Wahabi: Membaca Lâ Ilaha Illallah 1000X dan Shalawat 10000 X = Syirik

Sumber: http://bankwahabi.wordpress.com/ 

Dan di antara bid’ah-bid’ah dalam halaqah-halaqah adalah seorang syeikh (pembimbing) menetapkan jumlah (bilangan) untuk dibaca oleh pengucap dzikir, seperti ia berkata, “Katakan (bacalah) kalimat Lâ Ilaha Illallah seribut kali… atau bacalah shalawat (Shallahu ‘Alaihi…) sepuluh ribu kali atau lebih. Semua ini tidak datang dalam syariat kita, ini adalah bid’ahnya kamu bodoh. Mereka telah keluar dari dzikir berdasarkan Syari’at kepada dzikir yang menyekutukan Allah –Ta’ala

51.gif

4.gif

Abu Salafy berkata:

Subhanallah, Maha Suci Allah SWT dari ucapan kaum pembatil… Alangkah gegabahnya para ulama Wahhabi itu… dan alangkah dangkal dan cupetnya cara berpikir mereka itu…. Para mursyid, murabbi, pembimbing dan guru spiritual yang membimbing kaum Muslimin dengan membiasakan mereka berdzikir dan memperbanyak shalawat atas Nabi Agung Muhammad saw. mereka tuduh telah memposisikan diri mereka sebagai sekutu Allah atau dituduh telah dipersekutukan dengan Allah SWT. karena mereka menganjurkan dzkir dengan bilangan tertentu…. Dengan alasan lugu penuh ketertipuan bahwa itu semua tidak datang dalam Syari’at kita (Islam)!!

Tidakkah mereka mengerti bahwa memperbanyak dzikir kepada Allah SWT itu sangat dianjurkan?! Dan apakah mereka, ketika menganjurkan agar membaca dzikir ini atau itu sebanyak seribu kali atau sepuluh ribu kali mengatakan bahwa ini adalah harus dan bagian dari agama yang sejajar dengan perkataan Rasul saw.?!

Memperbanyak shalawat atas Nabi Muhammad dan Âluhu (keluarganya) adalah termasuk ibadah yang sangat dianjurkan! …. Berbanyak dzikir dengan bermacam dzikir adalah ibadah yang sangat dianjurkan! Lalu coba tunjukkan wahabi wahabi anda yang menganggapnya dzikir itu telah menyekutukan Allah, di mana letak kemusyrikan itu? Anda Wahabi Salafy? Wahabi anda harus menjaga lisan anda dari mengafirkan, memusyrikkan kaum Muslimin yang rajin bershalawat sebagai dorongan keta’atannyan kepada Allah SWT dan sebagai bukti kecintaannya kepada Rasul-Nya!!

153 Tanggapan

  1. Judulnya salah mas, bukan =syirik tapi mungkin =bid’ah, pasti jauh bedanya kan? Jangan tipu pembaca dengan judul, mungkin nggak sengaja ya? Kalo nggak, rubah saja judulnya. Trus ngambil rujukan buat mbantah wahabi kok dari blog yang sama2 anti wahabi juga sih?

    Komentar saya pada bab Aisyah radhiyallah anha membantah wahabi terblok ya -atau apalah istilahnya-? atau disensor? Kok yang tanggal 3 sudah muncul? Perasaan saya nulis sebelum tanggal 3.

    _____________________
    Abu Salafy menjwab:

    Den bagus, coba kamu perhatikan dan pahami tulisan si Wahhabi/salafy itu dalam bukunya yang kami cantumkan…. renungkan dan perhatikan bagian akhir yang diberi “tanda kuning”, biar kamu tidak menuduh kami menipu pembaca…

    kalau kamu merasa terjemahan kami salah, tolong tuliskan terjemahan yang menurut kamu benar, kami pasti akan tampilkan nanti.

    semua komentar para pengunjung selalu kami tampilkan, bisa juga oleh wordpress terkategori spam, atau kalau ada yang kelewatan ya kamu tegur kami, mungkin kami khilaf, tanpa ada kesengajaan….. anda bisa tulis ulang kami jamin akan kami muat, berkali-kali kami katakan kami bukan tipe blog wahabi yang suka memblok komentar atau meng-edit komentar orang!

  2. Oh, iya… kalo niatnya cuma untuk mencapai jumlah yang ditargetkan sepertinya “sia-sia” namun kalo niat lillahi ta’ala gak apa2 toh?
    dan menghitung2 saya rasa juga gak apa2, khususnya bagi yang sedang belajar sepertiku ini…

  3. Jadi baca kalimah ‘Shayton’ 1000x kali itu jauh lebih memiliki rahmat…? :mrgreen:

  4. alhamdulillah, terima kasih atas infonya

  5. kenapa mempertentangkan hal begini. kapan kalian menentang korupsi dan sebagainya, yg jelas2 ada dasarnya tapi anda diam saja. ini menunjukkan kebodohan diri sendiri namanya.

    ___________
    -Abu Salafy-

    Itu masalahnya bung, sudah jelas sistem kerajaan itu adalah bid’ah dhalalah, tapi tidak pernah disentuh oleh kacong-kacong Istana Riyadh, ulama salafy, sementara hal-hal tetek bengek di besar-besarkan!

    Korupsinya para amir dibiarkan!!! Kebejatan para amir dan amirah dibiarkan!!!! Kebejatan masyarakat ditoleransi…. pelacuran, obat-obatan terlarang menyebar dengan mudah dikonsumsi… semua itu dibiarkan oleh PENGGEDE-PENGGEDE SALAFY SAUDI, TAPI LUAPAN RASA RINDU KAUM MUSLIMIN KEPADA NABINYA DIBILANG BID’AH DAN MENJUURUS KEPADA KEMUSYRIKAN.

    • wahai pengikut wahabi or salafi jgn kmu sekali2 kmu mengkafirkan sesama muslim selama ada kalimat Tauhid di dalam hatinya…kelak akan jadi bumerang bagiMU…!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • Nabi Muhammad SAW sendiri tidak suka jika orang terlalu ber-lebih2 an meng-agung2kan dirinya,karena beliau tidak mau pengkultusan diri beliau akan sama seperti sikap umat Kristen thd Nabi ‘Isa AS. Anda kelihatannya terlalu benci pada Aliran Wahabi( Muhammad bin Abdul Wahab) yang ingin memurnikan Ajaran Islam berdasarkan Sun nah Nabi Muhammad SAW yang benar dan jauh dari bid”ah. Anda ber tanggung jawab kpd Allah SWT jika anda mati2an mempertahankan AMALAN Bid’ah yg menyebabkan orang lain(Muslimin) SESAT!!!

  6. hahaha….
    ?????????????
    kayak Tuhan aja lu….

  7. perbanyaklah zikir kepda Allah

  8. Orang-orang ini ngaku muslim tapi ngomongnya kok lebih kasar dari pamanku yang suka makan daging babi di tapanuli sana ya…

  9. hei nesia jangan asal bunyi bilang org tapanuli yg makan babi itu kasar2 saya rasa dari td ngak ngomongin suku deh…… jd tolong saya juga menghormati org lain …..!!! mungkin anda lebih kasar dari pemakan babi ……. ato anda kanibal kalo nanggapin pake otak ya!!!

  10. Maaf mas, saya kemarin belum mbaca tulisan arabnya, soalnya gambar di search engine saya hidenkan semua (bener ya istilahnya) jadi nggak lihat kalau ada buku disitu, penulisnya juga siapa ya, kok baru denger.

    Saya juga gak meyakini kalau itu syirik, tapi kalau dibilang bid’ah setuju nggak?

    Kometar saya di bab Aisyah radhiyallahu anha insyaalllah saya tulis lagi,kalau kena spam kasih tahu ya. Makasih banget nih tulisan saya diperhatikan.

  11. yang jelas dzikir harus ada hitungannya……jangan asal dzikir saja….apalagi seenaknya saja (tanpa tata cara berdzikir)

  12. Iya, bingung juga, menyebut nama tuhan kok dibilang syirik yah ?
    Mungkin mesti diganti menyebut nama Saud, kali’….

  13. Hmm, ikutan ahhhhhhhhhhhhhhhh
    Penentuan 1000, 10000000 dst nya ada landasan dalil gak?
    setauku (CMIIW) …. ada kaidah ushul fiqh : smua ibadah haram utk dilakukan kecuali ada dalil yang memerintahkannya.
    1. Zikir gak dilarang, dianjurkan malah
    2. yg jd titik fokus adalah jml bilangannya
    dan klo gak salah ttg ini sdh ada yg nulis, ttg zikir berjamaahnya arifin ilham (lupa sapa yg nulis)
    Lbh bagus lg klo refrensinya bukan yg tulisan arab, gak smua orang bisa


    Abu Salafy:

    Anda perlu meluruskan pemahaman anda tentang apa yang anda katakan.
    Apakah para mursyid/pembimbing itu mengatakan bahwa membaca dengan jumlah tertentu itu adalah sunnah atau wajib misalnya sehingga anda kategorikan sebagai bid’ah?!

    Anda kaum Salafy yang sok berbasis sunnah, kami mau tanya ya, apakah shalawat kalian yang dengan menyebut :WA ALA ASH-HABIHI AJMA’IN itu ada dalilnya? kalau tidak berarti kalian sedang beribadah secara bid’ah!!

    benar apa yang anda katakan smua ibadah haram utk dilakukan kecuali ada dalil yang memerintahkannya., nah permasalahannya apa dzikir itu diperintahkan tidak?

    demikian

  14. Daripada mengurus haram/tidaknya bacaan “La Ilaha Illallah” yang digandakan, lebih baik mengurus masalah yang lebih besar dulu.

    Kalau dengan artikel ini dikhawatirkan rantai Islam terpecah, maka tidak akan heran, masalah besar tidak akan selesai..

  15. syrik itu dosa besar yang tidak terampuni jadi kita mesti tahu dengan benar antara tauhid dan syirik. oleh karena itu bacalah buku tauhid dan syirik karangan ja’far syubhani bandingkan dengan pemikiran bin baz dan wahabiyyun yang hobinya mensyirikkan dan membid’ahkan orang-orang ahli sunnah yang suka tahlilan, mauludan, ziarah kubur.

  16. berzikirlah

  17. (sensor)

    __________________
    Abu salafy menjawab:

    komen anda yang cuma satu kata cacian yang kasar ma’af kami sensor, cobalah berdiskusi dengan dalil bukan cacian !

  18. saadrlah wahai kita semuanya mohon maaf lahir bathin karena hari mau puasa jadi saya mohon maaf ya

    Abu Salafy:

    Sama-sama mari kita saling memaafkan. mungkin di bulan Ramadhan kami kurang aktif di blog ini dalam membalas komentar2 anda.

  19. Mau tanya pak abu..
    Itu fatwa yang mengeluarkan siapa? Diambil dari kitab apa? pengarangnya siapa? (terjemahin dhonng .. sampulnya juga)

    ma kasih.

    Abu Salafy:

    Coba baca lagi, kan sudah dicantumkan gambar kitabnya.

  20. Wah, mas nampaknya melihat dari sudut pandang yang lain.
    Dalam Maqolah itu disebutkan “Bid’ahnya” dalam sebuah majlis dengan seorang syeikh yang mengomandoi dzikir (Dzikir Berjamaah). Jadi tatacara dzikir seperti itu adalah tidak pernah dicontohkan sama sekali oleh Rosululloh shallallohu ‘alaihi wasallam.
    Man ‘amila ‘amalan laisa fiihi amruna fahuwa raddun

    Abu Salafy:

    Apa setiap yang tidak diamalkan Nabi haram dilakukan, walaupun tidak bertentangan dengan dasar Islam?

  21. DZIKIR dah ada contohya dalam islam jadi ikuti tuntunan lebih selamat, jangan bikin patokan harus sekian2 kecuali ada dalil dan riwayatnya. itu maksude mas bukane nglarang…1 diluruskan kok ngeyel mas?

    Abu Salafy:

    Tidak semua yang tidak dipraktikkan Nabi itu bid’ah selama sesuai dengan dasar2 Islam.

  22. Mau baca sejuta kali juga nggak masalah…
    Malah kalau bisa terus berdzikir tanpa putus.

    Yang jadi masalah kan kalau ada keyakinan bila dibaca sekian kali mempunyai kasiat demikian….

    Kayaknya sudah pada merasa lebih pinter dan lebih tahu daripada Rasulullah…
    bahkan banyak lho kyai-kyai yang sering meninggalkan sholat…. subhanallah…
    ____________

    Abu Salafy:

    Benar mas, kami sering menyaksikan para muthawwe’ (Kyiainya Wahhabi) setelah selesai ngobra’i orang supaya shalat jamaah, dia sendiri ndak shalat.

    dan yang lebih parah lagi sebagian dari mereka kalau musim liburan suka main ke Bangkok! entah mau apa di sana, mungkin mau ngobra’i orang thailand supaya shalat berjamaah!

  23. mencintai dan memulyakan rosul itu gmn to?serta ahlak yamg mesti kita tunjukkan.

    Abu Salafy:

    Hormati semua yang terkait dengan beliau. Dan tirulah akhlak mulia para nabi dan kaum pilihan Allah dalam Alqur’an.

  24. Wah.. aku nggak bisa baca Arab gundhul.

  25. Memang yang menjadi masalah, ada satu golongan yang suka mensesatkan golongan lain, jika anda tahu yang dianggap sesat bukan hanya tabligh tapi dibawah ini Listnya :
    -PKS (Ikhwanul Muslimin)
    -HT ( Hiztbut Tahrir)
    – Semua orang Islam yang menganut 4 mahzab ( Syafii, hambali, hanafi & maliki)
    -NU, Muhamadiyah
    -dll

    Siapa Dalangnya, ialah yang mengaku SALAFI /As-Sunnah ( Salah Fikir ) kata banyak orang, Mereka seperti ingin mendirikan mahzab ke-5 diluar 4 mahzab yang sudah ada, SELAIN mereka dikatakan SEMUANYA SESAT….!!!!!

    Siapa yang sesat kalau begitu………………????????????

  26. Maju terus pantang mundur mas Abu

  27. “Barangsiapa yang mengerjakan suatu amalan yang tidak ada padanya perintahnya dari kami maka amalan itu tertolak”. (HR. Muslim).

    al-Imam Malik bin Anas rahimahullah (179H) berkata:

    من ابتدع في الإسلام بدعة يراها حسنة فقد” زعم أن محمدا صلى الله عليه وسلم خان الرسالة، لأن الله يقول: (اليَومَ أكْمَلْتُ لَكُم دِينَكُمْ) فما لم يكن يومئذ دينا فلا يكون اليوم دينا.

    Sesiapa yang membuat bid‘ah dalam Islam dan menganggapnya baik maka dia telah mendakwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam mengkhianati risalah. Ini kerana Allah telah berfirman: “Pada hari ini aku telah sempurnakan agama kamu”. Apa yang pada hari tersebut tidak menjadi agama, maka dia tidak menjadi agama pada hari ini. ”

    maaf toong tunjukkan dalil tentang bilangan dzikir itu…
    karena tidak ada seseorang pun yang berhak menetapkan suatu ibadah keculi Rasululloh SAW……..

    Abu Salafy:

    Siapa yang bilang bahwa dzikir dengan bilangan tertentu di atas itu sunnah hukumnya apalagi wajib?! jadi dimana letak tuduhan sebagai menetapkan ibadah tanpa dasar syariat?
    Dan anehnya di sini kamu berdalil juga dengan omongan manusia biasa! apa itu tidak merupakan bid’ah?

    • iyah bner kan ada asal ususln hadis dikeluarkan situasinya bagaiaman .ad siapa dsana .mmembahasa masalah ap…. peratiin donjk jgan asal kata aj ……..amalan yg nga ad perintahnya bnyak sekali………km jga nulis d link ini nga ad perintahnya,,,,,,,,,,,,,,,,eh jgn ngelawan.? walaupun ini bkan termsauk ibadah ……..kmahrus pratiin donk…………belajar dlu baru ngajar……….

  28. Abu Aqil Al-Atsy As-Salafy Berkata:
    September 8th, 2007 pada 10:14 am

    Wah, mas nampaknya melihat dari sudut pandang yang lain.
    Dalam Maqolah itu disebutkan “Bid’ahnya” dalam sebuah majlis dengan seorang syeikh yang mengomandoi dzikir (Dzikir Berjamaah). Jadi tatacara dzikir seperti itu adalah tidak pernah dicontohkan sama sekali oleh Rosululloh shallallohu ‘alaihi wasallam.
    Man ‘amila ‘amalan laisa fiihi amruna fahuwa raddun

    Abu Salafy:
    Apa setiap yang tidak diamalkan Nabi haram dilakukan, walaupun tidak bertentangan dengan dasar Islam?
    ##################################################################

    pak kiai, tolong ini ada yang mau lewat:

    dalam masalah amalan ibadah, siapa yang lebih baik, pak kiai atau nabi, atau pak kiai mengaku sebagai nabi (semoga tidak), trus kalau amalan itu benar disisi Allah, siapa yang akan disyari’atkan pertama kali, nabi apa pak kiai

    ______________
    Abu Salafy:

    Anda salah dalam bersyair (maaf, pakai istilah mantiq). Kata-kata kamu:siapa yang lebih baik, pak kiai atau nabi, itu ndak berbobot, sebab tidak akan ada yang mensejajarkan siapapun dengan Nabi saw.

    Mas, kalau ada pak kyia menganjurkan seorang muridnya, misalnya- agar membaca Alqur’an satu juz atau kadar tertentu dalam sehari, apa yang begitu itu menurut sampean menyalahi Nabi saw sehingga pertanyaan seperti di atas misalnya anda luncurkan?
    Masalah yang mendasar ialah bahwa Wahhabi sok merasa paling Sunnati (paling sesaui dengan Sunnah Nabi saw). padahal minimal (kalau kita mau berbaik sangka) tidak hanya mereka saja, para ulama (Kyiai) juga tidak jarang yang berpegang teguh dengan Sunnah!

  29. Tidak dikerjakan nabi, tp ga nyalahi dasar islam. menarik nih… tp coba dipikir lg.. ambil contoh: zikir bersama habis sholat.kalo yang sperti itu bagus, tentu Sang Nabi lbh tahu dong… apa beliau krg fathonah ? dan kalo ga disampein ke ummatnya.. namanya ga tabligh, sidiq, amanah… begitu?

    Abu Salafy:

    Apa anda punya bukti bahwa Nabi saw tidak membaca dzikr bersama sahabat beliau setelah shalat?
    jangan jadikan ketidak tahuan anda sebagai barometer kebenaran! Itu saran kami.

  30. # Gimin Berkata:
    September 11th, 2007 pada 6:19 am

    Mau baca sejuta kali juga nggak masalah…
    Malah kalau bisa terus berdzikir tanpa putus.
    =====================
    wah mas kalau itu aku setuju, tapi yang jadi masalah n.u itu nggak demikian.

