Potret Arab Saudi di Masa Datang : Menghilangkan Jejak Rasulullah?

Potret Arab Saudi di Masa Datang : Menghilangkan Jejak Rasulullah?

SUMBER TULISAN: SwaraMuslim

Arab Saudi, seperti juga negara-negara lain yang bergelimang harta, terus melakukan modernisasi. Selain secara pemikiran, seperti diangkatnya seorang perempuan dalam jajaran kementrian di negara itu, juga pembangunan fisik pun dilakukan. Tetapi, pengembangan Arab Saudi, khususnya kota suci Makkah dan Madinah akhir-akhir ini tidak memedulikan situs-situs sejarah Islam.

Makin habis saja bangunan yang menjadi saksi sejarah Rasulullah SAW dan sahabatnya.

Bangunan-bangunan itu dibongkar karena berbagai alasan, namun sebagian besar karena ingin menyesuaikan dengan kota-kota besar di dunia lainnya. Bahkan sekarang, tempat kelahiran Nabi SAW terancam akan dibongkar untuk perluasan tempat parkir.

Sebelumnya, rumah Rasulullah pun sudah lebih dulu digusur. Padahal, disitulah Rasulullah berulang-ulang menerima wahyu. Di tempat itu juga putra-putrinya dilahirkan serta Khadijah meninggal.

pemusnahan Oleh wahabi_1

Beberapa bulan yang lalu, Sami Angawi, pakar arsitektur Islam di wilayah Arab mengatakan bahwa beberapa bangunan dari era Islam kuno terancam musnah. Pada lokasi bangunan berumur 1.400 tahun Itu akan dibangun jalan menuju menara tinggi yang menjadi tujuan ziarah jamaah haji dan umrah.

pemusnahan Oleh wahabi_2

Jamarat Project – dalam tahap penyelesaian

“Saat ini kita tengah menyaksikan saat-saat terakhir sejarah Makkah. Bagian bersejarahnya akan segera diratakan untuk dibangun tempat parkir,” katanya kepada Reuters. Angawi menyebut setidaknya 300 bangunan bersejarah di Makkah dan Madinah dimusnahkan selama 50 tahun terakhir.

pemusnahan Oleh wahabi_3

Bahkan sebagian besar bangunan bersejarah Islam telah punah semenjak Arab Saudi berdiri pada 1932. Hal tersebut berhubungan dengan maklumat yang dikeluarkan Dewan Keagamaan Senior Kerajaan pada tahun 1994.Nasib situs bersejarah Islam di Arab Saudi memang sangat menyedihkan. Mereka banyak menghancurkan peninggalan-peninggalan Islam sejak masa Ar-Rasul SAW.

Semua jejak jerih payah Rasulullah itu habis oleh modernisasi. Sebaliknya mereka malah mendatangkan para arkeolog (ahli purbakala) dari seluruh dunia dengan biaya ratusan juta dollar untuk menggali peninggalan-peninggalan sebelum Islam baik yang dari kaum jahiliyah maupun sebelumnya dengan dalih obyek wisata.

pemusnahan Oleh wahabi_5

Kemudian dengan bangga mereka menunjukkan bahwa zaman pra Islam telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa, tidak diragukan lagi ini merupakan pelenyapan bukti sejarah yang akan menimbulkan suatu keraguan di kemudian hari. Wallohu alam bi shawab. (sa/skpc/erm)

Tahukah anda? Makkah sekarang sudah seperti Las Vegas

“Makkah sekarang sudah seperti Las Vegas, ” begitulah pernyataan yang dilontarkan Ali al-Ahmad, direktur Institute for Gulf Affairs-lembaga riset oposisi Saudi- yang berbasis di Washington, melihat perkembangan kota suci Makkah saat ini.

Kota Makkah yang menyandang sebutan kota suci dan menjadi pusat ibadah haji umat Islam di seluruh dunia, ketenangan dan kekhusyuk-annya makin terkikis, Ka’bah yang terletak di tengah masjid Haram dan menjadi arah sholat Muslim sedunia, semakin tenggelam oleh berdirinya gedung-gedung tinggi.

Menurutnya, perkembangan kota Makkah sekarang adalah sebuah bencana. “Hal ini akan memberikan pengaruh buruk bagi umat Islam. Ketika mereka ke Makkah mereka tidak punya perasaan apapun, tidak ada keunikan lagi. Apa yang anda lihat cuma semen dan kaca, ” ujar Ahmad serius.

Ahmad cukup beralasan melontarkan pernyataannya itu, karena kota Makkah saat ini makin penuh dengan bangunan-bangunan tinggi mulai dari hotel, pusat perbelanjaan dan toko-toko besar yang menjual produk Barat. Sebut saja kedai kopi Starbucks, Cartier and Tiffany, H&M dan Topshop.

Pusat perbelanjaan Abraj Al-Bait ( www.abrajalbait.com ), salah satu mall terbesar di Saudi yang baru dibuka menjelang musim haji bulan Desember 2006 kemarin, nampak megah dengan monitor-monitor televisi flat, cahaya lampu-lampu neon, dengan pusat hiburan, resto-resto cepat saji, bahkan toko pakaian dalam.

Pusat perbelanjaan itu, nantinya juga akan dilengkapi dengan kompleks hotel yang menjulang tinggi. Bahkan kompleks bangunan yang rencananya selesai tahun 2009 nanti, akan menjadi gedung tertinggi ketujuh di seluruh dunia, dilengkapi dengan fasilitas rumah sakit dan tempat sholat yang luas.

Seluruh pegunungan di dekat Jabal Omar, kini sudah diratakan. Di lokasi itu juga akan dibangun kompleks hotel dan lebih dari 130 gedung-gedung tinggi baru.

Kota Makkah yang menyandang sebutan kota suci dan menjadi pusat ibadah haji umat Islam di seluruh dunia, ketenangan dan kekhusyuk-annya makin terkikis, Ka’bah yang terletak di tengah masjid Haram dan menjadi arah sholat Muslim sedunia, semakin tenggelam oleh berdirinya gedung-gedung tinggi.

Ini adalah akhir dari Makkah, ” kata Irfan Ahmad dari London, pendiri Islamic Heritage Foundation, yang secara khusus aktivitasnya mempertahankan peninggalan-peninggalan bersejarah di Makkah, Madinah dan tempat-tempat lainnya di Arab Saudi.

“Sebelumnya, bahkan pada masa Ustmani, tak satu pun gedung-gedung di Makkah yang tingginya melebihi tinggi Masjid Haram. Sekarang, banyak gedung yang lebih tinggi dari Masjid Haram dan tidak menghormati keberadaan masjid itu, ” tukas Irfan.

Uang, tentu saja menjadi motivasi utama boomingnya gedung-gedung tinggi di Makkah. Karena setiap tahun, kota itu dibanjiri oleh para jamaah haji. Papan-papan iklan di sepanjang jalan menuju Makkah, seolah menjadi daya tarik bagi para investor yang mencari keuntungan dari usaha penginapan.

