Apakah Benar Ibnu Taimiyah Ahli dalam Ilmu Hadis? (2)
Ziarah Makam Suci Nabi Muhammad saw. dan makam-makam suci para nabi as. dam kaum Shaleh ra.
Ibnu taimyah berkata:
ليس عن النبي (ص) في زيارة قبره ولا قبر الخليل حديثا ثابتا أصلا.
“Tidak ada satu hadispun yang tetap dari Nabi saw. tentang ziarah makamnya dan makan Khalih (Nabi Ibrahim as.).” (Baca kitab az Ziyârah; Ibnu Taimiyah:12-13)
Dalam kesempatan lain ia berkata:
والأحاديث الكثيرة المروية في زيارة قبره كلها ضعيفة بل موضوعة لم يرو الأئمة ولا أصحاب السنن المتبعة منها شيئا “.
“Dan hadis-hadsi yang banyak yang diriwayatkan tentang ziarah kuburan Nabi seluruhnya lemah bahkan palsu. Tidak satupun yang diriwayatkan oleh para imam dan penulis kitab-kitab Sunan yang diikuti.” (Az Ziyârah; Ibnu Taimiyah:22-23)
Sementara itu Ibnu Taimiyah dalam dua kesempatan menukil hadis shshih dari Rasulullah saw. yang diriwayatkan Imam Ibnu Mâjah dan ad Dârquthni dalam dua kitab Sunan mereka.
Rasulullah saw. bersabda:
”من زارني بعد مماتي كأنما زارني في حياتي “
“Barang siapa menziarahiku setelah wafatku maka seperti menziarahiku di masa hidupku.”
Walaupun kemudian ia –seperti kebiasaan lamanya- berbalik mengingkarinya dan berkata:
“Tidak seorang pun dari para imam tentang ziarah satu atsar pun dan tidak pula datang dalam kitab Sunan!”
Masihkah ada keraguan bahwa Ibnu Taimiyah –Imam besarnya kaum Wahhabiyah- termasuk yang gemar menipu, memalsu dan membodohi kaum awam dengn mengaku ini dan itu?!
Mengapakah ia harus berbohong? Memalsu? Menipu? Dan mengaku-ngaku bahwa tidak ada seorang pun dari para imam dan penulis Sunan yang meriwayatkannya?
أَفَكُلَّمَا جَاءَكُمْ رَسُوْلٌ بِمَا لاَ تَهْوَى أَنْفُسُكُمُ اسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيْقاً كَذَّبْتُمْ وَ فَرِيْقاً تَقْتُلُوْنَ.
“Apakah setiap rasul datang kepada kalian dengan membawa misi yang tidak sesuai dengan keinginan kalian lalu kalian bertindak angkuh; sebagian dari (para rasul itu) kalian dustakan dan sebagian (yang lain) kalian bunuh?.” (QS. Al Baqarah;87)
Apakah setelah bukti-bukti nyata berupa hadis-hadis shahih dari Nabi saw., mereka tetap menolaknya dan mengatakan, ‘apa yang kamu bawakan itu itu kepalsuan belaka’?
Mengapakah hawa nafsu begitu menguasai jiwa-jiwa dan pikiran kaum penentang?
فَلَمَّا جاءَتْهُمْ آياتُنا مُبْصِرَةً قالُوا هذا سِحْرٌ مُبينٌ.
“Maka tatkala mukjizat- mukjizat Kami yang jelas itu sampai kepada mereka, berkatalah mereka:”Ini adalah sihir yang nyata”.” (QS. An naml;13(
(Bersambung)
Filed under: Akidah, Kajian Hadis, Kenaifan Kaum Wahhabi, Kepalsuan Ibnu Taimyah, Manhaj, Mengenal Pemimpin Wahabi, Ulama Salafy-Wahabi Bicara, Wahhabi Versus Ulama Islam





Abu Salafy (AS) berkata:
Masihkah ada keraguan bahwa Ibnu Taimiyah –Imam besarnya kaum Wahhabiyah- termasuk yang gemar menipu, memalsu dan membodohi kaum awam dengn mengaku ini dan itu?!
Mengapakah ia harus berbohong? Memalsu? Menipu? Dan mengaku-ngaku bahwa tidak ada seorang pun dari para imam dan penulis Sunan yang meriwayatkannya?
Saya katakan bahwa ibnu taimiyah tidak menipu justru AS yang tidak memahami konteks yang dibawakan ibnu taimiyah. ibnu taimiyah sama sekali tidak pernah melarang/mengharamkan ziarah kubur sebagaimana beliau berkata:
فمن سافر الي المسجد الحرام او مسجد الاقصي او مسجد الرسول فصلي في مسجده, و صلي في مسجد القباء وزار القبور كما مضت به سنةالنبي فهدا هو الذي عمل العمل الصالح, و من انكر هذا السفر فقد كفر يستتاب وان تاب والا قتل
“Barang siapa bepergian(safar) ke majsjid haram atau masjid aqsho atau masjid nabi lalu dia sholat didalamnya dan juga sholat dimasjid quba’ dan berziarah qubur dan MELAKUKAN SEMUA ITU SEBAGAIMANA SUNNAH NABI SAW, maka inilah yang disebut amal sholih, dan barang siapa mengingkarinya (Safar sebagaiman sunnah nabi) berarti dia telah KAFIR dan harus disuruh TAUBAT (kalau menolak) DIBUNUH.
