Membongkar Tipu Muslihat Ustadz Firanda Ketika Mengkritik Sang HABIB! (4) [Bagian 3]

Bukti Bahwa Sarjana Wahhâbi Salafy Hanya Burung Beo Yang Pandai Menirukan Nyanyian Sumbang Ibnu Taimiyah

Setelah Anda menyimak dengan seksama bukti-bukti yang telah kami paparkan sebelumnya…. dan kami janjikan untuk menyajikan bukti keenam, yang kami yakin bukti ini akan sangat menyakitkan para Wahhâbiyyûn Salafiyyûn Taimiyyûn sebab selain membuktikan dusta dan kebohongan klaim mereka, ia juga membongkar kemunafikan dan kekejaman Salaf yang mereka sangat agungkan… yaitu Yazid putra Mu’awiyah putra Abu Sufyan… keluarga yang selama ini diyakini para Wahhâbiyyûn Salafiyyûn Taimiyyûn kesucian dan ketulusannya untuk Islam dan umat Islam!!

Imam Husain –Radhiyallahu ‘Anhu- Bersimpuh di Hadapan Pusara Suci Kakeknya dan Berdoa

Sejarah mencacat bahwa Mu’awiyah dengan segala cara licik lagi busuk telah memaksa umat Islam menerima Yazid putranya sebagai Khalifah menggantinya. Para sahabat dan pembesar umat Islam menentangnya sejak awal niatan pengangkatan itu… Siti Aisyah ra. menentang…. Abdurahman putra Khalifah Abu Bakar menentang… Imam Husain ra juga menentang pengangkatan itu!

Apa yang dilakukan Mu’awiyah ini benar-benar menyalahi nilai dan ajaran dasar Islam…. disamping apa yang ia lakukan itu menjungkir balikkan sistem Syura dalam pengangkatan seorang Khalifah… ia juga membuktikan bagaimana Mu’awiyah telah melecehkan maqam kekhalifahan dengan menunjuk seorang durjana. Fasik, bejat dan sama sekali tidak mencerminkan norma Islam paling sederhana sekalipun…. Yazid sama sekali tidak punya kelaikan menjadi seorang Muslim Mukmin apalagi menjadi Amirul Mukminin [1] ia seorang pemuda yang bejat, peminum arak, pezina dengan muhrim/keluarga yang haram dinikahi secara syari’i dan sederetan rekor kebejatan lainnya…..

Sesuai dengan wasiat Mu’awiyah agar Yazid tidak bersikap lunak kepada al Husain ra., karenanya segera setelah kematian Mu’awiyah ia menulis sepucuk surat kepada Gubernur Madinah agar memaksa al Husain ra memberikan baiat setianya kepada Yazid… di malam sesampainya surat itu kepada sang Gubernur, ia memanggil al Husain ra., setelah mengabarkan berita kematian Mu’awiyah dan dilantiknya Yazid sebagai penggantinya, ia segera meminta al Husain ra agar memberikan baiat setianya untuk Yazid. Al Husain menolak dengan tegas… bahwa pribadi mulia seperti beliau tidak mungkin membaiat orang bejat seperti Yazid. Ketika sikap sang Gubernur terkesan melunak, marwan yang saat itu hadir dalam pertemuan malam itu, mendesak sang Gubernur agar memaksa al Husain ra memberikan baiatnya untuk Yazid dan jika beliau menolak hendaknya ia memenggal kepalanya! Al Husain marah kepada Marwan… dan terjadilah pertengkaran mulut antara al Husain dan Marwan bin Hakam (seorang fasik yang telah dikutuk Nabi saw. beserta ayahnya, namun anehnya ia sangat dipuja dan disanjung para Wahhâbiyyûn Salafiyyûn Taimiyyûn!)

Malam itu mereka gagal memaksa al Husain memberikan baiatnya untuk Yazid…. beliau pulang ke rumah… Lalu di tengah malam, al Husain ra. keluar menuju masjid dan menziarahi pusara suci kakeknya; Nabi Muhammad saw. al Husain mengucapkan salam atas kakeknya, ‘As Salâmu ‘alika Ya Rasulallah, aku al Husain anak mungilmu putra anak mungilmu Fatimah, cucumu dan putra anak kesayanganmu yang engkau tinggalkan untuk umatmu. Saksikan wahai Rasulullah atas mereka bahwa mereka telah menghinakanku dan menyia-nyiakanku. Ini adalah keluhanku kepadamu sehingga aku nanti berjumpa denganmu. Semoga shalawat Allah atasmu.”

Setelahnya al Husain merapatkan kedua kakinya dan terus dalam keadaan ruku’ dan sujud hingga fajar menyingsing. [2]

.