Sejumlah organisasi Islam mengatakan, berdirinya gedung-gedung megah di kota Makkah, juga dilatarbelakangi motif agama. Mereka menuding pemerintah Saudi mengizinkan kelompok konservatif untuk menghancurkan tempat-tempat bersejarah dengan alasan khawatir tempat itu justeru disembah-sembah oleh para pengunjung.

Ahmad dari Islamic Heritage Foundation mengaku punya kalatog lebih dari 300 tempat-tempat bersejarah di Arab Saudi, termasuk pemakaman dan masjid-masjid. Ia mengatakan, sebuah rumah tempat Nabi Muhammad dilahirkan dihancurkan untuk membangun tempat kamar mandi.

“Sama sekali tidak menghormati Kabah, tidak menghormati rumah Tuhan atau lingkungan dari tempat-tempat bersejarah itu, ” kata Sami Angawi, seorang arsitek Saudi yang ingin mempertahankan peninggalan bersejarah di Makkah.

“Padahal, memotong pohon saja seharusnya tidak boleh dilakukan di kota ini, ” sambungnya.

Kemajuan kadang memang harus dibayar mahal. Bahkan pasar malam, di mana para jamaah bisa menjual barang-barang yang dibawanya, kini sudah tidak ada lagi. Begitu juga dengan keluarga-keluarga di Makkah yang biasa menyambut para jamaah haji, sudah tidak terlihat lagi sejak rumah-rumah mereka digusur untuk perluasan Masjid Haram di era tahun 1970-an.

Angawi kini berusaha melakukan pendekatan pada kerajaan Arab Saudi agar memberi perhatian besar atas penghancuran tempat-tempat bersejarah. Ahmad melobi pemerintah-pemerintah negara Asia dan Arab untuk menghentikan penghancuran yang dilakukan pemerintah Saudi. Kedua tokoh ini menyayangkan kurangnya kepedulian umat Islam atas isu-isu ini. Kepentingan bisnis dan uang mengalahkan segala-galanya.

“Makkah tidak pernah berubah seperti sekarang ini. Apa yang anda lihat sekarang baru 10 persennya saja dari apa yang akan ada, yang akan jauh lebih, lebih buruk lagi, ” kata Angawi risau. (ln/IHT/eramuslim)

FOTO -FOTO TEMPAT BERSEJARAH YANG DI MUSNAHKAN WAHHABI-SALAFY

01. kamara-nabi-sayyidah-khadijahSisa reruntuhan kamar Rasul Saw dan Sayyidah Khadijah ra.

02. kuburan-sayyidah-khadijah-al-kubra-putranya-qasim-di-pojok_okuburan Sayyidah Khadijah al-kubra dan putranya Qasim di pojok

03. mihrab-tempat-rasulullah-biasa-shalat-di-rmh-khadijah_oMihrab tempat Rasulullah saw. biasa shalat di rumah Khadijah ra

04. reruntuhan-rumah-khadijah_oReruntuhan rumah Khadijah ra

05. rumah-nabi-sayyidah-khadijah-tempat-mereka-berdua-tinggal-selama-25-tahun-pun-dibongkarRumah Nabi Saw dan Sayyidah Khadijah ra tempat mereka berdua tinggal selama28 tahunpun dibongkar

06. tempat-ketika-sayyidah-fathimah-zahra-dilahrirkan_o

Reruntuhan tempat ketika  Sayyidah Fathimah Az-Zahra as. Puteri kesayangan Rasulullah saw. dilahirkan

___________________________________________________________________

The Destruction of Holy Sites in Mecca and Medina

By Irfan Ahmed

Source: http://www.almusaffir.com/modules/myalbum/photo.php?lid=337&cid=7

The Arabian Peninsula, the cradle of Islam, is being demolished by hardliners. In countries such as Saudi Arabia almost all of the Islamic historical sites are gone, but this is not the first time they have been destroyed.

In 1802, and army led by the sons of Muhammad ibn ‘Abd al-Wahhab (the founder of Wahhabism) and Muhammad ibn Saud occupied Taif and began a bloody massacre. A year later, the forces occupied the holy city of Mecca. They executed a campaign of destruction in many sacred places and leveled all the existing domes, even those built over the well of Zamzam. However, after the army left, Sharif Ghalib breached the truce, inciting the Wahhabis to reoccupy Mecca in 1805.

In 1806, the Wahhabi army occupied Medina. They did not leave any religious building, including mosques, without demolishing it, whether inside or outside the Baqi’ (graveyard). They intended to demolish the grave of the Prophet Muhammad, may the peace and blessings of God be upon him, many times, but would repeatedly change their minds. At this time, non-Wahhabi Muslims were prevented from performing the Hajj (pilgrimage). In 1805, Iraqi and Iranian Muslims were refused permission to perform Hajj, as were the Syrians in 1806 and Egyptians the following year. The Saudi leader at the time wanted the pilgrims to embrace his Wahhabi beliefs and accept his Wahhabi mission. If they refused, he denied them permission to perform the Hajj and considered them heretics and infidels—ignoring the word of God in Sura al-Baqara:

And who is more unjust than he who forbids that in places for the worship of God, His name should be celebrated? Whose
zeal is (in fact) to ruin them? It was not fitting that such
should themselves enter them except in fear. For them there
is nothing but disgrace in this world, and the world to come,
an exceeding torment. (Qur’an 2:114)

The Wahhabi army’s destruction campaign targeted the graves of the martyrs of Uhud, the mosque at the grave of Sayyid al-Shuhada’ Hamza bin Abdul Muttalib and the mosques outside the Baqi’: the Mosque of Fatima al-Zahra, the Mosque of al-Manaratain, and Qubbat’ al-Thanaya (the burial site of the Prophet’s incisor that was broken in the battle of Uhud). The structures in the Baqi’ were also leveled to the ground and not a single dome was left standing. This great place that was visited by millions of Muslims over many centuries became a garbage dump, such that it was not possible to recognize any grave or know whom it embraced.

The occupation of the holy places by the army and their preventing Muslims from performing Hajj led thousands of people to flee Mecca and Medina to escape religious persecution. The Muslims started to complain and express their concerns, and public opinion put pressure on the Ottoman Caliph to liberate and rebuild the two holy places and once again permit the Muslims to perform the pilgrimage. Accordingly, an army led by Muhammad Ali Pasha, the Caliph’s viceroy in Egypt, was sent. When the forces arrived in the Hijaz, a number of tribes marched in support of the army, which regained control over Medina and then Mecca.

In 1818, the Wahhabis were defeated and they withdrew from the holy places. The Prophet’s Mosque, the Baqi’ and the monuments at Uhud were rebuilt during the reigns of the Ottoman sultans ‘Abd al-Majid I, ‘Abd al-Hamid II and Mahmud II. From 1848 to 1860, the buildings were renovated and the Ottomans built the domes and mosques in splendid aesthetic style. They also rebuilt the Baqi’ with a large dome over the graves of the Prophet’s daughter Fatima al-Zahra, Imam Zainul ‘Abidin (‘Ali bin al-Hussain), Imam Muhammad ibn ‘Ali al-Baqir and Imam Ja‘far al-Sadiq. The graves of others related to the Prophet found at the Baqi’ include those belonging to Ibrahim (son), ‘Uthman ibn ‘Affan (Companion and son-in-law), Saffia bint Abdul Muttalib (aunt), Atika bint ‘Abd al-Muttalib (aunt), Al-‘Abbas ibn ‘Abd al-Muttalib (uncle), Fatima bint Assad (Imam Ali’s mother), ‘Abd Allah ibn Ja‘far bin Abi Talib (cousin) and Aqil ibn Abi Talib (The Prophet’s cousin).