Dari perkataan beliau dapat disimpulkan bahwa ziarah kubur itu beliau anjurkan selama RITUAL ZIARAH sebagaimana sunnah nabi, tapi kenyataan dilapangan bahwa banyak sekali para peziarah yang berziarah justru buat alsan2 yang tidak dibenarkan sunnah seperti nadzar buat ini dan itu yang pada hakekatnya adalah syirik akbar, dan inilah yang dimaksud ibnu taimiyah ziarah qubur yang haram.
AS berkata:
Walaupun kemudian ia –seperti kebiasaan lamanya- berbalik mengingkarinya dan berkata:
“Tidak seorang pun dari para imam tentang ziarah satu atsar pun dan tidak pula datang dalam kitab Sunan!”
Saya berkata inilah yang menunjukkan AS tidak komplit dalam melihat konteks ziarah qubur menurut ibnu taimiyah karena jika dia memahaminya dengan komplit maka perkataan ibnu taimiyah ”
Tidak seorang pun dari para imam tentang ziarah satu atsar pun dan tidak pula datang dalam kitab Sunan!”
akan dapat difahaminya dengan benar sebagaimana maksud dari siempunnya perkataan.
AS berkata:
Sementara itu Ibnu Taimiyah dalam dua kesempatan menukil hadis shshih dari Rasulullah saw. yang diriwayatkan Imam Ibnu Mâjah dan ad Dârquthni dalam dua kitab Sunan mereka. Rasulullah saw. bersabda:
”من زارني بعد مماتي كأنما زارني في حياتي “
“Barang siapa menziarahiku setelah wafatku maka seperti menziarahiku di masa hidupku.”
Saya berkata: Lagi2 AS bikin dusta!! Tidak benar bahwa ibnu taimiyah menukil hadist tsb dan mengatakannya sebagai hadist shahih, yang benar waktu meriwatkannya beliau berkata:
من زارني بعد مماتي كأنما زارني في حياتي, من زارني بعد مماتي حلت له شفاعتي..
“Barang siapa menziarahiku setelah wafatku maka seperti dia menziarahiku pada masa hidupku dan barang siapa menziarahiku setelah wafatku berhak atas syafaatku. (diriwayatkan oleh Al Bazzar dan Ad Daroqutni dan juga selain mereka dengan derajat yang sangat dhoif dan telah menjadi kebiasaan Ad Daroqutni dan ahli hadist lain meriwayatkan hadist dhoif dalam buku2 hadist mereka dengan tujuan untuk diketahui (untuk memperingatkan bahaya hadist dhoif).
Jadi perkataan AS merupakan isapan jempol belaka yang bertujuan untuk melemahkan kepercayaan orang kepada ibnu taimiyah (sebagaimana telah saya singgung terdahulu). Dan akhirul kalam bukanlah ibnu taimiyah yang berbicara dengan hawa nafsu tapi pembaca pasti sudah tahu siapa kiranya yang cocok menurut ayat:
أَفَكُلَّمَا جَاءَكُمْ رَسُوْلٌ بِمَا لاَ تَهْوَى أَنْفُسُكُمُ اسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيْقاً كَذَّبْتُمْ وَ فَرِيْقاً تَقْتُلُوْنَ.
“Apakah setiap rasul datang kepada kalian dengan membawa misi yang tidak sesuai dengan keinginan kalian lalu kalian bertindak angkuh; sebagian dari (para rasul itu) kalian dustakan dan sebagian (yang lain) kalian bunuh?.” (QS. Al Baqarah;87)?????????
_________________________________
Abu Salafy:
Akhi benthaleb, harapan semua pembaca di sini ialah Anda berkomentar setalah memahami apa yang kami tulis!
yang penting kamu buktikan sekarang ialah:
A) Apa buktinya bahwa hadis-hadis yang banyak tentang berziarah ke makam Nabi saw. tidak ada satu pun yang shahih?
“Tidak ada satu hadispun yang tetap dari Nabi saw. tentang ziarah makamnya dan makan Khalil (Nabi Ibrahim as.).” (Baca kitab az Ziyârah; Ibnu Taimiyah:12-13)
B) Saya tidak mengatakan bahwa Ibnu Taimiyah menshahihkan hadis yang ia bawakan!
C) Jika benar apa yang dikatakan Ibnu Taimiyah bahwa “Tidak ada satu hadispun yang tetap dari Nabi saw. tentang ziarah makamnya dan makan Khalil (Nabi Ibrahim as.).” maka bagaimana ia berkata seperti yang Anda nukil di atas: Barang siapa bepergian(safar) ke masjid haram atau masjid aqsho atau masjid nabi lalu dia sholat didalamnya dan juga sholat dimasjid quba’ dan berziarah qubur dan MELAKUKAN SEMUA ITU SEBAGAIMANA SUNNAH NABI SAW, maka inilah yang disebut amal sholih, dan barang siapa mengingkarinya (Safar sebagaiman sunnah nabi) berarti dia telah KAFIR dan harus disuruh TAUBAT (kalau menolak) DIBUNUH.
al hasil yan akhi kamu harus mampu membuktikan bahwa klaim-klaim Ibnu Taimiyah itu tidak palsu!
Ass…
Kuntu nahaitukum ‘an ziaratil qubur,alaa fazuruha…
Hadits ini cukuplah sbg dasar bgi umat Islam slain wahaby dlm berziarah qubur,apkah qubur org tuanya,sanak sdrnya,ulama,salaf saleh,tentu saja lebih2 qubur Rasulullah SAW. Rasulullah SAW sndiri suka brziarah k makam sahabat2nya yg syahid dlm perang badar,uhud dll.
@ Abu salafy
Inilah senjata abu salafy dalam menolak ketidak fahamannya!!
Nt baca lagi komen ana diatas kalau nt buka mata lebar2 niscaya pertanyaan atau komentar nt tidak akan seperti itu!!