Abu Salafy:

Apa yang dikalukan Imam al Husain ra. terlepas apakah kita meyakininya sebagai Imam Ma’shum seperti diyakini saudara-saudara kita Syi’ah Imamiyyah (dan kemudian sering menjadi bahan cemoaan kaum Salafi Wahabi Taimiy) adalah bukti nyata bahwa berdoa dan bermunajat di sisi pusara suci Nabi saw. telah dipraktikkan para sahabat Nabi mulia… maka dengan demikian palsulah apa yang selama ini diklaim Ibnu Taimiyah dan para Taimi-taimi kerdil baik produk lokal atau setelah dicuci otak di negeri paling tiran di muka bumi di bawah asuhan para masyâikh Wahhâbi berhati busuk kepada para wali Allah dan khususnya para wali dari Ahlulbait Nabi ra.

Maka setelah ini masihkan Anda ragu bahwa Ibnu Taimiyah; Syeikhul Islamnya kaun Nashibi gemar berdusta atas nama para sahabat… atas nama agama… semua itu ia lakukan hanya demi menyesatkan umat Islam …

Imam al Husain ra. Kembali Menziarahi Pusara Suci Datuknya; Nabi Muhammad saw.

Di malam berikutnya, al Husain kembali menziarahi pusara suci datuknya, beliau shalat beberapa rakaat di sisinya kemudian memanjatkan doa yang berisikan keluhan atas kehancuran umat beliau.

Al Husain ra berdoa:

اللهم إنَّ هذا قبرُ نبيِّكَ محمدٍ (ص)، و أنا ابنُ بنتِ نبيِّكَ، و قد حضَرَني مِن الأمرِ ما قد عَلِمتَ اللهم إنِّي أُحِبُّ المَعروفَ و أُنكِرُ المنْكَرَ، و أنِّي أسْألُكَ يا ذا الجَلالِ و الإكرام بِحَقِّ هذا القبْرِ و من فيه إلاَّ اخترْتَ لِيْ من أمري ما هو لكَ رِضًى و لِرسولِكَ رِضًى و للمؤمنين رِضًى.

“Ya Allah, sesungguhnya ini adalah pusara Nabi-Mu saw., dan aku adalah putra anak perempuan Nabi-Mu. Dan benar-benar telah menimpaku sebuah perkata yang Engkau telah ketahuinya. Ya Allah, aku cinta yang ma’rûf dan menentang yang munkar dan aku benar-benar memohon kepada-Mu Wahai Dzat Pemilk Keagungan dan Kemuliaan, dengan hak/kedudukan mulia pusara ini dan pribadi yang dikebumikan di dalamnya, pilihkan untuk urusanku ini apa-apa yang di dalamnya ada ridh-Mu, ridha Nabi-Mu dan kerelaan kaum Mukminin.”

Kemudian al Husain menangis di sisi pusara datuknya; Nabi saw., sehingga menjelang shubuh,  beliau meletakkan kepalanya di pusara itu lalu tertidur sejenak. Dalam tidurnya itu, beliau didatangi Rasulullah saw. bersama serombongan para malaikat di sampin kanan dan kiri dan di depan dan belakang beliau. Rasulullah saw datang sehingga merangkul al Husain dan mencium keningnya seraya bersabda, ‘Duhai kesayanganku al Husain, seakan aku akan segera melihatmu bersimbah darah, disembelih di tanah Karbala’ di antara sekelompok dari umatku, saat itu engkau dalam keadaan kehausan tidak diberi minum barang seteguk air.. engkau dahaga tidak mereka beri air. Kejahatan apa gerangan yang sedang mereka perbuat. Allah pasti tidak mengizinkan mereka mendapat syafa’atku. Di sisi Allah mereka tidak memiliki bagian kebaikan sedikit pun. duhai kesayanganku al Husain, sesungguhnya ayahmu, ibumu dan saudaramu telah datang menemuiku dan mereka semua sangat merindukanmu. Dan sesungguhnya bagimu ada derajat istimewa di surga yang tidak akan didapat kecuali dengan kesyahidanmu.’ Dalam mimpinya itu al Husain memandangi wajah datuknya Muhammad saw. dan mendengar ucapannya. Al Husain berkata, Wahai kakek, aku tidak butuh kembali ke dunia lagi. Bawalah aku bersamamu dan gabungkan aku bersamamu di pusaramu.’ Nabi saw. berkata, ‘Wahai al Husain, engkau harus kembali ke alam dunia sehingga Allah menganugerahkanmu kesyahidan dan apa yang telah Allah tetapkan untukmu berupa pahala yang agung. Dan sesungguhnya engkau, ayahmu, ibumu dan abangmu, pamanmu dan paman ayaahmu akan dikumpulkan pada hari kiamat kelak dalam satu rombongan sehingga masuk surga.’

Saat itu al Husain ra terbangun dari tidurnya, dan beliau menceritakan mimpinya kepada keluarganya, maka bersedihan mereka semua dan mereka banyak menangis.”[3]

.