The grave of the Prophet’s father ‘Abd Allah was in Dar al-Nabigha of the Bani Najjar, the house of where the Prophet learned to swim. However, his father’s grave was exhumed 17 years ago and transferred to the Baqi’. The area of the house today lies under the marble covering the plaza surrounding the mosque.

A number of the Prophet’s wives (the Mothers of the Faithful) were buried in the Baqi’: ‘A’isha, Hafsa, Juwayriya, Saffia, Sawda, Zaynab bint Khuzaima, Zaynab bint Jahsh, Umm Habiba and Umm Salama. The tomb of Khadija, the Prophet’s first wife, is in Mecca because she died before the Hijra (migration of Muslims to Medina). Her grave is in the Hajun cemetery, known as Maqbarat’al-Ma’la. The tomb of Maimouna, another wife, is also in Mecca in an area known as Sarif, which lies on the side of the Hijra Road, nearly 13 miles (20 kilometers) outside Mecca.\

On April 21,1925, the domes in the Baqi’ were demolished once more along with the tombs of the holy personalities in Maqbarat’al-Ma‘la in Mecca, where the Holy Prophet’s mother, wife Khadija, grandfather and other ancestors are buried. Destruction of the sacred sites in the Hijaz continues till this day. Wahhabis say they are trying to rescue Islam from what they consider innovations, deviances and idolatries. Among the practices they believe are contrary to Islam are constructing elaborate monuments over graves and making supplications there.

The Mashrubat Umm Ibrahim—which was built to mark the location of the house where the Prophet’s son, Ibrahim, was born to Mariah, his Egyptian wife—also contained the grave of Hamida al-Barbariyya, the mother of Imam Musa al-Kazim. These sites were destroyed over the past few years.

I recently met with one of the leading political leaders of Medina and took the opportunity to speak to him about the destruction of these holy sites. He told me that the sites were not being demolished, but that torrential rain in Medina was washing away the old buildings! I told him the mosque and tomb of Sayyid Imam al-Uraidhi ibn Ja‘far al-Sadiq, four miles from the Prophet’s Mosque, was destroyed by dynamite and flattened on August 13, 2002. Imam al-Uraidhi is ninth in line from the Prophet. I also asked him about the plan to demolish the last remnant of the historical vestiges of the Messenger of God, namely his noble birthplace, which has been converted into a library, “Maktabat Makka al-Mukarrama.” There was no answer.

Within the last 10 years, Muqbil ibn Hadi al-Wadi’i, a student at the University of Medina, wrote a thesis titled “About the Dome Built over the Grave of the Messenger,” sponsored by Sheikh Hammad al-Ansari. In this paper, the student demands that the noble grave be brought out of the Mosque. He says the presence of the holy grave and noble dome are major innovations and that they both need to be destroyed! His thesis received very high marks. Last year, the city planning board of Medina painted the famous green dome of the Prophet’s Holy Mosque silver. After intense protests by the citizens of Medina, the board restored the dome to its original color.

In the Ottoman part of the Prophet’s Mosque, at the center of the three sections raised a bit from the ground level are three circles. The first, toward the west, corresponds to the grave of the Prophet. The next two toward the east correspond to the graves of Abu Bakr al-Siddiq and ‘Umar ibn al-Khattab. Above the circles are invocations including “Ya Allah” and “Ya Muhammad.” The latter was removed and replaced it with “Ya Majid” by adding the dot under the ‘ha of Muhammad to make it jim and two dots under the second mim of Muhammad to make it ‘ya. There are qasidas written by rulers of the Muslim world, such as Sultan ‘Abd al- Hamid. Many verses of the famous Burda of al-Busayri had also been painted over. On the Qibla side, the brass partition that is divided into three sections between two columns, the authorities have also tried to cover the famous two verses inscribed in the east from the story of al-‘Utbi as mentioned by Ibn Kathir in his Tafsir. “O best of those whose bones are buried in the deep earth, and from whose fragrance the depth and height have become sweet! May I be the ransom for a grave in which you dwell, where purity, bounty and munificence.”

If one raises his head a bit, he will see on the first section of this partition a green banner, on which the words of the Almighty are framed in yellow:

O you who believe! Raise not your voices above the voice of

the Prophet, may blessings and peace be upon him and his

family, nor speak aloud to him in talk, as you speak aloud to

one another, lest your deeds be rendered fruitless while you

perceive not. (Qur’an 49:2)

The Sacred Chamber has four exterior doors: on the south, Bab al-Tawba (The Door of Repentance), on the north, Bab al-Tahajjud (The Door of Night Prayer), on the east, Bab Fatima (the Door of Fatima), and on the west, Bab al-Nabi (The Door of the Prophet)—also known as Bab al- Wufud (The Door of Delegations). These gates have been present since the year 668 AH except for the Gate of the Night Prayer, which was installed in 729 AH. Inside there are two gates, one on either side of the triangular part of the interior compartment. All of these doors are covered by brass shelves holding Qur’ans, an attempt to prevent the public from looking inside the Sacred chamber.

The Wahhabi religious authorities are, unfortunately, on a fast track. In 1998 the grave of Amina bint Wahb, the Prophet’s mother, was bulldozed in Abwa and gasoline was poured on it. Even though thousands of petitions throughout the Muslim world were sent to Saudi Arabia, nothing stopped this action. One of my late teachers, Sheikh Sayyid Muhammad ibn ‘Alawi al-Maliki, a Meccan who was a great historian on the holy sites and inherited his knowledge from his father and forefathers who were all teachers of the holy Haram, showed me pictures of the grave of Sayyida Amina marked with a pile of stones after the destruction. The House of Khadija was excavated during the Haram extensions, then hurriedly covered over so as to obliterate any trace of it. This was the house where the Prophet received some of his first revelations and it is also where his children Umm Kulthum, Ruqqaya, Zaynab, Fatima, and Qasim were born. Dar al-Arqam, the first school in Islam where the Prophet taught has also been demolished. It was in the area of Shi’b ‘Ali near the Bab ‘Ali door opposite the king’s palace. It is now part of the extension of the Haram.

The authorities plan to demolish the house of Mawlid, where the Prophet was born. About 60 years ago, this house, which used to have a dome over it, was turned into a cattle market. Some people then worked together to transform it into a library, which it is today. It is lined with shelves of books about Mecca, most of them written by Meccans. But the library is under threat again because of the new Jabal ‘Umar project, one of the largest real estate development projects near the Grand Mosque. The birthplace of the Prophet is to make way for a car park and hotels. About 99% of real estate owners in the Jabal ‘Umar area are shareholders in this company. The owners have been provided with financial incentives, including what they used to receive as rents, combining five-star facilities under the luxurious Le Meridien banner. The Meridien Towers will allow several thousand housing units in Mecca to be available during specified periods of time, for a one-off, fixed fee, giving the towers 25 years of shared ownership in Mecca. This scheme allow outsiders, whether Muslim or not, to invest in the city; they will be allowed to buy from a range of properties that can be used, sublet, resold or given as a gift.