    #########################################

    Yang jadi masalah kan kalau ada keyakinan bila dibaca sekian kali mempunyai kasiat demikian….
    =====================
    nah yang ini, ni kebiasaan n.u
    #########################################

    Kayaknya sudah pada merasa lebih pinter dan lebih tahu daripada Rasulullah…
    bahkan banyak lho kyai-kyai yang sering meninggalkan sholat…. subhanallah…
    ======================
    pak kiai, ini yang ngomong mas gimin lho, tapi aku setuju ama mas gimin
    #########################################
    Abu Salafy:
    Benar mas, kami sering menyaksikan para muthawwe’ (Kyianya Wahhabi) setelah selesai ngobra’i orang supaya shalat jamaah, dia sendiri ndak shalat.
    dan yang lebih parah lagi sebagian dari mereka kalau musim liburan suka main ke Bangkok! entah mau apa di sana, mungkin mau ngobra’i orang tailan seupaya shalat berjamaah.
    =======================
    wah yang ini..ni, memang pak kiai itu kulitnya kulit badak pa ya, disindir kok nggak terasa. pak kiai, kalau nunjuk orang hati-hati posisi tangannya jangan-jangan nanti salah, satu jari menunjuk ke orang lain, sedang empat jari menunjuk diri sendiri. bukannya yang sering suka disebut kiai itu orang-orang dari kalanganmu, ha…ha…ha, bahkan dijawa banyak sebutan kiai: kebo kiai slamet, kiai setan kober dll, pak kiai masuk yang mana. wah masalah shalat dan tidak shalat itu urusan diri sendiri sama Allah, tapi justru yang saya tahu, kiai yang pada nggak shalat itu kiai…., alasannya, WAH JANGAN DIKIRA DIA ITU NGGAK SHALAT, ASAL KAMU TAU YA, BELIAU ITU KELIHATANNYA TIDUR DI RUMAH TAPI ROHNYA SHALAT DI MEKKAH. whaoooouuuu luar biasa.

    Abu Salafy:

    Qad badatil baghdhau fi afwaahihim, wama tukhfi shuduuruhum akbar.
    Mas, sepertinya kamu serius sekali dalam membenci ulama NU. itu ngak jadi masalah, biasa orang yang punya nikmat banyak penghasudnya. Kullu dzi nikmatin mahsuud.

  31. Buat Abu Aqil.
    rasa-rasanya, cara berpikirnya teman-temen Salafy itu kok ya sama semua ya. Yang dipikirin hanya soal cara. cara itu kan tekhnis sih, jadi saya pikir boleh-boleh aja kita berijtihad dalam menntukan cara pelasanaan dzikiran, yang penting jangan ada keyakinan bahwa cara seperti itu hukumnya sunnah! Sebab anggapan itu yang menjadikan praktik itu bid’ah! Aku setuju!
    Pak aqil, boleh ya aku kritik dikit, sepertinya shalawata anda itu mengandung unsur BID’AH, sebab tidak sesuai ajaran Nabi saw., anda bershalawat tanpa menyebut kalimta wa ali muhammad, sesuaiu yang diajarkan Nabi saw. itu ndak kalah bid’ahnya dengan kalau kita menambah-nambah ajaran agama lho.
    semoga setelah ini semua kaum Muslimin kalau bershalawat pakai menyebut wa ali muhammad (dan keluarga Nabi Muhammad.) Amin
    Jadi tatacara dzikir seperti itu adalah tidak pernah dicontohkan sama sekali oleh Rosululloh shallallohu ‘alaihi wasallam.

  32. pak abu saya mau tanya kalau hal-hal bid’ah selalu mendapatkan toleransi seperti yang anda katakan lalu contoh sesuatu yang bid’ah dhalalah dalam pandangan bapak seperti apa sih. dan apa tujuan rasul SAW sebenarnya mengeluarkan hadist-hadist tentang bid’ah(dengan tegas)… kalau ternyata yang bid’ah itu sekarang lebih ditoleransikan…


    Abu Salafy:

    Contoh bid’ah dhalalah adalah merubah konsep Khilafah dengan Syura menjadi kerajaan kaya di negerinya gembong Salafy sana.

    • Assalamualikum
      Semua nya salah g ada yyg bene
      Al Haq hanya Alloh hahahahahaahah
      Semua pada kamppret mngkampretkan ya?siiiip..
      Ini mslhnya di bidah tho?okelah kalo bgitu tak coba nanya yaaa…kepada ms abu atau ms salafy…
      Suatu hari sewaktu sholat BERJAMAAH tiba2 ada sahabt yg berdoa yg bisa didengar IMAM pdhal imamnya NABI ROSUL SAYIDINA MUHAMAD SAW ( sori brow aku menghormatii jika diluar ibadah mahdoh pake sayidina dlm hal menghormati yg lebih tua dan lebih mulia dari semua manusia gpp kan?setuju2?ada hadisnya laisal minna man lam dst) membaca “kabiro dst” apa yg disampaikan Nabi?12 malaikat mencattat…doa iftitah itu tdk dipintahkan Nabi tp hasil pendapat sahabt tsbt…INI TDK DIPERINTAH NABi tho?nabi langsung bilanggg “ente bid’ah”dst …dari siroh nabawiyah dan hadsit2 Nabi menegur sahabat2 “ente bid’ah”ente bid’ah”siapa saja tak tantang sebutkan satu haddist saja kecuali hadist kullu bid’ah dst..nabi menegur sahabt “ente bid’ah”….
      Kalo pernah ada apa yg dilakukan sahabt2 salafy sering berkata itu bid’ah ini bid’ah sesuai Nabi akan tetapi jika tdk ada berarti salafi MTA menggada2kan hukum sebutan …berarti hukumnya?tau ah gelap..
      Tasbih 33 tahmid 33 takbiir 33 ldan byk yg disebutkan jumlah…hehehh….berarti 34 bidah?32 bidah?seribu?bidah ?satu kali bidah?jadi klo kita nybut melihhat yg luarbiasa bilang tasbih sekali bidah ya!?
      Dan jika hati nyebut Alloh mungkin 1000kali lebih bidah ya?
      Mung bilangan saja bingung..
      Istighfar Nabi brp kali shari?ada 3,7 bahkan 70 x
      Bahkan Nabi lebih dr itu…sewaktu Nabi sendirian kira2 Nabi istighfar g?
      Udah deh maaf ya semuanya dan semuanya ku maafkan..
      Yg sependapat bahwa bacaan al fatihah kita sampai pada mayyit mari membaca fatihah bersama
      Ila hadhroti syaikh abdul qodir,syaikh ghozali,syaikh ibnu taymiah,syaikh ibnul qoyim al jauzie,imam syaafii..imam arbaah,syaikh muh abdul wahab,syaikh utsaimin,syaikh albani,syaaikh bin baz,syaikh fauzan ,kh hasyim asy’ari,kh ahmad dahalan,ustad abdullah thufail
      AL FATIHAH
      Allohumaghfilahum

  33. Salafy itu beda konsep dalam memahami bid’ah
    konsep mereka itu kadang jadi rancu
    makanya sampai nanya dalil dari mana datang jumlah 1000, mau berapapun juga mereka Salafi akan bertanya mana dalilnya
    ini jelas rancu
    mau berapa kali kek ya tetep aja sunnah
    kalau seandainya Rasul SAW mengucapkan 20 kali terus yang 30,40,50 jadi bid’ah gitu, Kn aneh rasanya
    baca Quran sunah tapi kalau baca ayat-ayat itu aja tiap hari jadi bid’ah gitu
    berdoa itu kan ibadah terus kalau kita berdoa dengan lafaz yang tidak pernah diucapkan Nabi SAW jadi bid’ah gitu
    saya rasa luruskan dulu konsep bid’ah itu wahai para pengikut Salafy.

  34. sesungguhnya dzikir yang shahih stelah sholat adalh
    1. istighfar 3 x dan berkata allahumma antassalam… sr.muslim
    2. subhanalloh 33x, alhamdulillah 33x, allohu akbar 33x. dan dcukupkan 100 dg lailaha illallohu wahdahu la syariekalahu… sr.muslim

    tolong tunjukkan dalìl ada dzikir lain stelah sholat yg shahih(dzikir bkan doa’)

    bukankah ckup hadist jabir ttg sesatnya bid’ah(hr.muslim)..dan hadist nabi sholatlah seperti sholat q..

    Abu salafy:

    Anda kami persilahkan merujuk kitab al Adzkar; Imam Nawawi.

    • Mas e nanya atau ngetes?
      Banyak dzikir
      Lailahailalloh wahdahula syarikalah ba’da maghrib
      Subhana wabihamdik adadama khlohqih dst
      Bayak lagiii ms tolong bca dikutubu sitah banyak.

  35. # abu sayev Berkata: Komentar anda sedang menunggu moderasi.
    September 19th, 2007 pada 12:50 am

    Abu Salafy:
    Anda salah dalam bersyair (maaf, pakai istilah mantiq).

    abu sayev:
    wah yang saya tahu biasanya kiai-kiai itu belajarnya mistik.

    abu salafy:
    Kata-kata kamu:siapa yang lebih baik, pak kiai atau nabi,itu ndak berbobot,

    abu sayev:
    menurut ukuran siapa pak kiai.

    abu salafy:
    sebab tidak akan ada yang mensejajarkan siapapun dengan Nabi saw.

    abu sayev:
    wah saudara-saudaraku… kayaknya kiai yang satu ini harus belajar dulu sejarah-sejarah Nabi, atau pelajarannya belum sampai ke Nabi Musa ya. pak kiai jangankan yang menyejajarkan Nabi, yang menyejajarkan Allah saja ada, kalau manusia yang menyejajarkan dirinya dengan binatang saya belum pernah tahu, mungkin pak kiai pengen menjadi pemecah rekor. kapan-kapan kalau perlu tak pinjamin buku sejarah para Nabi milik anak saya.
    ==================================

    Abu Salafy:

    Sudah dibalas.

  36. Assalamualaiku wr wb.
    Menarik sekali diskusi ini,menambah wawasan saya dalam beragama.
    Yang saya fahami dari teman2 yang mendukung bidahnya menentukan bilangan dalam berzikir seperti 1000 dan 10000 kali dengan dasar bahwa nabi hanya menyuruh berzikir dan tidak ada hadis tentang jumlah bilangan yang disebutkan diatas,terlintas di benak saya ketika ulama seluruh dunia menuliskan atau menyebutkan sebuah hadis mereka suka menyebutkan
    صل الله عليه وسلم
    padahal hadis yang mengajarkan kita bersolawat bunyinya
    اللهم صل على محمد وال محمد كما صليت على إبراهيم وال إبراهيم وبارك على محمد وال محمد كماباركت على إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد
    apakah solawat yg sering di ucapkan para ulama dalam kitab2 mereka dan ceramah mereka juga bidah? Dan seperti yg ditanyakan ustd abu salafy apakah tambahan dalam solawat wa ala ashabi wat tabiin ada dalilnya dari hadis?
    Saya merasa pendapat zikir dg jumlah 1000x atau 10000x dianggap bidah yg pada akhirnya sesat sungguh pendapat orang yang dangkal pemikirannya.

  37. Sebenarnya banyak perbuatan Wahaby yang dapat digolongkan pada perbuatan bid’ah menurut ukuran Wahaby sendiri. Diantaranya:
    1. Mengucapkan “rodiyallohu ‘anhu” di belakang nama sahabat.
    2. Mengucapkan shalawat untuk nabi tanpa menyertakan “ali Muhammad” setelah menyebut nama Beliau, yaitu pada ucapan “shalallahu ‘alaihi wa salam”.
    3. Bershalawat kepada sahabat Nabi dengan menambahkan kalimat “wa ashabihi ajma’in”.
    4. Membaca hadis “kullu bid’atin dholallah” pada setiap khutbah jum’at.

    Perbuatan-perbuatan tersebut tidak ada dalilnya dan tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah maupun para sahabatnya. Dan Rasul berkata:
    “Barangsiapa yang mengerjakan suatu amalan yang tidak ada padanya perintahnya dari kami maka amalan itu tertolak”. (HR. Muslim).

    Lalu mengapa Wahaby melakukannya ?

    Jadi sebenarnya kaum Wahaby telah menerapkan standar ganda dalam masalah bid’ah.

  38. Astaghfirullah……
    tolong di tanggapi!
    “Yang jadi masalah itu….kalian para NU menganggap dzikir dg jumlah banyak “dapat bermanfaat ini itu” mislanya untuk jimat… mbok wong nu sering make kata2 qur’an untuk jimat? (sering saya lihat di majalah nu iklan jimat make ayat Allah) itu yg syirik lihat kitab fathul majid!
    trus wahabi itu siapa???jangan asal nyeplos! yang saya tahu orang salafy itu bukan wahabi…g usah sok tau deh!
    ya udah kalau begini urusannya
    besok liat aja di akhirat : siapa yang benar!!!
    “Ahlul bid’ah lebih disukai dari pada ahli ma’siat oleh syaiton, karena kalau ahli ma’siat diperingatkan mereka bisa sadar..tapi kalau ahli bid’ah…kecil kemungkinan untuk sadar”
    mas abu sekarang istighfar..sholat!!!(make sholatnya orang islam yang diajarkan nabi) jangan sholat 100 roka’at itu ngawur!mbok g tau….!!!
    orang nu kalau sholat tarawih juga cepet banget!!waras g?itu namanya ngece Gusti Allah!wong berdoa ko banter bgt!mikir…..mikir

    _______________

    Abu Salafy:

    Kalau mau tahu konsep tauhid mbok ya jangan ngandalin kitabnya Baduwi itu: kitab fathul majid, pelajarilah dari kitab-kitab ulama Islam yang berkualitas. Kalau itu rujukan kamu ya semua jadi disyirikkan, wong penulisnya GEMBONG PEMUSYRIKAN KAUM MUSLIMIN?!

    Mungkin ada benarnya kata-kata yang kamu kutip itu “Ahlul bid’ah lebih disukai dari pada ahli ma’siat oleh syaiton, karena kalau ahli ma’siat diperingatkan mereka bisa sadar..tapi kalau ahli bid’ah…kecil kemungkinan untuk sadar” tapi ndak selalu benar sebab banyak juga lho ahli bid’ah dari Salafy/Wahhabi yang bertobat dan kembali ke ajaran Islam yang lurus!

    Di tempat kami warga NU shalat terawihnya khusyu’ pelan-pelan dan khidmad.
    kalau nunggu di akhirat seperti kata kamu besok liat aja di akhirat : siapa yang benar!!! kok rasanya kelamaan. Di dunia aja sudah bisa dirasakan mana yang benar dan mana yang salah!

    Mas Sandi, kan kamu selalu mengaku konsisten mengikuti sunnah Nabi ya, tolong kamu sebutkan rujukan kamu dari sunnah Nabi saw tentang disyari’atkannya terawih! Berapa rakaat? Dan apakah berjamaah atau tidak? Tolong disebutkan ya!

  39. huf..capek deh!!!

  40. Abu Salafy:Kalau mau tahu konsep tauhid mbok ya jangan ngandalin kitabnya Baduwi itu:kitab fathul majid, pelajarilah dari kktab2 ulama Islam yang berkualitas. Kalau itu rujukan kamu yang semua jadi disyirkkan, wong penlisnya GEMBONG PEMUSYIKAN KAUM MUSLIMIN?!
    Mungkin ada benarnya kata-kata yang kamu kutip itu “Ahlul bid’ah lebih disukai dari pada ahli ma’siat oleh syaiton, karena kalau ahli ma’siat diperingatkan mereka bisa sadar..tapi kalau ahli bid’ah…kecil kemungkinan untuk sadar” tapi ndak selalu benar sebab banyak juga lho ahli bid’ah dari Salafy/Wahhabi yang bertobat dan kembali ke ajaran Islam yang lurus!
    Di tempat kami warga NU shalat terawihnya khusyu’ pelan2 dan khidmad.
    kalau nunggundi akhirat seperti kata kamubesok liat aja di akhirat : siapa yang benar!!!kok rasanya kelamaan. Di dunia aja sudah bisa dirasakan mana yang benar dan mana yang salah!
    Mas Sanda, kan kamu sellu mengaku konsisten mengikuti sunnah Nabi ya, tolong kamu sebutkan rujukan kamu dari sunnah nabi tentang disyari’atkannya terawih! Berapa rakaat? Dan apakah berjamaah atau tidak? Tolong disebutkan ya.
    —————————-
    omonganya orang tidak tahu malu, ha….ha….. musuh gue saja ngagak berani njawab apalagi mau musuh guru gue, apalagi para syaikh gue, huek cuh.

    setan dilihat dari mana saja ya tetap setan, walau makai baju apapun yan tetap asli setan

    Abu Salafy:

    Biar pembaca yang menilai komentar anda.

  41. ABU S…….
    KAFIR mengaku Islam..?
    MUNAFIK…….?
    JAHIL…….?
    Hanya Allah yang tahu……….

    Abu Salafy:

    Pak Abu, nama kamu mengingatkan kami kapada seorang arab bermana Amr bin Ash (musuh bebuyutan Nabi, sebelum menyatakan islamnya) dia juga seorang yang bersemangat mengejek dan mengolok-olok Nabi…. jangan-jangan benar kata orang-orang tua dulu, bahwa nama itu berpengaruh pada karakter.

  42. Abu Salafy: Anda salah dalam bersyair (maaf, pakai istilah mantiq).

    abu sayev: wah… kalau yang saya tahu kiai-kiai kalian itu belajarnya
    mistik alias pelihara jin, jadi pak kiai nggak usah bicara
    masalah mantiq.

    abu salafy: Kata-kata kamu:siapa yang lebih baik, pak kiai atau nabi,itu
    nndak berbobot,

    abu sayev: menurut siapa pak kiai ???????

    abu salafy: sebab tidak akan ada yang mensejajarkan siapapun dengan Nabi
    saw.

    abu sayev: wahai saudara-saudaraku…..rupanya kiai satu ini belum pernah tahu sejarah para nabi, jangan jangan waktu di tpa dulu sering bolos jadi dapatnya pelajaran sejarah nabi bolong-bolong. pak kiai, mungkin pak kiai harus tak beritahu, bahwa jangankan yang menyejajarkan seseorang dengan seorang nabi, bahkan yang menyejajarkan dirinya dengan Allah saja ada pak kiai. kalau yang menyejajarkan dirinya dengan binatang itu baru aku belum pernah tahu,,,,atau mungkin pak kiai ingin menjadi pemecah rekornya. PAK KIAI KAPAN-KAPAN TAK PINJAMI BUKU SEJARAH PARA NABI MILIK ANAK SAYA, TAPI YANG HARUS DIPELAJARI DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH BIAR KALAU NGOMONG NGGAK MEMALUKAN. HA….HA….HA

    INI MAAF LHO PAK KIAI

    _______________________
    Abu Salafy:

    abu sayev: wah… kalau yang saya tahu kiai-kiai kalian itu belajarnya
    mistik alias pelihara jin,

    ya kalau syeikh2 Wahabi belajar merayu gadis-gadis cantik dengan fulus tanpa pelet alias mistik!

    abu salafy: sebab tidak akan ada yang mensejajarkan siapapun dengan Nabi saw. kata-kata itu anda bantah tanpa memahami maksudnya berdasar konteksnya, jadi begitu komentar kamu.