Abu Salafy:

Demikianlah al Husain kembali menziarahi pusara datuknya untuk kedua kalinya dan mengeluhkan musibah besar yang dihadapinya. Dalam riwayat di atas banyak faedah yang dapat diambil… di antaranya dan itu sangat gamblang sekali bahwa:

  • Al Husain ra. menyengaja menziarahi pusara datuknya….
  • Al Husain ra. berdoa di sisi pusara datuknya…. berdeba dengan klaim dusta Ibnu Taimiyah -dan kemudian diamini oleh para Wahhâbiyyûn Salafiyyûn Taimiyyûn dan para mukallid butanya seperti Ustadz Firanda (sarjana unggulan para Salafi muallaf)- yang mengatakan bahwa tidak seorang pun dari sahabat yang berdoa di sisi kuburan Nabi saw. atau kuburan siapapun!
  • Al Husain ra. bertawassul dengan kedudukan agung pusara Nabi saw. dan juga dengan kedudukan istimewa Sang Nabi mulia Muhammad saw. (hal mana praktik demikian divonis syirik oleh Ibnu Taimiyah dan kemudian seperti kebiasaan ditelan mentah-mentah oleh para Wahhâbiyyûn Salafiyyûn Taimiyyûn dan para mukallid butanya seperti Ustadz Firanda.

Wahai para Wahhâbiyyûn Salafiyyûn Taimiyyûn apakah dalam keyakinan kalian bahwa al Husain cucu tercinta Nabi Muhammad saw. itu penyembah kuburan?! Pengagung dan penyembah mayyit?! Quburiyyûn?!

Ini adalah sebuah kenyataan… betapa pun kalian tidak suka hati… al Husain Salaf Shaleh kami kaum Muslimin telah mengajarkan kepada kami banyak hal penting dalam agama kami… Kami tidak sudi mengambil agama dari Yazid Salaf kebanggan kalian… tidak juga dari Marwan bin Hakam manusia terkutuk… tidak pula dari anak Taimiyah yang jiwa busuknya terhadap Ahlulbait Nabi ra tidak mampu ia sembunyikan sehingga terlontar dalam kata-kata dan sikap sinisnya terhadap pribadi-pribadi mulia nun agung… dan yang ia sembunyikan jauh lebih busuk!

قَدْ بَدَتِ الْبَغْضاءُ مِنْ أَفْواهِهِمْ وَ ما تُخْفي‏ صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآياتِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ

Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat- ayat( Kami ), jika kamu memahaminya.” (QS. Âlu ‘Imrân [3];118)

Dan karena kami dalam kesempatan ini hanya bermaksud menyajikan bukti keenam yang telah kami janjikan sebelumnya dan tidak dalam rangka mengugkap kemunafikan dan kebusukan Yazid dan manusia-manusia durjana semisalnya maka kami cukupkan sekian dulu… mudah-mudahan dalam kesempatan lain Allah memberi kami taufiq-Nya untuk membongkar semua kenyataan sejarah yang sengaja dirahasiakan dan diputar-balikkan oleh para Wahhâbiyyûn Salafiyyûn Taimiyyûn dan para mukallid butan mereka!

Wassalam

Saudaramu abusalafy


[1] Sementara dalam keyakinan kaum Wahhâbiyyûn Salafiyyûn Taimiyyûn Yazid adalah Amirul Mukminin yang suci dan disucikan. Bahkan Kementrian Urusan Pendidikan Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi telah menerbitkan buku dengan judul Haqâiq ‘An Amiril Mu’minîn Yazid… sebagai bukti bahwa mereka adalah antek-antek Bani Umayyyah dan wajah modern Islam Umawy yang terkutuk!

[2] Selengkapnya baca Maqtal al Husain,1/186 karya Al Khuwârizmi. Mungkin terbesit dalam pikiran Anda bahwa karena kitab itu membahas tentang masalah pembantain Imam Husain dan keluarga serta pengikut setianya oleh Yazid melalui pasukan durjananya maka Anda mengira bahwa ia adalah kitab Syi’ah dan penulisnya adalah Syi’ah atau paling tidak terpengaruh oleh pikiran Syi’ah (seperti biasa dipropagandakan kaum Wahhâbi Salafi Taimi. Tetapi anggapan ini sama sekali tidak benar, sebab pertama, Imam Husain bukan hanya milik kaum Syi’ah, Imam Husain adalah milik seluruh umat Islam baik Syi’ah maupun Ahlusunnah… kedua, kecintaan dan penghormatan kepada al Husain sangatlah kental di kalangan Ahlusunnah sebagaimana juga di kalangan Syi’ah… Ketiga, kejahatan Yazid atas al Husain dan keluarganya di padang Karbala tidak hanya menjadi keprihatinan dan mengundang murka kaum Syi’ah atas Yazid dan para pelaku kejahatan dan mereka yang berada di belakang kejahatan itu, tetapi juga menjadi kutukan Ahlusunnah wal Jamâ’ah, sebagaimana diwakili oleh para imam besar, seperti Imam Ahmad dkk. Jadi jika terbesit dalam pikiran Anda pikiran seperti itu maka hat-hatilah sebab ia peninggalan kesesatan bani Umayyah. Sebab mereka melalui para ulama sû’ dan mulut-mulut berbisa para nashibi berusaha mengintimidasi siapapun yang memberikan kecintaan, pengagungan dan penghormatan kepada Ahlulbait Nabi ra… siapapun yang berani menggelari seorang pribadi agung dari Ahlulbait dengan gelar Imam misalnya segera akan mereka tuduh sebagai Syi’ah Rafidhah.. yang mendoakan dengan kata ‘Alaihis Salâm/semoga salam Allah atasnya’ setelah menyebut nama seorang dari mereka maka segera akan divonis sebagai Syi’ah Rafidhah dan demikian seterusnya! Maka wasdapalah dari jaring jebakan srigala-srigala agama!