For the holy month of Ramadan in Mecca, authorities built a wall enclosure in the Haram for women to pray there so men will not be able to see them. However, this has also blocked women’s visibility of the Ka‘ba while they perform their prayers. The tawaf (circumambulation) for women has also been restricted to certain times. We don’t know if these changes are permanent or just for Ramadan.

In Medina, of the seven mosques at the site of the Battle of the Trench (Jabal al-Khandaq), where Sura al-Ahzab was revealed, only two remain. The others have been demolished and a Saudi bank’s cashpoint machine has been built in the area. The remaining mosques will be demolished as soon as the new mosque being constructed is ready. One of the mosques slated for destruction is Masjid Fath, the mosque and rock of victory, where the Prophet stood during the battle of the trench praying for victory. On the rock is where he received God’s promises of victory and of the conquest of Mecca.

Dr. Irfan Ahmed is Joint Chairman of the Islamic Heritage and Research Foundation, which was formed to help protect and preserve the holy sites in the Hijaz. For more information contact islamic_heritage@hotmail.com

_____________________________________________________________________________________

ARTIKEL TERKAIT

1. Shame of the House of Saud: Shadows over Mecca

2. The Destruction of Holy Sites in Mecca and Medina By Irfan Ahmed

3. Destruction of Islamic Architectural Heritage in Saudi Arabia: A Wake-up Call By Saeed Shehabi

40 Tanggapan

  1. Mungkin beberapa tahun lagi Hajar Aswad juga akan dibuang, karena orang berebut menciumnya, tabarruk, yang menurut Wahabi dianggap Syirik. jadi demi pemurnian Tauhid maka mungkin saja suatu saat Hajar Aswad disingkirkan, mungkin juga Ka’bah dibongkar, dengan alasan manusia kan menyembah Allah bukan menyembah Ka’bah…

    Semoga Allah segera membinasakan kaum jahil ini…

    • Pada masa hidup Imam Al Ghazali ada satu kaum yang kebodohannya mirip dengan ini. Kaum tersebut adalah kaum Talimiyah. (lihat al Munqidz Minan Dlolal karya Imam Al Ghazali). Mereka mencuri Hajar Aswad dan menyembunyikannya selama hampir 15 tahun. Yang menjadi alasan kaum jahil quadrat ini kurang lebihnya sama seperti yang di fatwakan oleh ulama jahil quadrat wahabi yaitu untuk menyelamatkan Aqidah Islam dari kemusyrikan. Mereka beralasan supaya umat Islam tak menyembah batu hitam, sementara penghancuran sejarah yang dilakukan Wahabiy adalah agar orang Islam bisa dicegah kemusrikannya dari Tawasul dan terhindar menjadi quburiyin (penyembah quburan) bagi peziarah) dan terhindar dari kelakuan Nasrani yang mempertuhankan Nabinya bagi yang suka Sholawatan dan Maulid. Tapi semua fitnah tersebut disbabkan oleh kebodohan dan takut kehilangan dunya. Maklum bagi ulama wahabi yang gajinya petro dollar serta tinggal di Istana mewah, daripada menentang tuan mereka keluarga Suud dan Amerika klo mententang bisa2 terlempar menjadi pengemis jalanan

  2. seharus pemerintah arab menjaga aset2 sejarah umat islam bukanya dihancurkan

  3. Sangat pantas kalau orang yaman menyebut orang saudi dengan sebutan ……(ma’af sensor -admin-), mungkin karna prilaku dan otak mereka sudah seperti… (ma’af sensor -admin) yg menjilati bau busuk negara Kuffar, amrik inggris israel. Saudi memang tak punya etika, dengan dalih yg sungguh tidak masuk akal, menghindari perbuatan syirk dan bla bla bla, mereka membabi buta menghancurkan peninggalan sejarah peradapan Islam. Menurut saya, mufti saudi lebih pantas menjadi mufti kaum yahudi daripada mufti umat muslim saudi.

    • lucu liat komen2nya,lebih baik di hancurin seperti itu.liat ja negara kita yg gk berbuat apa2,sekali-sekali mas2 dan mba2 ke jawa timur yang mayoritas NU.wah disini mah parah,wong Gunung saja disembah,makam2 di sembah,parah…

  4. Smoga Saudi lebih dulu musnah atau dimusnahkan dan menjadi sejarah buruk rezim idiot bagi yg mau mengambil pelajaran…. Dan al~haramayn kelak dipegang oleh orang2 yg waras dan amanah….amin…

  5. ente yakin bahwa semua yang ente tulis ini benar???Saya memang bukan bermaksud membela wahabi!!! Tapi, Sudahkan ente tabayyun?? Atau ente sendiri yang pergi ke Mekkah?Kmudian ente sendiri yang mengambil poto2 tsb? hingga bilang bahwa Mekkah sudah seperti Las Vegas. Tidakkah ente ingat keterangan Rosululloh, “Cukuplah dikatakan sebagai seorang pendusta, siapa yang mengatakan setiap apa yang didengarnya”.. Tabayyun dulu akh, kalau cuman katanya dan katanya, mengutip dari sumber yang belum tentu ente sendiri tahu benar tidaknya!! Apakah ente benar2 yakin bahwa semua foto itu adalah bentuk perusakan??? Foto tak bisa dijadikan bukti, bisa jadi justru fakta akan menunjukkn sebaliknya, mungkin saja itu mau direnovasi atau apalah!! Intinya, ente tabayyun dulu.. Kalau nggak tau fakta sebenarnya, diam itu lebih baik!!

    Allohul musta’an!! Haadakallohu ilaa shirootin Mustaqiim!!

    ___________
    Abu Salafy:

    Silahkan anda pergi ke Saudi dan anda tanyakan kepada semua muthowwek disana, dimana gerangan bekas-bekas peninggalan Rasul saw dan para sahabatnya!