  43. Prioritas pertama IBLIS dan antek-anteknya adalah mengajak manusia berbuat syirik, setelah itu berbuat bid’ah…..dst.
    Ketahuilah Wahabi/Salafy dakwah utama adalah perang melawan syirik dan bid’ah……..
    Sedangkan Abu S musuh utamanya adalah Wahabi/Salafy, berarti kesimpulannya:
    Abu S = IBLIS……………
    …Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah QS 18:54.

    ______________
    Abu Salafy:

    Kata orang jawa yang kamu omongkan itu NGECAP, alias ngaku-ngaku genah sendiri.
    kami pikir yang penting buat kaum Wahhabi belajar yang benar batasan-batasan tauhid dan syirik, biar tidak amburadul kesimpulan-kesimpulannya.

    • sayang sekali abu amr cuma bisa mengumpat tnpa alasan yg jelas. kalo masih selevel dengan saya, lebih baik kita sama2 jadi pendengar yang baik saja.

  44. emang ada buktinya perkataan bapak abusalafy ini???
    sepertinya bapak kok dengki skali dg syeikh2 wahabi, apa yg bapak maksud orang arab, amir arab, orang arab yang kaya, atau benar2 syeikh.
    kemukakan buktinya.

    Abu Salafy:
    mau tau buktinya, baca aja makalah di blog ini.

  45. @Sandi

    Jangan meng-generalisir orang NU sesat, karena ucapan anda bisa berbalik kepada diri anda sendiri.

  46. ya ampun abu, anda tnya bilangan tarawih? bukankah hadist2 yg masyur bnyak yang menyebutkannya..hadist aisyah (8 rakaat+ witir 3 rakaat) kenapa kalian musti membuat amalan2 baru? apakah kalian lebih tau agama dari nabi saw..bukankah ketika turun ayat al maidah:3 sdah menjelaskan

    Abu Salafy:
    Kalau ada yang tanya: apakah Nabi telah mensyari’atkan shalat tarawih? Bagaimana jawaban anda?

    • mas suryo kalo mau nanya, santunlah
      insya allah jadi ilmu yang manfaat
      mari jadi pembaca yang duduk manis saja seperti saya, pi kalo mau komentar mari berusaha dengan baik dan dgn rujukan yang seimbang dengan mas abu, jadi kualitas keilmuwan anda bisa terlihat.
      pi kalo masih standar dgn saya lebih baik diam dan niat belajar.

  47. abu_amr Berkata:
    September 27th, 2007 pada 8:39 am

    Abu Salafy:
    Pak Abu, nama kamu mengingatkan kami kapada seorang arab bermana Amr bin Ash (musuh bebuyutan Nabi, sebelum menyatakan islamnya) dia juga seorang yang bersemangat mengejek dan mengolok-olok Nabi…. jangan-jangan benar kata orang-orang tua dulu, bahwa nama itu berpengaruh pada karakter.
    ======================
    wah pak kiai, kalau ngomong itu mikir dulu, jangan ngomong baru mikir, kalau karakter seseorang didasarkan pada nama, apalagi ada sangkut pautnya dengan masa-masa kekafiran seseorang

    berarti pak kiai juga mengatakan karakter sahabar umar sebagai karakter yang jelek juga, karena beliau sebelum masuk Islam juga sangat getol permusuhannya dengan Nabi.
    ==================================
    trus kalau ngomong-ngomong masalah nama dan karakter, betulnya nama kamu bukan abu salafy, tapi abu syarafy, mungkin karena syarafnya sudah kena

    ha….ha….ha

  48. Abu Salafy:
    Kalau ada yang tanya: apakah Nabi telah mensyari’atkan shalat tarawih? Bagaimana jawaban anda?

    kalau saya menjawab ya.

    pasti pak kiai mau cari justifikasi dari shalat tarawih sebagai hasil bid’ah para sahabat. para ahli bidah pasti menggunakan argumen

    apakah Nabi pernah main sepak bola ??????????
    apakah Nabi pernah main catur ???????????????
    apakah Nabi pernah naik motor ???????????????
    apakah Nabi pernah naik mobil ???????????????
    trus apa kalau semua dilakukan dilarang ?????

    e…. sampai-sampai pak kiai berani bilang apakan Nabi mensyari’atkan shalat tarawih……..sekarang ganti saya yang tanya, kalau sepengetahuan pak kiai gimana????????

    ______________
    Abu Salafy:

    Assalamualaikum.

    Kalau ada yang tanya: apakah Nabi telah mensyari’atkan shalat tarawih? Bagaimana jawaban anda?

    kalau saya menjawab ya.

    Dimana ya bisa kami temukan hadisnya?

  49. Abu Salafy:
    Contoh bid’ah dhalalah adalah murubah konsep Khilafah dengan Syura menjadi kerajaan kaya di negerinya gembong Salafy sana.
    ================================

    ini adalah pemandangan yang sangat menakjubkan dan tidak tahu malu,,,

    pertama: kiai karbitan ini menempatkan penyembahan kubur sebagai bid’ah khasanah, sedang pemerintahan bid’ah sebagai bid’ah dhalalah.

    kedua: di indonesia pernah ada seorang presiden yang dipilih dengan cara bid,ah dhalalah (seperti kata kiai ini) dan direstui oleh seluruh ulama-ulama sejawat dan segolongan.

    berarti nggak usah nanggung-naggung ya….yang dhalalah sekalian dimakan aja…. santap aja…., yang penting enak.
    ===========================================

    sudah tak bilang ukuran mereka senang tidak senang atau enak tidak enak bukan benar tidak salah.


    Abu Salafy:

    Sistem kerajaan itu sunah atau bid’ah? jawab dulu.
    kalau masalah menyembah kuburan itu kan khalayan anda saja, biar bisa menuduh Ahulusunnah sebagai musyrikun seperti yang diajarkan para ustadz salafy, Itu kan?

  50. Ingatlah saudaraku …. seiman dan seagama

    Saya banyak membaca komentar dan jawaban di situs ini, saya sangat sedih melihat suadara seagama saling meng-hukum satu sama lain. INGATLAH SITUS INI DIBACA ORANG SEDUNIA

    Saya yakin musuh-musuh islam sedang tertawa dan bertepuk tangan melihat ulah kalian yang pada mengaku ahli agama (islam)dan saya yakin para pengikut Abdullah bin Saba selalu akan memasang tipu dayanya supaya umat ini (islam) tetap berpecah.

    SADARLAH,,,,,SADARLAH…..SADARLAH ..?!#$#$#%

  51. Satu lagi ciri-ciri dakwahnya IBLIS dan balatentaranya adalah menebar fitnah dan dusta.
    Dilihat dari tulisan2 di blog ini ciri khususnya adalah menebar kebencian terhadap umat yang kokoh menjaga kemurnian TAUHID dan kuat memegang SUNNAH. Dakwah anda dimotivasi kebencian karena hati yang rusak mirip kafir Quraisy.


    Abu salafy:

    jangan ngecap bung!
    TAUHID DAN SUNNAH yang anda maksud pasti berbada dengan yang diyakini Ahlusunnah.
    Tauhid menurut Wahhabi adalah anti ziarah kuburan Nabi saw dan para wali.

    Sunnah= meyakini Allah bisa dilihat dengan mata telanjang+Allah berpostur+ Allah naik turun ke langit bumi dll.
    Kalau itu yang kamu maksud, jelas seluruh Ulama Ahlusunnah akan menentang kalian.

  52. Gak salah baca kitab pak abu salafy? Antara teks yang anda tampilkan dengan kesimpulan yang anda tulis kok jauh sekali gitu ya… hehehe. Pemahaman saya kok, mebaca seribu atau lebih banyak ditentukan oleh syaikh bukan termasuk syirik, tapi bid’ah. Baca kitab kan musthi diletakkan dalam konteks keseluruhan isi, gak cuma asal penggal gitu. Tapi saya menghormati pendapat anda (kelihatannya sampeyan itu pinter banget ya, padahal keliru dan salah paham, hehehe) Musthi jujur cari hidayah, gak panas dulu hehe…


    Abu Salafy:

    Menuduh praktik ini atau itu adalah syirik apalagi bid’ah adalah doyanannya teman-teman Salafy. tanpa memahami dengan baik dan seksama makna kata-kata yang dilontarkannya.

  53. mas abu salafy,tolong bantah tuh orang-orang salafy yang mengharamkan berjabat tangan antara pria dan wanita yang bukan mahram, mereka ga tau adab dan mearasa lebih berilmu dari para kiai-kia ahlu sunnah (Gusdur dll), mereka kan (gusdur) bersalaman.

    ____________

    Abu Salafy:

    Siapapun yang salah harus dikatakan salah, tetapi kesalahan orang lain tidak berarti menjadikan kesalahan dan kebejatan kita menjadi benar.

    Berjabat tangan dengan selain mahram dilarang dalam agama, demikian juga berjabatan tangan dengan MENLU AMERIKA ATAU PERSIDEN AMERIKA YANG TANGANNYA BERLUMURAN DARAH KAUM MUSLIMIN DI TIMUR TENGAH juga harus dikecam dan diakui kekejiannya.

    Sekali lagi, semua keberatan kalian atas NU anda alamatkan aja ke PB NU. Ini blog Ahlusunnah tidak mesti NU walaupun kami menaruh simpati kepada banyak kyai NU yang tlaten ngopeni umat dan ikhlash dalam berda’wah.

  54. perbanyak zikir
    kurangi perdebatan,karena itu lebih baik..
    saya tidak akan menjadikan dzikir 1000 x bidah,karena menurut saya lihat esensi dari semua itu.
    entahlah,tapi dari kacamata saya definisi bidah mungkin kabur bagi golongan lain,mengacu hadist bahwa semua bidah adalah sesat. tapi saya percaya dengan adanya bidah baik&buruk,dan yang sesat adalah bidah dholalah…
    mas abu s, terima kasih ada blog seperti ini bila bertujuan membela diri,laiknya yang didirikan kyai hsayim asyari dkk.

  55. Abu Salafy:
    Siapa yang bilang bahwa dzikir dengan bilangan tertentu di atas itu sunnah hukumnya apalagi wajib?! jadi dimana letak tuduhan sebagai menetapkan ibadah tanda dasar syariat?

    ahlussunnah: kalau hukumnya bukan sunnah apalagi wajib , jadi amalan itu hukumnya apa dong???

    Abu salafy: Dan anehnya di sini kamu berdali juga dengan omongan manusia biasa! apa itu tidak merupakan bid’ah?

    ahlussunnah: tolong mas tunjukkan mana yang mas maksud manusia biasa.!

    saya jadi heran ,,, mas itu sebenarnya taat sama siapa sih ???
    taat sama ALLOH ??? mana perintahnya??? taat sama RASULULLOH??? mana perintahnya???
    “Barangsiapa yang mengerjakan suatu amalan yang tidak ada padanya perintahnya dari kami maka amalan itu tertolak”. (HR. Muslim).

    kan mas sendiri yang membenarkan kaidah “smua ibadah haram utk dilakukan kecuali ada dalil yang memerintahkannya”.

    buktinya mas sendiri tidak bisa menunjukkan dalilnya.
    dan kalau saya perhatikan ,, jawaban2 yang mas berikan di situs ini nggak ilmiah.mas cuma bisa menghujat dan mengelak saja.

    ya ALLOH berilah kami hidayah dalam mengikuti sunnah.

    ___________
    -Abu Salafy-

    Problem komunikasi kaum Muslim Sunnah dengan saudara-saudara Wahhabi adalah terletak pada masalah tidak terbedakannya antara substansi masalah dengan selainnya. Ketika ada yang mengatakan dzikir tertentu dengan bilangan tertentu, seperti dalam kasus pada makalah kami itu hukumnyan bukan sunnah apalagi wajib (kecuali tentunya apabila ada nash shahih yang menetapkan bilangan tertentu), maka saudara-saudara Wahhabi kita mengatakan kalau begitu hukumnya apa?

    Perlu dimengerti bahwa dzikir berapa-pun banyaknya itu sangat dianjurkan, jadi dzikir itu sendiri sudah jelas anjurannya! Tapi tentang bilangannya, itu bebas bagi masing-masing manusia, jika ada yang mengatakan bahwa bilangan tertentu (yang tidak ada dalilnya) dikatakan sunnah maka itu jelas bid’ah, tapi kalau tidak disertai denga keyakinan bahwa praktik itu sunnah maka tidak bertentangan dengan Islam atau tergolong mengada-ngada dalam agama,

    “Barangsiapa yang mengerjakan suatu amalan yang tidak ada padanya perintahnya dari kami maka amalan itu tertolak”. (HR. Muslim). itu perlu dipahami agar tidak berlanjut kesalahpahaman itu, dan selalu menganggap amalan tertentu yang ada dalil perintah umumnya dianggap bid’ah karena dipraktikkan dengan tekhnis tertentu!

  56. Hee….he….he….
    Sekarang Blog ini makin rame. Moga-moga hal ini terjadi karena sayah Link di Blog sayah. Terbukti banyak pengunjung yang Log In, dan bener-bener Blogger. (silakan cek).

    Btw. Minal Aidin Walfaidzin, Abu….
    Selamat Iedul Fitri….

    (dan nyang pasti, anti Wahabbi….)

    __________
    -Abu Salafy-

    Minal Aidin wal faizin. semoga amal ibadah kita diterima Allah.

  57. mending ganti nama aja, masa nama Abu Salafy malah meghujat salafy. Mending ganti aja sama Abu Jahal githo lho…

    Abu Salafy:
    Minal aidin wal faizin.
    Salam mas Abu Salafy Aseli.
    Kalau nama Abu salafy hanya menjadi hak paten para ektirmis Wahhabi… maka itu adalah sebuah bencana bagi aliran yang didirikan Muh. bin ABdul Wahhabi tersebut.

  58. anjing lu…abu
    nu gemblung!!!
    nyembah wali songo…goblok
    bangsat……………
    wali songo tuh ga ada…cuma mitos
    kalian diboongi sama kiayi nu geblek!!!!!
    otak kalian sama aja kaya bokong kalian!!!
    bau sampah!

  59. Kpd
    Yth. Perwakilan Salafy seIndonesia

    Aswb.
    Sehubungan dengan banyaknya tulisan2, tuduhan2 dan statement saudara ada CD, MP3, buletin, serta pengajian2 yang sangat meresahkan warga NU. Saudara dengan sengaja memprovokasi Khilafiyah furu’iyah, dengan menuduh ahlul bid’ah, bodoh,dsb kepada mereka yang tidak sepaham dengan saudara. Sebagai pihak tertuduh, kami ingin saudara mempertanggungjawabkan tuduhan2 saudara. Marilah kita kaji bersama untuk membuktikan tuduhan2 saudara dalam : ” DIALOG NASIONAL TERBUKA NU vs SALAFY”. jika memang saudara termasuk orang2 yang bertanggung jawab terhadap ucapan2 saudara sendiri,segera hubungi: 081336768255 (KH. Muhyiddin Abdushomad,Ketua PC NU Jember)

  60. ikutan ach….!!!!!

    ak cm mo ngasih info ada buku bagus banget nich
    judulnya..MANTAN KIAI NU MENGUGAT SHOLAWAT DAN ZIKIR SYIRIK, karangannya, H. MAHRUS ALI,bekas kiai NU yng sudah sadar bahwa amalannya orang orang NU banyak yg ngawur gak berdalil…
    buku ini dalam waktu 2 minggu sold out di salah satu toko buku di semarang…dan alhamdulillah saya sudah dapat..horrrrreee!!!!


    Abu Salafy:

    Abu bego, semoga anda tidak jadi orang bego, amin ya rabbal alamin.

    Alhamdulillah kami sudah lihat dan baca buku tersebut. kamipun kenal persis dengan penulisnya… setelah mengajar di sebuah pesatren di kabupaten Pasuruan ia melancong ke Arab Saudi dan berprofesi sebagai TUKANG FOTO. maaf bukan maksud saya menghina, tapi suapaya anda tau bahwa di Arab Saudi itu kerjaannya.

    kami kenal persis orang itu, dia kelahiran kecamatan Giri kab. Gresik dan sekarang tinggal di kecamatan Gedangan, pernah kerja di penerbit Progresif, Surabaya… dan pernah mau dikeroyok para jamaah pengajiannya di Giri-Gresik, gara-gara menolak hadis Imam Bukhari tentang Isra’ dan Mi’raj. itu sekedar info aja.

    Mas abu bego, banyak juga buku yang ditulis oleh bahkan mantan ustadz muslim yang murtad yang isinya menghujat habis ajaran Islam… hal demikian tidak bebarti Islam dan ajarannya adalah keliru karena ditulis oleh mantan Kyia Muslim atau Cendikian Muslim! Jadi yang perlu dibanggakan adalah kualitas dan mutu tulisannya…. saya yakin teman-teman Wahhabi tidak akan berani mengadakan Bedah Buku tersebut dengan mengahdirkan penulisnya dan pembanding dari ustadz Ahlusunnah (ndak mesti NU)… kecuali kalau mereka mau konyol nanti.

  61. om abu salafy!!!!
    di buku itu dikatakan baca sholawat nariyah katanya syirik!!! disebabkan lafadznya menyamakan muhammad SAW dengan Allah SWT seperti bisa mendatangkan segala hajat, dll! menurut om abu salafy gimana??? puyengg nehhh!!! maklum bego!!!

    Abu Salafy:
    Apa maksud menyamakan Nabi dengan Allah SWT itu. Memang orang-orang wahhabi sering memelintir kata-kata ulama Ahlusunnah sebagai mengandung kemusyrikan lalu mereka divonis musyrikun.

    Coba jabarkan apa maksud menyamakan Nabi saw dengan Allah SWT itu, biar kita diskusikan di sini !
    Masalah bisa mendatangkan segala hajat (keperluan), apanya yang musyrik mas? selama itu diyakini atas seizin Allah?!
    Bukankah Alqur’an juga mengatakan bahwa hanya Allah SWT saja yang mamatikan anfus (jiwa) sementara dalam ayat lain dikatakan bahwa para malaikat tertentu juga mematikan anfus, apa itu menyamakan para malaikat dengan Allah?

    Hanya Allah SWT yang Maha Pencipta, tapi dalam ayat lain Allah SWT menyebutkan bahwa Nabi Isa as. juga menciptakan, apa meyakini yang demikian itu syirik? Maka sejak awal kami bilang agar para wahhabiyun mau sedikit belajar tentang konsep tauhid Qur’ani bukan tauhit ala baduwi padang pasir kota Najd. Maaf!

  62. om abu salafy orang NU ya..???

    Abu salafY:

    Kami beragama Islam, kami MUSLIM.