[3] Ibid.1/186.

About these ads

40 Tanggapan

  1. alhamdulillah… akhirnya kesabaranku ada hasilnya… ustadz abu melengkapi bukti keenamnya… mantap….
    tapi apa salahnya ustadz kalo ustadz juga kupas tuntas kajahatan si yazid dan antek-antekmya… penting ustadz biar kita lebih tau!

  2. ya pasti aja wahabi bakalan ingkari dalil beginian… yang mereka terima itu kalau datangnya dr marwan, hajjaj

  3. lengkap sudah yang beta tunggu tunggu selama ini…. benar juga kata pak abu… wahabo salafo bisa sakit hati kalau yazid dibawa bawa di sini… kan bisa behaya kalau kita semua tau siapa yazid itu….

  4. dalil yang bermata dua… buat mematikan dalil wahabi…. hebat ustadz Abu… Barakallahu fika.

  5. ditunggu! caci maki wahabi seperti biasa. He he he. Karna gak bisa bantah dalil pak abu

  6. sungguh engkau abu salafi seorang pecundang,sama spprti idahram yg bodoh,tunjukkan batang hidungmu,temuilah ustadz firanda/ustadz yazid,berdialoglah dngnya?jgn smbunyi di blik meja,tampakkan wajah2 kalian,jgn kau putar balikan kbnaran.

    • inilah riwayah sholih maha guru Syeh Albani Syeh agung Ahli Hadist abad millenium:
      Albani telah menghina dan mencaci maki para ulama dengan ungkapan-ungkapan yang tidak pantas dan tidak layak, beberapa diantaranya adalah:
      – himar khassaf (keledai dungu)
      – waqah (tidak punya rasa malu)
      – syiddatu humqih (sangat tolol!)
      – dhahalatu aqlih (sesat otaknya)
      – istifhalu jahlil (ketololannya amat sangat!)
      – jahul (orang tolol!)
      – mubtadi’ (ahli bid’ah)
      – dhal (sesat)
      – kadzdzab (pendusta)
      – mumawwih (pemalsu)
      – mulabbis (penipu)
      – ghairu mu’tamin ‘ala din (tidak amanah dalam agama)
      – kanud (kufur nikmat)
      – jahil (orang bodoh)
      – halik (binasa)
      – muta’ashshib (fanatik)
      – azhim ul-ghaflah (sangat sembrono)
      – thabl la yadri ma yakhruj min ra’sih (gendang yang tidak tahu apa yang keluar dari kepalanya)
      – ka dhartati ‘air fi al-’ara (seperti ringkikan keledai liar di tanah lapang)
      – fanzhuru ila iffatihi bal ufunatih (lihatlah kebersihannya bahkan kebusukan-kebusukannya)
      – huwa akdzab min himari hadza (dia lebih dusta dari keledaiku ini)
      – rafidhi mitslu al-himar (dia seorang rafidhi seperti keledai)
      Dan masih terlalu banyak lagi ungkapan-ungkapan kotornya yang lain, yang itu menunjukan kerendahan akhlaknya dan ketidaklayakannya untuk diikuti dan diambil ilmu darinya. Lihatlah wahai para pembaca! sebenarnya dia sedang mempertontonkan aibnya sendiri!
      Jika dia adalah pakar ulama hadits (seperti klaim para pengikutnya), maka apakah layak dirinya dipercaya dalam menshahihkan dan mendha’ifkan hadits-hadits Nabi SAW? Seorang perawi hadits yang makan sambil berdiri atau duduk-duduk di pinggir jalan saja tidak boleh diterima hadits-haditsnya, apalagi ini, al-Albani yang gemar mencaci-maki (Apalagi dia sudah terbukti kecerobohannya dan kebohongannya).
      Pantaskah ulama hadits berakhlaq seperti itu? Tidakkah dia mengamalkan hadits-hadits Nabi SAW tentang akhlaq yang dia riwayatkan sendiri? Nabi SAW bersaabda :
      ليس المسلم بالسّباب ولا بالفاحش ولا البذي
      “Bukan seorang muslim yang suka mencaci-maki, berkata kotor, ataupun mencela”

      Anda mau mencontohnya SILAKAN

      • BAGI SUKA MENGUMPAT TELAH ADA BEBERAPA CONTOH KAMUS CAKIMAKI DARI MAHAGURU AHLI HADIST ABAD XX .