  6. hahahaha

  7. hahahha

  8. 1255721618

  9. Baca juga tentang sepak terjang negara wahhabi ini:

    http://aidarkness.blogspot.com/2009/10/arab-saudi-riwayatmu-kini.html

  10. saya merasa blok ini tidaklah pantas untuk berdakwah tidaklah berbicara kita harus bersikap hati-hati bukankah agama ini tegak dengan sikaf wara’. wahai abu salafy pantasnya abu gosok saja, sebagaimana firman allah tentang orang bodoh tidak wajib menyampaikan ilmu dan seharusnya takut untuk berbicara tanpa ilmu
    (Qs:al-a’raf)
    “: katakanlah :’ Rabbku hanya mengharamkan perbuatan yang keji baik yang nampak ataupun tersembunyi , dan perbuatan dosa melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar ( mengharamkan) mempersukutukan allah dengan sesuatu yang allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-ngada terhadap allah apa yang tidak kamu ketahui.

    tawadhu’ lah wahai abu gosok tidak boleh bagi orang yang bodoh berbicara tentang permasalahan ilmu sebelum anda mempelajari alqur’an dan sunnah terlebih lagi berbicara tentang perkara besar seperti peengkafiran ( hanya allah dan rasul nya saja sesuai dengan kemaksiata yang dia lakukan apakah keluar dari islam atau tidak) ghibah, namimah,dan celaan terhadap ulama dan pemerintah

    ini adalah jenis ghibah yang paling parah tapi akhi allah memaafkan klo seandai tidak tahu tapi tahan lah lisanmu klo berdakwah yang syar’i lah. kita memohon keselamatan kepada Allah Swt karna ini adalah perkara terlarang.

    dan firman nya;’ dan apabila datang kepada mareka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan , mareka laulu menyiarkan dan kalau mareka menyerahkan kepada rasul ataupun ulul amri diuantara mareka tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenaran nya (akan dapat) mengetahui dari mareka (rasul dan ulul amri) kalau tidaklah karena karunia dan rahmat allah kepada kamu tentulah kamu mengikuti syaitan, kecuali sebahagian keciul saja (diantaramu) (Qs annisa:83)

    seseorang manusia terkadang menhukumi manusia dengan kesestan dan kafir sedangkan dia salah maka kembalilah hukum dia kafir atau sesat pada orang yang menuduh tsb, karena apabila orang berkata kepada saudaranyA ” wahai kafir atau pasiq sedangkan dia tidak seperti yang ia tuduhkan maka tuduhan nya akan kembali kepadanya, kita berlindung kepada allah Swt atas hal itu.

    wahai akhi takut lah engkau kepada allah Swt

    dan sabda beliau saw:” sesungguhnya tidak mencabut ilmu dari dada manusia . akan tetapi allah mencabutkan dengan mewafatkan para ulama . sehingga apabila tidak lagi tersisa seorang ulamapun manusia akan mengambil pemimpin-pemimpin yang bodfoh kemudian pemimpin yang bodoh itu ditanya dan mareka pun berfatwa tanpa ilmu, akhir sesat menyesatkan (hr bukhori dalam sohihnya)

    wahai abu salafi saya bersedia untuk meluruskan aqidah yang kamu sebut sebagai dakwah atau namimah asal jangan melenceng dari alqura”an dan sunnah sesuai dengan kesohihan nya wasalam

    • Kabura maqtan ‘indallahi an taquuulu maalaa taf’aluun….

      Anda menasehati Abu Salafy untuk tawadhu’ sementara Anda memulai nasihat dengan hinaan “Abu Gosok” ???

      Akhiina fillah…ingatlah bahwa Kemurkahan Allah begitu besar terhadap orang yang berkata sesuatu yang tidak dia kerjakan…jadi sebaiknya Anda minta maaf dulu sama Abu Salafy baru menasihati lagi…

  11. Untuk tawadhu dan thoolibul ilmi…

    untuk artikel ini tidaklah perlu membawa2 alquran dan sunah.
    cukup keadaan yang menjawab.
    apakah sudah melihat sendiri kondisi mekkah dan madinah sekarang?
    apakah sudah melihat sendiri kondisi maqam Baqi & Ma’la?
    bagaimana bangunan disekitar masjdil haram? lebih tinggi menara masjdil haram atau bangunan hotel disekitar masjdil haram?
    apakah sudah melihat sendiri keadaan masjid Ustman, masjid Ali, mesjid Umar di sekitar mejid masjid Nabawi?

    terlepas dari faham yang anda ikuti….

    • afwan,memang disana seperti yang digambarkan.
      padahal kerajaan saudi dah berusaha untuk menghilangkan kesyirikan namun tetap saja susah untuk dihilangkan contoh dari artikel Rumah tempat tinggal rasul penuh coretan alenia ke 4
      “saya dengar ini dibiarkan begini agar tidak di sucikan oleh jamah haji yang msih belum murni tauhidnya.Begini saja masih banyak jamaah haji dari india,turki,bangladesh yang datang berdoa di depan pintu sambil mengusap-usap temboknya”kata salah seorang petugas kebersihan yang selalu berjaga di sekitar rumah nabi.
      bagaimana bila di buatkan tempat khusus?
      apakah antum sudah pernah melihat gua hira???
      karena di sana jauh dari perhatian kerajaan saudi kemudian di manfaatkan oleh orang-orang JAHIL dan DUNGU dan BODOH untuk shalat di sana.
      kalo ke Makkah sekali-sekali sempatkan untuk ke gua Hira….
      Jazzakallahu Khaer

  12. @Al Faqih, memang dilihat dari kaca mata kita yang awam memang keadaan menyedihkan dan apalagi manusia lebih condong kepada berlebi-lebihan

    wahai akhi dalam masalah dien kita wajib bersandar kepada alqur’an dan sunnah klo kita mendapat berita jangan langsung percaya kita telaah dulu sumbernya baru kita yakini begitu juga masalah besar ini akhi klo anda tidak pakai dalil bisa-bisa taqliq buta saudara nanti nya ………….,

    janga lah kita seperti agama nya nasara dan yahudi mareka nasara beragama tanpa ilmu dan yahudi mengetahui tapi mareka ingkar (suka merobah alkitab) dan firman nya “: yaitu jalan yang telah engkau anugerahkan nikmat dan bukan jalan yang orang-orang yang sesat (nasara)dan bukan jalan yang engkau murkai (yahudi)Qs:alfatiha ,,,,

    dan 5 hari sebelum wafat nya beliauSaw tidak hentinya mengatakan :” laknat allah kepada yahudi dan nasara yang menjadikan keburan nabi mareka sebagai masjid:”

    dan apakah anda tahu ketika ali Ra meratakan kuburan beliau saw karena akan takut terjadi fitnah atau kemudhoratan sesuai lah dengan sabda rasulullah dimana kuburan tidak lebih satu jengkal dan diberi tanda batu( bukan batu nissan)
    dan masinh banyak dalil yang mengatakan nya

    dan menurut hemat saya kerajaan saudi lebih tahu tentang bahaya syirik karna minim nya umat islam pada masa sekarang tentang tauhid apakah anda menjamin klo tidak terjadi apa -apa lagipun tidak ada salahnya karna sesuai dengan alqur’an dan sunnah beliau Saw…

    mas abu saya minta maaf klo saya kasar tapi menurut pendapat saya mas abu ganti nama aja biar ga bertolak belakang masa namanya bapaknya salafy tapi ga tahu apa-apa tentang dakwahnya salaf itu namanya namimah akhi dosanya besar kaya kanibal lho kecualianda membawa bukti yang sah dan pemahaman yang betul,,,,, tidak menurut anda tapi menurut ulamalah gitu lho maksudnya. (ga usah ulama wahabi cari dong ulamanya situ)