  63. Abu salafy menjawab:

    Salam

    mas abdullah mau nanya ya? kaedah hukum yang anda sebut (Dalam Hal ibadah, hukum asalnya adalah HARAM.. kecuali ada dalil yang merintahkannya, Dalam Hal muamalah, hukum asalnya adalah BOLEH, kecuali ada dalil yang melarangnya). itu hadis Nabi saw atau kaedah hukum yang dibuat ulama? kalo hadis Nabi saw tolong sebutkan hadis riwayat siapa? kalo itu buatan ulama berarti masih perlu diuji, karena ijtihad kan bisa benar dan bisa salah?

    abu salafy :benar apa yang anda katakan smua ibadah haram utk dilakukan kecuali ada dalil yang memerintahkannya.,

    ahlussunnah ; mas anda ini plin-plan yah ,aneh dalam mengemukakan pendapat..dan tidak konsisten dan juga bermuka dua!??

    pertanyaan saya juga mas belum jawab!!!
    ahlussunnah: kalau hukumnya bukan sunnah apalagi wajib , jadi amalan itu hukumnya apa ??

    abu salafy : “Barangsiapa yang mengerjakan suatu amalan yang tidak ada padanya perintahnya dari kami maka amalan itu tertolak”. (HR. Muslim). itu perlu dipahami agar tidak berlanjut kesalahpahaman itu, dsan selalu menganggap amalan tertentu yang ada dalil perintah umumnya dianggap bid’ah karena diparktikan dengan tekhnis tertentu!
    tolong jelaskan maksud mas ini???!!!


    Abu Salafy:

    Tolong anda baca makalah kami Sunnah versus Bid’ah biar anda sedikit tercerahkan tentang konsep Bid’ah yang sebenarnya.

  64. assalamu alaikum ya akhi. mau dzikir pakai bilangan atau gak itu urusan allah yang akan menerima gaknya ibadah kita.kita ini sebagai terdakwa nanti di akherat yang akan jadi hakimnya yaitu nabi muhammad saw. berdzikir sama2 aja gak mau apalagi dzikir sendirian.diterima gaknya ibadah kita itu haknya alloh.yang diceramahi itu orang yang gak mau menjalankan ibadah.masalah dzikir pakai bialangan aja kok ribut.memangnya antum2 ibadahnya sudah pasti diterima oleh alloh

  65. ass..

    wahai kaum wahabi mestinya ente semua jgn terlalu cepat menilai semua amalan adalah bid’ah, karena selama niat kita lillahi ta’ala toh akan membawa kebaikan untuk yg mengamalkannya.

    untuk abu salafy maju terus ane dukung ente, berantas semua para wahabi yang asal nyeletuk aja, klo perlu difoging aja kaya nyamuk DB yg akan menyebarkan penyakit yg akhirnya akan merusak akidah para aswaja.

    allahu akbar…

  66. Abu Salafy:
    Tidak semua yang tidak dipraktikkan Nabi itu bid’ah selama sesuai dengan dasar2 Islam.

    Pernyataan mas abu salafy diatas ada dasarnya di Al Qur’an / hadits?

    Wallahu ‘alam bis showab

    Abu Salafy:

    Mau tau dallilnya tolong perhatikan makalah kami Sunnah versus Bid’ah.

  67. Assalamu ‘alaikum warahmatullahi Wabarakatuh,

    Imam Ahmad Bin Hambali RAH salah satu Imam besar sunnah wal jama’ah. Kita semua menyadari bahwa beliau ini diakui oleh lawan dan kawan, kita kaum muslimin sendiri sangat kenal dengan beliau. Beliau mengerjakan 300 RAKA’AT setelah Isya.

    Apakah Beliau tidak tahu tentang hal ini? Beliau sangat hafal hadits, bahkan dalam satu keterangan beliau telah menghafal kurang lebih 1 juta Hadits. Kami kira tidak ada satu Ulama di dunia ini, termasuk di tataran Saudia dan para ulama salafi yang mempunyai kemampuan ini.

    Nabi kita tidak pernah mengerjakan 300 Raka’at. Tidak ada satupun dalilnya. Terus kenapa hal ini dilakukannya? Coba kita renungi tentang sejarah ini. Sama halnya dengan dzikir yang berjumlah itu. Ulama tidak mungkin melakukannya, kecuali ada kaidah yang dipergunakannya.

    Oleh karena itu kerangka TEKSTUAL dan kerangka KONTEKSTUAL sangat BERBEDA. Saat ini kemungkinan teman-teman salafi menggunakan kerangka TEKSTUAL, artinya harus selalu ada secara TESKTUAL. Dan kalaupun ada TEKSTUALnya, juga harus dipahamai adanya. Dan ini akhirnya memasuki hal-hal yang kurang baik bagi kaum muslimin, seperti pandangan bahwa Matahari Mengelilingi Bumi.

    Sama halnya dengan Dzikir yang banyak itu, termasuk juga Sholat yang dilakukan Imam Ahmad Bin Hambali RAH. Maka Beliau juga melakukan satu kekeliruan dan seharusnya kita meninggalkannya. Tetapi ternyata dengan waranya beliau, dengan kuat ibadahnya beliau. Ketika beliau meninggal dunia, maka seluruh kaum muslimin yang tadi takut dengan raja yang berpahaman tidak benar. Dan kembali kepada Sunnah Wal Jama’ah.

    Seharusnya jika Beliau mengerjakan Sholat 300 Raka’at itu, maka tidak ada satu kekuatan apapun yang dimilikinya untuk memberikan pengaruhnya. Karena beliau menjalankan perkara yang tidak ada dalil apapun di Nabi sendiri. Tetapi kenyataannya memberikan pengaruh yang sangat luar biasa.

    Oleh karena itu, kita kaum perlu terus membangun kebiasaan berMUHASABAH, MUDZAKARAH, MUSYAWARAH dan MUJAHADAH di antara kita sendiri, sehingga tidak serta merta menghukumi dengan tanpa adanya keseimbangan pandangan terlebih dahulu di kalangan Kaum muslimin.

    Terimakasih,
    Haitan Rachman
    http://haitanrachman.wordpress.com
    http://usahadawah.wordpress.com

  68. Ass.Wr.Wb

    Sejarah tidak ada yang baru dan cenderung berulang-ulang saja.
    Penyebaran Islam oleh para Waliyullah ( Walisongo)untuk merubah watak dan perilaku masyarakat dengan media Wayang. Sungguh sangat cantik sekali, Wayang dikemas dengan pakaian islami. Metode da’wah yang sangat cantik.

    Mestinya metode wali songo itu menjadi contoh.Bukan sebaliknya.
    Kalau udah tau ada jalan buntu didepan, seseorang yang sehat lahir dan batinnya pastilah tidak akan melewatinya.Saya tidak akan mengatakan kafir atau bid’ah kepada mereka yang tidak sepakat dengan tulisan diatas ( Jihad menurut Wali songo Lebih bisa diterima dengan akal dan hati). Karena saya tahu bahwa seperti apapun jeleknya manusia bila tidak diperlakukan secara layak pasti akan marah.

    Dampak pertikaian seperti sekarang ini apa yang diperoleh mereka? mungkin rewardnya adalah keterasingan untuk mereka.
    Tapi itu kan sebuah pilihan mereka, kan mereka memilih metode seperti itu. Sebuah konsekuensi yaa… harus diterima. Mungkin sama mikir,minum teh dan megang jenggot sama cari alternatif metode da’wah yang lebih cantik dan sejuk. Berilah mereka waktu untuk berpikir……….sejenak.

  69. ASS.WR.WB. PAK SAYA TAKLIM SAMA HABIB(SAYA YAKIN HABIB ITU KETURUNAN ROSULULLOH) MENGATAKAN BOLEH WIRID/DZIKIR PAKAI BILANGAN MAU SERIBU SATU JUTA GAK ADA MASALAH DAN ITU BUKAN BID,AH GAK MUSRYIK LHO.KARENA TIDAK ADA HADIST ROSUL BAIK YANG SHOHEH MAUPUN YANG DHOIF MELARANG WIRID PAKAI BILANGAN YANG HARUS ANTUM2 KETAHUI SEMUA ITU HARUS LAAILAAHA ILLALLOH.MUDAH2AN DENGAN BANYAK BERDZIKIR KITA NANTI TIDAK KEKAL DI NERAKA.SYUKUR2 KITA NANTI DI AKHERAT TIDAK KELUAR DARI ANTRIAN BERSAMA ROSULULLOH MENUJU SURGA.SAYA IKUT DUKUNG UST.ABU SALAFI UNTUK BRANTAS PENGIKUT2 WAHABY WALAUPUN MULUT SAMPAI BERBUSA SEKALIPUN.GAK BAKALAN MEREKA AKAN SADAR KALAU TIDAK DAPAT HIDAYAH DARI ALLOH.MAJU TERUUUUUUUUUUUS PANTANG MUNDUUUUUUR BRANTASSSS WAHABY INDONESIA WASSALAM.

  70. lihat yang ini!

    Sunan Ampel biasa berbeda pendapat dengan putra dan murid-mantunya yang juga para wali. Dalam hal menyikapi adat, Sunan Ampel lebih puritan ketimbang Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga pernah menawarkan untuk mengislamkan adat sesaji, selamatan, wayang, dan gamelan. Sunan Ampel menolak halus.

    ”Apakah tidak khawatir kelak adat itu akan dianggap berasal dari Islam?” kata Sunan Ampel. ”Nanti bisa bidah, dan Islam tak murni lagi.” Pandangan Sunan Ampel didukung Sunan Giri dan Sunan Drajat. Sementara Sunan Kudus dan Sunan Bonang menyetujui Sunan Kalijaga. Sunan Kudus membuat dua kategori: adat yang bisa dimasuki Islam, dan yang sama sekali tidak.

    atau yang ini!

    Bagaimana pendapat sunan ampel terhadap berbagai masalah kepercayaan dan adat istiadat masyarakat kiranya dapatlah kita ketahui dari hasil pada pemusyawaratan para wali. Pada waktu Sunan Kalijaga mengusulkan agar adat istiadat Jawa seperti selamatan, bersesaji itu dimasuki rasa ke-Islam-an, maka sunan ampel pun bertanyalah :

    “Apakah tidak mengkhawatirkan dikemudian hari ? bahwa adat isitadat dan upacara-upacara lama itu nanti akan dianggap sebagai ajaran islam, sebab kalau demikian nanti apakah hal ini tidak akan menjadikan bid’ah?”.

    Pertanyaan sunan ampel ini kemudian dijawab oleh sunan Kudus sbb :

    “Saya setuju dengan pendapatnya Sunan Kalijaga, sebab menurut pelajaran agama Budha itu ada persamaannya dengan ajaran Islam, yaitu orang kaya harus menolong kepada fakir miskin. Adapun mengenai kekhawatiran tuan, saya mempunyai keyakinan bahwa dikemudian hari akan ada orang Islam yang akan menyempurnakannya”.

    terima kasih

  71. Mas Abu Salafy Ysh, terima kasih untuk tulisanmu,
    saranku dakwahmu jangan berhenti di bloog ini saja, tetapi masuklah ke masjid2 kampung/perumahan/perkantoran untuk memberi penjelasan yang gamblang tentang wahabisme, dan opini bid’ah, tahayul, kurafat, syirik yang melekat pada kebanyakan kaum pemeluk islam tradisional di negeri ini (yang sering digunakan sebagai entry point dakwah wahabisme) dikarenakan terbatasnya ilmu keislaman mereka.
    Menurutku hal tsb lebih efektif untuk menangkal pendangkalan akidah, syari’at dan ukhuwah islamiyah dari kelompok yang memang sengaja punya misi utk memecah belah umat islam.

  72. Danang, bicaralah yang baik atau diam..

  73. Ass Wr Wb

    Ketika aku mencari pendalaman tentang islam, ku lihat saudara-saudarku bertengkar, menghujat, mengakafirkan pernag dalil dll..

    Mungkin inilah awal kehancuran islam oleh kelompok2 dari mereka yang mengaku Islam paling benar..

    Bukankah Rasullullah SAW meninggalkan kita Alquran & Hadist.. & apa yang beliau tangisi ketika Sakratul Maut??

    Bersatulah wahai umat islam, biarkan individu masing-masing menentukan kelompok mana yang harus mereka ikuti “islam yang mana yang harus mereka yakini”..

    Wassalam

  74. WAHABI xxxxxxxx

    Abu Salafy:

    Maaf kami terpaksa memangkas komentar saudara. harapan kami agar lebih islami dan tidak mencaci maki. Al Afu.

  75. Para pembaca yg budiman,
    Wabil Khusus umat Islam.

    Ass, Wr, Wb.

    Janganlah kita saling berolok-olok sesuatu yang banyak mudlorotnya daripada manfaatnya. Karena Iblis lebih suka jika umat Islam saling perang syaraf dan rebutan tulang tanpa daging, pada akhirnya orang diluar Islam yang tertawa ria melihat umat Islam pada ribut hanya masalah jumlah Dzikir dan Sholawat.
    Wahai saudara-saudaraku seiman dan seperjuangan
    jika kalian terus ribut masalah ini (khilafiyah), maka saya khawatir cepat atau lambat, kita akan terkena peringatan dari Allah SWT.
    Terus terang saya prihatin dan sangat sedih atas War opinion, debat kusir, ribut balung antara warga NU dan Wahabi (Muhammadiyah). Saya menghimbau kepada saudaraku yang NU (Ahlussunah Waja) dan Wahabi (Muhammadiyah)
    Hentikan! hentikan! hentikan! pertikaian ini,
    Ingat…! Ingat..! Ingat…! Allah berfirman di dalam surat An-Nas Qs:5 Aladlii yuwaswisu fii suduurinnasi, minal jinnati wannas, artinya : artekno dewe jika kamu bener-bener orang beriman.
    Bagi saudaraku warga NU, janganlah terlalu Esmosi, dan kebakaran jenggot, apabila ada berita-berita/opini yg selalu memojokan kalangan kita (nahdiyin) saya rasa bukan kali ini saja saudara-saudara muda kita menampar kita, barangkali saya belum lahir juga memang sudah sering terjadi. Menampar kita dg kata-kata, menjegal kita dg budaya, menuduh kita ahli bid’ah, wahhh pokoknya banyak deh, kalau cerita saya. Karena watak / sifat adik kita ini terus terang keras, lugas, cerdas, dan suka bebas, maka kita sebagai saudara yang lebih tua yang luas wawasan agamanya, baik amaliah dan akmaliyah kita harus selalu merangkul adik-adik kita yang nota bene masih dangkal dalam hal agama. mengapa? karena mereka-mereka masih belajar untuk mencari jati diri…jadi harus kita maklumi. mengapa saya katakan demikian? karena mereka masih dalam keraguan, mengapa mereka masih dalam keragu-raguan? karena mereka mengenal jati dirinya Ibarat orang punya tongkat, tapi kenal / tau si pembuat tongkat, akhirnya si tongkat itu dipakainya buat nyerang yang mereka anggap lawan, tp bukan dipakai untuk jalan-jalan / sowan mencari kebenaran. apalagi tongkat ini di anggap tongkat sakti seperti tongkat musa, makanya mereka nggak percaya tongkat Wali apalagi tongkat Kyai, guru ngaji. Makanya mereka lebih percaya cerita Profesor atau doktor tentang Islam, dibanding Tausiyah Kyai / Ulama yang cuma makai sendal baqiyak. sampai Ijtihad Ulama / Kyai dianggap bid’ah, tapi giliran Ijtihad Profesor / Doktor dianggap sunah. Dari sinilah mengapa saya katakan saudara muda atau punya tuntunan, tapi mereka tidak punya panutan, apalagi sampai kenal sama urutan si pembuat tuntunan tadi (Wahabi). Coba Dinda kalau kalian sadar, dan mau belajar tentang dirimu, yaitu dari mana dan siapa asalmu, saya yaqin anda akan mendapatkan suatu kebenaran yang hakiki dan sampai saat ini sejarah dirimu masih misteri bak mentari tertutup oleh awan.
    Kalian punya tuntunan tapi kalian tidak punya panutan. Kalian punya tokoh atau idola tapi kalian tidak punya Ulama. Sedangkan kami, kami punya tuntunan dan panutan, kami punya tokoh / idola kami juga punya Ulama. Bahkan Muhammad bin Abdul wahab sendiri yang notabene pencetus daripada faham wahabi ia bukan seorang Ulama / Syeh hanya Bapaknya yaitu Syeh Abdul wahab yang kebetulan seorang Syeh / guru, tapi beliau sendiri seorang Ahlussunah waljamaah.
    Sauadara-saudaraku yang dimulyakan Allah SWT, menghadapi hujatan-hujatan dari fihak Islam sendiri (saudara sesama islam) maupun dari luar Islam, jika engkau menanggapi/merespon ejekan-ejekan dari aliran lain ejekan/cemoohan dari saudara kita wahabi (Muhammadiyah) ya.. anggap saja saudara muda kita mengingatkan. jangan terlalu diperbesar yang akhirnya akan menjadi suatu fitnah dan dendam kesumat yang turuntemurun sehingga dapat memutuskan silaturahmi sesama Islam, jelas sabda Nabi kita bahwa sesama umat Islam adalah saudara. Jika kita terus mempermasalahkan sesuatu yang tak perlu dipermasalahkan maka akhirnya yang rugi tetap kita kita juga sehingga dapat menghambat daripada syiarnya agama Islam itu sendiri.
    Begitu juga warga Wahabi (Muhammadiyah) jangan terlalu banyak menyalahkan ajaran Ulama / Kyai / Ustad coba kalian berfikir flash back dari mana kita-kita ini dapat mengenal islam meskipun hanya sebatas kulitnya kalau bukan dari guru-guru ngaji terus guru ngaji dari Kyai, Kyai dari Ulama, Ulama dari para Wali, para Wali dari Tabiin, Tabiin dari para Sahabat, para Sahabat dari Rasulullah. Apa kita lahir langsung bisa Sholat, baca Alqur’an. Ok, kalau memang Saudara mengatakan belajar Islam dari buku, lalu pengarang buku belajar dari mana? Ok, kalau Saudara mengatakan belajar dari sekolah yayasan saudara, coba tanya Guru di sekolah yayasan saudara belajar dari mana? apa belajar dari dukun, dari batu itulah namanya silsilah atau dalam do’a di sebut wasilah. Jangan merasa sok pinter, seperti paman saya yang (Almarhum) smg diterangkan, diluaskan kuburnya dan diampuni segala kesalah fahaman ilmunya, padahal beliau adalah seorang Kepala KUA (Kantor Urusan Agama),Beliau sempat beradu argument dg saya, yang mana Beliau secara ilmu dan wawasan agama lebih luas dan jauh bagai bumi dg langit dibanding saya, Beliau mengatakan Tahlilan itu Bid’ah, kirim doa kepada orang yang sudah meninggal percuma kalau bukan anaknya, Sholawat Tarawih 23 rekaat bid’ah, membacakan kitab talkin mayit di atas kubur orang yg baru meninggal itu juga bid’ah, sampai-sampai Beliau mengatakan orang NU itu kebanyakan melakukan Bid’ah. Padahal Kakek saya atau Bapak paman saya beliau itu adalah seorang NU Tulen. Dan Alhamdulillah semua pertanyaannya yg disampaikan saya jawab dg lugos dan logis (dalil akli) tanpa mengambil dari dalil Nakli (kitab) suci Al-Quran maupun al-Hadits, karena saya sadar, Beliau ini di kampungnya sudah menjadi tokoh / panutan bagi orang-orang yang buta / awam terhadap faham. Dan beliau juga hampir hafal semua surat-surat dlm Alqur’an dan sebagian besar Hadist karena beliau waktu itu tamatan PGA mngajar di SD sebagai Guru Agama dan meneruskan sekolah lg di Solo terus diangkat menjadi Naib di KUA terus terkhir diangkat menjadi kepala KUA di wilayah Kab. Jepara Jateng. sedangkan saya masih duduk di bangku MTs (Madrasah Tsanawiyah) kala itu, akhirnya saya sampaikan kepaman saya bahwa Ahlussunah waljamaah dg NU nya di bangun berdasarkan logika dan rasa sedangkan faham Paman (Muhammadiyah) hanya dibangun berdasarkan logika saja. Padahal Alquran dan hadist itu dua-duanya kan Paman? kalau boleh saya ibaratkan seperti manusia, dan manusia itukan terdiri dari jasmani dan rohani iyakan Paman? sama halnya dg NU adalah jasmaninya sedangkan Ahlussunah adalah rohnya. Seketika itu Paman saya memeluk saya dan meneteskan air sambil mengucapkan : Nur apa yang kamu katakan itu benar, memang selama ini aku mengikuti ajaran ini hanya harapan-harapan jasmani saja, akhirnya beliau berwasiat kepada seluruh keluarganya termasuk saya, jika “Aku meninggal kelak, aku mau di sucikan, disholati, ditalqin dan dibacakan Tahlil yang di pimpin oleh keponakanku ini. Karena dialah salah satu keponakanku yang mengerti maksud dari segala ajaran yang menurutku dan orang lain bid’ah. Sungguh! beruntung Mbakyuku punya anak kamu Nur.
    Wahai saudaraku yang masih awam tentang indahnya dan eloknya ajaran Islam. Lillahi Taala Saya membuat ilustrasi ini tidak lain dan tidaklah bukan hanya untuk memberikan wacana betapa flexiblenya ajaran Islam yakni luas, luwes dan kenes.
    Memang semua faham itu baik tapi belum tentu benar. Karena kebenaran itu harus didasari dengan urutan dan runtunan. Kalau filosofi jawa terkenal dengan Babat, Bebet, Bibit, dan Bobotnya.
    Sekali lagi saya berpesan, jangan mengatakan salah kalau belum tau sejarah, dan jangan mengatakan benar kalau itu hanya mendengar. Sekian terima kasih. Wasssalam.

