinea di atasnya)?
    Atau dia adalah penulis yang lain?
    Jika ia adalah orang yang sama, maka yang saya ketahui Syeikh Abdur Rahman Âlu Syeikh adalah Syeikh Abdur Rahman bin Hasan bin Muhammad bin Abdul Wahab, cucu dari pendiri paham Wahabi itu sendiri yang tentunya juga berpaham yang sama.
    Lantas bagaimana sebenarnya ajaran Wahabi itu? Apakah benar bahwa mereka mudah mengkafirkan orang lain?
    Mohon penjelasannya!

    Abu Salafy:

    Benar. Dia pengarangnya, nama bukunya
    Fath al Majid Syarh Kitab at Tauhid.
    Kalau mau tau bahwa Wahhabi gemar dan gegebah mengafirkan kaum muslimin baca artikel2 kami di sini, khususnya:Seri Kitab Kasyfu asy Sybubuhât Doktrin Takfîr Wahhâbi Paling Ganas dan seri
    Ibnu Abdil Wahhâb: Selain Wahhâbiyah Kafir/Musyrik!

    Syukran.

  42. saya pernah sedikit membaca sejarah Abdullah bin Wahhab dalam kitab at-Tawassul bi al-Nabi, tapi maaf pengaranya lupa disitu aku temukan kesesatan pendiri sekte Wahhabi tersebut, yang diantaranya adalah dengan membakar kitab-kitab dala’ilul al-Khairat yang didalamnya banyak bacaan shalawat terhadap nabi, karna beliau menganggap kitab itu sebagai kitab munkarat. tapi aku masih meragukan kebenaran mungkin ustad punya pendukung pengetahuan saya ini

  43. assalamu alaikum ustad

    ingin tau silsilah sekte wahhabi mulai dari masanya Ibnu Taimiyah sampai ke Abdullah bin Wahhab

    kenapa ustad hanya membicarakan kesesatan Abdullah bin wahhab sekalian sama Ibnu Taimiyahnya, kan beliau Abdullah juga penerus Ibnu taimiyah

  44. ha ha bodoh semuanya
    debat,,, kemudian bicara tentang ilimiah,ilmu hadits,ilmu sanad,ilmu tafsir,,,itu wahabi yg paling jago men……tob..markotob,pokonye wahabi masuk sorga dah ,,nyang laen neraka,,,he he ,,,
    yg laen bid’ah neraka,,hebat kan wahabi,,,,
    ente selesai sholat salaman sama kiri kanan ente ,, itu bid’ah,, bid’ah sesat terus neraka dah.
    hebat kan whabi gara2 salaman masuk neraka,,,
    MAKNYOOOOO….sssssssssss
    soalnye kalo ga begitu banyak tat yg masuk sorga sempit dah sorga..gerah bo jadinye

    nanti di sorga ada KAVLING namanya WAHABY khusus buat pengikut wahabi….makanye cepet ikut wahaby ,,jangan sampe nyesel ..hi hi hi

  45. Abu salafy ini bodohnya ga ketulungan…
    Kalau seorang ulama meneyebutkan satu hadits sekaligus menyebutkan pula kepalsuannya, itu mah hal yang biasa2 aja kaleee.
    Justru dgn dinukilkan dan disebutkan pula kepalsuannya adalah untuk menunjukkan dan memperingatkan kepada umat akan hadits palsu tersebut.
    Tuh coba liat kitab khusus hadits2 palsu-nya ibnu Al-Jauzi atau asy-suyuthi,..
    Atau mo lu maki2 juga beliau berdua ??

    Elu itu sebenarnya yg bodooooooh dan sok tahu banget. hehehehe


    Abu Salafy:

    Saya ucapkan selamat atas kepintaran anda !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s