        ANDA MEMINATI

      • Memang kenyataannya dari apa yg diceritakan mengenai Husein lbh banyak bohongnya daripada benarnya. Apa begitu lemah dan bodohnya Husein sampai 2kali kemakam Nabi(kakeknya) utk meng adukan nasibnya dan disebut bermimpi ketemu Nabi yg menceritakan nasibnya bakal terbunuh dipadan Karbala,riwayat/Hadits dari mana , dan siapa yg meriwayatkannya? Hadits dari Syi’ah dan palsu kan? Karena itu hai Abu Salafy jangan membual semua akan ketahuan.

    • sory aku hanya cp.
      soalnya Njawab sama wahabi klo serius percuma juga
      lha aku yg Baca artikelnya abu salafy sekali sj udah g percaya sama wahabi sampai saat ini kok, judul ( ibnu taimiyyah membungkam wahabi / aksi manipulasi ilmiyah) apalagi nuggu jawabannya para salafy ( wahabi) di blognya abu salafy tdk bisa terjawab sampai ini……. d tambah binbaz mendhoifkan 1250 hadis yg niru gurunya syikhul Islam ibnu taimiyah memotong hadis shohih. shOHihnya bukhori….. waaaaah nambah ngeriIIIIIII eeeeeh ditanya lagi sama kang abu salafy tentang difinisi bid’ah n syirik GAK NGERTIIIIIII…………semuanya gak terjawab sampai kini .LHA KOK NGAKU SALAFY MENGEMBALIKAN ISLAM YG MURNI. INI BAHAYA BAGI YG GAK KENAL N MEMAHAMI NYANYIAN WAHABI….yg MASIH SMP,SMA,PT DAN YG HIDUP D KOTA2 YG PERNAH NGAJI DAN DG PONDOK PESANTREN YG BAHAS INI AKAN MUDAH D SUSUPI ……………………KARENA SEMUA HANYA AKAL2AN NYA WAHABI UNTUK NGAPUSI.ORANG2 YG G NGERTI ………. JURUS MUTAKIRNYA BIASANYA MENUDUH MEFITNAH DAN MENGADU DOMBA YG TERAKIR ME -MAKI2 MENGHUJAT UMAT MUSLIM.PADAHAL SEMUA BERAWAL DARI WAHABI SENDIRI
      ketika saya datang ke as sofwa di lenteng agung ( biara salafy turotsi), ustadz2 as sofwa bilang haram hukumnya bermajelis dan bertalim dengan salafy yamani.
      ketika saya hadir di Jalan Haji Asmawi Jakarta selatan ( biara salafy wahdah islamiyyah), pendeta2 salafy wahdah bilang salafiyyin aliran turotsi itu hizbi antek PKS dan ikhwanul muslimin yang termasuk 72 golongan yang masuk neraka jahanam.
      ketika saya hadir ditaklim salafy yang ada di masjid hidyatusalihin poltangan pasarminggu ( gereja markas geng salafy sururi), ustad2nya bilang kalau salafy wahdah islamiyyah adalah khawarij anjing2 neraka yang menggunakan sistem marhala.
      ketika saya hadir di masjid fatahillah ( salah satu sinagog salafy yamani), rabi-rabi salafy yamaninya bilang kalau salafy sururi, salafy haroki, salafy turotsi, salafy ghuroba, salafy wahdah islamiyyah, salafy MTA, salafy persis, salafy ikhwani, salafy hadadi, salafy turoby bukanlah salafy tapi salaf-i (salafi imitasi) yang khawarij, bidah dan hizbi.
      Jafar Umar Thalib (salafy ghuroba) bilang kalau Abdul Hakim Abdat ( salafy turotsi)itu ustad otodidak yang pakar hadas ( najis) bukan pakar hadis
      Muhamad Umar As Seweed ( salafy yamani) bilang kalau Jafar Umar Thalib itu ahli bidah dan khawarij. bahkan komplotan as seweed bikin buku dengan judul ” pedang tertuju di leher Jafar Umar Thalib” yang artinya Jafar Umar Thalib halal dibunuh
      Abdul Hakim Abdat (salafy turotsi) bilang kalau salafy Wahdah Islamiyyah itu sesat menyesatkan dan melakukan dosa besar (hanya) dengan mendirikan yayasan/organisasi.oragnisasi adalah hizbi.
      salafy Wahdah Islamiyyah bilang kalau kalau salafy Yamani dan Abdul Hakim Abdat itu salafy2 primitif dan terbelakang yang hanya cocok hidup di jaman puba atau pra sejarah.
      pokoknya tak terhitung lagi perseteruan antar salafy. dan….ini baru kisah perseteruan antar sesama salafy, belum lagi perseteruan salafy dengan NU, Persis, Muhamadiyyah, Majelis Rasulullah, PKS, DDII, tarbiyyah, Nurul Musthofa, HTI dan banyak lagi.
      ironis sekali, salafy yang mengaku2 anti perpecahan, anti hizbi kok malah berperan sebagai aktor utama perpecahan umat islam.juga sebagai biang kerok kekisruhan dikalangan ahlu sunnah. salafy sendirilah penyebab dakwah salafusalihin menjadi hancur berantakan.
      ironis sekali, rabi-rabi salafy yang konon belajar jauh2 dan lama2 ke timur tengah, tapi ditataran basic yaitu akhlak, sangat bejat dan arogan.
      mereka tak ubahnya seperti orang dungu narsis yang tenggelam di lautan tumpukan buku2 tebal.
      yah…keledai ditengah tumpukan buku2 tebal tetap saja keledai.
      jangan halangi dakwah salaf, biarkan salafy sendiri yang menghalangi dakwah salaf.
      jangan memecah belah barisan salaf, karena barisan salaf akan berpecah belah dengan sendirinya dan secara alami.
      jangan hancurkan salafy, karena cukup salafy sendiri dengan kesadaran penuh dan suka cita menghancurkan dirinya sendiri.
      sudah terlalu lama firqoh salafy dari apapun alirannnya dan sektenya melukai umat islam, melukai ahlu sunnah, melukai ahlu atsar dengan gaya2nya yang egomaniak. mungkin sekarang tiba saatnya pembalasan dari Allah azawajalla.
      gara2 cara dan tabiat orang salafylah yang menyebabkan masyarakat awam menjadi benci terhadap sunnah