    • Mas muhammadiyah nya KH. Ahmad Dahlan itu bukan wahabi seperti yang sekarang ini merajalela lho..

  76. Berdzikir sebanyak-banyaknya (tanpa batas) itu bagus, bahkan kita diminta untuk selalu berdzikir.

    Tetapi dzikir yang jumlahnya ditentukan (kecuali oleh Rasulullah), dan diyakini dengan membaca jumlah tersebut akan membawa kasiat tertentu, ini yang tidak boleh.

    Karena dzikir itu ibadah, maka semua ibadah hukum asalnya adalah haram, kecuali yang dicontohkan oleh Rasulullah. Karena Rasulullah tidak pernah mencontohkan dengan hitungan 1000 x maka itu, maka itu yang namanya mengada-ada. Semua urusan agama yang tidak sesuai dengan tuntunan Rasululah (atau yang mengada-ada), kata Rasulullah (dalam hadits) itu sesat. Dan setiap kesesatan itu tempatnya di Neraka Jahanam.

    Ngapain sih kita udah capek-capek nggak dapat pahala malah dapat murka….. lebih baik kita berdzikir sesuai tuntunan Rasulullah ajalah, pasti aman dan berpahala lagi…..

    Orang yang mendapat hidayah, apabila ada pendapat yang bersebarangan dengan pendapatnya maka hatinya akan tergerak untuk mencari “kebenaran” bukan mencari “pembenaran.”.

    Semoga Allah senantiasa mencurahkan hidayah serta taufiq-Nya kepada kita sekalian, agar kita berjalan diatas agama Islam yang lurus. Amin

    ___________
    Abu Salafy:

    Pak Yusron yang kami hormati. seperti yang bapak katakan bahwa:Berdzikir sebanyak-banyaknya (tanpa batas) itu bagus, bahkan kita diminta untuk selalu berdzikir.

    Maka, apabila saya membaca Al Qur’an satu juz misalnya, atau membaca subhanallah sebanyak seratus kali setiap selesai shalat shubuh misalnya, apakah apa yang saya amalkan itu tergolong bid’ah menurut saudara? Sementra itu saya tidak meyakini bahwa bilangan adalah sunnah (yang dituntunkan Nabi saw)!
    Pak Yusron, kami berharap Anda menyempatkan waktu membaca artikel kami tentang Bid’ah versus Sunnah.

    Pak Yusron, apa anjuran yang bersifat umum, seperti memperbanyak shalat sunnah mutlaqah? maka apabila ada seorang yang membiasakan menegakkan shalat sunnah sepuluh raka’at sebelum berangkat ke kantor misalnya, atau sebelum pergi keluar kota misalnya, jelas itu tidak bid’ah kan? Atau itu bid’ah menurut saudara, karena nabi tidak pernah mencontohkannya?

    Mari kita belajar kembali tentang konsep Sunnah dan Bid’ah agar kita tidak terjebak dalam pemahaman yang keliru tentangnya.
    Apa bapak setuju? Atau bapak sudah yakin bahwa apa yang sementara ini bapak pahami tentang sunnah dan bid’ah sudah final, pasti benar sesuai yang disyari’atkan Allah dan Rasul-Nya? tidak ada kemungkinan barang sedikitpun apa yang selama ini bapak yakini itu keliru atau kurang tepat?

  77. Kat Gus Nur Kholulish:
    …………… Bagi saudaraku warga NU, janganlah terlalu Esmosi, dan kebakaran jenggot, apabila ada berita-berita/opini yg selalu memojokan kalangan kita (nahdiyin) saya rasa bukan kali ini saja saudara-saudara muda kita menampar kita, barangkali saya belum lahir juga memang sudah sering terjadi. Menampar kita dg kata-kata, menjegal kita dg budaya, menuduh kita ahli bid’ah, wahhh pokoknya banyak deh, kalau cerita saya. Karena watak / sifat adik kita ini terus terang keras, lugas, cerdas, dan suka bebas, maka kita sebagai saudara yang lebih tua yang luas wawasan agamanya, baik amaliah dan akmaliyah kita harus selalu merangkul adik-adik kita yang nota bene masih dangkal dalam hal agama. mengapa? karena mereka-mereka masih belajar untuk mencari jati diri…jadi harus kita maklumi. mengapa saya katakan demikian? karena mereka masih dalam keraguan, mengapa mereka masih dalam keragu-raguan? karena mereka mengenal jati dirinya Ibarat orang punya tongkat, tapi kenal / tau si pembuat tongkat, akhirnya si tongkat itu dipakainya buat nyerang yang mereka anggap lawan, tp bukan dipakai untuk jalan-jalan / sowan mencari kebenaran. ….. dst

    Nggak kliru to Gus…….. di adik-adik ini gudangnya ahli hadits lho……..

  78. yang salah bukan menyebut nama Allahnya, tapi yang salah adalah menyelisihi rasullulah SAW nya….semua ibadah yang gak ada tuntunannya dari Rasul SAW itu tertolak, dan itu juga bid’ah, dan bid’ah itu sesat…..
    semoga warga NU segera memohon hidayah dan ampunan dar Allah SWT….

    __________
    Abu salafy:

    Baca tanggapan kami kapada pak Yusron.

  79. kalau anda perhatikan dalam kitab الأذكار disana sudah dijelaskan kalimat
    قال العلماء من المحدثين والفقهاء وغيرهم: يجوز ويستحب العمل في الفضائل والترغيب والترهيب بالحديث الضعيف ما لم يكن موضوعاً، وأما الأحكام: كالحلال والحرام والبيع والنكاح والطلاق، وغير ذلك فلا يعمل فيها إلا بالحديث الصحيح أو الحسن إلا أن يكون في احتياط في شيء من ذلك، كما إذا ورد حديث ضعيف بكراهة بعض البيوع أو الأنكحة، فإن المستحب أن يتنزه عنه، ولكن لا يجب
    sudah sangat jelas perbedaan antara hukum sunah dan wajib..
    kalau hanya sekedar zikir yang di katakan sunah knapa harus di golongkan menyesatkan..lain halnya hukum fardhu sholat dhuhur 4 rakaat di tambah menjadi 5 rakaat itu baru bisa anda katakan bidah.
    saya rasa perlu banyak belajar lagi kalau cuman baru 100 hadits di hapal tiba-tiba langsung menyalahkan orang lain.terimakasih

  80. saya rasa adakan saja debat terbuka versi NU dan wahabi biar jelas…kalau cuman hanya sekedar mencari sensasi di dunia maya gini apa yang bisa diandalkan..hati-hati pertanggung jawaban di akhirat nanti

  81. Ass, Wr, Wb.

    Janganlah kita saling berolok-olok sesuatu yang banyak mudlorotnya daripada manfaatnya. Karena Iblis lebih suka jika umat Islam saling perang syaraf dan rebutan tulang tanpa daging, pada akhirnya orang diluar Islam yang tertawa ria melihat umat Islam pada ribut hanya masalah jumlah Dzikir dan Sholawat.
    Wahai saudara-saudaraku seiman dan seperjuangan
    jika kalian terus ribut masalah ini (khilafiyah), maka saya khawatir cepat atau lambat, kita akan terkena peringatan dari Allah SWT.
    Terus terang saya prihatin dan sangat sedih atas War opinion, debat
    sir, ribut balung antara warga NU dan Wahabi (Muhammadiyah). Saya menghimbau kepada saudaraku yang NU (Ahlussunah Waja) dan Wahabi (Muhammadiyah)
    Hentikan! hentikan! hentikan! pertikaian ini,

    Cahya;
    Assalamualaikum Wr. Wb
    Mas Nur kholis ya namannya, dari mana njenengan rumahnya?
    Apakah kita bisa berdialog sebentar mengenai masalah ini
    Ingat…! Ingat..! Ingat…! Allah berfirman di dalam surat An-Nas Qs:5 Aladlii yuwaswisu fii suduurinnasi, minal jinnati wannas, artinya : artekno dewe jika kamu bener-bener orang beriman.
    Bagi saudaraku warga NU, janganlah terlalu Esmosi, dan kebakaran jenggot, apabila ada berita-berita/opini yg selalu memojokan kalangan kita (nahdiyin) saya rasa bukan kali ini saja saudara-saudara muda kita menampar kita, barangkali saya belum lahir juga memang sudah sering terjadi. Menampar kita dg kata-kata, menjegal kita dg budaya, menuduh kita ahli bid’ah, wahhh pokoknya banyak deh, kalau cerita saya. Karena watak / sifat adik kita ini terus terang keras, lugas, cerdas, dan suka bebas, maka kita sebagai saudara yang lebih tua yang luas wawasan agamanya, baik amaliah dan akmaliyah kita harus selalu merangkul adik-adik kita yang nota bene masih dangkal dalam hal agama. mengapa? karena mereka-mereka masih belajar untuk mencari jati diri…jadi harus kita maklumi. mengapa saya katakan demikian? karena mereka masih dalam keraguan, mengapa mereka masih dalam keragu-raguan? karena mereka mengenal jati dirinya Ibarat orang punya tongkat, tapi kenal / tau si pembuat tongkat, akhirnya si tongkat itu dipakainya buat nyerang yang mereka anggap lawan, tp bukan dipakai untuk jalan-jalan / sowan mencari kebenaran. apalagi tongkat ini di anggap tongkat sakti seperti tongkat musa, makanya mereka nggak percaya tongkat Wali apalagi tongkat Kyai, guru ngaji. Makanya mereka lebih percaya cerita Profesor atau doktor tentang Islam, dibanding Tausiyah Kyai / Ulama yang cuma makai sendal baqiyak. sampai Ijtihad Ulama / Kyai dianggap bid’ah, tapi giliran Ijtihad Profesor / Doktor dianggap sunah. Dari sinilah mengapa saya katakan saudara muda atau punya tuntunan, tapi mereka tidak punya panutan, apalagi sampai kenal sama urutan si pembuat tuntunan tadi (Wahabi). Coba Dinda kalau kalian sadar, dan mau belajar tentang dirimu, yaitu dari mana dan siapa asalmu, saya yaqin anda akan mendapatkan suatu kebenaran yang hakiki dan sampai saat ini sejarah dirimu masih misteri bak mentari tertutup oleh awan.
    Kalian punya tuntunan tapi kalian tidak punya panutan. Kalian punya tokoh atau idola tapi kalian tidak punya Ulama. Sedangkan kami, kami punya tuntunan dan panutan, kami punya tokoh / idola kami juga punya Ulama. Bahkan Muhammad bin Abdul wahab sendiri yang notabene pencetus daripada faham wahabi ia bukan seorang Ulama / Syeh hanya Bapaknya yaitu Syeh Abdul wahab yang kebetulan seorang Syeh / guru, tapi beliau sendiri seorang Ahlussunah waljamaah.
    Sauadara-saudaraku yang dimulyakan Allah SWT, menghadapi hujatan-hujatan dari fihak Islam sendiri (saudara sesama islam) maupun dari luar Islam, jika engkau menanggapi/merespon ejekan-ejekan dari aliran lain ejekan/cemoohan dari saudara kita wahabi (Muhammadiyah) ya.. anggap saja saudara muda kita mengingatkan. jangan terlalu diperbesar yang akhirnya akan menjadi suatu fitnah dan dendam kesumat yang turuntemurun sehingga dapat memutuskan silaturahmi sesama Islam, jelas sabda Nabi kita bahwa sesama umat Islam adalah saudara. Jika kita terus mempermasalahkan sesuatu yang tak perlu dipermasalahkan maka akhirnya yang rugi tetap kita kita juga sehingga dapat menghambat daripada syiarnya agama Islam itu sendiri.
    Begitu juga warga Wahabi (Muhammadiyah) jangan terlalu banyak menyalahkan ajaran Ulama / Kyai / Ustad coba kalian berfikir flash back dari mana kita-kita ini dapat mengenal islam meskipun hanya sebatas kulitnya kalau bukan dari guru-guru ngaji terus guru ngaji dari Kyai, Kyai dari Ulama, Ulama dari para Wali, para Wali dari Tabiin, Tabiin dari para Sahabat, para Sahabat dari Rasulullah. Apa kita lahir langsung bisa Sholat, baca Alqur’an. Ok, kalau memang Saudara mengatakan belajar Islam dari buku, lalu pengarang buku belajar dari mana? Ok, kalau Saudara mengatakan belajar dari sekolah yayasan saudara, coba tanya Guru di sekolah yayasan saudara belajar dari mana? apa belajar dari dukun, dari batu itulah namanya silsilah atau dalam do’a di sebut wasilah. Jangan merasa sok pinter, seperti paman saya yang (Almarhum) smg diterangkan, diluaskan kuburnya dan diampuni segala kesalah fahaman ilmunya, padahal beliau adalah seorang Kepala KUA (Kantor Urusan Agama),Beliau sempat beradu argument dg saya, yang mana Beliau secara ilmu dan wawasan agama lebih luas dan jauh bagai bumi dg langit dibanding saya, Beliau mengatakan Tahlilan itu Bid’ah, kirim doa kepada orang yang sudah meninggal percuma kalau bukan anaknya, Sholawat Tarawih 23 rekaat bid’ah, membacakan kitab talkin mayit di atas kubur orang yg baru meninggal itu juga bid’ah, sampai-sampai Beliau mengatakan orang NU itu kebanyakan melakukan Bid’ah. Padahal Kakek saya atau Bapak paman saya beliau itu adalah seorang NU Tulen. Dan Alhamdulillah semua pertanyaannya yg disampaikan saya jawab dg lugos dan logis (dalil akli) tanpa mengambil dari dalil Nakli (kitab) suci Al-Quran maupun al-Hadits, karena saya sadar, Beliau ini di kampungnya sudah menjadi tokoh / panutan bagi orang-orang yang buta / awam terhadap faham. Dan beliau juga hampir hafal semua surat-surat dlm Alqur’an dan sebagian besar Hadist karena beliau waktu itu tamatan PGA mngajar di SD sebagai Guru Agama dan meneruskan sekolah lg di Solo terus diangkat menjadi Naib di KUA terus terkhir diangkat menjadi kepala KUA di wilayah Kab. Jepara Jateng. sedangkan saya masih duduk di bangku MTs (Madrasah Tsanawiyah) kala itu, akhirnya saya sampaikan kepaman saya bahwa Ahlussunah waljamaah dg NU nya di bangun berdasarkan logika dan rasa sedangkan faham Paman (Muhammadiyah) hanya dibangun berdasarkan logika saja. Padahal Alquran dan hadist itu dua-duanya kan Paman? kalau boleh saya ibaratkan seperti manusia, dan manusia itukan terdiri dari jasmani dan rohani iyakan Paman? sama halnya dg NU adalah jasmaninya sedangkan Ahlussunah adalah rohnya. Seketika itu Paman saya memeluk saya dan meneteskan air sambil mengucapkan : Nur apa yang kamu katakan itu benar, memang selama ini aku mengikuti ajaran ini hanya harapan-harapan jasmani saja, akhirnya beliau berwasiat kepada seluruh keluarganya termasuk saya, jika “Aku meninggal kelak, aku mau di sucikan, disholati, ditalqin dan dibacakan Tahlil yang di pimpin oleh keponakanku ini. Karena dialah salah satu keponakanku yang mengerti maksud dari segala ajaran yang menurutku dan orang lain bid’ah. Sungguh! beruntung Mbakyuku punya anak kamu Nur.
    Wahai saudaraku yang masih awam tentang indahnya dan eloknya ajaran Islam. Lillahi Taala Saya membuat ilustrasi ini tidak lain dan tidaklah bukan hanya untuk memberikan wacana betapa flexiblenya ajaran Islam yakni luas, luwes dan kenes.
    Memang semua faham itu baik tapi belum tentu benar. Karena kebenaran itu harus didasari dengan urutan dan runtunan. Kalau filosofi jawa terkenal dengan Babat, Bebet, Bibit, dan Bobotnya.
    Sekali lagi saya berpesan, jangan mengatakan salah kalau belum tau sejarah, dan jangan mengatakan benar kalau itu hanya mendengar. Sekian terima kasih. Wasssalam.