  13. Assalamu’alaikum Warahmatullahi wa barakaatuh

    Ana nasehatkan kepada kita semua baik bagi ana pribadi maupun secara khusus kepada abu salafy bahwa agama itu miliknya Allah, yang mengajarkan bahwa janganlah seseorang berbicara jika tidak memiliki pengetahuan atasnya, SESUNGGUHNYA PENDENGARAN, PENGLIHATAN DAN HATI, SEMUANYA AKAN DIMINTAI PERTANGGUNG JAWABANNYA, tidakkah kita takut akan firman Allah ini secara makna. kalau anda mendapatkan sesuatu baik itu mendengar/melihat sesuatu terkhusus berkaitan dengan permasalahan yang bisa menimbulkan perdebatan/perpecahan/fitnah atau yang lain sebaiknya anda tanyakan dulu kepada Ahlinya sebagaimana didalam firman Allah : Bertanyalah kepada Ahlu Dzikr, jika kamu tidak mengetahuinya, jangan memberikan komentar dengan berdasarkan akal-akalmu semata sehingga bisa menimbulkan saling fitnah, mencaci, bahkan menimbulkan kebencian, banyaklah belajar jangan jadikan media anda ini menjadi ajang perdebatan dan permusuhan karena usaha ini semua atas nama akan juga dimintai pertanggung jawabannya, kalau anda betuk-betul ikhlas untuk memberikan pencerahan kepada umat islam semestinya anda bertanya kepada Pemerintah Saudi atau kepada para Ulamanya secara jelas dan terperinci beserta dalilnya dalam agama apa sebab mereka lakukan itu semua, bukannya anda memberikan komentar berdasarkan hasil analisa anda sendiri, sehingga menyebabkan semua orang baik baik yang alimnya sampai yang jahilnya.

    ini semua justru bisa menyebabkan kerusakan umat, jika anda benci kepada kaum wahabi maupun negerinya, tidaklah anda lebih arif untuk berbicara dengan dalil secara langsung dengan mereka? bukannya membuka pintu perpecahan? apakah ketika anda menulis sesuatu tentang kaum wahabi, terlintaskah anda bahwa Allah mengetahui apa isi hati kita? bukankah mereka juga membawakan dalil-dalil agama sebagaimana anda? kalau keadaannya seperti itu, keikhlasan dalam menyampaikan kebenaran itulah yang patut dipertanyakan dan kebersihan hati dari kebencian itulah yang diutamakan, jadilah muslim yang benar dan baik dalam berbicara bahkan kepada musuhmu sekalipun,

    Semoga saya dan anda diberi petunjuk untuk mengetahui kebenaran dan diberi petunjuk untuk beramal dengan kebenaran itu serta istiqomah diatas kebenaran, amin

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

  14. tes…..tes mas abu kemana sih………..? lagi suluk ya mas

  15. comen saya dihapus…? mas abu ga seportif ana kan ngetik nya capek mas………?

    __________
    abu salafy:

    sekali lagi ini bukan blog salafy/wahhabi yang biasa mendelete komen.
    silahkan membaca informasi -INI-

  16. mas abu adalah seorang munafik comen ana ga berani ditampilkan takut kedok terbongkar seperti orang yahudi saja tahu kebenaran tapi mendustakan

    _________
    abu salafy:

    mas tawadhu’ atau Angger Anom Susilo, komen anda yang mana lagi yang belum kami keluarkan?

  17. mas abu adalah seorang munafik comen ana ga berani ditampilkan takut kedok terbongkar seperti orang yahudi saja tahu kebenaran tapi mendustakan klo mau diskusi bebas masuk aja kesini
    http://salafy.comluv.com/wp-admin/options-general.php

    asal jangan menghina harus pakai dalil jangan menurut hawa

    ____________
    abu salafy:

    gimana kira-kira jika ada orang berkomen di blog/situs yang anda sebut diatas atau di blog2 salafy/wahabi lainnya, dengan bahasa anda diatas (atau bahasa dalam komoen-komen anda di blog ini) kira-kira dimuat nggak ya?

    buat mas tawadhu atau Angger Anom Susilo tidak usah pake nama macam-macam toh komen-komen anda telah dimuat di blog ini.

    mas abu adalah seorang munafik comen ana ga berani ditampilkan takut kedok terbongkar seperti orang yahudi saja tahu kebenaran tapi mendustakan

    terus dengan nama Angger Anom Susilo anda berkata sama:

    mas abu adalah seorang munafik comen ana ga berani ditampilkan takut kedok terbongkar seperti orang yahudi saja tahu kebenaran tapi mendustakan

    alhamdulillah bahasa anda mengingatkan saya dengan panutan anda Al bani dan syekh-syekh anda lainnya!

  18. tawadhu’, di/pada Oktober 20th, 2009 pada 5:17 pm Dikatakan: Komentar anda sedang menunggu moderasi.

    @Al Faqih, memang dilihat dari kaca mata kita yang awam memang keadaan menyedihkan dan apalagi manusia lebih condong kepada berlebi-lebihan

    wahai akhi dalam masalah dien kita wajib bersandar kepada alqur’an dan sunnah klo kita mendapat berita jangan langsung percaya kita telaah dulu sumbernya baru kita yakini begitu juga masalah besar ini akhi klo anda tidak pakai dalil bisa-bisa taqliq buta saudara nanti nya ………….,

    janga lah kita seperti agama nya nasara dan yahudi mareka nasara beragama tanpa ilmu dan yahudi mengetahui tapi mareka ingkar (suka merobah alkitab) dan firman nya “: yaitu jalan yang telah engkau anugerahkan nikmat dan bukan jalan yang orang-orang yang sesat (nasara)dan bukan jalan yang engkau murkai (yahudi)Qs:alfatiha ,,,,

    dan 5 hari sebelum wafat nya beliauSaw tidak hentinya mengatakan :” laknat allah kepada yahudi dan nasara yang menjadikan keburan nabi mareka sebagai masjid:”

    dan apakah anda tahu ketika ali Ra meratakan kuburan beliau saw karena akan takut terjadi fitnah atau kemudhoratan sesuai lah dengan sabda rasulullah dimana kuburan tidak lebih satu jengkal dan diberi tanda batu( bukan batu nissan)
    dan masinh banyak dalil yang mengatakan nya

    dan menurut hemat saya kerajaan saudi lebih tahu tentang bahaya syirik karna minim nya umat islam pada masa sekarang tentang tauhid apakah anda menjamin klo tidak terjadi apa -apa lagipun tidak ada salahnya karna sesuai dengan alqur’an dan sunnah beliau Saw…

    mas abu saya minta maaf klo saya kasar tapi menurut pendapat saya mas abu ganti nama aja biar ga bertolak belakang masa namanya bapaknya salafy tapi ga tahu apa-apa tentang dakwahnya salaf itu namanya namimah akhi dosanya besar kaya kanibal lho kecualianda membawa bukti yang sah dan pemahaman yang betul,,,,, tidak menurut anda tapi menurut

  19. bebas diskusi di:” salafy.comluv.com”

  20. Wah wah wah, ternyata semuanya pada kurang waspada ya, sampai2 terbawa emosi masing masing untuk mengomentari tulisan abu salafy ini. antara pro dan kontra, he he he.

    abu salafy ini tak lebih sebagai salah seorang misionaris yang ingin menghancurkan islam dari dalam. lihatlah dan perhatikan tulisan2 abu salafy maka para pembaca akan mendapati kenyataanya.

    dengan berusaha menggiring emosional para pembaca, si abu salafy ini berusaha menanamkan kebencian terhadap pusat negara islam, kemudian mengajak pembaca secara bertahap membenci inti dari ajaran islam itu sendiri.

    secara jujur mari kita melihat dengan kaca mata insaf, bukankah negara paling aman sedunia adalah arab saudi? bukankah negara paling sedikit kriminalnya juga adalah arab saudi? bukankah, bukankah dan bukankah? nah seperti itulah yang membuat si abu salafy bin missionaris ini gerang.

    arab saudi adalah kebanggaan setiap muslim sejati, termasuk kita yang di indonesia, jadi biarkan si abu missionaris ini gerang. mau lanjut??!