      • engkau berkata seberapa ilmu agama yang engkau tahu bahasa arab bahasa alqur’an sudahkah engkau pahami baru engkau berlagak orang yang ber ilmu seperti engkau seorang alim ditengah2 orang jahil. ibadahmu sudah engkau yakin sesuai sunah? sadar diri engkau sebelum berbicara berkacalah engkau dengan dirimu dulu

  7. mantabbbss ust abu Salafy… inilah salah1 bukti otentik ttg yazid yg dibangga2kan kaum WAHABI… salah 1 manusia terkejam di dunia, yg telah berani membunuh cucu kesayangan Rasulullah…Na’udzubillah min dzalik… smg Husain r.a ditempatkan ditempat yg mulia disisi kakeknya yg Tercinta di surganya Allah SWT… dn smg yazid beserta pengikut2nya ditempatkan ditempat yg pantas bagi mereka yaitu di DASAR NERAKA, biar mereka jadi bara api neraka…… AMiiiiiiin YA RAbbal ‘Alamiiin….

    * hatiku bergetar, sedih dan terenyuh ketika membaca kisah ttg nasib cucu Rasulullah S.a.w tercinta Hussein r.a yg berakhir tragis spt ini :( *

    • Husain dibunuh orang syiah sendiri…bukan oleh yazid. Silahkan anda baca buku Mengapa saya keluar dari syiah, atau buku ensiklopedia sunni-syiah. Kita hargai ustadz abu yang beraliran syiah ini, yang mengkafirkan para sahabat.

      • Itu buku palsu dan tidak logis,ulama besar mazhab syafii,mengakui itu buku buatan org2 anti revolusi alias kaki tangan Amerika,lucunya dia ga ngerti gelar al uzmah yg sanggat penting bgi syiah,klo benar dia(pnulis bku)bergelar al uzmah tentu dia punya pengikut yg sangat bnyk,dan punya nama di kalangan syiah bahkan kita thu bhwa al uzma dlm satu negara syiah hnya satu dan ga mudah mndpt gelar itu,alhamdulilah SEGALA fitnah yg dilontarkan kepada syiah,dapat dibantah secara ilmiah sesuai quran dan sunnah

  8. Assalamu’alaikum

    sesungguhnya mu’awiyah adalah tirainya para sahabat.. Dan sahabat adalah tirainya Rasulullah..
    Barang siapa yang berani mencela mu’awiyah berarti telah membuka tirai untuk mencela para sahabat dan mencela para sahabat berarti juga mencela pemimpinnya sahabat yaitu Rasulullah.
    Saudaraku…
    Jagalah lisanmu dari berkata kata sesuatu yang kamu tidak tahu pasti keadaannya.
    Apakah kamu sudah hidup pada masa fitnah para sahabat tersebut..
    Hati hatilah terhadap berita berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kesahihannya..
    Karena bisajadi berita berita tersebut telah dibumbui oleh mereka mereka yang ingin mengadu domba umat islam..
    Sikap kita dalam fitnah para sahabat adalah diam..
    Karena Allah telah meridhoi mereka..

    Barokallahu fiik..

    __________________

    Abu Salafy”

    Apa yang Anda tidak sepenuhnya benar….
    Apakah Allah dan Rasul-Nya ridha atas kaum munafik?

    Apakah Allah dan Rasul-Nya ridha atas para pemberontak atas Khalifah yang sah?
    Apakah Allah dan Rasul-Nya ridha atas orang yang mensunnahkan pelaknatan atas Ali ra.?
    Apakah Allah dan Rasul-Nya ridha atas orang yang membunuh Ammar ra.?
    Apakah Allah dan Rasul-Nya ridha atas para penganjur kepada api neraka?