    Cahya:
    Assalamualaikum Wr. Wb
    Mas NUr kholis ya namananya, rumahnya mana?
    Mas hati hati ya nejengan bicara, siapa bilang wahabi itu ga punya panutan. Saya paham NU itu banyak panutannya Kyai ini kyai itu, apakah kyai itu benar, apakah kyai itu syariah? Hati-hati! Jangan cemlolo njenengan nulis tanpa dasar! Orang yang dalam hidup ini tidak punya panutan bisa diibaratkan seperti orang yang berjalan tak punya arah. Jenengan bilang janbgan memecah umat islam tapi kata-kata anda justru sangat memecah, dengan kata-kata sebagai saudara muda yang ga punya dasar, bisakah anda membuktikan. Satu pertanyaan tolong buatkan definisi dan jelaskan perbedaan antara benar dan baik?
    dalam konteks ilmu agama ilmu, ukhrowi! Abu salafy sampai saat ini masih mumet belum mau menjelaskan ini! Anda bangga bisa memimpin tahlilan anda bangga bisa ziarah wali baca qur”an di dekat kuburannya. Satu pertanyaan saja anda ini umat siapa? Kalau anda umat Nabi MUhammad pernahkan Nabi menggelar tahlilan ketika bunda khatijah wafat, pernahkah Rosulloh menggelar tahlilan ketika Fatimah wafat? Pernahkah pula Beliau Rosul menyuruh para sahabat menggelar tahlilan sahabis beliau wafat? Sekali lagi anda ini umat siapa? Kalau anda umat Nabi Muhammad pernahkan Rosul menyuruh menambah dalam urusan titual ibadah? Kalau memang ini disyariatkan coba tunjukkan dalil naqlynya hadits besrta perawinya yang shohih mengenai hal ini lalu komunikasikan pada ahli hadits yang sesungguhnya mengenai tahlilan ini! Bedakan antara ibdah yang baik dan benar? Sudah bacakah anda buku mengenai buku yang berjudul santri NU menggugat tahlilan? Baca dan camkan baik-biak wahai saudaraku?
    Anda ini umat siapa, imam anda itu siapa nabi muhammad atau abdul kadir jaelani atau para kyai yang anda banggakan? Ingat saudaraku rukun islam yang pertama adalah membaca dua kalimat syahadat, sudahkah anda cerna-baik-biak saudaraku? Kita telah bersumpah dan tetap bersumpah bahwa dengan syahadat itu kita Bersaksi kepada Alloh dan Rosulnya. yang berarti harus menaati perintahnya dan meninggalkan larangannya. Dan bukan menaati siapapun kalau memang itu bukan tuntunanannya. Kau anggap apa Hadits shohih ini, “Barang siapa yang tidak mengikuti caraku dan ucapakanku maka dia bukan golonganku” Dalam hadits lain “Barang siapa yang beribadah tidak menurut tuntunanku maka dia tertolak, dan itu adalah Bid”ah dan setiap bid’ah adalah sesat dan setiap sesat adalah neraka” (Hr Bukhari- muslim) Saudaraku jawab dengan jujur dalam hatimu anda mau ikut siapa? Ikut, nabi muhammad, ikut syaikhmu, atau ikut para kyaimu. Ulama atau kyai itu manusia biasa, tetapi Rosululloh adalah manusia Utusan Alloh petunjuk buat kita. Bisakah anda bersikap soapn terhadap ajaran agamamu ini tidak egois dengan dalil Aqlymu? Tolong bedakan antara benar dan baik. Ini dulu tak sambung lagi kalau anda orang merasa Ahlul sunah, sudah banyak keterangan dari para kyai NU yang sadar akan hal ini buku-bukunya ada cari di toko buku tentang itu, baca buku ini ” Santri NU menggugat tahlilan” ada yang lupa, di dekatku sering ada tahlilan habis magrib yang berangkat banyak, sholat isya masjid sepi dan sepi, masihkan anda bangga dengan pelanggaran ini? Mudah-mudahan kita semua termasuk golongan orang-orang yang diluruskan Alloh akan kebenaran, bukan golongan orang-orang yang terbalik pikirannya.
    Wassalamualaikum Wr. Wb

  82. Cahya;
    Assalamualaikum Wr. Wb
    Mas Nur kholis ya namannya, dari mana njenengan rumahnya?
    Apakah kita bisa berdialog sebentar mengenai masalah ini
    Ingat…! Ingat..! Ingat…! Allah berfirman di dalam surat An-Nas Qs:5 Aladlii yuwaswisu fii suduurinnasi, minal jinnati wannas, artinya : artekno dewe jika kamu bener-bener orang beriman.

    Cahya: kepada mas nur kholis ada kesalah blok tulisan anda malah masuk kebolk saya yang benar komentar saya yang saya tulis di blok selanjutnya, terimakasih

  83. kepada saudaraku kaum Muslimin, segala puji bagi Allah Rabb alam semesta…….

    jikalau kita membaca petuah dari kakanda saudara tua Nur Kholulish Maza, maka sebenarnya kita telah melihat dengan gamblang siapa sebenarnya yang ingin menang sendiri dan siapa yang sebenarnya berkata diatas sebuah keikhlasan….kami tidak perlu menunjuk kepada siapa mereka berpihak dan kepada siapa kami berada, biarlah pembaca sendiri yang akan menimbang dengan ketulusan, bukan dengan nafsu, lantaran kewibawaan yang terancam.

    namun satu yang patut kita ambil manfaat dari beliau tentang petuah itu tentang persatuan umat ini dan bagi warga AHLUL BID’AH HASANAH, seharusnya juga dapat mengambil petuah dari kata-kata beliau tidak terkecuali abu salafy(?)

    dinda sangat sesadar-sadarnya bahwa dinda menjadikan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab sebagai panutan namun bukan satu-satunya panutan karena semulia-mulia panutan adalah Rasulullah, maka jikalau kakanda menganggap ahli khurafat sebagai pewaris Rasulullah maka kamipun menganggap Syaikh adalah pewaris dakwah Rasulullah.

    jikalau kakanda menanyakan dari mana dinda belajar shalat, maka yang kami tanyakan dari mana kakanda mengenal bid’ah-bid’ah itu.

    apakah orang tua yang kita yakini menyimpang, akan terus wajib kita ikuti keyakinanya hanya lantaran dari mana kita mengaji-dari mana kita bisa membaca dan menulis, dan jikalau kakanda menjawab ya, maka dari mana pula kiai-kiai kakanda terdahulu belajar mengaji, dan bisa membaca huruf demi huruf. sedangkan Nabi yang mengajari sahabat tidaklah seperti itu, lalu bagaimana bisa kakanda mendapat tongkat dari sahabat kemudian untuk menghantamkannya kepada beliau beliau

    wahai saudaraku yang melampaui batas….kami mmencoba membawakan ilustrasi ini tidak lain hanya untuk memperlihtakan bahwa orang yang paling pintar tentang Syari’at adalah Muhammad, mengapa harus diluwes-luweskan diadaptasi dengan adat jahil oleh tangan manusia, melahirkan Syari’at baru yang tidak sesuai Syari’at.

    Shalawat yang dituntunkan Rasul dengan sebenar-benarnya, dipugar dengan ugal-ugalan sehingga menjadi Shalawat dengan egolan pantat para biduan…kiai kiai dengan kepulan asap rokok menikmati sajian-sajian erotis dengan diberi label Islami itu.

    pesan terakhir kakanda adalah ilmu buat adinda, dan semoga para pelaku bid’ah yang katanya hasanah bisa menerapkan pula apa yang dipesankan oleh kiainya.
    JANGAN MENGANGGAP (WAHHABI) SALAH KALAU BELUM TAHU SEJARAH, DAN JANGAN MENGANGGAP BENAR (BID’AH yang katanya hasanah) KALAU HANYA MENDENGAR, DAN SEBAGIAN BESAR DARI MEREKA KALAU DITANYA KENAPA KALIAN MELAKUKAN IBADAH INI-ITU, MEREKA MENJAWAB KAMI HANYA MENDENGAR DARI KIAI KAMI….MAKA PESAN KAMI UNTUK KAKANDA BENAHILAH DAHULU AGAMA PARA PENGIKUTMU, BARU KEMUDIAN SETELAH ITU KAMI AKAN SANGAT MENGERTI BAHWA KAKANDA TIDAK CUMA BERMODAL MULUL MANIS BERBUNGKUS SOK AGAMIS

    terakhir kami berpesan, jangan mudah mengatakan salah kalau belum tahu bahwa itu salah, akan tetapi jangan terlalu mudah mengatakan itu benar menurut syariat sedang TERNYATA itu hanya karangan pemuka khurafat.

    sekian, semoga bermanfaat

  84. wuah,…kenapa saudara2ku seiman jadi kayak gini ya?
    jadi malu bila ini dibaca ‘orang lain’ … aku sendiri ga tau apakah aku wahabi/salafi … ga penting buatku … mending benerin shalat dulu … lalu berpikiran positif … & aku yakin sepenuh nya pada Dia pencipta bulu hidung manusia2 pinter yang mengetik diatas…

    ISLAM sedang dihancurkan bukan melalui fisik saja.

    __________
    Abu Salafy:

    Benar Islam sedang dihancurkan bukan dengan fisik saja tetapi juga dengan pemikiran-pemikiran yang menyimpang yang gemar mengkafirkan/mensyrikkan sesama kaum Muslimin!

  85. yg penting saya bukan pengikut Musailamah al-Kadzab, titik! he..he.he

  86. #
    oyiksaja, di/pada Maret 27th, 2008 pada 3:38 pm Dikatakan:

    wuah,…kenapa saudara2ku seiman jadi kayak gini ya?
    jadi malu bila ini dibaca ‘orang lain’ … aku sendiri ga tau apakah aku wahabi/salafi … ga penting buatku … mending benerin shalat dulu … lalu berpikiran positif … & aku yakin sepenuh nya pada Dia pencipta bulu hidung manusia2 pinter yang mengetik diatas…

    ISLAM sedang dihancurkan bukan melalui fisik saja.

    ABU SAYEV:
    BENAR, ISLAM SEDANG DIHANCURKAN BUKAN DENGAN FISIK SAJA, TETAPI JUGA DENGAN FAHAM-FAHAM YANG MENYIMPANG DARI SYARI’AT DENGAN KEGEMARAN-KEGEMARAN BID’AH DAN KHURAFAT MENGATASNAMAKAN SYARI’AT

  87. @Wahabi
    Kalau saya cermati ada dua hal yang dianggap bid’ah oleh gol. Wahabi yang harus dipisahkan;
    (1) Bid’ah karna bilangan 1000x nya
    (2) Syirik karna “ada” Kyai NU (menurut mereka sih) mengajarkan 1000x itu adalah jimat dan hal-hal yang dianggap ‘senjata’, obat, dll.

    Mengenai yang Pertama;
    (a) Ini semakin menunjukkan bahwa golongan ini menganggap golongan yang paling berilmu sekaligus dungu dan sudah sangat kebablasan dalam mencap suatu golongan lain melakukan bid’ah. Jika disodorkan kepada mereka contoh-contoh bahwa para sahabat (tabi’in) juga melakukan bid’ah -seperti pengertian mrk- maka mrk lantas terhentak dan kelimpungan, bingung tidak mampu menjawab. Lantas mrk akan berkilah bahwa para sahabat tidak mungkin melakukan bid’ah karena mrk paling mengenal Nabi serta memiliki ilmu & pengetahuan lebih dari kita sekarang.
    Sebelum dikasih contoh yang mana golongan mas bisa jadi kelimpungan, sebelumnya saya minta dikasih tau dulu apa perbedaan BID’AH dan IJTIHAD?
    Jika ini sdh dijawab, maka saya akan kasih mas-mas contoh2 tsb.

    Mengenai yang Kedua.
    ….Ga usah dulu lah. Ntar yang pertama di atas ga kejawab-jawab.

    Damai….damai

  88. assalamualaikum, situs ini sangat bagus dan menarik, semoga Allah selalu melindungi, amin

  89. Kalau 1000, atau 750, atau 100, atau 70 atau 33 iatau 7 atau 3 itu banyak, maka tidak ada yang salah wong perintahnya “Hai orang2 yang beriman ingatlah kepada Allah dengan dzikir yang sebanyak2nya” seberapa banyak? ya relatif

    Wassalamu’alaikum wr wb

  90. akhirnya…sama sama orang islam, sama sama sholat 5 wkt, sama2 beriman kepada ALLOH dan Muhammad S.A.W.. HOREEEEEE !!!

  91. asyik asyiiik..asyiiik asyiiiiikk orang islam gaa pernah akur …ribuu mlulu..saling membid’ahkan, saling menggoblokkan..saling mensyirikkan..hanya gara2…………………………beda ritualnya ajeee.. MBAH!!!

  92. Dimana mana selalu membahas perbedaan yg di anggap rohmat,dan eronisnya banyak umat yang merasa paling benar boleh saja benar tapi jangan merasa,,,,,,,Wahai kaum muslimin seiman ,,marilah berkaca diri biar jadi manusia yg tahu diri,stop!!!! ribut masalah yg sama 2 punya tujuan tersendiri belajar lah jadi umat yg JEMBAR JERU SEGARANI biar jadi panutan umat,tidak perlu menilai perjuangan ulama dari sis jelek nya menurut keluarga kita,tapi bagaiman kita bisa memberikan yg terbaik bagi umat,kalau tidak bisa memberikan yg terbaik kepada umat uasahakan kita bangga masih ada ulama atau umat yg masih bisa memberikan hal yang baik,,,sebab title ulama itu langsung dari ALLAH bukan dari siapa2,dan tidak perlu menilai perbuatan orang itu bid’ah,,nilailah perbuatan kita sendiri apa sdh sesuai dg apa yg ada di hati kita ,,,IKHL:AS,,,jadilah umat yg ikhlas biar bisa menenangkan hati para saudara walaupun ikhlas itu sendiri sangat sulit di jangkau tapi saya yaqin ALLAH maha segala-galanya yg penting kita tetap belajar dan belajar biar tahu APA HAKIKATNYA HIDUP,DARI MANA KITA HIDUP,DAN KEMANA KITA SETELAH HIDUP ATAU SANGKAN PARANE DUMADI

    Abu Salafy:

    Setuju mbak!

  93. 0 X 0 = 0

  94. Abu Salafy (palsu) said

    “Korupsinya para amir dibiarkan!!! Kebejatan para amir dan amirah dibiarkan!!!! Kebejatan masyarakat ditoleransi…. pelacuran, obat-obatan terlarang menyebar dengan mudah dikonsumsi… semua itu dibiarkan oleh PENGGEDE-PENGGEDE SALAFY SAUDI, TAPI LUAPAN RASA RINDU KAUM MUSLIMIN KEPADA NABINYA DIBILANG BID’AH DAN MENJUURUS KEPADA KEMUSYRIKAN.”

    Ini lebih ringan dari bid’ah bung, rindu pada nabi kok tunggu tiap tahun dan pake repot segala ada pembentukan panitia, iuran, sampai kadang ngutang segala, potret jeprat-jepret, luapan rindu yang keblinger. Cap wahabi dan salafy sudah terukir di lubuk hatimu yang paling dalam ya? tahunya itu tok, padahal banyak lho, dan yang paling rajin dan haus dengan bid’ah ya gerombolanmu itu. Bersholawat tiap waktu dan tiap hari dengan ikhlas, menjalankan sunnah2nya, itu ekspresi dari kerinduannya Kepada Rasulullah SAW. Rasulullah tak butuh penghormatan yang sifatnya poya-poya, lagian dia tidak seperti dirimu (ahlul bid’ah) yang paling suka dengan puja-puji, kehormatan, kedudukan, fulus dengan kedok Islam. Dilihat sekilas kesannya hebat, wah mewah yah…. pesta apa ekspresi kebahagiaan dari kelahiran Nabi Muhammad SAW ya? Kok gak ngaruh pada jamaahnya, ngaruhnya hanya gar ger ketawa dengan mulut tersumpal snack ala kadarnya, kiainya (aku gak pake ulama/sebab sayang karena ulama belum tentu jadi dukun) ceria dapat amplop, kenyang pulang disanjung-sanjung disalami jamaah, tinggalkan jemaah masa bodoh…. yang penting amplop udah di tanganku, perkara mau dengar, ngantuk, ketawa – ketiwi masa bodoh…..

    Bagi panitia, ada hasil tambahan dari sisa iuran, wong peringatan itu identik dengan berkumpulnya orang-orang rakus, pengangguran, pemalas seperti yang punya blog ini.

    Kalau memang bukan bid’ah, berarti sunnah? Kenapa banyak mudharatnya? Apa pengaruhnya Maulid bagi ummat Islam? sehabis Maulidan orangnya pada tekun beribadah? Paling2 komentar kyainya lucu, kapan bisa dipanggil lagi, sedang makna yang digembar-gemborkan katanya menimbulkan rasa cinta kepada Rasulullah sirna begitu saja terbawa amplop eh angin…. berarti tujuannya cinta, tapi justru menghina kepada Rasulullah SAW, seperti film Ayat-ayat cinta, bicara cinta tapi tak ada cinta weleh….weleh……

  95. Pa abu ini cape2in melakukan aktifitas ibadah sunnah yang ada dalilnya jelas saja masih banyak yang belum bisa kita lakukan eh. malah mau nambah-nambah. cape deh

  96. woy elo semua dah pernah masuk surga belom? klo belom jgn banyak bacot.
    meski” ikhtilaful ulama rohmah” tp sekarang ulama yg mane??? sekarang yg penting “la tat tabi’u khutuwatis sayton” akur gak Lo?

  97. ass.mau baca laa ila ha illoh seribu,sejuta,semilyar mau baca solawat satu triliun sehari alloh dan kanjeng nabi muhammad gak rugi.alloh gak butuh di bacain lailahaillalloh,nabi gak butuh di solawati,antum gak solawat tetepnabi,yang butuh itu kita umat manusia.bid’ah itu sedulur2 yang berhak mengatakan bid’ah itu nanti kanjeng sayyidina muhammad saw di akherat.anda tak berhak memvonis bid’ah.apakah anda wabil khusus kpd abu sayef dan abu2 yang lainnya coba anda belajar tentan ilmu ketuhanan(tauhid) apa itu wajib,mustahil,jaiz bagialloh dan rosululloh.anda paham gak apa ityu maksudnya.tapi gak usah berkecil hati kang abu salafi sidik rosul itu pasti benar nanti di antara umatku dia mengaku paling alim,paling islami,pintar ngaji tapi semua itu gak sampai ke hatinya. tanda2 itu sekarang mirip dengan wahabi

  98. maz abu janganlah anda menanggapi omongan orang-orang yang gek jelas seperty abu savey itu…….

    kami warga NU juga tersinggung dengan tulisan abu savey itu. . . . .

    semoga ALLAH menunjukkan mana yang baik dan buruk. . . .

    sepertinya si abu savey itu tidak membaca bahwa syekhnya yaitu ALBANI adalah antek YAHUDI. . . . .

    ALBANI pernah menfatwakan mengkafirkan warga Palestina yang tidak mau meninggalkan gaza…….

    dan ternyata keimanan ALBANI masih belum jangkep…….

    karena dia mengkafirkan imam AL_BUKHORI

  99. mereka gampang mengkafirkan orang gara-gara maulid. . . . . .

    kami warga NU yang mengagungkan nabi MUHAMMAD di katakan sesat??????????

    padahal kaum WAHHABI disana lebih mengagungkan pendirinya dari pada nabi MUHAMMAD

    bagaimana ente itu. . . . . .

    kaum Wahhabi mengagungkan pendirinya dengan melakukan kegiatan semacam haul selama seminggu dengan pesta yang mewah. . . . .

    gak sadar tentang fatwa sendiri ya????????/

  100. TERNYATA ADA ORANG YANG ANTI NU YA?????????

    GAG MERASA ANTI ISLAM JUGA MAS??????