    _____________
    abu salafy:

    rupanya anda cuman mendengar dongeng-dongeng tentang saudi.
    kalo saudi negara yang paling aman dan sedikit jumlah kriminalistanya, terus kenapa BANYAK TKW DISIKSA DAN DIPERKOSA oleh disana? khususnya TKW bangsa anda dan saya. terus kenapa tiap hari jum’at banyka dipamerkan hukum pancung dan potong tangan?

    selayaknya dai-dai dan missionaris wahabi/salafy indonesia menghimbau syekh-syekh panutan mereka di saudi sana agar bekerja keras memberikan wejangan agar bangsa arab saudi yang mayoritas wahabi/salafy tidak gampang-gampang menyiksa/memperkosa TKW dan me-ngemplang gaji para TKI, karena itu dosa besar, jadi jangan sibuk mengkafirkan, dan mensesatkan orang lain!

    sekedar tip dari saya tolong dibuka tautan -INI- dan INI;

    TKW Disiksa Sampai Mati, Dubes Arab Saudi Bilang Takdir

    baca juga laporan HAM Saudi Arabia DISINI

    • nah itu dia mas,di sana kata mas banyak dai2 misionaris wahaby tapi kok menerapkan hukum islam ya???
      ‘ terus kenapa tiap hari jum’at banyka dipamerkan hukum pancung dan potong tangan?”
      hehehe
      biasanya yang misionaris itu yang takut dengan syariat islam,seperti antum.
      syariat islam ditegakkan kok PROTES??
      dan lucu Pak Kyai ini,dari kemaren coment saya di salafy vs salafy “Fauzan angkat bicara” gak di posting….. :)
      takut kedoknya terbongkar Kaleee ;)

  21. postingan menarik. Izin dimuat di blog saya ya, Abusalafy.

    __________
    abu salafy:

    Ukhti muslimah, tulisan diatas bukan tulisan kami, melainkan kami ambil dari situs ini:
    http://swaramuslim.net/foto/printerfriendly.php?id=6240_0_10_0_C
    dan ini:
    http://www.almusaffir.com/modules/myalbum/photo.php?lid=337&cid=7

  22. Yah, abu salafy kog nggak berani nampilkan postinganku yah? apa takut ketauan belangnya?

    ____________
    abu salafy:

    Ini lagi gaya lama, apa dikira ini blog salafy/wahabi ya, yang biasa menghapus komen?
    silahkan juga membaca informasi -INI-

  23. wahai umat islam diseluruh dunia sadarlah pandai-pandailahlah menelaaah, marilah kita belajar dien ini jangan sampai kita terpengaruh oleh sistem kristenisasi sesungguh nya abu salafy ini adalah seorang yang munafik

    logika aja saudara ku yang muslim mana yang lebih faham agama ini orang yang lahirnya dikelahiran nabi atau orang yang mengaku ngaku sebagai ahlisunnah mana sunnah yang dia ajarkan dia ini tidak lain tidak tahu agama ini klo lah abu salafy ini berani saya bersedia untuk berdialog untuk nya . apakah dia muslim sejati atau kah seorang pendusta dan munafik atau bisa jadi utusan vatikan yang memecah belah umat islam

    sadarlah wahai saudaraku dimana ciri-ciri kiamat udah mulai nampak yang mana sunnah telah mulai pudar dan anda tahu bahwa lawan sunnah adalah bid’ah karna bid’ahlah yang menghancurkan sunnah……..

    dan umat islam mulai menghalalkan segala cara dari memakan riba bukan lagi dosa besar, dimana pemuda kita berbuat zina terang-terangan, khamar, dan semua nya telah melalaikan kita untuk menuntut ilmu dien ini…………..

    dan sabda beliau Saw dimana kita akan mengikuti ahli kitab sejengkal demi sejengkal sehasta demi sehasta akhirnya kita mengikuti walaupun sampai kepada lubang yang sempit…………..

    sadarlah wahai pemuda islam semua nya adalah kedustaan yang dibuat oleh abu salafy ini

    __________________

    Abu Salafy:

    Seorang pujannga Arab bersyair:

    فإذا أتتك مذمتي من ناقص*** فهي شهادةٌ بأنِي كامل

    Syukur kalau Anda mengerti arti dan maksudnya. Jika tidak Anda tanyakan kepada turis-turis Arab Saudi yang sering gentanyangan di Cisarua mengamalkan fatwa wahhabi: nikah dengan niat dicerai setelah puas yang kata Anda lebih mengerti agama
    sebab mereka lahir di tanah asli agama Islam. Anda berkata:logika aja saudara ku yang muslim mana yang lebih faham agama ini orang yang lahirnya dikelahiran nabi atau orang yang mengaku ngaku sebagai ahlisunnah

    Wassalam.

    • lha dia bw2 syiah?mas antum lagi mengkritik wahaby bukan syiah.
      mas dari semua ulama2 wahabi yg di saudi,mana yang mengeluarkan fatwa “nikah dengan niat cerai setelah puas” tolong dong buktikan klo yg antum ucapkan benar adanya,
      oh iya antum kan NU ya,pantes ja ngomongnya gak ada buktinya…
      yang saya mau fatwa dari kerajaan SAUDI seperti yg antum bicarakan,jgn bawa2 syiah OK?