    Akhi, kita sudah biasa dengan kata-kata yang seakan indah itu berluncuran keluar ketika Mu’awiyah dikecam… dibongakr kemunafikannya! Tapi ketika Ali ra. dikecam… disalahkan… kata-kata manis seperti itu tidak lagi keluar!
    Dengan kata=-kata dan kaidah yang Anda bawa-bawa di atas apakah Anda hendak mengatakan bahwa Mu’awiyah itu adalah inti Islam dan Islam itu terwakili secara utuh pada diri Mu’awiyah?!
    Apakah Anda akan campakkan sabda-sabda Nabi saw. yang mengecam Mu’awiyah? Apakah Anda akan buang sikap tegas para sahabat seperti Ali, Ammar dkk yang membongkar kemunafikan Mu’awiyah?
    Saudaraku Coba Anda renungkan lagi apa yang Anda katakan di sini, mungkin Allah berkenan membukakan untuk Anda pintu hidayah-Nya! Amin.

    • assalamualaikum, akhi saya sepemikiran sama antum, namun masalah satu ini tidak, seluruh sahabat nabi adil, dan wajib kita yakini itu, ini aqidah. dan masalah ali dan muawiyah adalah masalah ijtihadiah, siapa yang benar dan salah tetap mendapat pahala. menurut saya hampir semua yang beraliran ayariah mengakui kebenaran muawiyah dalam arti itu adalah masalah ijtihadiah. coba dirujuk referensi tuan kembali, dan konsultasi sama ulama besar NU, menurut saya anda banyak benar tapi masalah satu ini mohon ditinjau ulang. atau kita bisa smsan atau teleponan. atau tuan buat satu ruang untuk saya dan anda bertukar ilmu masalah muawiyah

      Abu Salafy:

      Terima kasih atas balasan ramahnya… saya pun tidak pernah memaksa siapapun untuk sependapat dengan saya… Apa yang saya yakini dapat saya pertanggung jawabkan dengan referensi para ulama Ahlusunnah.
      Sekali lagi terima kasih.

  9. sy.minta izin copas pa abu..

  10. tuh…kan.udah ada ‘,komenkotor”dari wahabiwati.makin jelas aja ke ilmiahan para wahabi.

  11. Assalamu alaikum, AKU BODOH… apa yang kamu katakan itu hanya isapan jem[pol belaka!!! Coba tunjukkan di mana Allah telah meridhai Mu’awiyah?
    Jangan perkosa ayat tuk bela si munafik yang merusak agama dan Islam, termasuk yang telah dirusak akalnya adalah kamu… sampai-sampainya membela penglima kaum munafik!!!!!!!!!!

  12. Muawiyah lagi Muawiyah lagi BOSAN AAH.

  13. komentar wahabi selalu keluar tema………… jangan diladeni pak abu…. mubazzir

  14. Luar biasa pak ustadz abu kok la ya telatene nanggapi Aku Bodoh…. hai aku bodoh… renungin tuuh apa yang dikatakan pak ustadz abu!!!!!!!
    setelahnya jangan ngenyel! biar kamu bodoh tapi kan bisa jadi pinter kalau mau niat!!!!!!!

  15. sebulan aku jadi pengamat disini…. menimbaang nimbang apa yang haq apa yang bathil … menanti nanti jawaban dari Sang Ustadz Trehormat Firanda yang dijadikan bulan bulanan Kyai Abu Salafy… tapi anehnya beliau tak kunjung menampakkan patang hidungnya… entah ada apa? tapi kok rasa rasanya beliau sedang menysun jurus 1000 langkah untuk membela diri … ya aku akan sabar menantinya.. untuk study banding

  16. SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
    “taqabbalallahu Minna Wa minkum”
    mohon maaf lahir batin

  17. paling2 muncul trus ngomong dusta,musyrik,bid’ah
    dll itu kan udah rumusannya para wahabi

  18. betapa busuknya mulup pendusta abu salafy terhadap para shohabat. jangan sampai mulit busuknya itu dibungkam oleh Allah dengan Adzab yang pedih dunia akhirat… Ya Allah saya menjadi saksi atas bejatnya adab dan akhlak si abu salafy al kadzdzab ini. sungguh dia telah berbuat makar terhadap agama-Mu yang lurus. balaslah makarnya ya Allah di dunia dan akhirat jika dia tidak bertaubat.

    • coba jawab argumen ust. Abu, kalo bisa.menghina orang hanya menunjukan adanya sombong di dada sipenghina.

  19. ini sih namanye maling teriak maling bung!!!!!!
    Kalau nggak sanggup bantah bilang aja!!!!!!!!!! gitu aja kok repot!!!!!!!!!!!!

  20. sejarah yang simpang siur,entah mana yang benar.saling menjelekkan,saling menyalahkan, bagi saya sejarah yang membingungkan tak usah di diskusikan, tapi diskusikan syariat islam saja yang telah banyak orang lakukan tidak sesuai dari alquran dan sunnah rasul, salah satunya tukang dakwah yang menarget bayarannya.