    APA ANTI INDONESIA JUGA THA????????

    SEBAIKNYA ANDA ITU SADAR KARENA SAYA JUGA ANTI WAHHABI

  101. ANDA ITU ORANG BERPENDIDIKAN GAK? (BAGI YANG SADAR ANTI NU)

    WAHHABI ADALAH ANTEK YAHUDI. . . . . .

    WAHHABI MENYEBARKAN KEBENCIAN SEPERTI AMERIKA SANG DAJJAL

  102. INTINYA :

    Kita hanya menjalankan di akhirat ALLAH yg memutuskan.

  103. Saya ada tanggapan, atas tanggapan Abu Sy :
    Satu.
    Di tempat kami warga NU shalat terawihnya khusyu’ pelan-pelan dan khidmad.
    kalau nunggu di akhirat seperti kata kamu besok liat aja di akhirat : siapa yang benar!!! kok rasanya kelamaan. Di dunia aja sudah bisa dirasakan mana yang benar dan mana yang salah!
    __________________________
    jadi begini toh warga NU????
    subhanallah,,,,,,
    anda salah besar, saya hidup dan dibesarkan didalam keluarga yang berbeda organisasi. Ayah saya dan Keluarganya merupakan warga Nahdhiyin yang taat, sedangkan Ibu saya dan keluarganya dididik secara Muhammadiyah, kami beradik kakak hanya saya yang paham dengan Muhammadiyah. tapi antara kami saling toleransi, kecuali pada saat Ramadhan.
    ayah yang taat pada Tuangku (Kiay) nya sering berselisih paham dengan saya tentang penetapan 1 Ramadhan, Shalat Tarawih apalagi penetapan 1 Syawal.
    shalat tarawih ayah saya bilanganya 23 rakaat (20 tarawih dan 3 witir,) sering mengatakan bahwa Shalat tarawih nya warga Muhammadiyah yang 11 rakaat tidak ada dalilnya. malahan saya pernah diejek oleh tuangku NU dengan mengatakan “diama lo ado sumbayang sunat ko 4 rakaat baru salam”(bahasa Minang) yang terjenahannya : mana mungkin shalat sunah itu 4 rakaat baru salam.
    tapi…..
    tuangku itu hanya bisa mengejek kalangan Muhammadiyah dan jarang sekali untuk mengoreksi diri.
    pernah 1 x dalam keadaan terpaksa saya ikut shalat tarawih bersama kaum Nahdhiyin. bayangkan shalat tarawih yang jumlahnya 23 rakaat bisa selesai dalam waktu 23 menit. dimana letak tumakninah dalam shalat???? jadi dalam hitungan matematis 1 rakaat shalat diperlukan waktu 1 menit.
    (kalau anda berkunjung ke Sumatera barat, silahkan mampir ke Kab. Padang Pariaman, tepatnya di desa Ulakan yang terkenal dengan Makam Syekh Burhanudin nya, di sana mayoritas kaum Nahdhiyin yang shalat tarawihnya kelar dalam waktu 23 menit)

    dalam penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal, kami warga Muhammadiyah yang menggunakan Hisab Hakiki sering di FATWA HARAM oleh tuangku NU tersebut. dengan dalih Rasulullah tidak pernah menghitung untuk masuknya bulan Ramadhan melainkan hanya dengan Rukyat ( Maniliak Bulan ).
    jadi kenpa Rasulullah diakhir hadisnya mengatakan ” Apabila Hilal terhalang oleh awan maka cukupkanlah Sya’ban 30. apakah ini bukan berhitung namanya???
    Wallahu a’lam

    ke dua
    Pak Abu, nama kamu mengingatkan kami kapada seorang arab bermana Amr bin Ash (musuh bebuyutan Nabi, sebelum menyatakan islamnya) dia juga seorang yang bersemangat mengejek dan mengolok-olok Nabi…. jangan-jangan benar kata orang-orang tua dulu, bahwa nama itu berpengaruh pada karakter.
    _____________________
    sepengetahuan saya, Rasulullah tidak pernah memiliki Musih Bebuyutan. Anda dan NU anda SECARA TERANG TERANGAN TELAH MENGHINA RASULULLAH.

    JADI KETAHUILAH PARA PEMBACA….
    YANG MENYEBABKAN INDONESIA INI KACAU ADALAH KARNA ULAH KAUM NAHDHIYIN, AWAL KEMERDEKAAN, NU MERUPAKAN KAKI TANGAN NYA BUNG KARNO YANG BERHALUAN NASAKOM, TIADA BANTAHAN OLEH NU. NU PUN MENJADI KAKI TANGANNYA SOEHARTO. DAN PADA SAAT INI GUSDUR YANG MENJADI PENGGEDE NU TELAH BERALIRAN LIBERAR, INI KARNA DIDIKAN NAHDHIYIN KHAN????

    APA ADA NU MENANGGAPI ASI GUSDUR YANG JELAS JELAS TELAH MENGHINA MUSLIM INDONESIA DENGAN CARA MENDUKUNG PEKEMBANGAN AHMADIYAH? MERANCANG UNTUK MENGHIDUPKAN KEMBALI BANGKAI KOMUNIS YANG TELAH LAPUK DAN TIDAK SESUAI DENGAN UUD, DAN BERUSAHA BERDIPLOMATIK DENGAN ISRAEL YANG JELAS JELAS TELAH MENJAJAH UMAT ISLAM??? INI DILAKUKAN PADA SAAT SIGUSDUR MENJADI PRESIDEN!

    SAYA TUNGGU JAWABAN ANDA di e_mail saya Abud_dani@yahoo.co.id

  104. @PENDEKAR KHURAFAT DARI gunung limo

    SAMPEAN MENGATAKAN YANG BERHAK MEMVONIS BID’AH BUKAN SAMPEAN…….KHUSUS BUAT ABU SAYEF…………..lalau saya mau nanya sama sampean…….SIAPA YANG BERHAK MEMUTUSKAN JENIS-JENIS IBADAH YANG BOLEH DILAKUKAN ALIAS BUKAN BID’AH…….SAMPEAN……???KIAI SAMPEAN……???, ATAU RASULULLAH YANG MULIA

    SIAPA YANG MENSERTIFIKASI IBADAH TABARUK SAMA BEKAS CEBOKANNYA PARA KIAI…….SIAPA YANG MENGIZINKAN PONDOK PESANTREN DIMASUKI BATANG DEMIT ALIAS ROKOK……SIAPA YANG MENGAMBIL KEUNTUNGAN DARI ACARA-ACARA SHALAWAT UNTUK MEMANGIL SETAN AGAR MERASUKI TUBUH MANUSIA (DITEMPAT SAYA BANYAK MAS) UNTUK JADI BAHAN TONTONAN, SIAPA YANG MERESTUI ACARA BID’AH DI PONDOK DENGAN DIHIASI SHALAWAT YANG DINYANYIKAN SEBAGIAN WANITA DENGAN PAKAIN ALA PELACUR…………APAKAH RASUL YANG MULIA MENGAJARKANNYA…ATAU HASIL DARI KOMERSIALISASI MENGATASNAMAKAN ISLAM OLEH KALIAN DEMI KEUNTUNGAN DAN PEMUASAN NAFSU SAJA

    • @abu sayev

      Pak lek sayev… sampean kalo lagi stress mbok berobat dulu jangan debat ribet yang ndak karuan disini…

      masak cuman cuap-cuap bid’ah, syirik, sesat, khurafat… berhubung pak lek lagi stress jadi apa itu bid’ah, syirik, sesat, khurafat. pak lek ora mudeng !!!

      he..he..he..

      semiga pak lek cepat sembuh

  105. @ gunung limo

    Rasulullah memberikan peringatan kepada bid’ah-bid’ah itu sebelum beliau wafat dan syiar itu dilanjutkan oleh para ulama tetapi yang ulama beneran….bukan ulama bohong-bohongan alias ahli khurafat…alias tukang klenik.

    kalau sampean mengatakan “””””anda tidak berhak menvonis bid’ah….””””””itu bisa mepermalu diri sampean sendiri……siapa yang berhak membuat aturan beragama, atau beribadah….kiai sampean atau Rasulullah…..siapa yang merekomendasikan bahwa ibadah yang seperti ini boleh atau tidak…benar atau salah…..kiai sampean atau Rasulullah

    LALU JIKALAU SHALAWAT DIKUMANDANGKAN DENGAN BATHIL UNTUK MEMANGGIL SETAN DAN JIN …ADA LAGI SHALAWAT DENGAN DINYANYIKAN BIDUAN BERKOSTUM ALA PELACUR…KEMUDIAN DINIKMATI OLEH KIAI-KIAI DENGAN KEPULAN ASAP ROKOK YANG KHAS MENGHIASI SETIAP PONDOK…..SIAPA YANG MEMBUAT SYARI’AT SEPERTI ITU….APAKAH SAMPEAN AKAN BEGITU TEGA MENUDUHKAN ITU ADALAH DARI RASULULLAH, ….NAUDZUBILLAH MIN DZALIK…BELUM ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BERTOBAT.

  106. membaca laa ila ha illallah bagus banget tu bu, klo bs sebanyak mungkin, tapi ketika ditentukan jumlahnya itu butuh dalil bu (abu), syarat ditermanya amal kan selain ikhlas kan kudu ada contoh dari rosul, apa ente merasa lebih pintar dari rasul, kalo hal itu benar tentu para sahabat sudah melakukannya.

  107. Saya belajar bahasa arab pakai nahwu sharaf, walau gak ada dalilnya. Bodo amat … ini yg kata abu salafy bahwa tidak semua yg tidak dilakukan nabi adalah bid’ah … seperti ini malah wajib.

    Saya dulu belajar baca qur’an pakau turutan, anak saya saya yg besar dulu pakai iqro’, yg kecil pakai qiroati … walaupun ini tidak dicontohkan oleh rasulullah

    Saya baca qur’an memakai qur’an terbitan Indonesia, bukan qur’an utsmani atau lembaran mushaf seperti masa Rasul. Bodo amir… walaupun ada yg mengatakan ini tidak ada contohnya.

  108. kalau diabad 20 ini nggak ada salafy, yang ada adalah sarafy (kumpulan oran2 saraf) …. makanya tafsirnya ngaco. isinya cuman “bidah-sesat-neraka, bidah-seat-kafir”, dan semacamnya.
    emangnya yg jadi tuhan lhooo … sebel gue jadinya.
    eh maaf ya, gak jadi marah nich

  109. @abusayev

    Meyakini bacaan tertentu (yang baik : al-Quran, dzikir dll) mempunyai faidah tertentu tidaklah bertentangan dengan prinsip syar’iy, apalagi menyebabkan pelakunya menjadi kafir atau musyrik.

    Dalam Hadits riwayat Muslim dalam bab
    جواز أخذ الأجرة على الرقية بالقرآن والأذكار

    Dan juga dalam riwayat “Bukhory disebutkan : “

    : انطلق نفر من أصحاب النبي صلى الله عليه و سلم في سفرة سافروها حتى نزلوا على حي من أحياء العرب فاستضافوهم فأبوا أن يضيفوهم فلدغ سيد ذلك الحي فسعوا له بكل شيء لا ينفعه شيء فقال بعضهم لو أتيتم هؤلاء الرهط الذين نزلوا لعله أن يكون عند بعضهم شيء فأتوهم فقالوا يا أيها الرهط إن سيدنا لدغ وسعينا له بكل شيء لا ينفعه فهل عند أحد منكم من شيء ؟ فقال بعضهم نعم والله إني لأرقي ولكن والله لقد استضفناكم فلم تضيفونا فما أنا براق لكم حتى تجعلوا لنا جعلا فصالحوهم على قطيع من الغنم فانطلق يتفل عليه ويقرأ { الحمد لله رب العالمين } . فكأنما نشط من عقال فانطلق يمشي وما به قلبة . قال فأوفوهم جعلهم الذي صالحوهم عليه فقال بعضهم اقسموا فقال الذي رقي لا تفعلوا حتى نأتي النبي صلى الله عليه و سلم فنذكر له الذي كان فننظر ما يأمرنا فقدموا على رسول الله فذكروا له فقال ( وما يدريك أنها رقية ) . ثم قال ( قد أصبتم اقسموا واضربوا لي معكم سهما ) . فضحك رسول الله صلى الله عليه و سلم

    Dalam hadits ini para sahabat mempunyai prediksi bahwa surat al-fatihah bisa untuk jampi-jampi (ruqyah) yang tentu saja Nabi belum perah mengajarkannya kepada mereka. Maka para sahabat itu pun bertanya kepada Nabi.

    Nabi sama sekali tidak marah dengan mengatakan, : “Kepada saya apa kamu surat al-fatihah itu diturunkan, bukankah saya belum pernah mengajarkan kepadamu bahwa al-fatihah itu sebagai ruqyah ?” Nabi justru bertanya dengan senyum
    “( وما يدريك أنها رقية ) (siapa yang memberi tahu kamu bahwasanya ia (surah fatihah) adalah ruqyah.”

    Tidak hanya itu, Rosulullahpun menghalalkan upah yang diberikan orang kepada para sahabat tersebut dan Beliau ikut serta memakannya.
    (قد أصبتم اقسموا واضربوا لي معكم سهما)

  110. @abusayev

    Akan tetapi sholwat, dzikir dan doa yang dilakukan dengan mengumbar aurat apa lagi dengan mabuk2an, tentu saja saya tidak sependapat. Saya yakin Ust Abu Salafy juga tidak membenarkannya. Yang perlu kita fahami, yang terlarang bukan baca sholawat dan dzikirnya tetapi kemungkaran yang menyertainya. Ini jauh berbeda dengan fatwa Wahhaby yang mengkafirkan pelakunya walaupun tidak ada kemungkaran yang menyertainya.

    Sepengetahuan saya, kebanyakan mereka berdzikir dan berdoa dengan cara yang masih bisa dibenarkan, kalau ada satu dua seperti yang anda katakan, itu tugas kita bersama untuk mendawahinya dengan lemah lembut dan kasih sayang.

  111. @M. Abdullah Habib.
    Assalamu’alaikum..

    af1 Ana orang awam baru belajar.. bener kata antum soal al-fatihah yg dibacakan bisa untuk ruqyah itu ana baca dr hadis shahih muslim.. tapi bgni.. sahabat jg tidak asal meng-ruqyah dgn smbarang bacaan klo arti & maknanya tdk memohon kepada Allah & gak bolh klo arti mknanya tdk tepat untuk meng-ruqyah walaupun itu bacaannya ngambil dri Al-qur’an itu tdk boleh… sprti yg kita ketahui knp sahahat ngambil al-fatihah krn sprti kita ketahui arti & maknanya jd boleh.. lgian sahabat yg mengruqyah itu trmsuh salaf yg harus di ikuti yg dijamin ilmu tauhidnya oleh Allah azza wa jalla & Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam…
    yg jd msalah ada byk ulama/ustadz,dll skr pake sembarang bacaan Al-quran trs di tambah dgn bacaan yg kehendak nafsu untuk sihir,jimat,pelet,anti senjata tajam dll . itu banyak yg syirik dikarenakan tdk pernah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam & sahabat yg dijamin itu mlksanakannya.. jd hati2 dalam ibadah dzikir,shalat,dll. klo tdk ada tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam & sahabat yg dijamin oleh Allah azza wa jalla & Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bisa2 itu bertentangan dgn syar’i… wallahu ‘alam bishshawab..

  112. Assalamu’alaikum WW

    Saudara-saudaraku seiman, kenapa kalian senang berdebat. Ingat (….kita sama2 tahu bermujadalah dilarang….) ! ini zaman sudah mau berakhir, masih milyaran saudara-saudara kita yang belum kenal Allah yang harus diselamatkan dari azab Allah. Itu yang seharusnya kita fikirkan karena ini adalah amanah Rasulullah yang selalu menjadi fikirnya , bahkan sampai menjelang ajalnya (… ummati ….. ummati…). Kerisauan Beliau harus menjadi kerisauan kita dan tanggung jawab kita sebagai pelanjutnya untuk selamatkan ini ummat.. ..Kalau kalian masih senang berdebat berati kalian senang menyakiti Rasulullah. Ingat ! Kebenaran hanya milik Allah, bukan menurut kalian atau ustadz2 kalian. ….dan masalah khilafiah yang sering kalian perdebatkan kalau disikapi dengan saling menghargai inilah maksud agama…. dan kalau kalian menjadi pecah belah, saling mengumpat, OH …….alangkah bahagianya para syaithon, karena maksudnya tercapai. …..Ingat juga Sebab tidak ada jaminan diantara kalian yang paling benar… Kalian semua mengklaim ikut nabi dan sahabat, tapi apa benar persis seperti nabi dan sahabat (zahir dan batinnya ?????) Ingat sekali lagi : KEBENARAN HANYA MILIK ALLAH DAN AKAN DIBERIKAN OLEH ALLAH PADA HATI-HATI HAMBANYA YANG BENAR-BENAR IKHLASH. Semoga bermanfaat. Amin

  113. @orang_baik

    Wa’alaikumussalam WW.

    Saudaraku, meyakini bahwa bacaan al-quran -dari seseorang yang benar2 beriman – mempunyai keagungan dan manfaat yang besar tidaklah menjadikan orang yang meyakini hal tersebut menjadi musyrik, begitu pula bacaan yang baik (Tahlil, tahmid, istighfar dll).

    Menggabung doa dengan ayat-ayat al-Quran juga hal yang biasa dilakukan oleh ulama salaf, Misalnya anda berdoa : YA aLLAH MUDAHKAN SEGALA URUSANKU, LAPANGKAN RIZKIKU DAN HINDARKAN AKU DARI SEMUA MARA BAHAYA, SESUNGGUHNYA ENGKAU MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU.

    Dalam doa diatas menggabungkan doa dengan sebagian ayat al-Quran “SESUNGGUNYA ENGKAU MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU = iNNAKA ‘ALA KULLI SYAIIN QODIR ”

    Sayyidina Ali KW, beliau banyak merangkai doa menurut hajat yang beliau inginkan untuk dikabulakan, jadi berdoa dengan bahasa apa saja dan dengan susunan kalimat apa saja selama sejalan dengan prinsip agama dalam berdoa tidaklah terlarang.

    Saya percaya, bahwa ada doa yang terlarang dalam agama, misalnya berdoa untuk segera dimatikan oleh Allah. Doa semacam ini memang Nabi kita sendiri sudah memberikan larangan. Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhory Beliau bersabda :

    ا يتمنين أحدكم الموت لضر أصابه فإن كان لا بد فاعلا فليقل : اللهم أحيني ما كانت الحياة خيرا لي وتوفني إذا كانت الوفاة خيرا لي »

    Artinya : Janganlah seseorang diantara kamu mengharapkan kematian karena bencana yang menimpanya, kalau memang dia harus melakukan maka hendaknya dia berkata (berdoa) : ” Ya Allah hidupkanlah aku sekiranya hidup itu lebih baik bagiku dan matikanlah aku sekiranya kematian itu lebih baik bagiku. (HR. Bukhory Juga dalam Muslim dari Syu’bah).