      ______________________
      abu salafy:

      mas yusuf rupanya anda pendatang baru di blog ini,
      ini baca teks fatwa syekh anda bin baz boleh kawin dengan niat akan dicerai (jadi setelah anda pake boleh di cerai…. gimana kalo anak anda di kawin oleh syekh2 dari arab sana setelah habis masa liburannya di indonesia terus di cerai? )

      • alhamdulillah masih ada juga………tak pikir dah kemana.
        iya saya memang pendatang baru :)
        bagai mana saya bisa percaya dengan antum???
        lha antum kan seorang penipu (seperti kebanyakan orang-orang NU).
        dari awal kita ngobrol waktu di salafy vs salafi Fauzan,
        antum sudah tidak bisa dipercaya,bagaimana saya bisa percaya dengan tulisan antum??? :)

  24. siapa anda ini sebenar wahai abu salafy tidak pengajar bisa nya cuma menyangkal dan ilmu tauhid pa yang kau bw tidak lain hanya syirik agar umat islam menyembah selain allah Swt seperti agamamu yang tidak pernah diterima akal sehat.

    kamu adalah nasarah atau yahudi yang mengelabui umat islam agar pemikiran seperti kau bisa menghancurkan dien ini tidak, abu saya katakan tidak allah akan memenANGKAN DIEN NYA SELAGI ADA SEKOLOMPOK UMAT YANG MENEGAKKAN SUNNAH DAN KITABULLAH KAMU AKAN KALAH ABU ,,,,,,,,,,

    hanya ahlulsunnah yang benar bukan kau . mana ajaran sunnah kau bawa mana abu……….? biar saya berguru kepadamu

    mudah-mudahan manusia seperti anda diberi hidayah allah Swt agar kau mengamal kan islam yang benar dan sunnah dalam kehidupan mu sehari amin,,,,,,,,,,,

    dan kita berlindung dari amal jelek kami ya rabb selawat tercurah untuk mu ya rasulullah da keluarga dan sahabat- sahabat beliau

    ____________
    abu salafy:

    siapa anda ini sebenar wahai abu salafy… terus sejatinya anda siapa kawan -upin dan ipin- atau siapa?
    afwan komen anda ndak nyambung !

  25. kamu campur adukkan yang haq dan bathil kamu tidak mengerti dien ini

  26. wahai abu salafy yang cuma namanya doank
    ANDA JANGAN ASAL NGOMONG ARAB SAUDI BEGINI DAN BEGITU, APA YANG ANDA TULIS, MESKIPUN ANDA BERTUJUAN UNTUK DA’WAH (MENURUT VERSI ANDA) ATAU BERTUJUAN BAIK, TIDAK SELAMANYA APA YANG KITA ANGGAP BAIK, BAIK PULA MENURUT ALLOH!!!!BERISTIGFARLAH ANDA!!!!!SEBELUM KELAK ANDA TIDAK DAPAT MEMOHON AMPUN DI HADAPAN ROBBUL ‘ALAMIN

  27. Saya punya feeling, seperti yang dikatakan oleh teman2, kalo anda bukan misionaris Vatikan ada kemungkinan anda adalah salah seorang pengikut dari Usama bin Laden yang telah diusir dari Saudi. Kalo tidak faham tentang Dien jangalah ngomong-ngomong masalah dien, INGATLAH SESUNGGUHNYA PENDENGARAN, PENGLIHATAN, SELURUH ANGGOTA TUBUH AKAN DIMINTAI PERTANGGUNGJAWABANNYA!!!!!!!!INGATLAH PADA HARI DIMANA KAMI MENGUNCI MULU-MULUT MEREKA, DAN YANG BERBICARA ADALAH TANGAN-TANGAN DAN YANG BERSAKSI ADALAH KAKI-KAKI MEREKA ATAS APA YANG TELAH MEREKA PERBUAT
    Walloohu a’lam

    • @abu umar

      mas abu, usama bin ladin, dan amir-amir saudi itu sama saja antek2 amerika… dulu bin ladin didik amerika dan dibiayai saudi arabia…. untuk melawan sovyet,….
      setelah dipakai dan tugasnya selesai… eh si bin ladin otak-atik dinasty saudi…. terus amir memerintah ulama-ulama bayarannya untuk memvonis bin ladin…

      jangan heran kalo sekte salafy paling kaya melahirkan teroris-teroris seperti bin ladin, amrozi, taliban dan sejenisnya… karena ulama-ulama mereka berpikiran teroris mulai IBNU TAYMIAH, IBNU ABDUL WAHAB, BIN BAZ, BINJIBRIN DAN KONCO2NYA…

      silahkan baca buku mereka dan fikir dalam-dalam jangan pensiunkan akalmu. ente bakal tahu bahwa pemikiran mereka adalah pemikiran teroris DAN FATWA-FATWA NYA HAUS DARAH SEMUA…

  28. oh iy coment saya di posting ya,jangn cari2 alasan…
    oh iya ini kan blognya orang2 NU pasti banyak MENIPUNYA…… ;)

  29. yah horeeeeeeeeeeeeeeeeeee
    banyak yang sudah pada sadarrrrrrrrrrrrrrrrrrr

    memang seperti yang saya utarakan sebelumnya bahwa abu salafy ini tak lebih adalah sebagai seorang missionaris belaka.

    terimakasih ana ucapkan buat yusuf dan teman2 yang laen, yang telah membongkar kedok abu salafy.

    hiey abu salafy.
    kamu itu pernah menjalankan rukun islam yang ke lima apa belom??

    kalo jawabannya belom yah nga usah maki2 arab saudilah, jadi malu sendiri kamu.

    tapi kalo kamu udah pernah haji, trus aku mau tanya lagi, selama kamu berada di arab saudi sana mata kamu melek kan??

    kalo ternyata mata kamu di pejamin yanh berarti kamu nga bisa liat arab saudi dengan jelas, jadi janagan maki2 arab saudi lagi.

    tapi kalo kamu udah haji dan kamu buka matamu, pasti kamu akan melihat bagaimana keamanan di sana,

    coba kamu liat dengan kenyataan, adakah dalam sejarah, dimana suatu negara dalam satu bulan di kunjungi oleh ratusan juta warga negara asing tapi tidak terjadi kerusakan yang fatal???

    ada nga wahai abu salafy??

    kalo ada selain negara arab tolong kamu sebutkan yach.

    kalo nga ada berarti itu sebagai bukti bahwa memang negara arab itu adalah negara yang paling aman sedunia.

    kalo kamu bilang bahwa disana terjadi pemerkosaan, pencurian, pembunuhan, maka saya mau tanya kepada kamu

    dizaman rosulullah yang masih turun wahyu kepada beliau, pernah nga terjadi yang namanya perzinahan??
    pencurian??
    dan pembunuhan??

    kalo kamu bilang nga ada berarti kamu itu bodoh akan sejarah islam sampe nga tau hal hal itu.

    tapi kalo kamu bilang ada kasusu2 itu terjadi maka lebih baik mana masa kerajaan saudi saat ini ato dimasa rasulullah??

    kalo dimasa Rasulullah saja masih terjadi hal-hal itu tentunya sangat wajar bila terjadi hal yang sama atau bahkan lebih di masa arab saudi saat ini. karena sangat jauh rentang waktunya adengan masa turunnya wahyu.

    faham abu salafy???

    jangan di copas ya comen ini??

    tampilin biar dibaca masyarakat.

  30. Ini blog paling jujur…..
    Tidak seperti blog2nya wahabi/salafy yg postingan gua ga pernah muncul sama sekali….tapi pas gua iseng bikin comment yang mendukung mereka justru langsung ditampilkan….sekarang yg munafik tu sp ?
    Menurut gua blog nampilin semuanya….liat semua yg pada kontra ama mas abu aja muncul semua commentnya…..
    Munafik jangan teriak munafik…..

Tinggalkan Balasan