  21. coba jawab argumen ust. Abu, kalo bisa.menghina orang hanya menunjukan adanya sombong di hati orang yg suka menghina.

  22. Yah kita tunggu saja nanti ketika Arab Saudi diperangi Imam Mahdi….
    Jangan2 justru Imam Mahdi berasal dr kalangan ahlubait yg mempelajari tasawuf….jangan2 nanti Wahabi malah pd memusuhi beliau al-Imam Mahdi…

  23. Lanjutkan untuk menambah ilmu. Selalu dengan kasih sayang.

  24. bismillah.
    menghadapi pendusta besar seperti anda ga’ usah pakai hujjah. hujjah Ahlussunnah yang jelas lailiha kanahariha, g’ layak di adu dengan hujjah anda yang sarat dengan kedustaan, ibarat pedang yang asli dan tajam mau di adu dengan pedang yang terbuat dari kayu yang tumpul??? sangat tidak layak. cukuplah celaan dan pengkafiran anda terhadap shohabat Nabi sebagai bukti kedunguan dan kedustaan anda yang paling besar. do’aku selalu menyertai anda dimanapun berada semoga Allah membalas makar anda terhadap Agama-Nya, kecuali anda bertaubat. duhai.. betapa hinanya dan dungunya dikau yang hendak menanduk gunung??? padahal engkau tidak ada ubahnya seekor keledai dungu lagi cacat? engkau hendak mencoreng kehormatan sahabat??? bercerminlah anda baik-baik sambil baca basmalah supaya nampak muka asli anda seperti seekor keledai yang dungu dan cacat. kami Ahlussunnah berprinsip untuk menyelamatkan lisan-lisan kami dari mencela sahabat dan berdiam diri dari perselisihan yang terjadi diantara mereka. kami mencintai mereka semua, sebab mereka adalah manusia yang terbaik setelah para nabi. kami mencintai mereka seluruhnya, abu bakar, umar, usman, ‘Ali, Abu Sufyan, Mu’awiyyah,, hasan, husen,,, dan selainnya. rodiallahu ‘anhum. kami mendo’akan mereka semua, dan kami meneladani mereka semua,, sebab mereka mendapat didikan langsung dari orang yang paling berilmu yakni Rasullullah sallallahu ‘alaihi wasallam yang beliau persiapkan sebagai teladan bagi ummat setelahnya sampai hari kiamat.!

  25. pak abu ndak usah berdialog dgn ustad firanda,,,diaolog ama saya ajha yg remaja ini ini no hp saya,,, 082157173438 muhammad ibnu zaidi ,,,, pemahaman anda benar benar pemahaman syiah yg bisa ny mencelah sahabat,,,apa yg anda ketahui bukan berdasarkan kitab2 ahlus sunnah tp pemahaman syiah,,,saya curiga anda ini orang syiah yg ingin merusak akidah ahlus sunnah.saya yakin anda orang syiah yg berkedok islam

  26. pak abu ini saudara nya kaum syiah imamiyah yach, pengakuan yang indah. Copas :Abu Salafy: Apa yang dikalukan Imam al Husain ra. terlepas apakah kita meyakininya sebagai Imam Ma’shum seperti diyakini saudara-saudara kita Syi’ah Imamiyyah.

  27. dua bulan kurang lebih aku ikuti tulisan2nya Ust. Abu kritik tajam kepada Ust. Firanda tapi anehnya sampai sekarang ini aku belum lihat Ust. Firanda membantahnya…. apa beliau sedang mati suri atau sedang ngumpulkan bahan dan minta bantuan kesana kemari untuk membantahnya… ya Allah A’lam…. tapi aku sangka pasti Ust. Firanda sudah tdk sabar untuk membantah, hanya saja mungkin belum punya waktu…
    lagian wahabi wahabi lainnya juga kok nggak ada yang nongol tampil membantah Ust. Abu Salafy… atau jangan jangan sedang kelabakan semua sebab dibuat kaget ternyata abusalafy masih hidup dan bangkit penuh semangat….
    ayo dulur dulur salafi bantah yang ilmiah semua tulisan Ust. Abu! Aku tunngu ya?!

  28. Terima kasih atas pencerahannya Abu salafi,smoga kita senantiasa dalam pelukan rahmat Allah Ta’ala…..
    wah habi pasti tetap ingkari bukti yg sudah disampaikan abu salafy,begitu lah mereka yg sudah terkinci hatinya…..mereka hanya tahu melalui kitab2 yg menyimpang dari syariat…….Maju terus Abu Salafy smoga Islam menjadi Rahmatan Lil ‘Alamin…..

  29. Belum pernah sy melihat bantahan setolol ini, menyebutkan kisah Husain tanpa sanad yg shahih. Emang penulis kitab Maqtal Husain itu menyebutkan sanad kisah tersebut? Coba sebutkan. Wahhabi SAlafy tidak mungkin menerima kisah rekaan model bgini apalagi tanpa sanad yg dapat diuji.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 222 pengikut lainnya.