    Adapun doa ustadz atau ulama yang anda tanggap telah meminta kepada selain Allah dan mencampur ayat al-quran dengan keinginan hawa nafsu, itu anda perlu bawakan contoh doa tsb sehingga kita bisa mendiskusikan

    Terima kasih

  114. klu sy bc sbgian buku,soal wirid,salawat,tawasul n tarekat2, kebanyakan berawal dr kalangan ahlul bait
    sy melihat segala hal yg berbau mengutamakan ahlul bait sll oleh kalangan wahabi dikatakan sirik,n bidah
    coba sj liat makam2 yg sering diziarahi oleh ummat islam kebanyakan adalah ahlulbait n zuriatnya baik d indonesia atau pun d negara lain,
    hal ini menimbulkan hasut di hati syekh2 wahabi,sehingga mereka pelintir ziarah dikatakan penyembahan
    begitu juga tawasul,
    kedengkian trhdp ahlul bait adalah pokok utama knp wahabi ini ada
    sy anjurkan anda2 yg ingin tau ttg wirid tawasul n lain2nya
    bacalah MAFATIH AL JINAN,krn semua sanadnya dr ahlulbait

  115. saya ucapkan salut dan dukungan penuh untuk mas abu salafi dalam melawan pendapat para wahabiyun yang tersesat itu , teruskan perjuanganmu mas , saya dukung penuh …….terimakasih

  116. ahh ngomong apa ente,sudah diamalkan kalau enggak suka diem,apa kita2 yang suka ziarah kubur nyembah setan disamping kuburnya…pakai dalil Al-Qur’an dan Al-Hadits segala yang benar itu Muhammad SAW dan generasi terbaik dimasa beliau,generasi kita…errorrr semuaa….mau bukti…negara kita dilaknat sama Allah SWt mau bukti lagi….rakyatnya miskin…

  117. @pecinta AhlulBait: saya setuju dengan anda, kami hanya mo nambah aja bukti generasi sekarang itu Errorrr berat, “ngobrol ” dengan caci maki atau marah2, menurut seorang ulama silsilahnya marah adalah:…..Marah bin Panas bin Api bin Neraka bin Setan bin Iblis……..astaghfirulloh…..mohon maaf semuax

  118. Ga usah pusing2 biar allah swt yg menentukan, kalian smua ada yg brani ga tuk bermuhabalah ?? Jgn cuma lisan doank tpi tdk mempercayai allah lah yg maha mengetahui.

  119. wahabi seperti sahudi arabiya lebih membela amrik dan israhell dibandingkan muslim lainnya, wahabi dan sahudi bahu membahu meruntuhkan islam dg alasan memurnikan islam didukung dan dilindungi amrik dan israhell

  120. wahabi apa sih ? salafi juga apa sih ? ngga ngerti…
    Kalo NU, Muhammadiyah, Persis, HTI, PKS, Majelis rosululloh, Nurul Mustofa, FPI, abubakar baasyir, itu golongan apa??……..koq sama2 orang islam yg tuhannya Allah dan rosulnya Muhammad, masih suka ribut2 gini yaah? gimana mau bikin ustmaniyah baru seperti orang2 HTI kampanyekan….haduuh beneran sy pusing ga ngerti….maklum sejak kecil tahunya NU dan Muhammadiyah aza ( yg suka diledekin sm orang NU ) baru2 ini malah baru ngeh Persis itu muhammadiyah juga….wah jadi masuk yg mana donk mas…??

  121. wahabi iblis semuanya,konon tauhid yg murni lah,paling sunah lah smua batil dan munafiq wahabi salafi tu,ingat janji ALLOH yg hak itu akan dijaga yg batil akan lenyap,yg busuk itu walaupun dibungkus apa saja tetap akan tercium jg busuknya mcm wahabi2 …ng

  122. buka oooooy blog ABU SYAFIQ fr malaysia

  123. ini kok malah jadi forum mencaci maki NU. orang2 seperti sandi dkk sangat salah bila mengaku ingin memurnikan ajaran Islam, masak mau memurnikan ajaran Islam dengan menanggalkan Aklaqul Kariimah?
    Saya punya pengalaman pribadi tentang caci maki ini. waktu saya kuliah dulu saya berkunjung ke MaLANG dalam sebuah kegiatan pers Mahasiswa, saya berkenalan dengan seorang teman, sebut saja Amin. Anehnya dia langsung menanyakan dari organisasi ekstra mahasiswa mana diri saya, saya bilang polos2an bahwa saya dari PMII, langsung saja tanpa tedeng aling2 dia bilang saya ini anak NU (memang betul), ahli bid’ah, khurafat, dan takhayyul. Saya merasa anaeh di abad 21 (waktu itu tahun 2003) ini masi ada orang memperdebatkan masalah2 kecil seperti ini. Saya bilang “orang semua udah mikir bagaimana terbang ke bulan kok masih ada orang yg mau memperdebatkan hal2 kecil seperti ini”.

  124. tanpa menghiraukan tanggapan saya si Amin ini terus saja nyerocos memperinci tradisi2 Nahdliyyin yang dianggap bid’ah dan syirik, seperti selamatan, tahlilan, diba’an dsb. Karena saya merasa sangat tidak penting meladeni ocehan2nya maka saya tinggalkan saja dia dengan ocehan2nya.
    lalu satu bulan berikutnya ada pertemuan lagi di Jember. Kebetulan saya dan Amin juga hadir. bersamaan dengan acara itu ada sebuah kantin kampus yang lagi yang lagi selamatan plus tumpengan serta mengundang kami semua untuk berdo’a bersama. waaaah…senang banget hati kami semua tak terkecuali si Amin yang suka mengharam2kan kegiatan selametan (maklum mahasiswa rantau semuanya kelaparan).
    Nah, saat yang ditunggu2 tiba, yaitu makan tumpeng bersama.

  125. sebelum makan tumpeng langsung saya bilang pada teman2 “Amin gak boleh ikut makan, ini nasi selametan, hukumnya selamatan haram bagi dia jadi nasi dari acara inipun juga haram”. Ternyata si amin merengek2 minta ikut makan walaupun itu ‘makanan haram’. kontan saja semua teman tertawa menertawai ketidak konsistenan si Amin dalam menerapkan hukum Islam gaya dia.

  126. Mas Tolong kalau omongan itu dijaga,,,,
    Saya Ambil Fakta seperti dibawah ini….

    Didunia ini tak ada negara yang mau memakai hukum Allah SWT alias agama islam sebagai HUKUM KEHIDUPANNYA kecuali orang-orang WAHABI seperti (Negara2 Arab saudi, Brunei Darussalam, dan salah satu negara yg kita anggap musuh yaitu Malaysia)….

    Orang2 tersebut bisa dibilang wahabi… Tapi lihat kenyataannya yaitu bukti bersihnya tauhid dan keimanan mereka sehingga mereka bersedia memakai hukum islam sebagai hukum kehidupannya….

    coba baca alqur’an mas (Q.S Al-maidah 44,45, & 47) diakhir ayat dijelaskan..barang siapa yg tak mau berhukum pada hukum yang diturunkan Allah maka sebenarnya mereka itu fasik,dzolim dan kafir…

    COBA INTEROSPEKSI DIRI,,, DIGOLONGAN MANAKAH KITA BERADA?????

    Mereka sudah jelas keimanan ketauhidan dan keislamannya… LAH KITA?????

    Jadi Jangan hina orang2 wahabi mas…. karena mereka itu orang2 beriman dengan ketauhidan yang bersih sehingga mau menurut hanya kepada hukum Allah…
    ….
    Saya kasih tahu sebuah pandangan dari seorang calon ilmuwan fisika seperti saya dalam masalah ini tolong disimak……;

    1. Allah SWT ciptakan Alam semesta ini dengan segala Hukum Alamnya yang bentuknya tidak tertulis dan tidak ada didalam bahasa manuasia alias tersirat dan hanya dapat dimengerti oleh alam itu sendiri…hanya orang-orang mau berfikir seperti ilmuwan2 yang dapat menterjamah bahasa alam semesta. sehingga hukum Alam itu sudah banyak dimengerti oleh manusia sekarang.. Hukum Alam itu sunatullah dan dituruti oleh alam sehingga alam tersebut berjalan sebagai mana mestinya….

    2. Sekarang coba cerna Manusia.. Manusia diciptakan oleh Allah SWT bersama dengan Hukum dan aturan untuk melaksanakan kehidupan, hukum dan aturan tersebut tertulis dan berbahasa manusia yaitu Agama… Tapi kebanyakan manusia itu kafir dan menganggap hukum Allah itu tidak baik sehingga tidak digunakan dalam kehidupannya…

    dari sekarang coba instrospeksi diri siapakah yang sebenarnya berada pada jalan Allah dan siapakah yang berada pada jalan Toghut….??

  127. wahabi wajib di brantas, wahabi adalah kaum munafiquun,,,,pendusta, heh wahabi kunyuk bangsat, kalau di indonesia tidak di datangi para Wali ALLAH maka ente sekalian tidak akan jadi islam, bahkan akan menyembah batu seperti nenek moyang ente dulu yang beragama macam macam ada yang hindu ada yang budha, kalo ente sudah benci dengan sholawat dan membid’ah bid’ahkan ‘amalan ahlu sunnah wal jama’ah, siap siap ente semua mencium bau neraka… dan mayat ente semua ga pantas di sholatkan dan di mandikan, harusnya di buang seperti bangkai binatang, karena ente dengan tahlilan aja anti kan ga mau tahlilan… terla’nat ente semua wahai wahabi

  128. Kapan ketemu rasulullah ??? minta alamatnya dong, karena selama ini saya tahu islam dari guru saja.

  129. SAYA YAKIN ALIRAN WAHABI DAN CABANG-CABANGNYA ADALAH ALIRAN YG SALAH DAN SESAT :

    ALLAH TELAH BERFIRMAN DALAM AL-QUR’AN :
    SURAT AT-TAUBAH , AYAT 19 :
    ( MOHON ANDA BUKA SENDIRI DI KITAB TAFSIR QUR’AN ANDA MASING2 AGAR YAKIN…)

    “Apakah orang-orang yang memberi minum kepada orang yang mengerjakan ibadah haji dan orang-orang yang mengurus Masjidil Haram kamu anggap sama dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama pada sisi Allah! Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”

    PERHATIKAN :
    “YANG MEMBERI MINUM ” & “MENGURUS MASJIDIL HARAM” …..

    SEPERTINYA SUDAH TAKDIR KITA MEKKAH DAN MADINAH TELAH DIKUASAI OLEH KERAJAAN YG BASISNYA MEMANG WAHABI.
    INI TERBUKTI TIDAK ADA LAGI “BACAAN DALAIL KHAIRAT DI SANA.
    ADZAN TIDAK BOLEH SUARA MERDU DAN LAGU, BANYAK TEMPAT2 BERSEJARAH RASULULLAH YG DIHANCURKAN DAN JADI TEMPAT KOSONG, BAHKAN SEBENARNYA ZIARAH KE MAKAM NABI DULU PERNAH DILARANG ( SEKITAR TAHUN 1930-AN ( MOHON DI CMIIW )) TAPI KARENA REAKSI DUNIA SAAT ITU MAKA SEPERTINYA RAJA MEKKAH YG WAHABI NGGAK JADI MEMBUAT PERATURAN ITU. MUNGKIN TAKUT KERAJAAN MEREKA DIBUBARKAN.

    INI FAKTA !
    BAHKAN ALLAH SWT TELAH MENJELASKANNYA SEJAK RASULULLAH MASIH HIDUP DAN MENERIMA WAHYU…..

    PERCAYALAH SAUDARA2….
    BID’AH YG SELALU ANDA KATAKAN DAN SYIRIK YG SELALU ANDA KATAKAN ITU SEBENARNYA BERBALIK KE ARAH ANDA SENDIRI !

    ANDALAH YG SYIRIK KARENA TELAH MENGATAKAN ORANG SYIRIK.
    DAN ANDALAH YG BID’AH KARENA TELAH MENGATAKAN SESAMA MUSLIM BID’AH.

    HADIST RASULULLAH :
    “DARI ABU HURAIRAH R.A. : RASULULLAH BERKATA : APABILA SESEORANG BERKATA KEPADA SAUDARANYA “HAI KAFIR” MAKA JADILAH SALAH SEORANG DARI MEREKA ITU MENJADI KAFIR ( H.S.R.BUKHARI-MUSLIM )

    YANG JELAS :
    WAHABI DAN ALIRAN2 YG MIRIP WAHABI YG KERJANYA CUMA MENGKAFIRKAN DAN MEMBID’AHKAN ORANG LAIN MAKA SAMA DGN WAHABI.

    KARENA ALIRAN ITU MENURUT RASULULLAH ADA 73 FIRQAH

  130. DAN TAHUKAN ANDA MENGAPA WAHABI DAN CABANG-CABANGNYA MENJADI CEPAT MENYEBAR DENGAN SANGAT KUAT ?

    KARENA :
    1. BASISNYA BERADA DI MEKKAH YG SUANGATTT KAYA !
    2. DANA BISA DI ALIRKAN SEBERAPAPUN ASAL WAHABI DAN CABANG-CABANGNYA BISA MAJU ! KARENA DANA MEREKA SANGAT KUAT !
    3. MAKANYA KALAU PERUSAHAAN2 YG ADA KAITAN DGN MINYAK BUMI..SELALU KUAT DGN WAHABINYA…..COBA ANDA PERHATIKAN SAJA SENDIRI….
    4. AWAL MULANYA WAHABI BISA BERKEMBANG PESAT KARENA MEMANG MUHAMMAD BIN WAHABI BERGABUNG DGN PENGUASA MUHAMMAD BIN SA’UD DI DUR’IYAH. MAKANYA POLITIK BISA BERCAMPUR DGN PEMAHAMAN…

  131. YANG LUCUNYA :
    PEMAHAMAN WAHABI HAMPIR SAMA DENGAN PEMAHAMAN IBNU TAIMIYAH YANG SESAT ITU, CUMA BEDANYA PEMBAWA WAHABI BERGABUNG DENGAN PEMERINTAHAN YANG PUNYA TIRANI KUAT SEHINGGA RAKYAT JADI TAKUT….
    MAKANYA MENYEBAR DENGAN CEPAT.
    JIKA ANDA TIDAK PERCAYA, COBA BACA SEJARAH-SEJARAH IBNU TAIMIYAH SI SESAT INI…SAMA DENGAN PEMAHAMAN WAHABI.

    SALAH SATU PEMAHAMAN IBNU TAIMIYAH :
    ALLAH ITU BERTEMPAT DI ARASY, DAN DUDUK SAMA SEPERTI IBNU TAIMIYAH DUDUK BERSILA.
    DAN TUHAN SELALU TURUN KEBUMI SEPERTI TURUNNYA IBNU TAIMIYAH DARI MIMBAR.
    DIA SANGAT MENGKAFIRKAN ORANG2 YG ZIARAH KUBUR KE MAKAM NABI ( SAMA SEPERTI WAHABI ).
    IBNU TAIMIYAH MATINYA DALAM PENJARA.
    SEMOGA KITA DAPAT TETAP DALAM AHLUSSUNAH WALJAMA’AH.
    AMIN

  132. perintah Nabi adalah memperbanyak dzikir, dan memperbanyak dzikir tidaklah mengkhususkan bilangannya harus 1000x atau 10000x. Mengkhususkan seperti inilah yang tidak diperbolehkan…

  133. Waktu kecil diajarin agama dirumah sama ortu, taunya Islam. gak kenal Muhammadiyah gak kenal NU. Stlh besar ada dpt temen baru, anehnya sama temen2 yg lain aku diperingatkan …dia itu Muhammadiyah…
    Setelah diliat lbh jauh ternyata aku sama dgn dia dlm ibadat sehari-hari. Baru ngeh ternyata aku kata orang Muhammadiyah jg.

    Skrg dah tua gini, ternyata temenku yg paling dekat & paling ngerti adalah org NU. Kalo haulan sering ngundang,wlopun aku gak dtg dan dia paham knp aku gak dtg, klo lebaran sering gak barengan, tp tetap maaf2an.

    GAK MASALAH …
    Masing2 aja dgn keyakinannya sendiri2. Ntar kan ada perhitungannya sendiri2. Sekarang damai2 aja kenapa??!!!!

  134. yakin akan rukun islam dan rukun iman itulah saudaraku sesama muslim tapi kalo ngak percaya dan yakin akan RUKUN ISLAM DAN RUKUN IMAN,ITULAH YANG PERLU DIPERTANYAKAN MARI KITA SAMA SAMA MENGINGATKANNYA………..amin

  135. kabeh kok podo bingung….sebenarnya konsepnya perintah adalah berdzikirlah yang banyak.lha banyak itu dlm bahsa arab lebih dari tiga.ya tho…mau 4,5 tau seribu yo biar aja yang penting kan banyak .gitu aja kok repot

  136. WAHABI IS NOT ISLAM. BUT THEY ARE MONSTER YAHUDI

  137. to salafy2an
    ente jgn ngurusin amal kmi nahdiyin, ente urusin aja fatwa2 syaikh2 lu yg mrndahkn ulama salaf maupun kholaf.
    yg mengatakn nabi MUHAMMAD bkn mahluk yg paling utama.
    yg saling kafirkn sesama salafy2an
    yg sholatny kdekeran ribet sm jubah sm sorban ad yg nyimak smbl mgang qur,an.
    gmn tanggapan ente salafy najdy???

  138. Ingatlah wahai sobat2 semua…. orang masuk surga & neraka itu sudah ada jatanya. Bahkan jumlah penduduk neraka itu lebih banyak dr pd pendduk surga. Dlm tafsir asshowi diterangkan bandingannya 1000 : 1 . Jd lebih baik awae dw dw . Ndrek guru 2 kita yg sdah jelas. Whabi men whabi neng akhirat ora digagas penting tauhidi bener ndrek njjeng nabi lhaiyo slamet. Amin…

  139. Ingatlah wahai sobat2 semua…. orang masuk surga & neraka itu sudah ada jatanya. Bahkan jumlah penduduk neraka itu lebih banyak dr pd pendduk surga. Dlm tafsir asshowi diterangkan bandingannya 1000 : 1 . Jd lebih baik dandani awae dw dw . Ndrek guru 2 kita yg sdah jelas. Whabi men whabi neng akhirat ora digagas penting tauhidi bener ndrek njjeng nabi lhaiyo slamet. Amin…

  140. ehmm…ehmm

  141. wirid yang ditentukan bilangannya misalkan 1000x yang biasanya ada tujuan tertentu misalkan ingin pengasihan dll itulah yang bid’ah.
    orang berzikir yang ikhlas itu sesering mungkin tapi tidak maksa harus 1000x sekaligus.
    yang 1000x sekaligus itu yang ada udang dibalik batu, biasanya ujung2nya jin yang muncul

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s